Portal Jurnal Online Kopertais Wilyah IV (EKIV) - Cluster SASAMBO
Not a member yet
912 research outputs found
Sort by
Akad Pada Goggle Adsense Perspektif Hukum Ekonomi Syariah
Penelitian ini mengkaji tentang mekanisme akad Google Adsense dipandang dari aspek hukum Ekonomi Syariah. Mekanisme Google Adsense berbeda dengan mekanisme bisnis pada umumnya, perbedaan tersebut terlihat dari keterlibatan beberapa variabel (oknum) yang terikat dalam sebuah sistem kontrak secara online. Fokus penelitian ini setidaknya menjawab dua persoalan, yaitu: 1) Bagaimana mekanisme akad pada Google Adsense? 2) bagaimana pandangan hukum ekonomi Syariah terkait dengan mekanisme yang diberlakukan pada Google Adsense?
Penelitian ini adalah penelitian lapangan yang bersifat deskriptif-analitis dengan menggunakan pola pendekatan hukum Ekonomi Syariah. Ada dua teori yang menjadi landasan penelitian ini, yaitu teori akad dan teori Hukum Ekonomi Syariah untuk menganalisis sisi hukum. Teori akad yang digunakan fokus pada teori akad perspektif hukum ekonomi Islam yang kemudian dipakai untuk menganalisis transaksi dalam Google Adsense, kemudian dari analisis tersebut akan diketahui dasar hukum dari akad pada bisnis Google Adsense. Keseluruhan temuan penelitian diperoleh melalui pengumpulan data dengan melakukan: (1) observasi, (2) wawancara, dan (3) dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa akad yang terjadi di Google Adsense mencerminkan nilai-nilai dasar akad yang sudah sesuai dengan aturan hukum akad. Pemberlakuan akad secara baku bertujuan menghindari ketimpangan moral serta untuk melindungi pihak yang terkait dalam bisnis online demi terwujudnya kemaslahatan dan kesejahteraan bersama
Potret Kompetensi Guru PAI Sebelum Sertifikasi dan Sesudah Sertifikasi MTs Al Kautsar Ranggo Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu
Teacher certification is the process of giving educator certificates to teachers. Educator certificates for teachers are given to teachers who have met teacher professional standards, and are an absolute requirement to create a quality education system and practice. Teachers who have obtained an educator certificate will receive professional allowances as a logical consequence of the recognition of their competencies. With such efforts, it is expected that the quality of education can be improved. Given the importance of teacher competence in relation to the quality of education, a study was conducted on the competencies of Islamic Education teachers at Al-Kautsar MTs in Ranggo Village, Pajo District, Dompu District before and after obtaining an educator certificate.
To obtain the required data, the researcher uses several research methods, namely: Observation Method, Interview Method / Interview (Structured Interview and Unstructured Interview) and Documentation Method.
Based on the results of data analysis, it can be concluded that; (1) Portrait of competence of MTs Al-Kautsar PAI teachers in Ranggo Village, Pajo Subdistrict, Dompu District before participating in the certification program does not yet have the expected competencies in the teaching and learning process, (2) Portrait of PAI teacher competencies Pajo District, Dompu Regency already has the ability to implement the teaching and learning process in accordance with the expected competencies, namely pedagogical, personal, professional and social competence.Sertifikasi guru adalah proses pemberian sertifikat pendidik kepada guru. Sertifikat pendidik bagi guru diberikan kepada guru yang telah memenuhi standar profesional guru, dan merupakan syarat mutlak untuk menciptakan sistem dan praktik pendidikan yang berkualitas. Guru yang telah memperoleh sertifikat pendidik akan mendapatkan tunjangan profesi sebagai konsekuensi logis atas pengakuan kompetensi yang dimilikinya. Dengan upaya yang demikian itu, diharapkan kualitas pendidikan dapat ditingkatkan. Mengingat pentingnya kompetensi guru dalam kaitannya dengan kualitas pendidikan, maka dilakukan penelitian tentang kompetensi guru Pendidikan Agama Islam di MTs Al-Kautsar Desa Ranggo Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu sebelum dan sesudah memperoleh sertifikat pendidik.
Untuk memperoleh data yang diperlukan, maka peneliti menggunakan beberapa metode penelitian, yaitu: Metode Observasi, Metode Wawancara/Interview (Wawancara terstruktur dan Wawancara tak terstruktur) dan Metode Dokumentasi.
Berdasarkan hasil analisis data, maka dapat disimpulakan bahwa; (1) Potret kompetensi guru PAI MTs Al-Kautsar Desa Ranggo Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu sebelum mengikuti program setifikasi belum memiliki kompetensi yang diharapkan dalam proses belajar mengajar, (2) Potret kompetensi guru PAI Setelah mengikuti program sertifikasi guru PAI MTs Al-Kautsar Desa Ranggo Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu sudah memiliki kemampuan untuk melasanakan proses belajar mengajar sesuai dengan kompetensi yang diharapkan, yakni kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional dan kompetensi sosial
Penerapan Kurikulum Berbasis KKNI Pada Program Studi Pendidikan Agama Islam
Tuntutan kebutuhan masyarakat (scientific vision, societal need, dan stakeholder need) mengalami pergeseran dan sangat bergantung pada pemanfatan teknologi informasi dan komunikasi, sehingga menuntut ketersediaan sumber daya manusia yang berkualitas. Perguruan tinggi memiliki peran stretegis dalam menyiapkan manusia Indonesia yang mampu bersaing di era revolusi industry 4.0. Melalui Permendikbud No. 73 tahun 2013, setiap program studi wajib menyusun deskripsi capaian pembelajaran minimal mengacu pada KKNI dan SN-Dikti.
Perubahan mendasar dalam hal capaian pembelajaran minimal berbasis KKNI meliputi; (i) learning to know, (ii) learning to do, (iii) learning to live together (with others), dan (iv) learning to be, serta; belajar sepanjang hayat (learning throughout life). Capaian pembelajaran lulusan disusun meliputi bidang sikap dan nilai, keterampilan umum (mengacu pada rumusan yang telah ditetapkan dalam SN-Dikti), dan pengetahuan, keterampilan khusus (sesuai jenjang kualifikasi KKNI).
Kegiatan penerapan kurikulum pada dasarnya merupakan kegiatan pembelajaran yang melibatkan dosen, mahasiswa, sumber belajar, serta sarana dan prasarana pendukung lainnya. Keberhasilan dalam kegiatan pembelajaran menggunakan kurikulum berbasis KKNI ditandai dengan kepemilikan sejumlah kemampuan sebagai learning outcomes bagi lulusan sebuah program studi, sehingga lulusan dapat melakukan seperangkat tindakan cerdas, penuh tanggungjawab sebagai syarat untuk dianggap mampu oleh masyarakat dalam melaksanakan tugas-tugas di bidang pekerjaan tertentu.
Untuk dapat melakukan kegiatan pembelajaran yang baik melalui penggunaan model pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa (student centred learning), maka dosen perlu memiliki kemampuan untuk menganalisis pembelajaran yang diperlukan untuk mengidentifikasi kemampuan akhir pada tiap tahapan (Sub-CPMK) sebagai penjabaran dari CPL/CPMK yang dibebankan pada mata kuliah tersebut. Perencanaan pembelajaran sebagai hasil analisis pembelajaran dikenal dengan Rencana Pembelajaran Semester (atau istilah lain) yang meliputi komponen identitas mata kuliah; capaian pembelajaran lulusan; kemampuan akhir yang direncanakan pada tiap tahap pembelajaran; bahan kajian; metode pembelajaran; waktu yang disediakan tiap tahap pembelajaran; pengalaman belajar; kriteria, indikator, dan bobot penilaian; dan daftar referensi yang digunakan
STRATEGI PONDOK PESANTREN DARUL YATAMA WALMASAKIN DALAM MNGHADAPI TANTANGAN DI ERA GLOBALISASI
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pondok pesantren dalam menghadapi tantangan era globalisasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa tantangan yang dihadapi pondok pesantren Darul Yatama Walmasakin di era globalisasi meliputi bidang teknologi dan bidang pendidikan. Bidang teknologi yang terdiri dari dampak positif dan negatif. Dampak positifnya berupa untuk mempermudah kegiatan pembelajarannya baik di sekolah atau di pesantren. Adapun dampak negatifnya berupa santri lebih menyukai berbagai acara hiburan didalamnya sehingga ketika kegiatan pembelajaran di pondok berlangsung masih banyak santri yang kurang bisa memanagemen waktu dengan baik. Bidang pendidikan yang berupa motivasi santri dalam hal belajar semakin menurun. strategi yang di terapkan di pondok pesantren Darul Yatama Walmasakin meliputi pertama, dengan memperketat peraturan yang meliputi tidak mudah memberikan izin kepada santri, terutama izin dalam acara kegiatan dan pulang. hal ini bertujuan agar santri tetap mengikuti pembelajaran pondok sehingga mereka tidak tertinggal jauh dari materi yang diajarkan. Kedua, Tidak diperkenankan membawa gadget selama pembelajaran berlangsung, Biasanya, gadget dikumpulkan menjelang maghrib hingga selesainya kegiatan. Ketiga, Semakin banyaknya kegiatan di pondok pesantren Darul yatama Walmasakin berupa pembelajaran, ekstrakulikuler, adanya seminar dari luar, penyuluhan dan promosi-promosi dari luar, adanya sosialisasi dengan pengasuh
PENGARUH PEMBELAJARAN BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER TERHADAP PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI HIMPUNAN DI KELAS VII SMPN 2 KERUAK TA. 2019/2020
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) bagaimana tanggapan siswa terhadap pembelajaran berbasis pendidikan karakter (2) apakah terdapat perbedaan prestasi belajar siswa sebelum mendapatkan pembelajaran berbasis pendidikan karakter dengan sesudah mendapatkan pembelajaran berbasis pendidikan karakter (3) apakah terdapat perbedaan prestasi belajar antara kelompok siswa yang mendapatkan pembelajaran himpunan berbasis pendidikan karakter dengan kelompok siswa yang mendapatkan pembelajaran himpunan tanpa berbasis karakter.
Penelitian dilakukan di SMPN2 Keruak ajaran 2019/2020. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN2 Keruak. Sampel penelitian kualitatif dalam penelitian ini adalah subjek dari kelas VII A dan VII B yang berjumlah 6 orang. Sampel penelitian kuantitatif dalam penelitian ini adalah kelas VII A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII B sebagai kelas kontrol. Data diambil dengan metode angket, tes, dan wawancara. Pengolahan data menggunakan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, uji paired sample t test, dan uji independent sample t test.
Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa (1) siswa memberikan tanggapan positif terhadap pembelajaran berbasis pendidikan karakter (2) pendidikan karakter berhasil membuat peningkatan hasil belajar kelas eksperimen dimana dengan uji paired sample t test diperoleh nilai –t hitung < -t tabel (-2,672< -2,056) dan P Value (0,013 < 0,05) maka rata-rata nilai kelas eksperimen lebih tinggi setelah mendapatkan pendidikan karakter. Sedangkan pada kelas kontrol mengalami penurunan hasil belajar dimana diperoleh nilai t hitung > t tabel (5,279>2,052) dan P Value (0,00 < 0,05) (3) melalui uji independent t test diperoleh t hitung < t tabel (1,467 < 2,006) dan P Value (0,148 > 0,05) maka tidak terdapat perbedaan antara rata-rata nilai kelas ekperimen dengan kelas kontrol
ارتباط القواعد اللغة العرابية في فهم القر آن
اللغة العربية هي عائلة سامية,و اللغة العربية ينال القواعد المؤكد التي تنطبق على تلك اللغة, لأن القرآن أنزل في اللغة العربية,ثم لفهم المعنى و المحتوى بشكل جيد,ثم نحن مطلوب لفهم القواعد اللغة العربية.
كيف ارتباط اللغة العربية في فهم القرآن ؟
هذا محور الدراسة في هذه المقالة. باستخدام النهج اللغوي وطريقة التحليل المحتوى
), تجريب المؤكد المسلمة با اللغة العربية هي المفتاح لتفهيم القرآن . Content Analysis)
هذا البحث تجد أنه سيكون الوعي للدور اللغة العربية فيي القرآن, اختلف العلماء فيما يتعلق بالشروط التي يجب اسيفاء من قبل أحد المعلقين لفهم محتوى القرآن.
قال الألوسي إن الفروع السبعة التي يجب أن يمتلكها مفاسير, بينما قال السيوطي أن هناك
خمسة عشر علوم يجب أن تكون مملوكة من قبل شخص مفاسير و أكثر معظم الفرع العربي,على هذ النحو القواعد اللغة العربية ضيق العلاقة جدا بالآيات القرآن, كان على يقين من ذالك بدون القاعدة اللغة العربية صعب جدا لفهم الآيات القرآن
Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Bidang Studi IPS Terpadu Kelas VIII Di SMPN 18 Mataram
Tujuan penelitian ini adalah ingin mengetahui pemanfaatan media pembelajaran berbasis informasi teknologi dapat meningkatkan prestasi belajar siswa bidang studi IPS Terpadu. Subyek penelitian yaitu sejumlah 38 siswa. Metode pengumpulan data yaitu metode tes, metode dokumentasi, dan observasi. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis statistik dengan rumus t-tes. Hasil analisis dalam penelitian ini adalah nilai t hitung 2,60 dan t table 2,02. Dengan demikian, t hitung > t table yaitu 2,60> 2,02. Ha pemanfaatan media pembelajaran berbasis informasi teknologi dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dan Ho yang berbunyi pemanfaatan media pembelajaran berbasis informasi teknologi tidak dapat meningkatkan prestasi belajar siswa bidang studi IPS Terpadu kelas VIII di SMPN 18 Mataram ditolak. Dapat disbimpulkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran berbasis informasi teknologi dapat meningkatkan prestasi belajar siswa bidang studi IPS Terpadu kelas VIII di SMPN 18 Mataram yang artinya hasil penelitian ini adalah Signifikan dengan t hitung 2,60
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Melalui Pendekatan Open-Ended
Pemecahan masalah merupakan suatu usaha untuk mencapai tujuan yang diinginkan dan tidak secara otomatis diketahui cara yang tepat untuk mencapai tujuan tersebut. Dalam hal ini untuk mencapai tujuan tesebut perlu menggunakan pendekatan-pendekatan yang baik/cocok.
Salah satu pendekatan menurut hasil analisis teori yaitu pendekatan open-ended. Karena pendekatan open-ended dapat untuk membantu mengembangkan kegiatan kreatif dan pola pikir matematik siswa melalui pemecahan masalah secara simultan. Dalam pendekatan ini bukan melihat hasil akhir dalam suatu pemecahan masalah, tetapi proses bagaimana cara pemecahan masalah sehingga mencapai tujuan yang diingink
Islam dan Sains Modern (Telaah Pemikiran Nidhal Quessoum Dalam Karyanya Islam’s Quantum Question, Reconciling Muslim Tradition And Modern Science)
Tulisan ini ingin menelaah pemmikiran seorang professor fisika dan astronomi di American University of Sharjah, UEA, yang bernama Nidhal Guessoum tentang relasi Islam dan sains modern. Ia menjelaskan berbagai sudut pandang pemikir muslim tentang kosmologi, dari mulai filsafat Islam klasik (abad pertengahan), sufi, “tafsir saintifik”, tradisionalis, dan sains modern. Hasilnnya menunjukkan bahwa Guessoum mengemukakan pendapatnya tentang gagasan “kosmologi Islami/teistik”. Bahasan Kosmologi diletakan dalam bingkai tauhid. Menurutnya persoalan-persoalan saintifik seperti osmologi tidak bisa dijawab oleh sains, melainkan butuh kolaborasi antara saintis dengan filsuf, atau sains dan agama. dari sini Guessoum menunjukkan jati dirinya sebagai seorang muslim yang menelaah sains tetapi tetap meyakini adanya Tuhan. Ia juga menekankan bahwa kosmologi Islami ini tidak boleh berupa tafsir ilmi atau tafsir saintifik sebagaimana yang agung-agungkan oleh sebagian mufasir.Tulisan ini ingin menelaah pemmikiran seorang professor fisika dan astronomi di American University of Sharjah, UEA, yang bernama Nidhal Guessoum tentang relasi Islam dan sains modern. Ia menjelaskan berbagai sudut pandang pemikir muslim tentang kosmologi, dari mulai filsafat Islam klasik (abad pertengahan), sufi, “tafsir saintifik”, tradisionalis, dan sains modern. Hasilnnya menunjukkan bahwa Guessoum mengemukakan pendapatnya tentang gagasan “kosmologi Islami/teistik”. Bahasan Kosmologi diletakan dalam bingkai tauhid. Menurutnya persoalan-persoalan saintifik seperti osmologi tidak bisa dijawab oleh sains, melainkan butuh kolaborasi antara saintis dengan filsuf, atau sains dan agama. dari sini Guessoum menunjukkan jati dirinya sebagai seorang muslim yang menelaah sains tetapi tetap meyakini adanya Tuhan. Ia juga menekankan bahwa kosmologi Islami ini tidak boleh berupa tafsir ilmi atau tafsir saintifik sebagaimana yang agung-agungkan oleh sebagian mufasir.
Islam, sains, Kosmologi, Guessou
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatip Word Square dalam Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas V Mata Pelajaran Bahasa Indonesia
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah dengan penerapan model pembelajaran kooperatif word square (kata persegi) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran bahasa indonesia pokok pembahasan Menentukan Unsur Cerita Pendek. Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V MI Wahid Hasyim tahun pelajaran 2015/2016. Pelaksanaan proses penelitian dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus diadakan refleksi terhadap proses pembelajaran dengan meperhatikan kekurangan-kekurangan yang ada pada siklus I, maka perlu diadakan beberapa perbaikan pada siklus ke II. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi, dokumentasi, dan tes. Adapun isntrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes objektif dalam bentuk pilihan ganda (Multiple Choice). Analisis data dilakukan dengan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I berdasarkan hasil belajar peserta didik diperoleh hasil penghitungan untuk nilai rata-rata (mean) sebesar 77,62 dari 21 jumlah peserta didik. Sedangkan pada siklus II dari 21 jumlah peserta didik yang mengikuti tes hasil belajar diperoleh nilai rata-rata sebesar 81,05. Setelah penelitian yang dilakukan oleh peneliti ini selesai dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa indonesia pokok pembahasan Menentukan Unsur Cerita Pendek peserta didik kelas V MI Wahid Hasyim tahun pelajaran 2016/2017. dapat meningkat dengan penggunaan model pembelajaran kooperatif word square.Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah dengan penerapan model pembelajaran kooperatif word square (kata persegi) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran bahasa indonesia pokok pembahasan Menentukan Unsur Cerita Pendek. Adapun yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V MI Wahid Hasyim tahun pelajaran 2015/2016. Pelaksanaan proses penelitian dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus diadakan refleksi terhadap proses pembelajaran dengan meperhatikan kekurangan-kekurangan yang ada pada siklus I, maka perlu diadakan beberapa perbaikan pada siklus ke II. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi, dokumentasi, dan tes. Adapun isntrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes objektif dalam bentuk pilihan ganda (Multiple Choice). Analisis data dilakukan dengan analisis kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I berdasarkan hasil belajar peserta didik diperoleh hasil penghitungan untuk nilai rata-rata (mean) sebesar 77,62 dari 21 jumlah peserta didik. Sedangkan pada siklus II dari 21 jumlah peserta didik yang mengikuti tes hasil belajar diperoleh nilai rata-rata sebesar 81,05. Setelah penelitian yang dilakukan oleh peneliti ini selesai dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa pada mata pelajaran bahasa indonesia pokok pembahasan Menentukan Unsur Cerita Pendek peserta didik kelas V MI Wahid Hasyim tahun pelajaran 2016/2017. dapat meningkat dengan penggunaan model pembelajaran kooperatif word square