Jurnal UNMUH Jember (Universitas Muhammadiya)
Not a member yet
2068 research outputs found
Sort by
Penamaan Menu Makanan di Bali
Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan mengenai proses penamaan yang dipakai dalam beberapa menu makanan yang difokuskan pada bakso halal dan pisang goreng di Bali, agar masyarakat dapat mengetahui sebab yang melatarbelakangi terjadinya penamaan menu makanan tersebut. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan penamaan berdasarkan penyebutan sifat khas, penemu dan pembuat, tempat asal, bahan, keserupaan, dan pemandekan. Data penelitian ini berupa foto atau screenshoot daftar menu atau banner makanan khusus bakso dan pisang goreng yang ada di cafe, warung, atau gerobak bakso. Sumber data penelitian ini adalah daftar nama-nama menu makanan, dengan menggunakan media sosial seperti google, facebook, dan instagram untuk mengetahui nama-nama menu makanan bakso dan pisang goreng yang ada di Bali, tepatnya di Ibu Kota Provinsi yaitu Denpasar. Tahap analisis data ada tiga yaitu : 1) tahap reduksi data, 2) tahap penyajian data, dan 3) tahap verification. Tahap reduksi yaitu penyediaan data dengan teknik pengumpulan data yaitu dokumentasi berupa foto atau screenshoot daftar menu makanan khusus bakso halal dan pisang goreng. Selanjutnya menggunakan metode simak – sadap – catat – rekam dan teknik pilah unsur penentu. Penyajian data dengan menggunakan teknik analisis data metode padan yaitu metode referensial dan otografis. Ketiga tahap verification yaitu dengan memeriksa kembali data yang disajikan sehingga didapatkan hasil yang benar-benar valid. Pengujian kesahihan data dengan meningkatkan ketekunan dan triangulasi. Penamaan yang ditemukan dalam penelitian ini ada Sembilan yaitu peniruan bunyi, penyebutan bagian, penyebutan sifat khas, penemu dan pembuat, tempat asal, bahan, keserupaan, pemendekan, dan penamaan baru. Data penamaan menu makanan yang paling banyak digunakan yaitu berasal dari bahan dan keserupaan. Data penamaan menu makanan yang jarang digunakan yaitu peniruan bunyi, penyebutan bagian, penyebutan sifat khas, tempat asal, penemu dan pembuat, pemendekan, dan penamaan baru
Penanganan Guru PAUD Terhadap Kecemasan Berpisah Pada Anak di Sekolah
Separation anxiety can occur to anyone, including children. Children who are in a new situation or environment that makes them separate from sticking figures can experience separation anxiety. Factors that cause separation anxiety according to Moldovan & Moldovan (2013) are genetic and environmental. Separation anxiety is often reported to occur at school. This requires treatment as soon as possible so as not to develop into a disorder. This research was conducted to see how the picture of children experiencing anxiety separated at school and the handling done by the teacher at school. Subjects in the study were 4 teachers who teach in PAUD. Data collection methods through interviews, observations, and separation questionnaires anxiety. The technique used by researchers in selecting study participants is the purposive sampling method. The results of the study show that the treatment has not shown maximum results. n the separation experienced by children in schools on average is still high
Perilaku Prososial Ditinjau dari Rasa Syukur pada Persaudaraan Muda-Mudi Vihara Borobudur (PMVB) Medan
Prosocial behavior is an effort to improve welfare and harmony in the social life of the community. This study aims to determine the effect of gratitude on prosocial behavior in the Young-Mudi Brotherhood of Borobudur Temple, Medan. This research was conducted on 149 young people who had joined for one year and aged 18-40 years. The hypothesis in this study was that there was a positive relationship between gratitude and prosocial behavior. Hypothesis testing uses the Pearson Product Moment Correlation technique after an assumption test that includes tests of normality and linearity through the help of SPSS 21 for windows. The results of data analysis showed a correlation coefficient of 0.551 (p <0.000). This shows that the gratitude of young people has a positive and significant effect on prosocial behavior
ANALISIS KESALAHAN KONEKSI MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH KONTEKSTUAL DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIS SISWA
Koneksi matematis adalah kemampuan siswa dalam menghubungkan atau mengaitkan ide-ide matematis dengan suatu konsep matematika, antar topik pada materi matematika, antar konsep matematika dengan bidang studi lain dan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan kesalahan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan masalah kontekstual ditinjau dari kemampuan matematis siswa. Subjek penelitian yaitu 3 siswa kelas VIII B SMPI Roudlotul Ulum Randuagung yang berkemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes, wawancara, dan dokumentasi. Hasil analisis data menunjukkan siswa berkemampuan matematis tinggi melakukan kesalahan koneksi matematis yaitu tidak menentukan nilai diameter menggunakan operasi hitung aljabar secara sistematis, kesalahan prosedural. Siswa berkemampuan matematis sedang melakukan kesalahan koneksi matematis yaitu tidak menuliskan prosedur yang sesuai dengan konsep keliling lingkaran , tidak dapat menentukan banyak lampu menggunakan konsep perbandingan, salah menggunakan prosedur yang sesuai dengan konsep, salah menggunakan konsep, tidak mampu membuat model, kesalahan operasi hitung, salah mensubstitusikan nilai variabel, kesalahan prosedural. Siswa berkemampuan matematis rendah melakukan kesalahan koneksi matematis yaitu tidak menuliskan prosedur yang sesuai untuk mencari keliling lingkaran, tidak dapat menentukan jari-jari lingkaran menggunakan operasi hitung aljabar secara sistematis, tidak dapat menentukan banyak lampu menggunakan konsep perbandingan, salah mensubstitusikan nilai variabel, salah menggunakan konsep, kesalahan operasi hitung, asal dalam menjawab, tidak mampu membuat model, kesalahan prosedural. Kata kunci: koneksi matematis, masalah kontekstual, kemampuan matematis
ANALISIS PENGARUH KEKUATAN TARIK DAN IMPACT PADA KOMPOSIT DENGAN PENGUAT SERAT SISAL (AGAVE SISALANA) DAN POLYESTER PADA FRAKSI VOLUME 35%, 45%, 55%
Pemanfaatan material komposit pada saat ini semakin berkembang, seiring dengan meningkatnya penggunaan bahan tersebut. Pemanfaatan material komposit tersebut juga meluas mulai dari yang sederhana seperti alat-alat rumah tangga sampai sektor industri. Serat daun sisal yang dikombinasikan dengan polyester sebagai matrik dapat menghasilkan komposit alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kekuatan tarik dan kekuatan impact komposit serat sisal (agave sisalana) dengan menggunakan model serat secara acak (random) dengan variasi fraksi volume serat (35%, 45%, 55%). Dari hasil penelitian diperoleh komposit yang memiliki kekuatan tarik tertinggi pada fraksi volume serat 55% dan matriks 45% sebesar 861,31 N/mm2 dengan nilai regangan sebesar 7,25%. sedangkan nilai yang terendah pada fraksi volume serat 45% dan matrik 55% sebesar 722,36 N/mm2. Komposit yang memiliki energi dan harga impact rata-rata yang tertinggi adalah fraksi volume serat 55% dan matrik 45% yaitu 1,2521 Joule dan harga impact 0,0125 J/mm2 sedangkan yang terendah adalah fraksi volume serat 35% dan matrik 65% yang mempunyai energi rata-rata sebesar 1,0767 Joule dan harga impact ratarata 0,0107 J/mm². Hal ini dapat disimpulkan bahwa penambahan fraksi volume serat tidak selalu berpengaruh pada kekuatan tarik dan kekuatan impact karena serat daun sisal memiliki gelembung udara (void)
Pendidikan Karakter dalam Cerita Gadis Pengusaha Korek Api Karya Watiek Ideo
Anak membutuhkan bacaan yang tidak hanya penting, tetapi juga menarik. Peranan bacaan anak dalam pembentukan karakter anak sangat penting. Pendidikan karakter dibutuhkan sebagai dasar pendidikan di Indonesia. Bacaan itu harus menarik tanpa berkesan menggurui. Dongeng klasik yang sering dibaca atau didengar anak kadang-kadang meninggalkan kesan menyedihkan karena sang tokoh tidak berdaya. Dalam cerita “Gadis Pengusaha Korek Api” karya Watiek Ideo, tokohnya justru dibuat berdaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi perjuangan tokoh utama dalam meraih yang diinginkannya. Anak memerlukan proses untuk meraih cita-cita. Perjuangan itu membutuhkan kreativitas dan kerja keras. Yang menjadi penelitian ini adalah cerita “Gadis Pengusaha Korek Api” yang dibuat berdasarkan cerita klasik “Gadis Penjual Korek Api” karya H.C. Andersen, dengan berdasarkan tiga komponen karakter baik, yaitu moral knowing, moral feeling, dan moral action yang diprakarsai Thomas Lickona. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan teknik analisis isi. Pendekatan yang digunakan adalah konsep sastra anak dan pendidikan karakter. Pendidikan karakter untuk anak lebih mudah dipahami melalui cerita bergambar. Tiga komponen karakter baik itu ditemukan tokoh melalui proses yang cerdik. Kecerdikan itu yang menjadikan pesan dalam buku dipahami pembaca. Tokoh utama menunjukkan kegigihan mencapai cita-cita dan tidak mau menderita seperti tokoh dalam dongeng klasik. Strategi yang dia lakukan berhasil mendatangkan keuntungan materi dan memiliki banyak teman baru. Dalam perspektif kewirausahaan, itu menjadi contoh sederhana
PENGARUH VARIASI KOMPOSISI STARTER KOTORAN KUDA, RAGI DAN EM-4 TERHADAP KUALITAS BAHAN BAKAR BIOGAS LIMBAH CAIR TAHU
Kebutuhan energi indonesia masih bergantung pada energi yang berasal dari fosil, energi fosil ini akan semakin menipis dan berpotensi habis. Salah satu cara mengurangi penggunaan bahan bakar fosil yaitu dengan pemanfaatan sumber energi terbarukan yang sederhana namun berdampak besar bagi masyarakat seperti biogas. Sumber bahan yang dapat digunakan pada biogas sangat beragam, salah satunya adalah limbah cair tahu. Penelitian ini melakukan pengujian terhadap kualitas bahan bakar biogas yang dihasilkan, yaitu; rasio C/N, nilai pH, suhu, volume, kandungan gas metana (CH4), kandungan oksigen (O2), kandungan hidrogen sulfida (H2S), dan kandungan karbon monoksida (CO) dengan variasi komposisi starter: (1) limbah cair tahu 50% + kotoran kuda 50%, (2) limbah cair tahu 50% + kotoran kuda 45% + EM-4 5%, (3) limbah cair tahu 50% + kotoran kuda 48% + ragi 2%. Pengaruh variasi komposisi campuran starter pada limbah cair tahu 50% + kotoran kuda 50% yang mengandung rasio C/N sebesar 1,555 mengalami peningkatan kualitas bahan bakar biogas ditandai dengan meningkatnya kandungan CH4 sebesar 68%, suhu 30,5oC, volume 318,2 ml dan menurunnya kandungan H2S sebesar 13 ppm, O2 sebesar13,4%, CO sebesar7 ppm
KOMUNIKASI ANTARA PEMELUK AGAMA MINORITAS ISLAM DAN PENGANUT AGAMA MAYORITAS HINDU DI KABUPATEN KERANGASEM BALI
Living together peacefully in a different society is not easy. Adherents of minority Muslims and majority Hindus in Karangasem Bali is a clear proof. They are able to work together to advance the region without meaningful conflict. Even though in Lampung Province there is still frequent friction between two religious adherents. An interesting problem is; how is the communication between these two elements of society and how to solve if there are problems that arise. The theory used is interpresonal communication by taking a role theory model. The method used is descriptive qualitative while the location stabilizes is At-Taqwiin Islamic Boarding School in Karangasem Regency, Bali. The result is that the community is accustomed to working in social, economic, political to social matters, while many religious issues are left to the kiai and religious teachers in the pesantren. The kiai has laid the foundation of harmonious communication and if there is a problem, the kiai always helps solve it
KEMAMPUAN SISWA SMP KOTA KUPANG DALAM MENYELESAIKAN MASALAH HOTS MATEMATIKA
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan siswa SMP Kota Kupang dalam menyelesaikan masalah HOTS. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan jenis survei. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP se-Kota Kupang. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik tes dengan instrumen tes soal HOTS matematika. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data deskriptif dengan menggunakan bantuan Quest. Secara keseluruhan rata-rata kemampuan siswa SMP Kota Kupang dalam menyelesaikan masalah HOTS berada pada kategori sedang (62%), 28% siswa memiliki kemampuan yang tinggi dalam menyelesaikan masalah HOTS, dan 9% siswa memiliki kemampuan rendah dalam menyelesaikan masalah HOTS. Kata Kunci: Penyelesaian Masalah, HOTS
ESTIMASI PARAMETER MODEL PREDATOR-PREY MENGGUNAKAN ALGORITMA GENETIKA
Pada penelitian ini diimplementasikan algoritma genetika untuk menentukan model predator-prey yang paling sesuai untuk data fitoplankton dan zooplankton herbivora, dimana fitoplankton sebagai prey dan zooplankton herbivora sebagai predator. Pemilihan model dilakukan berdasarkan rata-rata nilai fungsi biaya terendah dari masing-masing model. Nilai fungsi biaya ditentukan berdasarkan jarak antara jumlah populasi pada model dengan parameter yang diestimasi, dengan jumlah populasi pada data real. Dari hasil analisis, diperoleh model yang paling sesuai dengan data adalah model dengan fungsi respon Holling tipe I tersaturasi. Kata Kunci: algoritma genetika, estimasi parameter, model predator-prey