Portal Jurnal Online Kopertais Wilyah IV (EKIV) - Cluster SASAMBO
Not a member yet
    912 research outputs found

    Wacana Tradisi Lisan Wawi Wotik Di Kabupaten Sikka

    Get PDF
    Penelitian ini berjudul “Wacana Tradisi Lisan Wawi Wotik (WTLWW) Etnik Krowe di Kabupaten Sikka” mengkaji tiga masalah, yakni apa fungsi WTLWW, apa makna WTLWW, dan bagaimana mekanisme pewarisan WTLWW. Penelitian yang berlokasi di desa Hewokloang, Kabupaten Sikka, NTT ini bersifat deskriptif analitik. Waktu penelitian yang dilakukan selama satu bulan dari bulan Januari 2017 sampai bulan Februari 2017. Data penelitian diperoleh melalui pengamatan, wawancara, diskusi kelompok terarah, perekaman, dan pencatatan. Hasil analisis data dilaporkan secara informal dan dideskripsikan secara verbal. Teori yang digunakan adalah teori fungsi, teori semiotik, dan teori perubahan budaya. Hasil analisis menunjukkan WTLWW memiliki fungsi manifes dan fungsi laten. Fungsi manifes yang terdiri dari fungsi emotik, konatif, referensial, dan puitik. Fungsi laten WTLWW adalah sebagai sistem pengetahuan, sarana pemersatu, sarana kontrol sosial, sarana pendidikan, dan sarana ekonomis. Makna yang tersingkap dalam WTLWW adalah (1) makna sosial, (2) makna ekonomis, (3) makna politik, (4) makna estetis, (5) makna didaktis. Mekanisme pewarisan WTLWW etnik Krowe yaitu mekanisme pewarisan alamiah. Mekanisme pewarisan alamiah adalah cara pewarisan turun-temurun secara lisan melalui mekanisme upacara penyuapan hati babi dalam ritual wawi wotik.  Penelitian ini berjudul “Wacana Tradisi Lisan Wawi Wotik (WTLWW) Etnik Krowe di Kabupaten Sikka” mengkaji tiga masalah, yakni apa fungsi WTLWW, apa makna WTLWW, dan bagaimana mekanisme pewarisan WTLWW. Penelitian yang berlokasi di desa Hewokloang, Kabupaten Sikka, NTT ini bersifat deskriptif analitik. Waktu penelitian yang dilakukan selama satu bulan dari bulan Januari 2017 sampai bulan Februari 2017. Data penelitian diperoleh melalui pengamatan, wawancara, diskusi kelompok terarah, perekaman, dan pencatatan. Hasil analisis data dilaporkan secara informal dan dideskripsikan secara verbal. Teori yang digunakan adalah teori fungsi, teori semiotik, dan teori perubahan budaya. Hasil analisis menunjukkan WTLWW memiliki fungsi manifes dan fungsi laten. Fungsi manifes yang terdiri dari fungsi emotik, konatif, referensial, dan puitik. Fungsi laten WTLWW adalah sebagai sistem pengetahuan, sarana pemersatu, sarana kontrol sosial, sarana pendidikan, dan sarana ekonomis. Makna yang tersingkap dalam WTLWW adalah (1) makna sosial, (2) makna ekonomis, (3) makna politik, (4) makna estetis, (5) makna didaktis. Mekanisme pewarisan WTLWW etnik Krowe yaitu mekanisme pewarisan alamiah. Mekanisme pewarisan alamiah adalah cara pewarisan turun-temurun secara lisan melalui mekanisme upacara penyuapan hati babi dalam ritual wawi wotik

    Peran Sosial Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Pembinaan Kerukunan Umat Beragama Di SMAN 3 Mataram: Studi Pengembangan Kompetensi Sosial Pendidikan Agama Islam SMAN 3 Mataram

    Get PDF
    Guru adalah makhluk sosial yang dalarn kehidupannya tidak bisa terlepas dari  kehidupan  sosiaI  rnasyarakat  dan  Iingkungannya. Oleh  karena  itu  guru dituntut untuk memiliki kompotensi sosial yang memadai, terutama halnya yang berkaitan dengan Pendidikan. kaitannya dengan pendidikan yang tidak terbatas pada pembelajaran di sekolah, tetapi juga pada pendidikan yang terjadi dan berlangsung di masyarakat, Dalam pandangan masyarakat sendiri, guru adalah pribadi yang harus sempurna. Setiap ucapan  dan tindakannya  adalah pelajaran  yang harus  di dengar  dan diteladani. Untuk melakukan peran tugas di masyarakat,  guru harus memiliki kompetensi sebagai  berikut  :  (1)  mampu  berkomunikasi  dengan  masyarakat,  (2) mampu bergaul dan melayani guru-guru yang berbeda Agama dengan baik, (3) mampu mendorong dan menunjang  kretivitas  masyarakat, dan  (4)  menjaga  emosi  dan  perilaku  yang kurang baik. Lokus penelitian ini adalah Kecamatan Mataram sebagai daerah yang mempunyai kondisi kehidupan beragama yang plural  (majemuk).  Adapun  fokus  penelitian  adalah tentang peran sosial  guru Pendidikan Agama Islam   SMAN 3 Mataram  dengan   umat   beragama   dan keterlibatannya  dalarn  membina  kerukunan  di tengah  masyarakat  yang plural tersebut. Penelitian  ini  menggunakan pendekatan kualitatif,  bersifat deskriptif¬ analitik, lebih memperhatikan proses daripada produk, cenderung menganalisis data secara empiris dan meaning (makna) yang merupakan hal esensial dalam penelitian  kualitatif.  Sumber  data  penelitian  ini  adalah   Masyarakat, guru  PAI  SMAN 3 Mataram, Peserta didik

    Pendidikan Ma’had Darul Qur’an Wal Hadist Syeikh Zaenuddin Anjani: Integrasi Sistem Pendidikan Pondok Pesantren Berijazah Masyarakat: sistim pendidikan islam

    Get PDF
    Ma’had Darul Qur’an Wal Hadist merupakan sekolah setingkat perguruan tinggi dengan menggunakan system klasik dengan mengadopsi sitem klasik yang identik dengan pola pendidikan abad pertengahan. Ma’had menganut system pendidikan agama dengan rujukan kitab-kitab warisan lama. Thullab dan guruya berinteraksi layaknya pengajian biasa. Mereka duduk bersila dalam ribuan jumlahnya. Model pembelajaran yang di terapkan di Ma’had dirancang oleh Maulana Al-Syeikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul majid. karena pembelajaran yang dijarkan dima’had ini sangat tinggi. sehingga, menghasilkan lulusan yang mampu membawa perubahan sosial relegius dimasyarakat

    Metode, Prinsip-Prinsip, Tujuan dan Fungsi Pendidikan Islam dalam Menghadapi Perubahan Zaman

    Get PDF
    Dari zaman ke zaman, diera globalisasi sekarang ini yang dengan mulai masuknya kultur-kultur asing di Indonesia, sangat besar pengaruh dan dampaknya khususnya  pada agama Islam yang semakin lama smakin terkikis. Lebih lagi agama Islam yang ada di bagian timur tengah dipandang sebagai agama garis keras oleh kalangan masyarakat umum yang ada di Indonesia bahkan di dunia.  Dalam pendidikan Islam, metode yang tepat guna bila ia mengandung nilai-nilai intrinsik dan ekstrinsik sejalan dengan materi pelajaran dan secara fungsional dapat dipakai untuk merealisasikan nilai-nilai ideal yang terkandung dalam tujuan pendidikan Islam. Antara metode, kurikulum (materi) dan tujuan pendidikan Islam mengandung relevansi ideal dan oprasional dalam proses kependidikan. Kependidikan Islam mengandung makna internalisasi dan transformasi nilai-nilai Islam ke dalam pribadi peserta didik dalam upaya membentuk pribadi muslim yang beriman bertakwa dan pengetahuan yang amaliah mengacu kepada tuntunan agama berilmu dan tuntutan kebutuhan hidup bermasyarakat.Tujuan yang akan dicapai oleh pendidikan pada hakikatnya adalah suatu perwujudan dari nilai-niai ideal yang terbentuk dalam diri pribadi manusia yang diinginkan. Pendidikan islam harus mampu menciptakan manusia muslim yang berilmu pengetahuan tinggi, dimana iman dan takwanya menjadi pengendali dalam penerapan atau pengalamannya dalam masyarakat manusia. Pendidikan islam diharapkan pada berbagai perubahan dan perkembagan yang mendesaknya untuk melakukan perubahan dan perbaikan yang mendesaknya sehingga mampu melakukan penyesuaian terhadap perubahan yang terjadi di Indonesia

    Model Pengkaderan Dalam Penciptaan Ahli Hukum Islam Di Pondok Pesantren Darul Falah Pagutan Kota Mataram

    Get PDF
    Penelitian bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan model Pengkaderan serta output Ponpes Darul Falah Pagutan dalam sektor keagamaan, sosial dan ekonomi. Penelitian dengan menggunakan desain kualitatif. Validitas temuan akan diupayakan melalui upaya memperbanyak informan serta dilakukan cross check antar teknik pengumpulan data. Ditemukan bahwa kurikulum untuk pendidikan agama mengikuti pedoman yang diberikan oleh kementerian agama disesuaikan dengan pembelajaran kitab klasik. Sistem pengkaderan dengan menggunakan metode modern, penggunaan sarana dan prasarananya. Lingkungan internal telah dikelola dengan baik untuk mendukung kedua pembelajarannya serta dianut manajemen yang terbuka serta mengutamakan profesionalisme walupun nuansa traditional. Terdapat pembagian struktur organisasi yang jelas, baik dalam lingkup yayasan, pendidikan agama dan pendidikan umum. Berdasarkan temuan tersebut, maka model pengkaderan yang dianut lebih relevan dengan model kekinian. Fakta empiris output Ponpes Darul Falah Pagutan mempunyai kontribusi yang luas dalam segala bidang, baik politik, ekonomi, terlebih keagamaan. Saran dalam penelitian ini adalah model pengkaderan yang diterapkan di Ponpes Darul Falah Pagutan perlu diberikan nama, agar seluruh sumber daya lebih oriented dalam melaksanakannya.              Perpaduan antara metode pengkaderan traditional dengan kekinian menjadi identitas yang cukup unik di ponpes Darul Falah karena metode Tradisional berbasis budaya dengan terintegrasi metode yang mengasah kognitif, afektif, dan psikomotorik

    PENGARUH LINGKUNGAN KERJA, MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA GURU TERHADAP KINERJA GURU IPA DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja guru, (2) pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja guru, (3) pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja guru, dan (4) pengaruh lingkungan kerja, motivasi kerja, dan disiplin kerja guru secara bersama-sama terhadap kinerja IPA di SMP Negeri Kabupaten Lombok Timur. Penelitian yang berpendekatan kuantitatif ini, menggunakan metode survey dengan menyebarkan instrumen penelitian berupa kuisioner dan lembar observasi.  Jumlah populasi sekolah sebanyak 68 SMP Negeri, pengambilan sampel diperoleh dengan simple random sampling, dan jumlah sampel ditentukan dengan rumus dari slovin  sehingga dieroleh sampel sebanyak 58 SMP Negeri dan 58 guru IPA. Untuk penentuan validitas menggunakan validitas konstruk, validitas isi, validitas muka yang dikonsultasikan ke ahli, dan untuk perhitungan validitas butir dengan U Mann-Whitney untuk variabel X1. X2, X3. Perhitungan reliabilitas variabel X1, X2, dan X3 menggunakan Crombach’s Alpha, sedangkan untuk variabel Y menggunakan perhitungan reliabilitas dengan cohen’s cappa. Analisi uji prasyarat menggunakan uji normalitas distribusi, uji linearitas hubungan, uji autokorelasi, uji multikolonieritas, dan uji homoskedastisitas. Pengujian hipotesis ini dilakukan dengan uji regresi yaitu uji statistik F untuk pengujian secara bersama-sama dan uji statiktik t untuk pengujian antar variabel X dan variabel Y. Hasil penelitian ini ditemukan seluruh hipotesis tentang lingkungan kerja, motivasi kerja dan disiplin kerja berpengaruh terhadap kinerja guru IPA di SMP Negeri Kabupaten Lombok Timur baik secara parsial maupun simultan. Untuk uji statistik F diperoleh Fhitung sebesar 5.269 > Ftabel sebesar 3,16 dan nilai signifikansi .003 < 0,05 hal ini menandakan bahwa hipotesis H0 ditolak dan H1 diterima. Sedangkan untuk uji t, diperoleh nilai t untuk variabel lingkungan kerja sebesar 2,266, variabel motivasi kerja sebesar 2,369 dan variabel disiplin kerja sebesar 3,361, untuk hasil uji thitung tiap variabel > ttabel menandakan bahwa hipotesis H0 ditolak dan H1 diterima. Selain itu juga dapat dilihat dari nilai signifikansi dimana nilai sig untuk lingkungan kerja = 0,027, motivasi kerja= 0,021, dan disiplin kerja= 0,001 < 0,05 yang berarti bahwa hipotesis H0 ditolak dan H1 diterima

    تعليم القواعد النحوية في حلقة طاقال سكربيلا ماتارام نوسا تنجارى الغربية

    No full text
    On the island of Lombok, there is a place that runs nahwu grammar learning program with a simple and unique models, this program is called with the recitation Tokol (halaqoh Tokol). This Halaqoh, according to the common view of Lombok population.having an urgency that is very significant. Is become Islamic demand media, and become a place of learning in non-formal nahwu grammar. In addition it became a flagship program favourite and interest among the people of Lombok, in the study of science as well as the media nahwu silaturrahmi to build Ukhuwah Islamiyah and familiarity between teachers and students, and among some students with other students. As the researcher now, that this program is extraordinary, and includes part of       the Islamic culture khozanan. contained in Lombok that has been passed by the previous scholars from generation to generation, and by saving researcher ought to be considered and studied as well documented. Therefore, the researcher in this research theme under the title " learning Arabic grammar in Halaqoh Tokol Sekarbela Mataram West Nusa Tenggara." Results of this study : (1) halaqoh Tokol are non-formal institutions built on sincerity and constancy, and the purpose is understand and studied nahwu (2) the matters of nahwu annazori includes learning matters, and didn’t use the book learning. It can be seen from the books are studied. (3) evaluation applied to This halaqoh, more directed to the summative and reality evaluation

    تعليم الخطّ العربي للمستوى المتوسّط بجاوى الشّرقيّة دراسة حالة في مراكز تعليم الخطّ العربي بجاوى الشّرقيّة

    No full text
    The objective of this study is to analize the learning of arabic calligraphy at some particular arabic calligraphy institution in East Java. This study will answer: 1) how is the learning of arabic calligraphy in East Java, 2) what are the obstacles of the arabic calligraphy learning in East Java. This study is using case study qualitative approach. The subjects of this study are ELKAMAL Malang, ASSKAR Bojonegoro and SAKAL Jombang. The data are collected through observing and interviewing. The data analysis is using Miles and Huberman method which the steps are collecting reducing viewing and concluding the data. The results of the study are 1) The learning of calligraphy in East Java uses traditional approach and it focuses on pragmatic objective. Traditional approach means that the teacher is the centre of the lerning process. Pragmatic objective means that the students aim of learning calligraphy is to win a competition, gain money from the art work. 2) the problems of learning calligraphy are; first, no official metode or curriculum; second, most6 teachers of calligraphy do not know the systematic procedure of teaching calligraphy based on the khat sertificate so they cannot lead the student to be an ideal calligrapher

    عَلَاقَةُ الإيْمَان بالأَخْلاق عِنْدَ السَّلَف

    No full text
    إن مكارم الأخلاق مثل صدق الحديث، وأداء الأمانة، وبر الوالدين، وصلة الأرحام، والوفاء بالعهود، والرفق والرأفة، وخشية اللّه وإخلاص الدين له، والصبر لحكمه، والشكر لنعمه، والرضا بقضائه، والتوكل عليه وأمثال ذلك، كلها من أعمال القلوب التي تدخل في مفهوم العبادة. ومن هنا تكون فضائل الأخلاق ومكارمها داخلة في إطار الدين وركنًا أساسيًا من أركانه. فتفاضل الناس في الأخلاق هي وجه من الوجوه التي يتفاضل فيها الناس فيما يتعلق بزيادة الإيمان ونقصه.فالناس يتفاضلون في حب اللّه ورسوله وخشية اللّه، والإنابة إليه، والتوكل عليه، والإخلاص له، وفي سلامة القلوب من الرياء، والكبر والعجب، والرحمة للخلق والنصح لهم، ونحو ذلك من الأخلاق الإيمانية، ومصداق هذا قوله صلّى اللّه عليه وسلّم: أكمل المؤمنين إيمانا أحسنهم خلقا". فظن المسلم أنَّه غير مطالَب بأداء الحقوق أو إحسان الخلق مع الناس، أو رأيَه بأنَّ الأخلاق عملٌ ثانَوِيٌّ لا يُؤَثِّر تَرْكُه في دينه وعقيدته هو تصور لا يصح. فالمؤمن الحقيقي هو الذي يتحلَّى بالخلقِ الحسن ويُعامل الناسَ بمكارمِ الأخلاقِ، لأن التحلِّي بحسنِ الخلق جزءٌ رئيس من الإيمان بالله تعالى لا ينفكُّ عنه. فكلَّما قوي إيمان العبدِ كان التزامه بالخلق الحسن أقوى

    Konsep Pendidikan Anak Dalam Al-Qur’an Dan Hadits

    Get PDF
    Pendidikan adalah faktor penting terhadap eksistensi sebuah peradaban, melalui pendidikan yang benar, maka kemajuan suatu bangsa akan dapat tercapai. Disisi lain anak adalah generasi penerus umat. Di dalam Islam, pentingnya pendidikan mendapatkan porsi yang besar. Islam memiliki metode dan sarana pendidikan yang sangat berpengaruh dalam pembentukan akidah dan akhlak anak, dalam pembentukan pengetahuan, mental dan sosialnya. Sehingga anak dapat mencapai ciri-ciri kesempurnaannya. Tujuan Pendidikan adalah mendekatkan diri kepada Allah, kebahagiaan dunia akhirat dan pengembangan potensi, manusia adalah makhluk yang memiliki potensi  untuk beriman dan tendensi  pada agama yang benar yang datang dari Allah. Dalam Al-Qur’an dan Hadits, potensi tersebut disebut sebagai fitrah. Sedangkan  metode pendidikan yang sangat berpengaruh dalam pembentukan anak menurut Abdullah Nashih Ulwan yaitu: Mendidik dengan Keteladanan, Mendidik dengan kebiasaan, Mendidik dengan nasehat, Mendidik dengan perhatian/ pengawasan dan mendidik dengan hukuman

    722

    full texts

    912

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Online Kopertais Wilyah IV (EKIV) - Cluster SASAMBO
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇