Portal Jurnal Online Kopertais Wilyah IV (EKIV) - Cluster SASAMBO
Not a member yet
    912 research outputs found

    MANUSIA DAN PENGEMBANGAN FITRAHNYA (TELAAH PERSFEKTIF PENDIDIKAN ISLAM)

    Get PDF
    Manusia dalam kesadran eksistensialnya adalah mahkluk yang dapat melihat keluar dan ke dalam. Ke luar ia mencermati fenomena alam raya, ke dalam ia menyadari keberadaannya, menghayati dan mempelajari hakekat kediriannya.Manusia senantiasa bertanya tentang diri, alam dan Tuhan.Jawaban dan orientasi terhadap tiga persoalan tersebut menentukan kseluruhanfikiran, perasaan, sikap dan prilaku seseorang. Fitrah sebagai sebuah konsepakan membantu menemukan jawaban atas pertanyaan mengenai manusia.Manusia adalah makhluk dengan dua substansi, yakni substansi tubuh (jasmani) sebagai bentuk dan subtansi Ruh (jiwa) sebgai isi. Dia hanya akan memiliki hakekat kemanusian dalam kemanunggalan antara tubuh dan jiwanya.Individualitas berinteraksi dengan sosialitas.Fitrah yang melekat pada diri manusia haruslah dikembangkan sesuai dengan takdir Allah (tauhid). Manusia mempunyai kesadran untuk itu,dimana potensi teomorfisnya mengarah pada pengembangan kualitas ilahiyah (akhlak Ilahi), sebab Tuhan bagi manusia adalah “citra tertinggi” sebagai simbol potensi yang sebenarnya. Namun dimensi lain manusia memungkinkan mengalami reduksi ke papan bawah derajat kemanuasian, kecuali ia kembali melakukan aktualisasi diri melalui iman dan kekaryaan yang harmonis dengan lingkungan. Manusia membutuhkan bantuan “orang dewasa” untuk mengaktualkan potensi bawaannya (fitrah), tanpa bantuan dari luar, maka fitrah yang masih berupa potensialitas itu tidak akan actual, sebab ia memiliki keterbatan. Dimensi  keterbatasan manusia itulah yang meniscayakan Pendidikan Islam dalam rangka pengembangan Fitrah kemanuasiannya (tauhid) menuju kesempurnaan penciptaannya (insane kamil).  Keywords: Manusia, Fitrah, Potensi, Pendidika

    PENGEMBANGAN MODUL BERORIENTASI COOPERATIVE SCRIPT

    Get PDF
    One of the aim of educations is to create Indonesian people to have varieties of competencies. Not only academic competency but also social competency. Cooperative learning is oriented to achieve academic competency and achieve the students’ social skill. Thus, its implantation can fulfill national education aim as stated above. However, the limited media and teaching materials frequently to become a problem at schools and at universities which cause the learning process can not give the good result.There fore a teacher should be able to overcome this problem by developing a learning module with containing of series of learning material and series of activities which can grow cooperation and students’ social skill. This essay gives one of the alternatives which can be developed namely learning module which oriented to cooperative learning that is cooperative script. This learning module developed and it is based on learning principle of cooperative script. Keywords: Pengembangan, Modul, Cooperative Scrip

    GERAKAN RADIKALISME AGAMA; PERSPEKTIF ILMU SOSIAL

    Get PDF
    In many cases, it was identified that the role of religion—particularly as a strategy to legitimize the struggle and mobilize mass support, very dominant. Several studies have found various radical action, violence and conflict in the world triggered by the actions and the concept of interpretation and understanding of religion, such as the dispute between the Catholic and Christian faiths in Northern Ireland; Bosnian Muslims, Orthodox Serbs and Catholic Croats in the Balkans; Tamil and Sinhalese in Sri Lanka; Christians and Muslims during the civil war in Lebanon; Sunni’s and Shi’ies in post-Saddam Iraq; including some cases in Indonesia. This phenomenon sparked interest in the authors to examine radicalism social science perspective with a focus on the concept of social action, the concept of interpretation and understanding (interpretative understanding or verstehen), which is realized through the actions of actors and understanding the motives of the action actor. From research using descriptive-analytic study concluded that the movement of religious radicalism and the like caused by dissatisfaction with individuals or groups who disguised by language and religious symbols and used to obtain political and economic power.Keywords: Radikalism, Ethnic cleasing, Islamic state, Modernizatio

    إدارة تعليم وتعلّم اللغة العربية في معهد عبد الرحمن بن عوف العالي بجامعة محمدية مالانج

    No full text
    Arabic Language learning in Indonesia keeps on progress over the time. This progress can be seen from schools, boarding schools, universities and Arabic courses, etc that already built in many places. Therefore, to operate and develop the Arabic Language learning, we need a good management of it. The purposes of this research are: (1) to describe the planning of Arabic Language learning and also to analyze the quality of it that already done, (2) to describe the implementation of Arabic Language learning and to analyze the quality of it that already done, (3) to describe the evaluation of Arabic Language learning and to analyze the quality of it that already done. This research used the qualitative approach by using case-study method. The technique collecting data is through interviews, observation, and documentation. The subject on this research is chosen by purposive sampling.Keywords: Learning management, Learning for Arabic, Ma’had Abdurrahman bin Au

    Praktek Tradisi Gantiran Dalam Perkawinan Persfektif Hukum Islam

    No full text
    Disetiap daerah ternyata banyak cara dalam untuk melaksanakan institusi pernikahan. Di Lombok misalnya pernikahan begitu sacral dan penuh dengan muatan adat, sehingga untuk melangsungkan acara pernikahan harus berusaha keras untuk melewati rangkaian adat, salah satunya adalah gantiran, dimana keluarga laki-laki harus membayar sejumlah uang yang sudah ditentukan oleh keluarga perempuan sebagai tanda untuk bisa melangsungkan pernikahan.Untuk memudahkan pemahaman dalam penulisan ini, maka kami menggunakan metode-metode penelitian diantaranya; dengan memperbanyak menggali sumber data dari berbagai literaratur yang berkenaan dengan praktek gantiranSetelah membahas masalah yang sudah diteliti maka kami dapat tarik sebuah kesimpulan bahwa praktek gantiran diperbolehkan karena masih belum ditemukan dalam AL-Qur’an maupun hadist yang membahsa masalah gantiran itu sendiri, yang melakukan akad sudah jelas, barang yang diakadpun barang yang halal dan suci, maka dari itu gantiran dalam pandangan hukum islam diperbolehkan karena sudah terjadi kesepakatan antara kedua belah pihak

    KAJIAN PENDIDIKAN TASAUF; MEMBANGUN KARYA MELALUI TADZKIYAT AN-NAFS

    Get PDF
    Alquran adalah kalam Allah SWT. yang diturunkan kepada Rasulullah Muhammad SAW. sebagai Mu’jizat yang Agung. Alquran menyentuh dan menyapa alam raya dan mengajaknya ke jalan kebenaran absolut. Di dalamnya terhimpun, petunjuk, penjelas, penawar bagi jiwa yang sedang resah, dan sebagai penyempurna dari kitab-kitab samawi yang diturunkan sebelumnya. Dengan kekuasaan Tuhan Yang Maha Bijak dan Adil, Alquran hadir untuk mengatur kehidupan; manusia, hewan, tumbuh-tumbuhan, alam semesta, dan tidak sesuatu pun yang terlewatkan dalam Alquran. Alquran merupakan sumber pengetahuan yang dijadikan pedoman bagi umat Muhammad SAW. dalam mengarungi kehidupan di dunia menuju alam abadi. Membaca, memahami, dan mengamalkan isi dan kandungan yang ada di dalamnya merupakan bentuk amal ibadah kepada Allah (Sang Pencipta). Alquran mengajarkan kehidupan yang bersifat lahiriyah-bathiniyah, dengan jalan pendekatan-pendekatan “segitiga” (iman-islam-ihsan), dengannya membentuk “segitiga” (tauhid-fiqih-tasawuf) yang bermuara pada “segitiga” (filsafat-etik-mistik). Bila “segitiga” ini dapat terwujud, kita akan menjadi insan kamil (manusia sempurna/ unggul), atau dengan kata lain kita akan menjadi Manusia-manusia Qur’ani

    ANALISIS SISTEM PENILAIAN KELAS DALAM KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR

    Get PDF
    Penilaian merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan untuk mengukur dan menilai tingkat pencapaian kurikulum dan berhasil tidaknya proses pembelajaran. Prinsip dan strategi penilaian kelas yang dipakai menunjukkan bahwa pada intinya bagaimana para guru selalu melakukan penilaian terhadap siswanya secara intensif guna mengetahui perkembangan anak didiknya. Rata-rata para guru  selalu menggunakan soal sebagai bahan utama penilaian, dari soal-soal itu minimal diketahui mana kekurangan dan kelebihan seorang siswa. Apabila ada siswa yang mengalami kekurangan standar nilai maksimal maka sang guru mengadakan Remedi atau pengulangan terhadap siswa untuk mengerjakan soal yang sama sampai nilanya sama dengan siswa lain. Begitu pula persiapan guru-guru dalam mengajar pasti mereka umumnya membuat RPP guna suksesnya pengajaran di kelas. Dan juga menggunakan  macam-macam penilaian  kelas seperti metode tes tulis dalam melakukan tes kemampuan pada siswanya, Selain tes tulis mereka juga menggunakan penilalaian dari tingkah laku keseharianya. Apabila ada siswa yang nilainya tinggi tetapi akhlaqnya jelek maka itu juga sangat menjadi pertimbangan guru untuk menaikkan ke jenjang kelas yang lebih tinggi. Ataupun sebaliknya jika ada seorang siswa yang nilainya agak rendah tetapi akhlaq keseharianya bagus maka juga menjadikan pertimbangan lain untuk menaikkan ke kelas yang lebih tinggi. Pada intinya para guru selalu memadukan antara nilai dan juga tingkah laku siswa. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari berbagai kesalahan dalam pendidikan yang terjadi dalam negeri ini. Kata Kunci: Sistem, penilaian kelas, Kegiatan, Belajar Mengaja

    SINTAKSIS BAHASA ARAB (SEBUAH KAJIAN DESKRIPTIF)

    Get PDF
    Di dalam perkembangannya, siktaksis bahasa Arab (nahwu) mulai ditulis oleh Abul Aswab ad-Du’ali atas saran Khalifah Ali bin Abi Thalib. Kemudian mengalami perkembangan mulai dari kota Basrah, Kufah, Bagdad, Mesir, dan Andalusia. Adapun selanjutnya kota-kota tersebut menjadi pusat mazhab-mazhab nahwu yang dikenal hingga masa kini. Di dalam sintaksis bahasa Arab (Nahwu) terdapat kedudukan serta fungsi bagi masing-masing kata di dalam sebuah kalimat, seperti mubtada’, khabar, fi’il, fa’il, dan maf’ul. Oleh karenanya, tulisan ini mencoba mengurai kedudukan dan fungsi kata dalam suatu kalimat. Tulisan ini telah menyajikan bahwa dari segi makna, struktur sintaksis bahasa Arab terbagi menjadi dua, yaitu makna umum dan makna khusus. Makna sintaksis umum adalah makna gramatikal secara umum yang dapat dipahami dari sebuah kalimat atau ungkapan. Contoh:أحمد مسافر  (makna sintaksis: kalimat berita; Ahmad pergi). Adapun makna sintaksis khusus adalah gramatikal yang dipahami melalui kedudukan kata dalam kalimat. Contoh: قرأ الولد  (makna khusus dari al-waladu adalah fa’il/subyek). Kata Kunci: Bahasa Arab, Tata Bahasa, Sintaksi

    SELUK BELUK PENGATURAN RAHASIA BANK SYARIAH

    Get PDF
    Bank syariah merupakan lembaga keuangan yang eksistensinya sangat tergantung pada kepercayaan para nasabah (penyimpan maupun pengguna dana) yang telah mempercayakan dana serta jasa-jasa lainnya pada bank itu. Oleh karena itu, bank sangat berkepentingan agar kadar kepercayaan masyarakat tersebut terpelihara dengan baik. Salah satu faktor untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap suatu bank adalah kepatuhan bank terhadap kewajiban rahasia bank seperti yang diamanatkan undang-undang.Dasar Hukum ketentuan rahasia bank di Indonesia, mula-mula tertuang dalam Undang-Undang No. 7 Tahun 1992 Tentang Perbankan yang kemudian disempurnakan menjadi Undang-Undang No.10 Tahun 1998. Khusus untuk bank syariah telah diatur secara tersendiri dalam Undang-Undang No. 21 Tahun 2008 Tentang Perbankan Syariah. Pada intinya, ruang lingkup rahasia bank syariah yang diatur dalam undang-undang perbankan syariah sama persis dengan Undang-Undang No. 10 Tahun 1998 sebagai revisi atas Undang-Undang No. 7 Tahun 1992 Tentang Perbankan. Dalam konteks ini, bank dan pihak terafiliasi hanya diwajibkan merahasiakan keterangan mengenai nasabah penyimpan dan simpanannya serta nasabah investor dan investasinya. Hal ini berarti pula bahwa segala sesuatu yang berkaitan dengan nasabah penerima fasilitas atau nasabah peminjam (debitor) tidak termasuk ke dalam katagori rahasia bank yang wajib dirahasiakan oleh bank syariah dan pihak terafiliasi.Namun demikian, dalam kondisi-kondisi tertentu bank syariah dan pihak terafiliasi dibolehkan bahkan diwajibkan untuk memberikan keterangan mengenai nasabahnya berserta simpanan atau investasinya kepada pihak-pihak yang secara yuridis normatif diberi hak atau wewenang. Kata Kunci: Rahasia Bank, Bank Syariah, Pihak Terafiliasi, Wewenan

    MENAPAKI JEJAK MENGAMBIL HIKMAH

    Get PDF
    Judul        : Setengah Abad Nurul Hakim (Menyingkap Sejarah dan                        Kontribusi Nurul Hakim bagi Masyarakat)Penulis     : Adi Fadli, dkk.Penerbit  : Pustaka Lombok dan STAI Nurul Hakim PressTahun      : April 2014Cetakan   : PertamaUkuran    : 14 x 21 cm Tidak mudah menulis sejarah. Apalagi tentang detail dan kebenaran sejarah. Ia seakan terbenam bersama berlalunya waktu dan tidak pernah kembali lagi. Ia hanya bisa ditafsirkan sepihak atau dua pihak atau beberapa pihak sesuai kemampuan dan kebutuhan sang penafsir. Bahkan penafsiran sejarah pun terkadang terasa sulit oleh seorang pelaku sejarah itu sekalipun, karena rambut mulai memutih. Itulah waktu yang betapa sangat berharganya di setiap detiknya.Kesulitan mengungkap detail dan kebenaran sejarah itu bukan berarti seuatu kemustahilan mutlak. Ia akan beransur terungkap bila dimulai dengan menulisnya, merunutnya, menganalisisnya dengan menyajikannya dalam sebuah makna. Inilah yang dilakukan oleh para santri Nurul Hakim yang berusaha menyuguhkan kepingan sejarah dan kontribusi Nurul Hakim bagi masyarakat umum dalam sebuah buku yang berjudul ”Setengah Abad Nurul Hakim”.Mengungkap sejarah sebuah lembaga tidak terlepas dari banyak tangan yang telah mendesainnya dengan baik dan seksama. Itulah sebabnya buku ini diawali dengan penulisan biografi beberapa orang pendiri dan penerusnya, yaitu dalam bab pertama tentang sejarah perintis dan pendiri Nurul Hakim (sebuah biografi awal). Dikatakan biografi awal adalah karena baru sampai pada penafsiran awal tentang kepribadian dan karakter seorang tokoh. Boleh jadi pada masa selanjutnya akan dilengkapi dengan banyak hal sesuai dengan temuan data yang valid.Dalam bab awal ini diungkap TGH. Abdul Karim sebagai perintis dan pendiri Pondok Pesantren Nurul Hakim yang dimulai dari santren kecil yang berukuran 10 x 8 m. Ketekunan dan istiqamahnya membuat beransur-ansur masyarakat banyak mengaji dan belajar agama padanya. Ia lahir pada hari Ahad, 30 Juni 1901 M. sebaya dengan TGH. Mustafa Khalidi (pendiri Pondok Pesantren al-Islahuddiny). Ia termasuk generasi awal abad ke-20 yang telah lulus dari pengembaraan ilmu di Mekah

    722

    full texts

    912

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Online Kopertais Wilyah IV (EKIV) - Cluster SASAMBO
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇