Jurnal UNMUH Jember (Universitas Muhammadiya)
Not a member yet
2068 research outputs found
Sort by
ANALISIS TINGKAT LITERASI KEUANGAN PADA UMKM PEREMPUAN BIDANG FASHION DI UNIT PASAR KENCONG BARU
Saat ini perempuan telah menjadi peran penting dalam bisnis dan rumah tangga, keterlibatan perempuan dalam bidang kewirausahaan telah meningkat sebesar 58%. Dengan ini, perempuan semakin memiliki peran penting dalam meningkatkan ekonomi negara melalui sektor UMKM. Pemahaman literasi keuangan sangat diperlukan bagi bisnis termasuk UMKM untuk memiliki kemampuan untuk melaksanakan perencanaan keuangan dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi keuangan berdasarkan pengetahuan keuangan, keterampilan keuangan, perilaku keuangan, kinerja keuangan dan sikap keuangan terhadap literasi keuangan pada UMKM perempuan di unit pasar Kencong yang baru. Penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder yang diperoleh dari kuesioner, wawancara, dan studi literatur menggunakan sampel 140 responden dari 216 populasi pada UMKM perempuan di unit pasar Kencong yang baru. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan keuangan berada pada 69% dan termasuk dalam kategori sedang. Keterampilan keuangan memiliki persentase 67% dan termasuk dalam kategori sedang. Perilaku keuangan memiliki persentase 61% yang termasuk dalam kategori sedang. Kinerja keuangan memiliki persentase 60% dan termasuk dalam kategori sedang dan sikap keuangan berada pada posisi 74% yang termasuk dalam kategori sedang
ANALISIS SWITCHING INTENTION PENGGUNA SMARTPHONE SAMSUNG KE VIVO DI KABUPATEN BONDOWOSO
Penelitian ini memeliki tujuan untuk menguji pengaruh harga, kualitas pelayanan dan atribut produk ke switching intention pengguna Smartphone Samsung ke Vivo di Kabupaten Bondowoso. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei. Dengan jumlah sampel 150 responden. Hasil Penelitian secara parsial menunjukkan bahwa harga berpengaruh signifikan terhadap switching intention; kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap switching intention dan atribut produk berpengaruh signifikan terhadap switching intention. Secara simultan harga, kualitas pelayanan dan atribut produk dampak signifikan pada switching intention. Sedangkan hasil uji koefisien determinasi menunjukkan 83,2%
Sketch and Literacy
Identity is known as the concept of how people come to understand themselves through the “worlds” they participate in and how they relate to others within and outside of these worlds. However, their identity that is constructed within their figured worlds give significant impact to their literacy practices, in which their literacy event, unconsciously, showed their identity and figured worlds that they participate in. This paper investigates one post-graduate student’s literacy event, sketching, by using the concept of figured worlds, in which it focused on figuring out how the figured worlds construct her identity in her literacy practices. The data were collected by taking photographs of the literacy events and interviewing to find out her cultural life, family, and social life that construct her identity. The findings of the study showed that somebody’s literacy events have a lot of implicit meaning rather than just a product of literacy practices
Maintaining Students’ ‘Indonesian Identity’ with a Multicultural Teaching Approach
Experts agree that using English as an International Language (EIL) has directlyand indirectly shaped the speakers’ ways of thinking which may finally shapetheir identity. This paper theoretically examines impacts of learning Englishtowards students’ identity, i.e. Indonesian identity. First, it explains the possibilityof Indonesian students’ changing identity as learning English in school. Then,it recommends what teachers should know about their students in order toreduce negative impacts of English to the students’ national identity. Finally,the paper purposes the notion of a multicultural teaching approach whenteaching English
Student Character Building on Metaphor in Raja Ali Haji’s and Robert Herrick’s Poems
The metaphor is figurative language that compares something with other things that has similar characteristics. Character building is the way to build mental of a person to be better especially in their personality aspect such as how to love his or her country, respect the difference, etc. The best way to conduct personality is an education by interesting educational personality in teaching learning. The descriptive qualitative research method is used to identify or describe the process and get deep understanding from those poems. After analyzing the data, it was found that 31 metaphors are used in these poems such as structural metaphor (4), orientational metaphor (17), and ontological metaphor (10), and also fifty data of character building from poem were found, including religious, tolerant, and patriotic characters
Memajukan Koperasi As-Sakinah Balung Melalui Pengembangan Industri Kreatif Berbasis Kearifan Lokal Dan Kewirausahaan
Koperasi As Sakinah adalah koperasi milik Aisyiyah. Koperasi As Sakinah Balung adalah cabang dari koperasi As Sakinah Jember. Koperasi As Sakinah Balung didirikan pada tahun 2016 di kelola oleh para anggota Aisyiyah cabang Balung. Terletak di lingkungan masjid Al Falah Balung. Perkembangannya kurang memuaskan dan cenderung stagnan, serta masyarakat sekitar belum banyak yang mengetahui dan mengenal koperasi As Sakinah Balung. Untuk mengembangkan koperasi ini, diperlukan pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal dan kewirausahaan. Misalnya dengan cara menjual hasil-hasil karya para anggota koperasi dan penduduk sekitar serta meningkatkan semangat kewirausahaan para anggota koperasi. Dalam kegiatan ini melibatkan dua mahasiswa prodi manajemen. Dengan tujuan agar mereka dapat belajar secara langsung mengaplikasikan ilmunya di masyakarat. Kata Kunci : Koperasi, Potensi Lokal, Kewirausahaa
Peningkatan Produktifitas Penjualan Tempe Pada Kampung Tempe
Tempe merupakan salah satu makanan yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia. oleh karena itu banyak terdapat produsen tempe dan salah satu produsen tempe yang ada di Surabaya terletak pada Kampung Tempe. Dalam melaksanakan kegiatan usahanya tidak terlepas dari permasalahan yang akan dihadapi. Adapun permasalahan yang dihadapi oleh para produsen tempe yang ada pada kampung tempe adalah 1) pemasaran tempe tidak dapat berjalan secara optimal, 2) permasalahan dalam melakukan promosi sehingga memerlukan desain banner dan label produk, 3) permasalahan dalam penentuan biaya produksi dan penyusunan laporan keuangan. Adapun tujuan dilakukannya pengabdian masyarakat ini adalah dapat membantu meningkatkan penjualan tempe, sehingga dilakukan 1) desain ulang terhadap banner dan label produk sehingga dapat dikenal oleh konsumen, 2). didesain sistem promosi pada sosial media, serta 3). dapat menghitung biaya produksi dan membuat laporan keuangan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat meningkatkan penjualan dan banyak masyarakat yang mengetahui keberadaan dan dapat menghitung biaya produksi dan menyusun laporan keuangan. Kata Kunci: Produktivitas, Tempe, produktifita
Pemanfaatan Rumah Keluarga Sebagai Kedasi ( Kedai Support Asi ) Menuju Zero Susu Formula Pada Bayi Usia 0 – 6 Bulan
Salah satu indikator dari status kesehatan suatu negara adalah Angka kematian bayi (AKB). Berdasarakan survei penduduk antar sensus pada tahun 2015 menjelaskan bahwa angka kematian bayi di Indonesia mencapai 22,23 per 1000 kelahran hidup. Angka ini belum sesuai dengan target SDG’s 2030 yaitu sebesar 12 per 1.000 kelahiran hidup. Beberapa hal yang menyebabkan kondisi ini antara lain belum terlaksananya pemberian ASI eksklusif secara tepat dan tuntas. Ketidatuntasan dalam pemberian ASI eksklusif disebabkan beberapa hal antara lain kurangnya pengetahuan ibu, persepsi yang salah tentang ASI, kurangnya dukungan keluarga serta dukungan social. Upaya yang dilakukan pemerintah untuk meningkatkan pemberian ASI eksklusif sampai saat ini adalah dengan membentuk kader ASI, Kampung ASI, Kampanye ASI, namun upaya tersebut masih belum mampu mengatasi permasalahan pemberian ASI Eksklusif. Berdasarkan hasil survei dan wawancara yang dilakukan di RW II Kelurahan Wonokromo pemberian ASI eksklusif belum mencapai target yang telah ditentukan. Target pencapaian ASI eksklusif sebesar 80 % sedangkan pepncapaian mencapai angka 49,7%. Pencapaian ini disebabkan karena persepsi yang salah tentang ASI, budaya keluarga dan masyarakat, kurangnya dukungan keluarga dan masyarakat. Oleh sebab itu penting diadakakan suatu upaya optimal yang terintrgrasi sehingga dapat menyelesaikan berbagai masalah tersebut, salah satunya dengan membuat program KEDASI. KEDASI merupakan program pemanfaatan rumah keluarga sebagai Kedai Support ASI yang menyediakan berbagai pelayanan kebutuhan yang berkaitan dengan ASI dan segala permasalahanya. Bentuk layanan tersebut berupa program konseling, perawatan payudara, pijat oksitoksin, program fathering, perpustakaan mini ASI dan menanam tanaman support ASI di halaman rumah tersebut, catering makanan support ASI, menjual minuman, camilan support ASI. Dengan demikian promosi ASI Ekslusif dapat dilakukan oleh berbagai lini masyarakat. Selain itu program KEDASI dapat memberikan konstribusi peningkatan ekonomi keluarga non ekonomi. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah memberikan sosialisasi tentang ASI eksklusif, pembentukan kader ASI, Pelatihan konselor ASI, pelatihan pijat oksiktoksin, pelatihan usaha untuk pengelola KEDASI, pengadaan perpustakaan mini dengan tema ASI serta pembuatan taman support ASI seperti taman daun katuk dan daun kelor.Kata kunci: ASI eksklusif, KEDAS
Pengaruh Optimalisasi Suhu Dan Waktu Pada Mesin Vacuum Frying Terhadap Peningkatan Kualitas Keripik Mangga Situbondo
Volume ekspor buah mangga selalu menurun dibandingkan dengan total produksinya karena kebutuhan konsumsi dalam negeri semakin tinggi. Akibatnya pada saat musim panen raya terjadi lonjakan produksi yang besar. Untuk mengatasi produksi yang berlimpah dan sifat buah mangga yang mudah rusak, maka dibutuhkan teknologi pengolahan dan penyimpanan agar masa distribusi lebih lama. Kondisi ini dapat dimanfaatkan oleh petani mangga untuk meningkatkan nilai tambah, daya saing dan kesejahteraan melalui kegiatan diversifikasi produk olahan buah mangga. Cara mendapatkan keripik buah dengan mutu tinggi adalah menggunakan mesin penggorengan vacuum frying. Kelebihannya antara lain keripik buah tidak gosong, kandungan nutrisi tidak hilang, rasa dan aroma sesuai bahan aslinya, renyah, tidak perlu bahan pengawet dan penambah rasa buatan. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah membahas pengaruh optimalisasi suhu dan waktu mesin vacuum frying terhadap peningkatan kualitas keripik mangga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh suhu dan waktu penggorengan dengan menggunakan mesin vacuum frying terhadap karakteristik mutu keripik mangga dan untuk menentukan suhu dan waktu penggorengan yang terbaik untuk pembuatan keripik mangga dengan penggorengan vacuum frying agar diperoleh produk keripik mangga yang sesuai dengan keinginan konsumen. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode experimental nyata (true experimental research). Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Permesinan Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Jember Jalan Karimata No. 49 Jember pada bulan November 2017. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah mesin vacuum frying kapasitas 2 kg bahan. Pengamatan suhu yang digunakan untuk melakukan penggorengan adalah 70oC, 80oC, dan 90oC dan variasi waktunya adalah 30 menit, 40 menit, dan 50 menit sehingga diperoleh kualitas keripik mangga yang optimal berdasarkan uji organoleptik. Batasan masalah dalam penelitian ini adalah kadar air buah-buahan yang digoreng sebesar 60% - 85%, kapasitas maksimal tabung penggoreng 2 kg dengan kebutuhan minyak goreng sebanyak 12 liter. Penentuan perlakuan suhu dan waktu penggorengan yang terbaik dari hasil uji organoleptik dengan uji pembobotan. Pada uji organoleptik, panelis dimintai pendapatnya mengenai tingkat kesukaannya terhadap produk keripik mangga. Uji organoleptik pada penelitian ini menggunakan 15 orang panelis dengan uji kesukaan meliputi 4 parameter mutu yaitu aroma, rasa, kerenyahan, dan warna. Hasil dari penelitian ini adalah perlakuan suhu dan waktu penggorengan yang terbaik untuk pembuatan keripik mangga adalah suhu 90oC selama 50 menit. Hasil kuisioner menunjukkan bahwa panelis cenderung mengurutkan kerenyahan pada urutan pertama (38%), rasa pada urutan kedua (33.33%), warna pada urutan ketiga (29.33%), dan aroma pada urutan keempat (26.66%)
Pengaruh Earning Per Share Dan Debt To Equity Ratio Terhadap Return Saham Dengan Kebijakan Deviden Sebagai Intervening Pada Perusahaan Property & Real Estate Yang Terdaftar Di Bei Periode 2013-2017
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Earning Per Share (EPS) dan Debt to Equity Ratio (DER) terhadap Pengembalian Saham dengan kebijakan dividen sebagai variabel intervening di perusahaan Properti & Real Estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2013-2017. Sifat penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif karena data yang digunakan adalah dalam bentuk angka dalam analisis statistik. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan properti & real estat yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling. Sampel diperoleh oleh sejumlah 8 perusahaan properti & real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia untuk periode 2013-2017. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis jalur. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa: (1) EPS memiliki pengaruh positif signifikan terhadap DPR, hal ini ditunjukkan oleh nilai 5,084 dan probabilitas 0,000. (2) DER tidak memiliki pengaruh negatif yang signifikan terhadap DPR, ini ditunjukkan dengan nilai -1,101 dan probabilitas 0,278. (3) DPR berpengaruh positif signifikan terhadap Pengembalian Saham, hal ini ditunjukkan dengan nilai 3,174 dan probabilitas 0,003. (4) EPS memiliki efek positif yang signifikan terhadap Pengembalian Saham, ini ditunjukkan oleh nilai 4,043 dan probabilitas 0,000. (5) Efek negatif DER tidak signifikan, ini ditunjukkan oleh nilai 0,946 dan probabilitas 0,350. (6) DPR memoderasi variabel EPS terhadap pengembalian saham, hal ini ditunjukkan oleh nilai total lebih besar dari nilai efek langsung (0,855> 0,551). (7) DPR tidak memoderasi variabel DER terhadap return saham, hal ini ditunjukkan oleh nilai total yang lebih kecil dari nilai efek langsung (0,062 <0,129)