Portal Jurnal Online Kopertais Wilyah IV (EKIV) - Cluster SASAMBO
Not a member yet
    912 research outputs found

    AQIQAH DENGAN AYAM DALAM TRADISI MASYARKAT TILIHUWA

    Full text link
      Aqiqah yaitu acara yang di lakukan umat Islam yang berkaitan dengan penyembelihan hewan seperti kambing dihari ke-tujuh dari kelahiran sang bayi. Tujuan aqiqah untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana implementasi aqiqah dengan ayam dalam tradisi masyarakat di Kelurahan Tilihuwa Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo. Metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini yaitu menggunakan metode dengan jenis penelitian kualitatif di tinjau dari hukum Islam. Menggunakan pendekatan fikih dan budaya. Adapaun sumber data penelitian ini adalah tokoh agama,adat dan masyarakat. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa implementasi aqiqah dengan ayam pada masyarakat di Kelurahan Tilihuwa Kabupaten Gorontalo yaitu: pelaksanaan aqiqah harus menyembelih ayam putih, yang putih bulunya dan kakinya, sepasang jantan dan betina, dan pelaksanaannya dipotong hanya dibagian jenggernya dan dibacakan doa sebagaimana pemotongan kambing. Dasar melakukan aqiqah dengan ayam di Kelurahan Tilihuwa yaitu: karena tidak mampu untuk membeli kambing, menganggap bahwa itu sudah menjadi kebiasaan sejak dahulu sehingga mereka tetap melaksanakannya. Pandangan hukum Islam terhadap aqiqah dengan ayam dalam tradisi masyarakat Kelurahan Tilihuwa Kecamatan Limboto yaitu: bahwa para ulama  tidak membenarkan aqiqah menggunakan hewan selain kambing. Namun masyarakat diKelurahan Tilihuwa menganggap bahwa hal itu dibolehkan karena  secara perlakuan dari sisi materi yang dilakukan adalah ayam, dan kalau dilihat dari  sisi subtansinya, dari sisi perlakuannya, sebenarnya hal itu tidak memenuhi unsur kewajiban agama yang menganjurkan, karena kambing dan ayam beda, tapi dari sisi substansial dan sisi kesyukuran menurut masyarakat Tilihuwa itu sudah memenuhi unsur agama yang penting mensyukuri kelahiran anak. Bagi tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemerintah hendaknya memberikan pemahaman dan pengarahan kepada warga sekitar terkait dengan pelaksanaan aqiqah dengan ayam.Bagi masyarakat Islam, penelitian ini diharapkan bisa mengetahui tentang hukum dalam melaksanakan aqiqah dengan ayam. Kata kunci: Aqiqah Ayam, Hukum Islam,Ttradis

    Tuan Guru’s Political Movement in West Lombok

    No full text
    Abstract: Tuan Guru's political movement in West Lombok has played an important role in the local political landscape. Tuan Guru, an honorific title for respected Islamic religious leaders, has played a key role in shaping the political and social direction of the region. This abstract describes the history, influence, and impact of Tuan Guru's political movement in West Lombok. The history of Tuan Guru's political movement in West Lombok starts from a rich intellectual and religious tradition among the local community. Tuan Guru are religious leaders who are respected and recognized by Muslims in this area. Through their dissemination of Islamic teachings, Tuan Guru has gained significant power and influence in the community. This research uses qualitative methods based on phenomena. Tuan Guru's political movements have a strong influence in determining election results and political decisions in West Lombok. They often have a large and loyal follower base, which allows them to mobilize the masses in support of certain political candidates or parties. In addition, Tuan Guru is also involved in the political decision-making process and plays an important role in shaping local policies. The impact of Tuan Guru's political movement in West Lombok is significant. Their involvement in local politics has influenced governance, development planning, and social policy in the area. Tuan Guru often champions issues related to religion, morality, and community welfare. In some cases, they have also been mediators in resolving social and political conflicts.     Abstract: Gerakan politik Tuan Guru di Lombok Barat telah memainkan peran penting dalam lanskap politik lokal. Tuan Guru, gelar kehormatan bagi para pemimpin agama Islam yang dihormati, telah memainkan peran kunci dalam membentuk arah politik dan sosial di wilayah tersebut. Abstrak ini menggambarkan sejarah, pengaruh, dan dampak gerakan politik Tuan Guru di Lombok Barat. Sejarah pergerakan politik Tuan Guru di Lombok Barat berawal dari kekayaan tradisi intelektual dan religi masyarakat setempat. Tuan Guru adalah pemuka agama yang dihormati dan diakui umat Islam di daerah ini. Melalui penyebaran ajaran Islam, Tuan Guru telah memperoleh kekuatan dan pengaruh yang signifikan di masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berdasarkan fenomena. milik Tuan Guru gerakan politik memiliki pengaruh yang kuat dalam menentukan hasil pemilu dan keputusan politik di Lombok Barat. Mereka seringkali memiliki basis pengikut yang besar dan setia, yang memungkinkan mereka memobilisasi massa untuk mendukung kandidat atau partai politik tertentu. Selain itu, Tuan Guru juga terlibat dalam proses pengambilan keputusan politik dan berperan penting dalam pembentukan kebijakan daerah. Dampak gerakan politik Tuan Guru di Lombok Barat cukup signifikan. Keterlibatan mereka dalam politik lokal telah mempengaruhi tata kelola, perencanaan pembangunan, dan kebijakan sosial di daerah. Tuan Guru sering memperjuangkan isu-isu yang berkaitan dengan agama, moralitas, dan kesejahteraan masyarakat. Dalam beberapa kasus, mereka juga menjadi mediator dalam menyelesaikan konflik sosial dan politik. &nbsp

    Aliran Simbolisme dalam Kesusastraan Arab Modern

    No full text
    Symbolism or ar-Ramziyah is one of the schools of thought whose existence is considered to be contrary to realism because of the tendency to use vague descriptions of phenomena in literary works. This study aims to describe a brief history of the birth of symbolism from the West to its entry into Arabic. The method used is descriptive qualitative method with library research data collection techniques. The research results show that the beginning of the emergence of symbolism was when the center for the development of symbolic movements was represented by France and based in Paris. French symbolism influenced international literature of the 19th and 20th centuries, in particular inspiring the Russian symbolist movement that developed in the 1880s, German, English, Japanese, United States and Turkish literature. The pioneer for symbolists in the West was Charles Beudelaire, followed by Jean Nicolas Arthur Rimbaud, Paul Marie Verlaine and Stephane Malarme. Figures in Arabic such as Khalil Mutran, Abbas al-'Aqqad, Abdurrahman Syukri, Ibrahim Abdul Qadir al-Mazini, at-Tijani Yusuf Basyir, Ibrahim Najib and Abu al-Qasim as-Syabi of this school view that every word in literature presents meaning full of gestures.Simbolisme atau ar-Ramziyah adalah salah satu madzhab yang kehadirannya dianggap berlawanan dengan realisme dikarenakan kecendrungan menggunakan gambaran yang samar mengenai fenomena dalam karya sastra. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejarah singkat lahirnya simbolisme dari Barat hingga bisa masuk ke Arab. Metode yang digunakan ialah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data library research. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa awal munculnya simbolisme ketika pusat perkembangan gerakan simbolis diwakili oleh Prancis dan berpusat di Paris. Simbolisme Prancis mempengaruhi sastra Internasional abad ke-19 dan 20 khususya mengilhami gerakan simbolis Rusia yang berkembang pada tahun 1880, sastra Jerman, Iggris, Jepang, Amerika serikat dan Turki. Pionir bagi para simbolis di Barat ialah Charles Beudelaire, kemudian diikuti oleh Jean Nicolas Arthur Rimbaud, Paul Marie Verlaine, dan Stephane Malarme. Tokoh-tokoh di Arab seperti Khalil Mutran, Abbas al-‘Aqqad, Abdurrahman Syukri, Ibrahim Abdul Qadir al-Mazini, at-Tijani Yusuf Basyir, Ibrahim Najib dan Abu al-Qasim as-Syabi Mazhab ini memandang bahwa setiap kata dalam sastra menghadirkan makna yang penuh dengan isyarat

    Konvergensi Pemikiran Yusuf al-Qardhawi dan Fazlur Rahman dalam Hukum Ekonomi Syariah dan Pendidikan Islam: Sebuah Kajian Komparatif

    Full text link
    This research aims to examine the convergence of thought between two prominent figures in the Islamic world, namely Yusuf al-Qardhawi and Fazlur Rahman, in the context of Sharia economics and Islamic education. This study is comparative in nature, focusing on the analysis of their thoughts related to the principles of Sharia economics and their approaches to shaping Islamic education relevant to contemporary times. The research method employed in this study is a literature review, which includes the analysis of the works of Yusuf al-Qardhawi and Fazlur Rahman, as well as relevant literature studies. The findings of the research indicate that despite their different intellectual backgrounds, there is convergence in their views on Sharia economic principles, such as economic justice, ownership, and the prohibition of usury. Furthermore, both emphasize the importance of inclusive, contextual, and contemporary-relevant Islamic education. This research contributes to understanding the convergence of thought between Yusuf al-Qardhawi and Fazlur Rahman in the context of Sharia economics and Islamic education. These findings can serve as a source of inspiration for the development of more inclusive and relevant Sharia economic thought, as well as Islamic education that aligns with the demands of contemporary times.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konvergensi pemikiran dua tokoh besar dalam dunia Islam, yaitu Yusuf al-Qardhawi dan Fazlur Rahman, dalam konteks hukum ekonomi syariah dan pendidikan Islam. Studi ini bersifat komparatif, berfokus pada analisis pemikiran keduanya terkait dengan prinsip-prinsip ekonomi syariah, serta pendekatan mereka dalam membentuk pendidikan Islam yang relevan dengan zaman kontemporer. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka, yang mencakup analisis teks-teks karya Yusuf al-Qardhawi dan Fazlur Rahman, serta kajian literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun keduanya memiliki latar belakang pemikiran yang berbeda, terdapat konvergensi dalam pandangan mereka terhadap prinsip-prinsip ekonomi syariah, seperti keadilan ekonomi, kepemilikan, dan larangan riba. Selain itu, keduanya juga menekankan pentingnya pendidikan Islam yang inklusif, kontekstual, dan relevan dengan perkembangan zaman. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami konvergensi pemikiran antara Yusuf al-Qardhawi dan Fazlur Rahman dalam konteks hukum ekonomi syariah dan pendidikan Islam. Temuan ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi pengembangan pemikiran ekonomi syariah yang lebih inklusif dan relevan, serta pendidikan Islam yang sesuai dengan tuntutan zaman kontemporer

    Upaya Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Motivasi Belajar

    No full text
    This study aims to analyze and describe the efforts made by Islamic Religious Education teachers in increasing student learning motivation. The focus of this research is how teachers integrate Islamic religious values into the learning process in order to encourage students to be more enthusiastic and enthusiastic in learning. The research method used is a qualitative approach with in-depth interviews with several Islamic Religious Education teachers who have experience in managing student learning motivation. The results show that Islamic religious education applies various strategies to increase students' learning motivation. These strategies include using an interactive approach in teaching, using interesting learning media, and a personalized approach to understanding individual learning needs. Teachers also actively establish emotional relationships with students through open communication, providing positive feedback, and creating an inclusive classroom environment. In addition, this study also reveals that the application of Islamic religious values in daily life by teachers has a positive impact on students' learning motivation. Teachers who become role models in applying religious teachings in real actions encourage students to internalize these values and make them a motivation in learning.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan upaya yang dilakukan oleh guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Fokus penelitian ini adalah bagaimana guru mengintegrasikan nilai-nilai agama Islam ke dalam proses pembelajaran agar dapat mendorong siswa untuk lebih antusias dan bersemangat dalam belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam kepada beberapa guru Pendidikan Agama Islam yang telah memiliki pengalaman dalam mengelola motivasi belajar siswa.    Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan agama islam mengimplementasikan berbagai strategi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Strategi-strategi ini meliputi penggunaan pendekatan interaktif dalam pengajaran, pemanfaatan media pembelajaran yang menarik, serta pendekatan personalisasi untuk memahami kebutuhan belajar individu. guru juga secara aktif menjalin koneksi emosional dengan siswa melalui komunikasi terbuka, memberikan umpan balik positif, dan menciptakan lingkungan kelas yang inklusif.     Selain itu, penelitian ini juga mengungkapkan bahwa penerapan nilai-nilai agama Islam dalam kehidupan sehari-hari oleh guru berdampak positif pada motivasi belajar siswa. Guru yang menjadi contoh dalam menerapkan ajaran agama dalam tindakan nyata mendorong siswa untuk menginternalisasi nilai-nilai tersebut dan menjadikannya sebagai motivasi dalam belajar.&nbsp

    Peranan Home Visit terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas SDIT Insan Qurani Sumbawa, Nusa Tenggara Barat

    No full text
    This research aims to see the role of home visits on learning motivation in class IV Al-Asr students at SDIT Insan Qurani Sumbawa. This research uses qualitative research and the subjects of this research are 32 students of class IV Al-Asr SDIT Insan Qurani Sumbawa. Data collection methods use questionnaires, observation and interviews. This research uses a home visit questionnaire instrument. Data analysis in this research uses descriptive qualitative analysis. Based on the results of the research and discussion, it was concluded that home visits played a significant role for class IV Al-Asr students in increasing students' learning motivation. These results show that home visits are very influential. These results were strengthened by interview results which stated that students felt more motivated to learn after the teacher conducted a home visit. Apart from that, it can be seen from the results of observations which show that the parents of the students really accept and agree with the existence of home visit activities.Penelitian ini bertujuan untuk melihat peranan home visit terhadap motivasi belajar pada siswa kelas IV Al-Asr di SDIT Insan Qurani Sumbawa. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dan subjek penelitian ini adalah siswa kelas IV Al-Asr SDIT Insan Qurani Sumbawa yang berjumlah 32 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket, observasi, dan wawancara. Penelitian ini menggunakan instrumen angket home visit. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh kesimpulan bahwa home visit  cukup berperan bagi siswa kelas IV Al-Asr untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Hasil tersebut menunjukan bahwa home visit sangat berpengaruh. Hasil tersebut diperkuat dengan hasil wawancara yang menyatakan bahwa siswa merasa lebih termotivasi belajarnya setelah guru melakukan home visit. Selain itu dapat dilihat dari hasil observasi yang menunjukan bahwa orang tua siswa sangat menerima dan setuju atas adanya kegiatan home visit

    Pengaruh Metode Diskusi Langsung (Sharing) terhadap Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas VIII MTs NW Montong Mas

    Full text link
    Abstrak Pada saat sekarang ini metode, strategi, maupun teknik mengajar guru sangat mempengaruhi minat serta keberhasilan pembelajaran siswa dikelas. Oleh karena itu, perlu adanya pengembangan pada sistem pembelajaran oleh guru. Penerapan strategi belajar untuk meningkatkan minat siswa pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam  di Madrasah Tsanawiah (MTs) NW Montong Mas sebagai landasan pengembangan spiritual terhadap kesejahteraan kehidupan sosial mutlak harus ditingkatkan karena asumsinya adalah jika pendidikan agama yang meliputi Aqidah Akhlak, Qur’an Hadits, Fiqih, Bahasa Arab yang dijadikan landasan pengembangan nilai spiritual dilakukan dengan baik, maka kehidupan sosial akan terasa rukun. Berdasarkan hasil observasi menunjukkan bahwa kelemahan dalam belajar Akidah Akhlak terdapat pada kurangnya variasi dalam pembelajaran, misalnya penggunaan metode yang di ulang-ulang dan sifatnya banyak cerita serta membuat jenuh atau bosan yang mengakibatkan kurangnya minat siswa dalam belajar dan membuat siswa pasif atau tidak aktif dalam proses pembelajaran Akidah Akhlak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada atau tidak ada pengaruh metode diskusi langsung (Sharing) terhadap minat belajar siswa pada pelajaran Akidah Akhlak Kelas VIII di MTs NW Montong Mas. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode kuantitatif, dengan desain eksperimen. Pengumpulan data mengunakan angket, observasi, wawancara dan dokumentasi, analisis data bersifat statistik, dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan. Hasil analisis pos-tes uji t diperoleh sig. 0,000 < 0,05 dan diketahui bahwa t hitung > t tabel. Dari kedua hasil tersebut dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh dari penggunaan metode diksusi langsung (Sharing) terhadap minat belajar siswa pada pelajaran Akidah Akhlak Kelas VIII di MTs NW Montong Mas tahun pelajaran. Kata kunci: Pengaruh, Metode Diskusi Langsung (Sharing), Minat Belajar, Siswa, Akidah Akhlak

    Transformasi Sosial Dakwah Tuan Guru; Dari Tradisional Menuju Era Digital

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan mengupas fenomena transformasi sosial dalam praktik dakwah yang dipimpin oleh tuan guru dalam masyarakat muslim Lombok. Fokus utama penelitian ini adalah menganalisis bagaimana otoritas tradisional dakwah tuan guru,transformasi dakwah dari tradisional ke digital dan implikasi dakwah tuan guru dalam merespons dan mempengaruhi perubahan sosial dalam komunitasnya melalui upaya dakwah, Penulis menggunakan pendekatan fenomenologi untuk menjelajahi sejarah, metode, pesan, dan strategi yang digunakan oleh tuan guru dalam menyebarkan ajaran agama Islam serta sebagai seorang pendakwah dapat berkontribusi pada perubahan sosial yang teramati dalam masyarakat. Penelitian ini menggambarkan peran penting Tuan Guru dalam membentuk pandangan agama dan nilai-nilai dalam masyarakat, serta implikasinya terhadap transformasi sosial yang berlangsung. Hasil penelitian ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang peran dakwah Tuan Guru dalam konteks perubahan sosial di masyarakat Muslim. Penulis mengulas bagaimana tuan guru menggunakan media sosial, platform daring, dan alat digital lainnya untuk menyebarkan pesan agama serta menghubungkan dengan jamaahnya. Melalui analisis perbandingan dan fenomenologi penulis mengidentifikasi perubahan dalam praktik dakwah tuan guru dan dampaknya terhadap masyarakat Islam. Hasil penelitian juga membahas mengenai implikasi dakwah tuan guru dari tradisional menuju digital sehingga memberikan wawasan tentang bagaimana agama dan tradisi dapat beradaptasi dengan perubahan teknologi dalam konteks sosial dan budaya yang berubah dengan cepa

    PENGARUH KOMPETENSI GURU TERHADAP KECERDASAN DAN KARAKTER PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN AQIDAH AKHLAK DI MAN 3 KOTA MAKASSAR

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan menguji dan menganalisis secara empiris pengaruh kompetensi guru terhadap kecerdasan peserta didik, pengaruh kompetensi guru terhadap karakter peserta didik, dan pengaruh kompetensi guru terhadap kecerdasan dan karakter peserta didik. Penelitian dilaksanakan pada Madrasah Aliyah Negeri 3 Kota Makassar dengan menggunakan sampel sebanyak 196 peserta didik. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif untuk menentukan perolehan rata-rata setiap variabel , statistik inferensial untuk menguji hipotesis dan uji asumsi klasik untuk menguji normalitas data setiap variabel Hasil penelitian menunjukkan (1) Kompetensi guru berpengaruh positif dan signifikan 0,000 < 0,05 terhadap kecerdasan peserta didik dengan perolehan nilai  thit 4,421 > t tabel 1,653. dan nilai Fhit 19,543 > F tabel 3,89. Dengan interpretasi bahwa guru memiliki kompetensi secara personal maupun profesional dan mampu mengkorelasikan dengan tingkat kecerdasan peserta didik pada mata pelajaran aqidah akhlak di MAN 3 Kota Makassar. (2) Kompetensi guru berpengaruh positif dan signifikan 0,000 < 0,05 terhadap karakter peserta didik dengan perolehan nilai thit 4,013 > t tabel 1,653. dan nilai Fhit 16,104 > F tabel 3,89. Dengan interpretasi bahwa guru memiliki kompetensi membekali peserta didik dengan pendidikan karakter agar mempunyai kemampuan dan keterampilan hidup yang dibutuhkan pada mata pelajaran aqidah akhlak di MAN 3 Kota Makassar. (3) Kompetensi guru berpengaruh positif dan signifikan 0,000 < 0,05 terhadap kecerdasan dan karakter peserta didik dengan perolehan nilai Fhit 14,969 > F tabel 3,89. Dengan interpretasi Kompetensi Guru yang mencakup kompetensi kepribadian, kompetensi paedagogik, kompetensi sosial dan kompetensi profesional yaitu kemampuan seorang guru untuk melakukan tugas dan kewajibannya dengan layak dan bertanggung jawab yang harus ada dalam diri agar dapat mewujudkan kinerjanya secara tepat dan efektif berpengaruh terhadap kecerdasan peserta didik yang meliputi 1)kecerdasan intelektual, 2) kecerdasan emosional, 3) kecerdasan spiritual dan karakter peserta didik yang meliputi: 1) santun, 2) tanggung jawab, 3) kerja sama, 4) percaya diri, 5) toleransi. pada  MAN 3 Kota Makassar. Hasil penelitian menunjukkan kompetensi guru  memberikan kontribusi terhadap karakter peserta didik.Penelitian ini bertujuan menguji dan menganalisis secara empiris pengaruh kompetensi guru terhadap kecerdasan peserta didik, pengaruh kompetensi guru terhadap karakter peserta didik, dan pengaruh kompetensi guru terhadap kecerdasan dan karakter peserta didik. Penelitian dilaksanakan pada Madrasah Aliyah Negeri 3 Kota Makassar dengan menggunakan sampel sebanyak 196 peserta didik. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif untuk menentukan perolehan rata-rata setiap variabel , statistik inferensial untuk menguji hipotesis dan uji asumsi klasik untuk menguji normalitas data setiap variabel Hasil penelitian menunjukkan (1) Kompetensi guru berpengaruh positif dan signifikan 0,000 < 0,05 terhadap kecerdasan peserta didik dengan perolehan nilai  thit 4,421 > t tabel 1,653. dan nilai Fhit 19,543 > F tabel 3,89. Dengan interpretasi bahwa guru memiliki kompetensi secara personal maupun profesional dan mampu mengkorelasikan dengan tingkat kecerdasan peserta didik pada mata pelajaran aqidah akhlak di MAN 3 Kota Makassar. (2) Kompetensi guru berpengaruh positif dan signifikan 0,000 < 0,05 terhadap karakter peserta didik dengan perolehan nilai thit 4,013 > t tabel 1,653. dan nilai Fhit 16,104 > F tabel 3,89. Dengan interpretasi bahwa guru memiliki kompetensi membekali peserta didik dengan pendidikan karakter agar mempunyai kemampuan dan keterampilan hidup yang dibutuhkan pada mata pelajaran aqidah akhlak di MAN 3 Kota Makassar. (3) Kompetensi guru berpengaruh positif dan signifikan 0,000 < 0,05 terhadap kecerdasan dan karakter peserta didik dengan perolehan nilai Fhit 14,969 > F tabel 3,89. Dengan interpretasi Kompetensi Guru yang mencakup kompetensi kepribadian, kompetensi paedagogik, kompetensi sosial dan kompetensi profesional yaitu kemampuan seorang guru untuk melakukan tugas dan kewajibannya dengan layak dan bertanggung jawab yang harus ada dalam diri agar dapat mewujudkan kinerjanya secara tepat dan efektif berpengaruh terhadap kecerdasan peserta didik yang meliputi 1)kecerdasan intelektual, 2) kecerdasan emosional, 3) kecerdasan spiritual dan karakter peserta didik yang meliputi: 1) santun, 2) tanggung jawab, 3) kerja sama, 4) percaya diri, 5) toleransi. pada  MAN 3 Kota Makassar. Hasil penelitian menunjukkan kompetensi guru  memberikan kontribusi terhadap karakter peserta didik

    Praktek Transaksi Pada Koperasi Karyawan Daerah Kota Surakarta Dalam Tinjauan Hukum Islam dan Tingkat Pemahaman Anggotanya Dalam Hal Riba

    Full text link
    This study aims to determine what transaction practices are carried out by the Surakarta City Employee Cooperative (Kokarda) and how these practices are in the view of Islamic law. In addition, this study aims to reveal how far the members of the cooperative, who are mostly Muslims, understand about usury. The technique of collecting data from literature books or data published by the Regional Employee Cooperative (Kokarda) in Surakarta is used to obtain data in literature. To support the research, data collection using a questionnaire, then analyzed quantitatively and descriptively. The questionnaire consists of questions about the respondent's knowledge of the application of the interest system, the purpose of saving or saving money and the respondents' interest in borrowing in the cooperative. Researchers also developed in the form of random interviews with some respondents. The results showed that the Surakarta Regional Employee Cooperative (Kokarda) implemented savings and loan transactions. Saving money in the cooperative earns interest on deposits. Borrowers of money are required to pay interest on the loan. The members, who are mostly Muslims, have a high enough interest in saving and borrowing money from the cooperative.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktek transaksi apa saja yang dilakukan oleh Koperasi Karyawan Daerah (Kokarda) Kota Surakarta dan bagaimana praktek tersebut dalam pendangan hukum Islam. Selain itu, penelitian ini ingin mengungkap seberapa jauh pemahaman para anggota koperasi tersebut yang mayoritas adalah muslim tentang riba. Teknik pengumpulan data dari literatur buku atau data-data yang diterbitkan oleh Koperasi Karyawan Daerah (Kokarda) Kota Surakarta ditempuh untuk mendapatkan data secara literatur. Untuk mendukung penelitian, pegumpulan data dengan kuesioner, selanjutnya dilakukan analisa secara kuantitatif dan deskriptif. Kuesioner terdiri dari pertanyaan tentang pengetahuan responden tentang penerapan sistem bunga, tujuan menabung atau menyimpan uang dan minat meminjam para responden di koperasi tersebut. Peneliti juga melakukan pengembangan dalam bentuk wawancara secara acak kepada sebagian responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Koperasi Karyawan Daerah (Kokarda) Kota Surakarta menerapkan transaksi simpan dan pinjam. Menyimpan uang di koperasi tersebut mendapat bunga simpanan. Peminjam uang diwajibkan untuk membayar bunga pinjaman. Para anggota yang sebagian besar muslim ternyata mempunyai mempunyai minat cukup tinggi menyimpan dan meminjam uang di koperasi tersebut

    722

    full texts

    912

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Online Kopertais Wilyah IV (EKIV) - Cluster SASAMBO
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇