Portal Jurnal Online Kopertais Wilyah IV (EKIV) - Cluster SASAMBO
Not a member yet
    912 research outputs found

    Konsep Khiyar ‘Aib dan Relevansinya dengan Garansi

    Get PDF
    Salah satu dari syarat sahnya melakukan akad jual beli yaitu adanya saling ridha keduanya (penjual dan pembeli), tidak sah bagi suatu jual beli apabila salah satu dari keduanya ada unsur terpaksa yang dikarenakan adanya cacat, sehingga jual beli dalam Islam mengatur adanya khiyar aib, yaitu Hak untuk membatalkan atau melangsungkan jual beli bagi kedua belah pihak yang berakad. Lalu Bagaimanakah konsep khiyar aib? Dan Bagaimana relevansinya dengan garansi?Ketetapan adanya khiyar ini dapat diketahui secara terang-terangan atau secara implisit. Dalam setiap transaksi, pihak yang terlibat secara implisit menghendaki agar barang dan penukarnya bebas dari cacat. Menurut ulama fiqih, khiyar ‘aib berlaku sejak diktehui cacat pada barang dagang dan dapat diwarisi untuk ahli waris pemilik hak khiyar dengan ketentuan bahwa cacat tersebut berupa unsur yang merusak objek jual beli dan mengurangi nilainya menurut tradisi para pedagang. Adapun cacat-cacat yang menyebabkan munculnya hak khiyar, menurut Ulama Hanafiyah dan Hanabilah adalah seluruh unsur yang merusak obyek jual beli dan mengurangi nilainya menurut tradisi para pedagang. Kata garansi berasal dari bahasa inggris Guarantee yang berarti jaminan atau tanggungan. Dalam kamus besar bahasa indonesia, garansi mempunyai arti tanggungan, sedang dalam ensiklopedia indonesia, garansi adalah bagian dari suatu perjanjian dalam jual beli, dimana penjual menanggung kebaikan atau keberesan barang yang dijual untuk jangka waktu yang ditentukan. Apabila barang tersebut mengalami kerusakan atau cacat, maka segala biaya perbaikannya di tanggung oleh penjual, sedang peraturan-peraturan garansi biasanya tertulis pada suatu surat garansi. Khiyar aib adalah hak untuk membatalkan atau meneruskan akad bila mana ditemukan aib (cacat), sedangkan garansi adalah bagian dari suatu perjanjian dalam jual beli, dimana penjual menanggung kebaikan atau keberesan barang yang dijual untuk jangka waktu yang ditentukan. Apabila barang tersebut mengalami kerusakan atau cacat, maka segala biaya perbaikannya di tanggung oleh penjual, Karena garansi merupakan perjanjian yang berupa penjaminan terhadap cacat yang tersembunyi oleh penjual kepada pembeli dalam jangka waktu tertentu, maka garansi merupakan implementasi dari salah satu hukum Islam yaitu tentang pembeli berhak menggunakan hak khiyarnya apabila terdapat cacat yang tidak diketahui sebelum transaksi oleh penjual dan pembeli. Hak khiyar yang dimaksud dalam hal ini adalah khiyar aib (cacat). Hal ini menunjukkan relevansi antara khiyar aib dengan garansi, karena kedua jenis penjaminan ini menitik beratkan pada adanya cacat pada barang yang memberikan hak khiyar pada pembeli untuk mendapatkan ganti rugi agar tidak terjadi ketidak relaan dalam transaksi jual beli

    TELAAH KONSEP NASUT DAN LAHUT AL-HALLAJ

    Get PDF
    Cara hidup mistik merupakan independensi seseorang dalam hal ibadah sebagai bagian dari tehnik meraih rahmat dan ridha Allah terlebih cinta-Nya Yang Maha Suci. Implementasi dan ekspresi tersebut terkadang melampuai pemahaman standar orang kebanyakan, dan acapkali ekspresi tersebut kemudian ditindas, dicap, dan pemiliknya divonis tak layak seperti halnya Al-Hallaj. Ekspresi dari konsepsinya tentang hulul (mengambil tempat dalam peruntungan penyatuannya dengan Tuhan) membawanya pada kematian, karena berbanding terbalik dengan kepahaman umum tentang sifat Tuhan. Baginya Tuhan mempunyai sifat kemanusiaan dan manusia sendiri mempunyai sifat ke-Tuhanan (nasut dan lahut), untuk meraih-Nya manusia mesti melalui jalan kefanaan, yakni memfanakan semua pikiran (tajrid aqli), khayalan, perasaan dan perbuatan hingga tersimpul semata-mata hanya kepada Allah, memfanakan semua kecenderungan dan keinginan jiwa, dan menghilangkan semua kekuatan pikir dan kesadaran

    MELIHAT ISLAM DARI KACA MATA ORANG LUAR

    Get PDF
    Judul Buku   : Muhammad’s Mecca: History in The Qur’anPenulis         : William Montgomery Watt Al-Qur’an sebagai sumber utama dan sekaligus petunjuk ke jalan yang paling benar bagi hidup umat Islam merupakan wahyu ilahi dengan segala kebenarannya. Ketika al-Qur’an berbicara tentang sejarah kemudian ummat Islam menafsirkan artinya, itu adalah hal biasa dan memang seharusnya. Namun ketika kaum orientalis membicarakan sejarah berdasarkan al-Qur’an, sungguh merupakan hal yang luar biasa sehingga perlu sekali kiranya untuk didengar dan dicermati. Karena bagaimanapun juga ini berguna untuk melihat Islam sebagai agama secara obyektif yang tidak bisa melepaskan diri dari tali benang sejarah sebelum Islam muncul

    إدارة المكتبة لاستثارة دافعية الطلبة في الكتابة الأكاديمية العربية

    No full text
    Management is the way to reach something that haved dreamt by every body in this world. Some one who has good management in his life will can enjoy his life as enjoyable as. The instantion that has good management will become good and professional instantion. A library is kind of  intanstion who has  the important role to make smart person and to make some one to bee  good researcher and writer, especially in academic writing. The academic writing especially in paper and research needs the book of references that can help a writers or researchers to solve their problem in research. A library will not able to fullfill the researcher and writer needs of book references before applying good management. A good management can be reached if the function of management will be applied in a library. The function of management is planning, organzing, actuating and controlling. And a library can be called good library if it can apply all of management function and can motivate the student to write academic writing.  Keywords: Management, Library, Motivate, Academic Writin

    PESANTREN: SEJARAH DAN PERKEMBANGANNYA

    Get PDF
    Who does not know about Islamic boarding school? In 2011 it is about 25.000 boarding schools which spread in Indonesia. However, ironically, only a few people know about the background of boarding school and its development. Therefore, this research is based on the library research which found that that boarding school was originally from India and Islamic tradition. Boarding school was estimated starting its existence when Islamic religion came to Indonesia. The first boarding school known to be founded by a wali songo (religious leader in Islam), he was syekh maulana malik Ibrahim. Recently, boarding school can be classified into two, namely traditional and modern boarding school. Keywords: Pesantren, Sejarah, Pendidikan, Pertumbuhan dan Perkembanga

    MENYOAL ĀDAM DALAM AL-QUR’AN DAN TEORI DARWIN (KAJIAN TEMATIK BERDASARKAN KATA-KATA KUNCI)

    Get PDF
    "ADAM itu bukan manusia pertama." Mendengar dan membaca kalimat tersebut, tentunya semua urat syaraf yang di kepala umat Islam akan menegang. Sebenarnya urat syaraf kepala tidak perlu tegang dengan tesis tersebut, karena akan menghabislan energi saja. Bukankah yang perlu dan lebih penting serta utama lagi untuk dilakukan (aulawiyyah) adalah Menyoal Adam dalam al-Qur'an kemudian membenturkannya dengan teori lain seperti Darwin. Bahwa yang lebih jelas dan kuat argumentasi atau dalilnya adalah yang akan tetap eksis dan yang lain fayadzhabu ghutsā-an.Menyoal Adam dalam al-Qur'an di sini akan menggunakan metode penafsiran tematik dengan mengambil beberapa kata kunci. Diharapkan dengan metodologi seperti ini akan melahirkan makna dalam wajah baru atau paling tidak, pemahaman makna akan lebih mendalam (ta'mīq al-fahm).Dari kun fayakunnya Allah dalam penciptaan Adam terlihat bahwa persoalan Adam merupakan hak pribadi Allah; yang tidak dapat disamakan dengan manusia pada umumnya yang melalui proses keterlibatan ibu dan bapak. Proses penyempurnaan penciptaan manusia adalah tempat untuk mendudukkan teori evolusi Darwin, namun tidak dalam arti horizontal vertikal, tetapi hanya horizontal saja sehingga menganut teori evolusi terbatas adalah jalan dan sikap bijak. Kata Kunci: Ādam, Jā’ilun, Khalīfah, Evolus

    TANTANGAN KEHIDUPAN BERAGAMA DI LOMBOK

    Get PDF
    Lombok dikenal dengan sebutan pulau “1000 masjid”, sebagai pertanda bahwa masyarakatnya sangat fanatik dalam menjalankan ajaran agama Islam. Indikasi ini dapat dilihat dari banyaknya jumlah masjid dan mushalla, serta maraknya pengajian-pengajian (majlis ta‘līm) yang disampaikan oleh tuan guru di daerah tersebut. Namun demikian, predikat sebagai masyarakat religius yang fanatik bukan berarti tidak ada tantangan dalam kehidupan beragama. Dari tinjauan agama dan kepercayaan, masyarakat Lombok didiami oleh masyarakat yang heterogen. Hampir semua agama yang diakui di Indonesia ada di Lombok walaupun dengan jumlah yang sangat kecil. Keberadaan agama-agama dan kepercayaan tersebut seharusnya bisa menjadi modal social (social capital) di dalam membangun masyarakat Nusa Tenggara Barat yang BerdayaSaing. Secara umum, tantangan di dalam kehidupan beragama ini biasanya muncul di tengah-tengah masyarakat dalam bentuk konflik dan ketegangan-ketegangan, baik yang terjadi antar umat beragama, maupun dengan umat yang seagama. Kata Kunci: Kehidupan Beragama, Konflik, Lombo

    KAIDAH-KAIDAH AL-’URF DALAM BIDANG MUAMALAH

    Get PDF
    Hukum Islam mengenal dan membenarkan hukum adat. Para ahli ushul fiqh menerima adat yang dalam bahasa fikih disebut dengan ‘urf dengan batasan sebagai sesuatu yang dilakukan atau diucapkan berulang-ulang oleh banyak orang, sehingga dianggap baik dan diterima jiwa dan akal yang sehat. Dalam hal akidah dan ibadah ‘urf tak lazim digunakan, sementara para ahli ushul fiqh yang meneriam cenderung untuk membatasinya dalam masalah muamalah. Beberapa kaidah ‘urf yang berdasarkan dengan muamalah. Pertama, Sesuatu yang telah dikenal karena ‘urf seperti yang disyaratkan dengan suatu syara, Kedua, Sesuatu yang telah dikenal antara pedagang berlaku sebagai syarat diantara mereka. Ketiga, Ketentuan berdasarkan ‘urf seperti ketentuan berdasarkan nash. Keempat, Arti hakiki (yang sebenarnya) ditinggalkan karena ada petunjuk arti menurut adat. Sebuah adat kebiasaan dan ‘urf itu bisa dijadikan sebuah sandaran untuk menetapkan hukum syar’i apabila tidak terdapat nash syar’i atau lafaz shorih (tegas) yang bertentangan dengannya. Kata Kunci: ‘Urf, Muamalah, Isla

    أهمية السند في الحديث

    Get PDF
    مما لا شك فيه ولا ريب، أن كل الأخبار الماضية لا تأتينا إلا عن طريق السند أو الإسناد. وخصيصة الإسناد انفردت وتميزت بها هذه الأمة، ولهذا يقال: "الأمة الإسلامية هي أمة الإسناد". فالإسلام دين متين، لا يعرف الفوضى في تشريعاته، له كيانه الوثيقة، وله أصوله ومبادؤه العامة الثابتة، تكون بضوابط وروابط شرعية. ومن هذه الروابط والضوابط الإهتمام بالرواية المنقولة عن رسول الله صلى الله عليه وسلم. ولا توجد أمة من الأمم عندها من الأسانيد المتصلة ما عند هذه الأمة الإسلامية.          فهذا البحث البسيط سيدور حول هذا الكنز الثمين من كنوز هذه الأمة الإسلامية والشريعة الغرّاء، وأهميته في التعامل مع حديث رسولنا الكريم صلى الله عليه وسلم, ألا وهو السند والإسناد. وقبل أن نتطرق إليه مفصّلاَ، حريّ بنا أن نتعرّف على منزلة الحديث أو السنة في الإسلام بشيء من الإيجاز.الكلمات المفتاحية: أهمية، الحديث، السن

    KAJIAN LINGUISTIK FUNGSIONAL SISTEMIK PADA TERJEMAHAN AL-QURAN SURAH AL-INSAN DAN RELEVANSINYA TERHADAP PEMBELAJARAN WACANA DI PERGURUAN TINGGI

    Get PDF
    The main problem in this study is the system of transitivity and modality translation of Al-Quran Al-Insan, and relevance to the context of learning in higher education, with the aim 1) to determine the system of transitivity and modality, 2) know the type of process and modalities that dominates and determines relevance of the research on learning discourse in college. The method used is qualitative descriptive theory based on Systemic Functional Linguistics. Data were collected through documentation and records. The analyzed data using clause identification and data analysis using the description method. The findings show that transitivity system and modalities text as Al-Insan 27 process materials (46.55%), mental processes as much as 9 (15: 52%), the identification process relational as many as 10 (17: 24%), behavioral process 2 (03: 45%), oral process as much as 1 (1.72%), and the process as much as one (1.72%). The findings in the form of shaped modality modality (probability and frequency) of 37 (71.15%) and modulation (needs and wants) of 9 (17: 37%).Keywords: Transitivity, Modality, Surah Al-Insan, Systemic functional linguistics, Learning discours

    722

    full texts

    912

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Online Kopertais Wilyah IV (EKIV) - Cluster SASAMBO
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇