Portal Jurnal Online Kopertais Wilyah IV (EKIV) - Cluster SASAMBO
Not a member yet
912 research outputs found
Sort by
Implementasi Konsep Pendidikan Karakter dalam Proses Belajar Mengajar
Pendidikan sangat menentukan terhadap pembentukan watak, kepribadian, karakter dan budi pekerti warga. Oleh karenanya, fenomena kejahatan, tindak kriminal, perbuatan asusila dan penggunaan narkoba, baik oleh warga masyarakat maupun anak didik, maka pendidikan dianggap yang paling bertanggung jawab. Pendidikan karakter pada dasarnya merupakan proses transforasi nilai-nilai kehidupan untuk ditumbuh kembangkan dalam kepribadian seseorang sehingga menjadi satu dalam perilaku orang itu. Dalam hal ini karakter mempunyai tiga unsur pokok, yaitu mengetahui kebaikan (knowing the good), mencintai kebaikan (loving the good) dan melakukan kebaikan (doing the good). (2) dalam implementasi pendidikan karakter, seorang guru harus memiliki sikap yang harus dilaksanakan dalam proses belajar mengajar, antara lain: memunculkan rasa empati terhadap peserta didik, mengakui konsep diri peserta didik, menumbuhkan sikap toleransi, guru sebagai fasilitator, guru menciptakan suasana Pedagogi-Dialogis, mengkombinasikan perasaan dan bahan pengajaran, dan adanya transparasi guru siswa.
 
Filsafat Pendidikan Islam, Tinjauan Filosofis Tentang Kurikulum
Kurikulum adalah sejumlah mata pelajaran yang harus ditempuh oleh murid untuk memperoleh ijazah. Kurikulum terdiri dari sejumlah mata pelajaran, mata pelajaran pada hakekatnya adalah pengalaman nenek moyang masa lampau, pengalaman itu dipilih, dianalisa, kemudian disusun secara sistematis dan logis. Sehingga timbullah mata pelajaran seperti : sejarah, ilmu bumi, ilmu hayat dan sebagainya.Kurikulum bukanlah buku kurikulum, bukanlah sekedar dokumen yang dicetak atau distensil.
Untuk mengetahui kurikulum sekolah, tidak cukup mempelajari buku kurikulumnya saja, melainkan juga apa yang terjadi disekolah, dalam kelas, diluar kelas, kegiatankegiatan di lapangan olah raga, di aula dan sebagainya.Maka kurikulum harus di tata atau di atur sebaik mungkin agar hasil yang diperoleh pun juga bisa maksimal,sebagaimana yang kita sam-sama harapkan.
 
Syarah Hadis bil lisan Tuan Guru H. Muhammad Ruslan Zain dalam Shahih al-Bukhari
Al-Qur’an dan Hadis layaknya dua sisi mata uang yang setiap sisinya tidak bisa dipisahkan. Akan tetapi, pada kenyataannya dalam hal praktis (baca: kajian) baik Al-Qur’an dan Hadis masih belum berbanding lurus. Misalkan saja, kajian Hadis di ranah akademik dan lebih-lebih di ranah masyarakat, dalam hal ini masyarakat Lombok yang sudah terkonstruk pengetahuannya mengenai fiqih sebagai sumber kedua setelah al-Qur’an dalam hukum Islam. Selain itu juga, tidak bisa dipungkiri bahwa realitas akan terus berkembang dan tak kan terbatas, sedangkan teks selama-lamanya bersifat statis dan terbatas. Penelitian penulis ini bersifat lapangan (field research) sekaligus pustaka. Metode yang penulis gunakan dalam hal ini ialah interpretasiPaul Ricouer. Pendekatan interpretasi ini, penulis menggunakannya untuk membaca bentuk interpretasi Tuan Guru H. Muhammad RuslanZain. Interpretasi Paul Ricouerterbagai menjadi tiga bagian, level semantik, yaitu makna tekstual, level refleksi yaitu penghubung makna teks dengan pemahaman interpreter dan level eksistensi yaitu makna teks dan luar teks
Metodologi Pembaharuan Pemikiran Islam Kontemporer Studi Komparatif Metodologi Muhammad Syahrur dan Nashr Hamid Abu Zaid
Islam seharusnya bukan sebagai hal yang menakutkan dan sebagai penghambat segala bentuk pegembangan ilmu pengetahuan. Islam tidak diminta menjadi sesuatu yang mendatangkan bencana atau terorisme. Sesungguhnya Islam dating untuk memberikan solusi dan jawaban bagi persoalan-persoalan yang dihadapi manusia dalam menjalani kehidupan di dunia. Islam di harapkan mampu memenuhi kebutuhan dan tuntutan yang ada maka dari sinilah para pemikir-pemikir Islam mengharapkan dengan berbagai macam teori dan pemikiran yang ada mampu menjadi tolok ukur segala permasalahan dalam kehidupan bermasyarakat. Islam diharapkan tidak monoton dengan berbagai konsep hokum keagamaan yang berdasarkan teks tanpa harus memberikan penafsiran dan kritik.
Kehadiran para pemikir intelektual inilah yang memberikan wajah baru dan suasana baru bagi wajah Islam sendiri. Sebab dengan munculmya para pemikir-pemikir Islam maka Islam tidak lagi dikatakan hal yang menakutkan dan meresahkan. Islam harus bisa menjadi penengah, menjadi penyejuk manusia dengan berbagai bentuk ajaran sebagai rahmatan lil alamin. Tulisan ini memberikan contoh dua pemikir intelektual kalangan Islam yang mampu menghadirkan perdamaian antara para pemikir intelektual tersebut sehingga Isla
PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS KELAS IV SDN 1 MEKARSARI
Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe make a match untuk meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas IV di SDN 1 Mekarsari yang dilatarbelakangi karena masih rendahnya hasil belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain penelitian mengikuti alur Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari 2 siklus, setiap siklus terdiri dari kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengambilan data dilaksanakan dengan observasi dan tes tulis. Penelitian dilaksanakan di kelas IV SDN 1 Mekarsari Kecamatan Gunungsari dengan jumlah siswa 31 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan, hal ini dapat dilihat dari presentase peningkatan nilai rata-rata tes akhir setiap siklus yang terdiri dari siklus I dan siklus II, masing-masing siklus memperoleh nilai 69% dan 85%, terlihat bahwa telah terjadi peningkatan nilai hasil belajar sebesar 16% dari siklus I ke siklus II. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan mengimplementasikan model Make A Match pada mata pelajaran IPS dapat meningkatkan hasil belajar siswa
Pengaruh Model Pembelajaran Inquiry Berbasis Learning Cycle 5e Terhadap Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Kelas Iv Min Se-Kabupaten Lombok Tengah
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Inquiry Berbasis Learning Cycle 5E Terhadap Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Kelas IV MIN Se-Kabupaten Lombok Tengah. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi experiment design. Populasi dm penelitian ini adalah Siswa Kelas IV MIN Se-Kabupaten Lombok Tengah. Sampel dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV MI Al Amin Gersik Kediri yang berjumlah 30 orang, dengan teknik proposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tekink tes, observasi, dan dokumentasi. Uji hipotesis penelitian menggunakan Independent Sample T-Test. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dalam penelitian, diperoleh bahwa hasil uji t diperoleh nilai thitung 2,340. Nilai t tabel pada taraf signifikan 5% adalah 1,692. Oleh karena itu thitung > ttabel (2,340 > 1,692) dan nilai signifikansinya lebih kecil dari pada 0,05 (0,00 < 0,05) sehingga dapat disimpulkan bahwa, “Ada Pengaruh Model Pembelajaran Inquiry Berbasis Learning Cycle 5E Terhadap Kemampuan Berfikir Kritis Siswa Kelas IV MIN Se-Kabupaten Lombok Tengah”
تعليم الإعراب بكتاب البيان والتبيان في الفصل الثاني بمعهد نور البيان
كتاب البيان والتبيان ألفه مدير معهد نور البيان وقد استخدم مدة طويلة لتعليم النحو الأساسي خصوصا في الإعراب للفصل الثاني بمعهد نور البيان. الغرض من هذا البحث معرفة حقيقة كتاب البيان والتبيان في تعليم الإعراب. ومعرفة كيفية تعليم الإعراب بهذا الكتاب والمشكلات التي قابلها المدرس وتلاميذ الفصل الثاني في تعليم هذا الكتاب وعلاجها. النتيجة من هذا البحث أن كتاب البيان والتبيان هو كتاب مهم ويساعد تلاميذ الفصل الثاني في فهم علم النحو خصوصا في أساس الإعراب. وأن تعليم الإعراب بهذا الكتاب يستخدم طريقة التعليم التدريجية وهي من الأمثال إلى القواعد والتدرج من البسيط إلى المركب. وأما المشكلات في تعليم الإعراب بهذا الكتاب في الفصل الثاني هي أن بعض المواد ثـقيل عندهم. فطريقة حلها بتحديد بحث المواد حتى لا يتوسع المدرس في تعليمه. وصعوبة المدرس في التعليم لأن بعض التلاميذ عاجزون في قراءة العربية، وصعوبة التلاميذ فيها لأن نص الإعراب الطويل والإصطلاحات المتنوعة. فطريقة حلها بكثرة التدريبات وإتيان التكليف من المدرس إما أن يكون من الأمثال أو من إتيان التمرينات
KORELASI PERMAINAN TRADISIONAL LOMBOK (KUCING-KUCINGAN) DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK USIA DINI DI TK ASSHOLIHIYAH LINGKUK LEKONG KECAMATAN TERARA
Abstrak: Perkembangan motorik kasar anak usia dini merupakan hal yang paling penting untuk dikembangkan. Hal ini dapat dilakukan dengan berbagai gerakan fisik, sehingga apabila anak tidak mampu melakukannya dengan baik akan menumbuhkan rasa tidak percaya diri dan konsep diri yang negatif. Oleh karena itu salah satu kegiatan yang dapat diberikan untuk membantu proses stimulus adalah melalui permainan tradisional Lombok yaitu permainan tradisional kucing-kucingan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat korelasi permainan tradisional Lombok (kucing-kucingan) dengan perkembangan motorik kasar anak usia dini di TK Assholihiyah Lingkuk Lekong Kecamatan Terara tahun pelajaran 2017/2018. Untuk metode penelitian tersebut, peneliti merancang penelitian dengan menggunakan jenis dan metode korelasi kuantitatif. Sampel dari penelitian ini adalah berjumlah 20 anak di TK Assholihiyah Lingkuk Lekong Kecamatan Terara tahun pelajaran 2017/2018. Untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan tehnik observasi, dan dokumentasi. Selanjutnya melakukan analisis data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa adanya korelasi antara permainan tradisional Lombok dengan perkembangan motorik kasar anak usia dini di TK assholihiyah Lingkuk Lekong Kecamatan Terara tahun pelajaran 2017/2018. Hal ini dibuktikan dengan skor dari uji r yaitu 0.52 yang sudah dibandingkan dengan skor pada tabel Spearman Rank yaitu pada interval koefisiennya antara 0.40 sampai 0.999 sehingga dapat diketahui bahwa tingkat korelasi dari kedua variabel termasuk dalam katagori “sedang”. Selanjutnya, korelasi antara kedua variabel ini signifikan. Hal ini dibuktikan dengan skor hasil uji t yaitu 3.01. Sedangkan skor yang pada t tabel yaitu 2.09 pada taraf kepercayaan 5% (20-2 = 18), maka diperoleh t hitung lebih besar dari t tabel (3.01 > 2.09). Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa Hipotesa Alternatif (Ha) diterima sementara Hipotesa Nol (H0) ditolak
PENGGUNAAN MODEL CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING (CTL) DENGAN MEDIA KONKRET DALAM PENINGKATAN PEMBELAJARAN IPA SISWA KELAS III SD
Abstrak: Penggunaan Model Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan Media Konkret dalam Peningkatan Pembelajaran IPA Siswa Kelas III SD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan model Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan media konkret dalam peningkatan pembelajaran IPA tentang energi siswa kelas III SD, mendeskripsikan peningkatan pembelajaran IPA tentang energi dengan penggunaan model Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan media konkret siswa kelas III SD, dan mendeskripsikan kendala dan solusi penggunaan model Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan media konkret dalam peningkatan pembelajaran IPA tentang energi siswa kelas III SD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas kolaborasi. Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus dan setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas III SD. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model Contextual Teaching and Learning (CTL) dengan media konkret dapat meningkatkan pembelajaran IPA siswa kelas III SD.
 
Wacana dan Aktualisasi Akhlak dan Keteladanan dalam Penanaman Pendidikan Agama Islam pada Siswa
Penelitian ini mengungkap Implementasi Komunikasi Internal efisien dalam mengembangkan Konsep Pendidikan Islam pada Sekolah /Madrasah. Penelitian ini menggunakan Metodelogi Deskriptif Deduktif-Induktif dengan mengunakan tekhnil pengumpulan Data Wawancara, Obsrvasi dan Dokumentasi.Dalam Penelitian ini didaptkan bahwa pentingnya Komunikasi Intens pada Madrasah Aliyah sehingga pengembangan Pendidikan Islam baik Kegiatan Balajar mengajar, Penyusunan Kurikulum, Pemenuhan Sarana dan prasarana dapan berjalan dengan baik dan lancar.
Oleh karena itu implementasi Ilmu Komunikasi dalam pengembangan Konsep, Pelaksanaan Pendidikan Islam sangat urgen dalam mempengaruhi kemajuan, kebijakan dan lain sbagainya