Portal Jurnal Online Kopertais Wilyah IV (EKIV) - Cluster SASAMBO
Not a member yet
    912 research outputs found

    STRATEGI PEMBELAJARAN PONDOK PESANTRENDALAM MENGHADAPI TANTANGAN ERA GLOBALISASI

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pembelajaran pondok pesantren dalam menghadapi tantangan era globalisasi (studi kasus pondok pesantren Dayama, Jerowaru). Penelitian ini menggunakan pendekatan lapangan (field research) dengan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subyek penelitian ini adalah pengasuh pesantren, ustadzah, lurah pesantren, pengurus pesantren, serta para santri di pondok pesantren Dayama. Temuan penelitian menunjukkan bahwa (1) tantangan yang dihadapi pondok pesantren Dayama era globalisasi meliputi bidang teknologi dan bidang pendidikan. Bidang teknologi yang terdiri dari dampak positif dan negatif. Dampak positifnya berupa untuk mempermudah kegiatan pembelajarannya baik di sekolah atau di pesantren. Adapun dampak negatifnya berupa santri lebih menyukai berbagai acara hiburan didalamnya sehingga ketika kegiatan pembelajaran di pondok berlangsung masih banyak santri yang kurang bisa memanagemen waktu dengan baik. Bidang pendidikan yang berupa motivasi santri dalam hal belajar semakin menurun. (2) strategi pembelajaran yang di terapkan di pondok pesantren Dayama meliputi pertama, dengan memperketat peraturan yang meliputi tidak mudah memberikan izin kepada santri, terutama izin dalam acara kegiatan dan pulang. hal ini bertujuan agar santri tetap mengikuti pembelajaran pondok sehingga mereka tidak tertinggal jauh dari materi yang diajarkan. Kedua, Tidak diperkenankan membawa gadget selama pembelajaran berlangsung, Biasanya, gadget dikumpulkan menjelang maghrib hingga selesainya kegiatan. Ketiga, Semakin banyaknya kegiatan di pondok pesantren Dayama berupa pembelajaran, ekstrakulikuler, adanya seminar dari luar, penyuluhan dan promosi-promosi dari luar, adanya sosialisasi dengan pengasuh. Keempat, , Memiliki progam unggulan tahfidzul Qur’an

    MANAJEMEN STRATEGI DALAM MENINGKATKAN KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR KEMENTERIAN AGAMA KOTA SELONG

    Get PDF
    Penelitian ini membahas Manajemen Kinerja Dalam Meningkatkan Kinerja Pegawai. Penelitian ini dimaksudkan untuk menjawab permasalahan: bagaimana strategi manajemen yang dijalankan kantor Kementerian Agama Kota Selong?, bagaimana meningkatkan kinerja pegawai kantor Kementerian Agama Kota Selong?. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriftip. Pendekatan kualitatif ini bermaksud menghasilkan data deskriptif berupa ucapan atau tindakan dari subjek yang diamati, baik secara tertulis maupun tidak tertulis. Teknik pengumpulan data yang digunakan, yaitu penelitian lapangan (field research) seperti, wawancara, observasi dan dokumentasi, adapun teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data serta kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dijalankan kantor kementerian agama kota parepare yaitu dengan melakukan perencanaan strategi, implementasi strategi, dan evaluasi strategi. Adapun strategi meningkatkan kinerja pegawai kementerian agama kota parepare yaitu meningkatkan kualitas kerja pegawai, meningkatkatkan kuantitas kerja pegawai, menumbuhkan rasa tanggung jawab pegawai, meningkatkan inisiatif pegawai, menumbuhkan tingkat kerja sama sesama pegawai, dan meningkatkan ketaatan pegawai

    Metode Sayyid Quthb Dalam Menafsirkan Ayat-Ayat Mengenai Kepemilikan Dan Harta (Pembacaan terhadap Tafsir Fî Zhilâl al-Qur'ân)

    Get PDF
    Wahyu yang berupa kitab (al-Qur'an) ini pada umumnya ditujukan kepada manusia secara umum dengan berbagai kondisi dan pola pikir yang berbeda. Sehingga sangat mungkin bahkan menjadi sebuah keharusan akan munculnya berbagai macam penafsiran yang beragam. Satu jawaban singkat dan logis dari penafsiran yang beragam ini adalah ketidaksamaan kemampuan manusia dalam memahami substansi wahyu. Oleh karena itu, penulis bermaksud untuk mengkaji metodologi yang digunakan oleh Sayyid Quthb dalam menulis tafsirnya tersebut. akan tetapi, dalam tulisan ini penulis tidak akan membahas metodologi yang ia gunakan dalam menafsirkan keseluruhan ayat al-Qur'an. Penulis hanya akan mencukupkan diri untuk mengkaji metodologi yang ia gunakan dalam menafsirkan ayat tentang kepemilikan dan harta, sesuai dengan bidang garapan/ kajian keilmuan yang sekarang ini penulis jalani, yaitu ekonomi Islam.       Al-Mâl dalam bahasa Arab berasal dari kata kerja "mâla"  yang berarti condong atau berpaling dari tengah ke salah satu sisi. sedangkan arti kata "al-mâl" itu sendiri adalah harta, yaitu segala sesuatu yang menyenangkan manusia dan mereka pelihara, baik dalam bentuk materi maupun dalam bentuk manfaat. Dilihat dari metode penafsiran dan coraknya, tafsir digolongkan menjadi dua, yaitu tafsir bi al-ma’tsur (riwayah) dan tafsir bi ar-ra’yi (Diroyah). Secara umum, metode penafsiran yang digunakan oleh Sayyid Quthb adalah metode tafsîr bi ar-ra'yi, di mana corak pemikiran dan pemahaman Sayyid Quthb terlihat lebih dominan dalam upayanya menafsirkan al-Qur'an. Walaupun demikian, tafsir yang dilakukannya bukanlah termasuk dalam kategori tafsîr bi ar-ra'yi al-madhmum. Sayyid Quthb masih memperhatikan batasan-batasan syari'ah dalam menafsirkan al-Qur'an. Ia tidak lantas mengesampingkan apa yang telah menjadi aturan tetap Allah swt. dan tuntunan Rasulullah saw. sehingga tafsirnya tidak bertentangan dengan kaidah agama. Dapat disimpulkan bahwa pemikiran Sayyid Quthb tidak dapat dipahami dengan mudah kecuali bagi mereka yang mau membacanya dengan teliti disamping memiliki kemampuan bahasa yang baik. Metode yang digunakan oleh Sayyid Quthb adalah metode tafsîr bi ar-ra'yi, Sayyid Quthb memaknai harta sebagai segala sesuatu yang dapat dimanfaatkan oleh manusia dalam rangka melaksanakan tugasnya sebagai makhluk Allah, harta adalah milik Allah swt. sepenuhnya, apapun bentuknya. Sayyid Quthb berpandangan bahwa jihad adalah perang ofensif melawan musuh Islam secara fisik dengan cara pemisahan secara total hubungan muslim dan nonmuslim. Berdasarkan pemahaman jihad di atas, Sayyid Quthb beranggapan bahwa harta hanyalah sarana yang harus dimanfaatkan dalam rangka jihad di jalan Allah

    A ANALISIS ALAT EVALUASI PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS V SEKOLAH DASAR NEGERI 3 NYEROT KECAMATAN JONGGAT LOMBOK TENGAH NUSA TENGGARA BARAT

    No full text
    Tujuan dari penelitian ini adalah 1)untuk mengetahuibagaimana bentuk evaluasi yang digunakan pada mata pelajaran IPA di kelas V Sekolah Dasar Negeri 3 Nyerot Kecamatan Jonggat Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat, 2) untuk menganalisis kualitas alat evaluasi yang sesuai dengan prinsip reliabilitas, validitas, Tingkat kesukaran dan daya beda tes pada mata pelajaran IPA di kelas V Sekolah Dasar Negeri 3 Nyerot Kecamatan Jonggat Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah  kualitatif deskriftif    yaitu menggambarkan fenomena-fenomena yang terjadi sebenarnya. Subjek penelitian diyaitu seluruh siswa kelas V di SDN 3 Nyerot. Sumber data diperoleh dari guru dan siswa sebagai sumber data primer dan dokumentasi serta angket sebagai sumber data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, angket, dan memberikan tes. Sedangkan analisisi data dilakukan dengan cara menguji validasi, reliabilitas tes, tingkat kesukaran dan daya beda. Validitas dilakukan oleh peneliti sendiri dan validasi tim ahli. Berdasarkan hasil observasi didapatkan bahwa bentuk soal yang digunakan oleh guru dalam melakukan evaluasi pembelajaran IPA adalah pilihan ganda yang terdiri dari 15 soal, soal isian yang terdiri dari 10 nomor dan soal uraian berjumlah 5 nomor. Hasil uji validasi menunjukkan bahwa soal pilihan ganda tidak semuanya valid, dari 15 soal hanya terdapat 4 soal valid. Soal isisan terdapat 5 soal valid dan soal uraian semua dinyatakan valid. Validasi ahli juga menunjukkan bahwa dari 4 ahli hanya ada 1 ahli yang menunjukkan hasil cukup valid, 3 ahli validasi menunjukkan soal-soal tersebut kurang valid. Uji reliabilitas menunjukkan hasil bahwa soal pilihan ganda tidak reliabel sedangkan soal isian dan uraian dianggap reliabel. Uji taraf kesukaran menunjukkan hasil bahwa pada soal pilihan ganda terdapat 3 kategori taraf kesukaran yaitu soal sukar, sedang dan mudah, sedangkan pada soal isian dan uraian ditemukan hanya 2 kategori taraf kesukaran yaitu soal sedang dan soal mudah. Terakhir uji daya beda menunjukkan bahwa pada soal pilihan ganda terdapat 4 kategori daya beda, yaitu jelek, cukup, baik dan baik sekali. Sedangkan pada soal isian dan uraian daya bedanya menunjukkan hasil baik sekali

    Kepemimpinan Politik Wanita Dalam Perspektif Fatima Mernissi

    Get PDF
    Diskursus gender akan sering diperbincangkan baik di kalangan akademisi, politisi maupun dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Perbincangan gender pada era kekinian telah melibatkan pemikir Islam untuk menggali kembali khazanah pemikiran Islam untuk melihat adanya wacana gender dalam Islam. Dalam beberapa hadis, jika ditelusuri banyak hadis yang mendiskreditkan perempuan. Hal ini dikarenakan adanya pemahaman hadis yang terkesan tekstual. Hadis missoginis yang menurut Fatima Mernissi akan menghasilkan pemaknaan yang memarjinalkan perempuan. dalam menganalisa hadis, Fatima Mernissi teah bersikap kritis, bahkan terhadap beberapa tokoh Imam Bukhari yang sangat diakui kredibilitas dan otoritasnya. Mernissi mengkritik perawi pertama yang oleh ahli hadis dilupakan dan dianggap sebagai sahabat yang paling dipercaya. Dalam penelitiannya, Mernissi tidak hanya meneliti perawi pertama, namun juga meneliti kitab Fathul Baari karangan al-Asqalani. Mernissi kemudian menjelaskan bahwa adanya ketimpangan perempuan dalam hadis missoginis karena adanya keganjalan dari perawi pertama.        Abstrac   Discourse on gender will often be discussed in academics, politicians and in people's daily lives. Gender conversations in the present era have involved Islamic thinkers to re-explore the treasures of Islamic thought to see the existence of gender discourse in Islam. In some traditions, if traced many traditions that discredit women. This is due to the understanding of textual hadith. Missoginis hadith, according to Fatima Mernissi, would result in a meaning that marginalized women. in analyzing the hadith, Fatima Mernissi has been critical, even for some of the leaders of Imam Bukhari whose credibility and authority are highly recognized. Mernissi criticized the first narrator that hadith experts overlooked and was considered the most trusted friend. In his research, Mernissi did not only examine the first narrators, but also examined the book Fathul Baari by al-Asqalani. Mernissi then explained that there was an imbalance of women in the misogynist Hadith because of the inconvenience of the first narrators.       &nbsp

    PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT BERBASIS PARIWISATA PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM: (Studi Pada Pengrajin Gerabah di Desa Banyumulek Kabupaten Lombok Barat NTB

    Get PDF
    This study aimed (1) to describe the existing economic empowerment for a tourism-based community from the perspective of Islamic economy and the community’s efforts to develop entrepreneurship in Banyumulek Village, a tourist destination for pottery handicrafts, from the perspective of Islamic economy, by establishing a CBT (community-based tourism) in Banyumulek Village, Kediri District, Lombok Barat Regency, NTB, (2) to identify the tourism potential to be developed into a CBT in Banyumulek Village, (3) to describe the forms of economic empowerment suitable for tourism-based community in Banyumulek Village, and (4) to formulate a model of CBT development as a strategy for community’s economic empowerment in Banyumulek Village. This research used the descriptive-qualitative design. The researcher became the active instrument in the efforts to collect data from the field. Data was obtained from the Office of Cooperatives and Trade, the local administrators of Banyumulek Village, Women’s Cooperative of Pottery Craftsmen (KOPWAN), and the craftsmen in Banyumulek Village. The techniques for data gathering included interview, observation, and documentation. Data analysis was conducted using the analytical-interactive model. The results showed that (1) the effort of the local administrators of Banyumulek Village was done through the Women’s Cooperative of Pottery Craftsmen (KOPWAN) with their various working programs, and the forms and strategies of economic empowerment for the tourism-based community in Banyumulek Village included (a) socialization and counseling, (b) training/workshop, (c) cooperation with tourism entrepreneurs, (d) accommodating pottery craftsmen and vendors, and (e) empowerment for pottery craftswomen, (2) some of the achievements or impacts of tourism-based community empowerment conducted by KOPWAN were (a) employment opportunities, (b) improvement in community’s skills, (c) progress in community’s attitude and courtesy, and (d) use of local customs as a tourism attraction.Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui bagaiman pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis pariwisata perspektif ekonomi Islam  dan  upaya yang dilakukan oleh  masyarakat dalam  mengembagkan kewirausahaan di destinasi wisata kerajinan gerabah di Desa Banyumulek perspektif ekonomi Islam. Dengan pendekatan,  (1) mengembangkan CBT (community based tourism) di Desa wisata Banyumulek, Kecamatan kediri Kabupaten Lombok Barat -NTB (2) mengidentifikasi potensi wisata yang dapat dikembangkan ‎menjadi CBT di Desa Banyumulek, (3) bentuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Pariwisata Di Desa Banyumulek, ‎dan (4) merumuskan model pengembangan CBT sebagai strategi pemberdayaan ekonomi ‎masyarakat di Desa Banyumulek. Desain penelitian yang digunakan dalam peneltian ini adalah deskriptif-kualitatif. ‎Peneliti ‎bertindak sebagai instrumen aktif dalam upaya mengumpulkan data di lapangan. Baik data-data dari Dinas koprasi dan perdagangan, pemerintah Desa Banyumulek, koprasai wanita pengerajin gerabah (KOPWAN), maupun data-data dari  pengerajin masyarakat Desa Banyumulek, Teknik pengumpulan data ‎menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model ‎analisis-interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Upaya Pemerintah ‎Desa Banyumulek melalui koprasi wanita pengerajin gerabah (KOPWAN) dengan Program kerja atau Bentuk dan Strategi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Berbasis Pariwisata di Desa Banyumulek adalah melalui: (a) Melakukan sosialisai atau penyuluhan, (b) Mengadakan pelatihan/kursus, dan (c) Melakukan kerja sama dengan Pengusaha yang bergelut di bidang wisata, (d) Mengakomudir pengrajin dan pedagang grabah dan (e) Pemberdayaan Perempuan Pengrajin Gerabah.  (2) Pencapaian atau Dampak Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pariwisata yang dilakukan oleh KOPWAN, diantaranya adalah: (a) ‎ Tersedianya lowongan pekerjaan, (b) Meningkatnya Keterampilan Masyarakat, (c) Meningktanya Sikap Atau Tata Krama Masyarakat, dan (d) Pemanfaatan Adat sebagai Daya Tarik Wisatawa

    Implementasi Kurikulum Berbasis Karakter Dalam Meningkatkan Akhlakul Karimah di MTs Al-Amin Dompu

    Get PDF
    Talking about characters must have many references. Character as student personality can determine moral quality and behavior for students including in making decision. Therefore, character must be formed in order to prepare students as a generation of hope for the nation and the successor of development in order to have a strong and correct attitude and mindset in the effort to build a nation and himself. Phenomenon shows that students are still weak in character, especially at the elementary school level, so they need serious attention and handling in order to get a comprehensive and systematic problem solving. This is important because the position of the primary school is the first and main gate in laying the foundations of character or morals based on the concept of positive moral values in order to prepare graduates to become whole individuals.Berbicara tentang karakter harus memiliki banyak referensi. Karakter sebagai kepribadian peserta didik dapat menentukan kualitas moral dan tingkah laku bagi peserta didik termasuk dalam mengambil keputusan. Oleh karena itu, karakter harus dibentuk dalam rangka menyiapkan peserta didik sebagai generasi harapan bangsa dan penerus pembangunan agar memiliki sikap dan pola pikir yang kokoh dan benar dalam upaya membangun bangsa dan dirinya. Fenomena-fenoma menunjukkan masih lemahnya karakter pada diri peserta didik khususnya pada jenjang sekolah dasar sehingga memerlukan perhatian serius dan penanganan agar mendapatkan pemecahan masalah secara komprehensif dan sistematis. Hal ini penting karena kedudukan sekolah dasar sebagai gerbang pertama dan utama dalam meletakkan dasar-dasar karakter atau akhlak berdasarkan konsep nilai-nilai moral positif agar dapat menyiapkan lulusan menjadi pribadi yang utuh

    Perkembangan Perbankan Syariah Sebelum dan Sesudah Spin-Off

    Get PDF
    Di dalam Pasal 68 UUPS, Pasal 40 PBI No. 11/10/ PBI / 2009 dijelaskan bahwa UUS wajib memisahkan UUS menjadi BUS apabila: (a) Nilat aset UUS telah mencapai 50% (lima puluh persen) dari total nilai aset BUK induknya, (a) Paling lambat 15 (lima belas) tahun sejak berlakunya Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah. BUK yang memiliki UUS dapat memisahkan UUS sebelum terpenuhinya kondisi sebagaimana dimaksud dengan memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam Peta turan Bank Indonesia. Pemisahan (Spin-Off) merupakan lembaga baru yang diatur dalam Undang-Undang No 40 Tahun 2007 tentang perseroam terbatas (UU Perseroan Terbatas) dan UU Perbankan Syariah. Secara umum, Spin-Off menggambarkan suatu tambahan atau produk derivatif atau turunan atau hasil dari sesuatu tiruan usaha sebelumnya. Istilah Spin-Off sering dihubungkan dengan pembentukan perusahaan baru, di mana termasuk produk barunya adalah hal yang sama atau salinan dari organisasi induk, dan menimbulkan aktivitas ekonomi yang baru. Pemisahan ini bisa berbeda bentuk, tapi umumnya memerlukan perubahan yang penting pada kontrol, risiko, dan distribusi keuntungan. Unsur lainnya yaitu transfer teknologi dan hak kepemilikan dari induk kepada pemilik baru             Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis perkembangan perbankan syariah melalui kinerja keuangan Bank Syariah sebelum dan sesudah Spin-Off. Dalam hal ini objek penelitian yang digunakan penulis adalah Bank BNI Syariah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif, dengan pendekatan kualitatif, dengan teknik pengumpulan data sekunder yaitu laporan yang telah dipublikasi oleh bank tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja keuangan Bank BNI Syariah menunjukkan  perbedaan kinerja keuangan antara sebelum dan sesudah Spin-Off terjadi pada aset, keuntungan bank, dan dana pihak ketiga (DPK). Hal ini dapat dilihat dari perkembangannya setelah melakukan Spin-Off

    Berinvestasi pada Reksadana Syariah ; Suatu Tinjauan Kritis

    Get PDF
    Investment or asset placement either property or thing as a mean to result income or will increase value in the future known as investing. Return in an investment is influenced by the risks that accompany it. The greater return on offer, it mean is the greater  risk, and vice versa. Investments in mutual funds are suitable for novice investors, because it does not require huge funds, also the rate of return is better than saving. Along the improving investment climate and economy  in Indonesia, the tendency of society to invest tobe higher, especially in mutual funds. Mutual fund developments can be seen at NAV (net asset value), is one of the benchmarks for monitoring the outcome of a mutual fund. If the total NAV increase, that mean NAV per unit also increased, then the investor will earn huge profits. And if the total NAV decline, that mean the investor will suffer losses

    Tradisi dan Modernitas dalam Perspektif Al-Jabiri; Pemikiran Islam Kontemporer

    Get PDF
    Tradition and modernity about Islamic thought continues to develop along with the style and reality of Islam today, especially in connecting classical Islamic thought and contemporary Islam. One of the Islamic thinkers who sparked the grand dsigen of Arab Islamic thought was Mohammad Abied Al-Jabiri. He is a thinker who also tries to design pragmatic thinking in seeing the Islamic world. The method used in this paper is the descriptive analytic thinking of Mohammad Abied Al-Jabiri by examining several books written directly by the thinker. The results of the study indicate that Al-Jabiri's Islamic thinking strongly emphasizes the epistemology of contemporary Arabic thought as a way to deal with modernity. Al-Jabiri has surpassed ideology in its civilization project, by arranging tetralogy. his serious book was worked on. In his book Nahnu wa At-Turats: Qira'ah Mu'ashirah fi Turatsina al-Falsafi (We and the Heritage of Contemporary Reading to Our Philosophical Heritage), Al-Jabiri maps procedural differences between ideologically charged thoughts and epistemological Arabic philosophy. According to Al-Jabiri, the epistemological content of Arab-Islamic philosophy, namely science and metaphysics has an intellectual world different from its ideological content, because the second charge is related to socio-political conflict when it is built. Both terms (epistemological-ideological) are often used by Al-Jabiry in his study of Arabic Intellect. The term epistemology is a collection of thought rules that are ready to be used in various social conditions. Meanwhile, the term ideology is a social and political condition that influences the direction of thinking of each character in the time and place where he i

    722

    full texts

    912

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Online Kopertais Wilyah IV (EKIV) - Cluster SASAMBO
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇