Portal Jurnal Online Kopertais Wilyah IV (EKIV) - Cluster SASAMBO
Not a member yet
    912 research outputs found

    MENGAPLIKASIKAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DALAM PAIKEM PADA SISWA KELAS III SDN 4 JAGARAGA

    Get PDF
    ABSTRAK   Penelitian ini berlatar belakang penelitian ini adalah berdasarkan hasil wawancara dengan guru BAHASA INDONESIA dimana bahwa masih banyak guru yang menggunakan metode konvensional dalam mengajarkan. sehingga siswa menjadi pasif karena hanya mendengarkan informasi yang diberikan oleh guru sehingga menimbulkan kebosanan. Namun keadaan tersebut tidak berlaku di SDN 4 Jagaraga pada mata pelajaran BAHASA INDONESIA. Dimana minat siswa justru sangat tinggi terhadap pembelajaran BAHASA INDONESIA. Fokus dalam penelitian ini, a) Bagaimana perencanaan Mengaplikasikan pembelajaran BAHASA INDONESIA dalam PAIKEM di SDN 4 Jagaraga, b) Bagaimana Mengaplikasikan pembelajaran BAHASA INDONESIA dalam PAIKEM di SDN 4 Jagaraga, c) Bagaimana evaluasi pembelajaran pembelajaran BAHASA INDONESIA dalam PAIKEM di SDN 4 Jagaraga. Tujuan di dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui perencaaan Mengaplikasikan pembelajaran BAHASA INDONESIA dalam PAIKEM di SDN 4 Jagaraga, mengetahui Mengaplikasikan pembelajaran BAHASA INDONESIA dalam PAIKEM di SDN 4 Jagaraga, mengetahui evaluasi pembelajaran pembelajaran BAHASA INDONESIA dalam PAIKEM di SDN 4 Jagaraga.   Kata Kunci : Bahasa Indonesia, Mengaplikasika

    MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN FUNGSI GURU DI SDN 1 BELEKA

    Get PDF
    Abstract: The problem of this research is Principal Management in improving the function of Teacher in SDN 1 Beleka. This study aims to find out how the principal formulates policies, regulates work procedures, conducts supervision and Which is a factor supporting and inhibiting the Principal in improving the function of teachers in SDN 1 Beleka. Methodologically, this research is field research (empirical) with qualitative approach. Primary data sources are principals, vice principals, heads and administrative staff, teachers and students. While archival books, activity reports, and management implementation documents are secondary data. In data collection, the method used is observation, interview, and documentation. In analyzing the data, the researchers used qualita-tive analysis techniques with the steps of data exposure, data reduction, and retraction the conclusions

    pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap keterampilan proses sains

    No full text
    Model pembelajaran inkuiri terbimbing dapat diartikan sebagai metode mengajar yang memungkinkan siswa untuk melakukan identifikasi masalah, mendefinisikan hipotesis, perumusan masalah, pengumpulan data, verifikasi hasil, dan generalisasi ke gambar menuju kesimpulan. Akan tetapi, guru membuat masalah dan mengelompokkannya ke dalam pertanyaan sederhana dan bahkan membimbing siswa dalam langkah-langkah yang harus diambil siswa untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan. Keterampilan proses sains terbagi  ke dalam dua kategori yaitu keterampilan dasar dan keterampilan yang terintegrasi. Keterampilan proses dasar meliputi mengamati, menyimpulkan, mengukur, mengomunikasikan, mengklasifikasi, memprediksi, menggunakan hubungan ruang waktu dan menggunakan nomor. Keterampilan proses yang terintegrasi meliputi variabel pengendali, mendefinisikan secara operasional, merumuskan hipotesis, merumuskan model, menafsirkan data dan bereksperimen. Sehingga sangat berkesesuaian jika model pembelajaran inkuiri terbimbing dilaksanakan oleh guru untuk meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Dengan melaksanakan pengidentifikasian masalah, perumusan masalah, dan membuat hipotesis dalam pembelajaran maka siswa mampu dilatih keterampilan proses yang berkaitan dengan mengamati, memprediksi, dan merumuskan hipotesis. Dengan melaksanakan pengumpulan data, verifikasi hasil, dan generalisasi dalam pembelajaran maka mampu melatih keterampilan proses yang berkaitan dengan merumuskan model, bereksperimen, mengamati, mengukur, menafsirkan data, mengklasifikasi, mengomunikasikan, dan menyimpulkan. Sehingga, sangat diyakini bahwa jika model pembelajaran inkuiri terbimbing dilaksanakan dengan baik maka dapat meningkatkan keterampilan proses sains siswa

    Efektivitas Pendekatan Saintifik Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Pembelajaran IPA Kelas V MI NW Bagik Nyala

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pendekatan saintifik terhadap kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran IPA kelas V MI NW Bagik Nyala. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VA dan VB MI NW Bagik Nyala dengan jumlah 15 siswa tiap kelas. Kelas VB sebagai kelas eksperimen diberi perlakuan berupa penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaran IPA. Kelas VA sebagai kelas kontrol diberikan pembelajaran dengan metode ceramah, diskusi, dan mengerjakan soal-soal. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan tes berbentuk essay. Data hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran mencapai 79% untuk kelas eksperimen dengan kriteria baik dan nilai tes berada pada rentang skor 75,005 < K dengan kategori berpikir sangat kritis. Sedangkan kelas kontrol 58,33% dengan kriteria cukup baik dan nilai tes berada pada rentang skor 58,335 < K < 75,005 dengan kategori berpikir kritis. Uji hipotesis menggunakan uji t dan diperoleh t hitung = 9,31 dan t tabel 2,131 dengan dk 30 dan taraf signifikan 5% sehingga hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa secara signifikan pendekatan saintifik sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didi

    Penafsiran Ayat-Ayat Misoginis Dalam Perspekif Quran: a Reformist Translation

    No full text
    Tulisan ini akan membahas tentang penafsiran misoginis terhadap perempuan dalam sudut pandang Quran:  Reformist Translation yang di tulis oleh tiga reformis Islam yaitu Edip Yuksel, Layth Saleh al-Shaiban, dan Martha Schulte-Nafeh.Kajian tentang ayat-ayat Misoginis dalam tulisan ini akan membahas secara spesifik tentang keberadaan perempuan dalam ayat-ayat Alquran dan Bibel yang terdapat dalam Quran: a Reformist Translation. Pembahasan ini akan difokuskan terhadap ayat-ayat perempuan yang berorientasi pada pandangan EdipYuksel selaku penulis inti dalam karya ini. Sehingga pandangan yang nampak adalah kritik Yuksel dalam memperjuangkan pemahaman baru terhadap penafsiran Alquran dan Bibel yang tidak hanya ditunjukan dalam penafsirannya bahkan dalam menerjemahkan Alquran. Bagi Edip Yuksel, penafsiran misoginis terhadap perempuan harus ditafsir ulang agar tidak ada kesenjangan antara laki-laki dan perempuan. Pembahasan ini meliputi konsep penciptaan perempuan dari tulang rusuk, perceraian, permasalahan haid, dan kisah nabi Adam dan Hawa yang diturunkan dari Syurga

    Tradisi Keagamaan Masyarakat Pesisir (Studi Kasus Masyarakat Nelayan Desa Ketapang Raya Kecamatan Keruak

    Get PDF
    Tradisi dan perwujudan ajaran agama memiliki keterkaitan yang erat, karena itu tradisi tidak dapat dipisahkan begitu saja dari masyarakat atau lembaga dimana ia dipertahankan, sedangkan masyarakat juga memiliki hubungan timbal balik bahkan saling mempengaruhi dalam agama. Agama mempengaruhi jalannya masyarakat dan pertumbuhan masyarakat mempengaruhi pemikiran terhadap agama. Keberagamaan manusia, pada saat yang bersamaan selalu disertai dengan identitas budayanya masing-masing yang berbeda-beda. Beberapa sikap keagamaan yang tampak dalam diri seseorang dalam menjalankan tugasnya, diantaranya adalah kejujuran, keadilan, bermanfaat bagi orang lain, rendah hati, bekerja efisien, visi kedepan, disiplin tinggi, dan keseimbangan. Secara umum budaya dapat terbentuk secara prescriptive dan dapat juga secara terprogram sebagai bagian dari proses pembelajaran atau solusi terhadap suatu masalah. Pertama adalah pembentukan atau terbentukanya tradisi keagamaan melalui penuturan,  peniruan, penganutan dan penataan suatu tradisi dari atas atau dari luar pelaku budaya yang bersangkutan. Kedua pembentukan budaya secara terprogram melalui proses pembelajaran. Pola ini bermula dari dalam diri pelaku budaya, dan suatu kebenaran, keyakinan, anggapan dasar atau dasar yang dipegang teguh sebagai pendirian, yang kemudian diaktualisasikan menjadi kenyataan melalui sikap dan perilak

    Peran Serta Orang Tua dan Masyarakat Dalam Pengembangan dan Pelaksanaan Kurikulum untuk Mewujudkan Pendidikan yang Berkualitas

    Get PDF
    Tujuan peneilitian ini adalah untuk mengetahuai sejauh mana peran atau kontribusi orang tua peserta didik dan masyarakat  terhadap pengembangan serta pelaksaan kurikulum untuk mewujudkan kurikulum yang berkualitas sehingga terwujud pula pendidikan yang berkualiatas. Kurikulum yang berkualitas tidak akan mungkin tercapai tanpa adanya pengembangan kurikulum.Kurikulum harus selalu dikembangkan mengikuti perkembangan zaman. Dalam mengembangkan dan melaksanakan kurikulum dibutuhkan peran dan kerjasama semua pihak termasuk dengan orang tua dari peserta didik dan masyarakat. Peran serta orang tua dari peserta didik dan masyarakat dalam pengembangan dan pelaksanaan kurikulum selain dapat dilakukan secara perseorangan (individu), dapat juga dilakukan melalui sebuah konsensus yang  salah satunya melalui sebuah lembaga mandiri yang disebut komite sekolah. Hasil akhir dari penelitian ini adalah orang tua dan masyarakat sangat berpengaruh dalam pengembangan kurikulum terutama dalam pelaksanaan kurikulu

    Membangun Citra Madrasah: Strategi MTs. Al-Kautsar Dalam Membangun Mutu

    Get PDF
    This article aims to describe the efforts made by the Al-Kautsar Ranggo Mts School to build quality with a strategy to build quality. The type of research used in qualitative research is in the form of research procedures that produce descriptive data. In collecting data, researchers used the method of observation, documentation, and research interviews conducted at MTs. Al-Kautsar Ranggo. The results of the above research indicate that the efforts made by MTs. Al Kautsar Ranggo in building an image to build quality is to increase MTs. Al-Kautsar Ranggo Human Resources (HR) Educators and Education Personnel, Curriculum Development, Learning and Achievement of MTs Students. Al-Kautsar Ranggo developed the Quality Concept of MTs. Al-Kautsar Ranggo and Socialization of MTs Public Relations. Al-Kautsar RanggoArtikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan Sekolah Mts Al-Kautsar Ranggo untuk membangun mutu dengan strategi dalam membangun mutu. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian kualitatif yaitu berupa suatu  prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif. Dalam mengumpulkan data, peneliti menggunakan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara penelitian ini dilakukan di MTs Al-kautsar Ranggo. Hasil yang penelitian diatas diperoleh bahwa upaya yang dilakukan oleh MTs Al kautsar Ranggo dalam membangun Citra untuk membangun  mutu adalah  meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Pendidik dan Tenaga Pendidikan MTs Al-Kautsar Ranggo, Pengembangan Kurikulum, Pembelajaran dan Prestasi Siswa MTs Al-Kautsar Ranggo, mengembangkan Konsep Mutu  MTs. Al-Kautsar Ranggo serta Sosialisasi Hubungan Masyarakat MTs. Al-Kautsar Rangg

    Pengembangan Madrasah Unggul di Pondok Pesantren

    Get PDF
    PENGEMBANGAN MADRASAH UNGGULAN DI PONDOK PESANTREN Oleh: Weli Arjuna Wiwaha, M.Pd.I[1]   Abstrak Kata kunci: Pengembangan, Madrasah Unggulan. Perkembangan lembaga pendidikan semakin pesat. Alasan membuat lembaga pendidikan bermacam-macam, ada yang hanya sekedar memenuhi hajat pendidikan anak bangsa, ada yang sebagai ladang bisnis, ada juga yang prihatin terhadap pendidikan di Indonesia yang masih terbelakang. Pondok pesantren masih dikenal sebagai lembaga pendidikan pilihan akhir dari masyarakat, atau masih dianggap sebagai lembaga tempat anak-anak “nakal” (buangan) dan lain sebagainya. Namun madrasah di pondok pesantren terus berjuang membuang anggapan tersebut. Satu persatu madrasah mulai berbenah untuk menjadi madrasah yang unggul dengan berbagai variannya. Penelitian dilakukan dengan kajian literature dari konsep-konsep sekolah unggul yang dicetuskan oleh lembaga-lembaga pendidikan di dunia. Keberhasilan-keberhasilan mereka dimungkinkan dapat diterapkan di Indonesia, terutama madrasah-madrasah yang sudah mulai berkembang saat ini. Hasil kajian yang didapatkan secara teoritik adalah, madrasah dapat dikembangkan menjadi madrasah unggul bila mengembangkan dan menerapkan visi untuk unggul, kepemimpinan yang memberi contoh, retrukturisasi lingkungan organisasi sesuai  irama perubahan zaman, kolaborasi dan kolegialitas, membangun rasa saling percaya, dan memperluas jaringan sosial capital.   [1] Dosen tetap Fakultas Tarbiyah IAI Nurul Hakim Kediri Lombok Bara

    HERMENEUTIKA SEBAGAI METODE PENAFSIRAN AL-QUR’AN (MELACAK TEORI HERMENEUTIKA FAZLURRAHMAN)

    Get PDF
    This paper aims to reconstruct Fazkurrahman thoughts on hermeneutics as an interpretive tool for the verses of the Qur'an which are understood contextually. In general, this study will explore the methods and approaches of Rahman in interpreting the Koran with various aspects including: looking at the context of the coming verses of technical term asbabun nuzul Qur'an (micro and micro), tracking the doubel movement theory approach and using logical synthesis to understand the text of the Qur'an according to the theme (maudhu'i). Such assumptions give birth to new ideas and theories of Rahman thought so that the Qur'an needs to be understood through hermeneutic in a contextual sense rather than just a text editor. So that the conclusion of hermeneutic as a tool for understanding and interpreting the verses of the Qur'an based on historical social and interpreting the text contextually

    722

    full texts

    912

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Online Kopertais Wilyah IV (EKIV) - Cluster SASAMBO
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇