Portal Jurnal Online Kopertais Wilyah IV (EKIV) - Cluster SASAMBO
Not a member yet
912 research outputs found
Sort by
UPAYA PONDOK PESANTREN JABAL HIKMAH DALAM MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT DESA SUWANGI TIMUR KECAMATAN SAKRA
Islamic boarding school is a social organization that grows in the midst of society is an important asset that is expected to play an active role in fostering both the social, social and economic community.
Business development through Islamic boarding schools for example will help a lot to improve the community's economy. This research is a qualitative descriptive study , a research that aims to describe the efforts made by Jabal Hikmah Islamic Boarding School in improving the economy of East Suwangi Village community.
Respondents in this study were boarding school leaders, administrators, teachers and staff as well as East Suangi villagers who benefited from the efforts of the Jabal Hikmah boarding school. Data collection using interview, documentation and observation methods .
From the results of research and analysis conducted that Jabal Hikmah Islamic Boarding School in its journey as an educational institution located in the community, trying to build community economy by doing how many things, namely providing productive economic training and forming business units of Islamic boarding school. The training provided included training in sewing skills, attending workshops and training in management of the LM3 business unit. The training is a forerunner to the formation of business groups Jabal Wisdom. While the business units formed are the LM3 Jabal Hikmah group, the goat breeding group and the sewing group. These business groups have given positive results for the people's economy. While the obstacles felt by the management of Jabal Hikmah Islamic Boarding School are, among others, in supporting the teaching and learning process , still experiencing limited funds for physical development and educational support facilities, and limited land as a location for the Jabal Hikmah business unit .Pondok Pesantren merupakan organisasi kemasyarakatan yang tumbuh ditengah-tengah mayarakat merupakan asset penting yang diharapkan ikut berperan aktif dalam membina masyrakat baik spiritual sosial, dan ekonominya.
Pengembangan usaha melalui pondok pesantren contohnya akan banyak membantu peningkatan ekonomi masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, yakni penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan tentang upaya yang dilakukan Pondok Pesantren Jabal Hikmah dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Suwangi Timur.
Responden dalam penelitian ini adalah pimpinan pondok pesantren, pengurus, guru dan staf beserta masyarakat desa Suangi Timur yang merasakan manfaat dari upaya pondok pesantren Jabal Hikmah. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, dokumentasi dan observasi.
Dari hasil penelitian dan analisa yang dilakukan bahwa Pondok Pesantren Jabal Hikmah dalam perjalananya sebagai lembaga pendidikan yang berada di lingkungan masyarakat, ikut berupaya membangun perekonomian masyarakat dengan melakukan berapa hal, yakni memberikan pelatihan ekonomi produktif dan membentuk unit usaha-unit usaha pondok pesantren. Dalam pelatihan yang diberikan meliputi pelatihan keterampilan menjahit, mengikuti workshop dan pelatihan manajemen pengelolaan unit usaha LM3. Pelatihan-pelatihan tersebut merupakan cikal bakal terbentuknya kelompok kusaha-kelompok usaha Jabal Hikmah. Sedangkan unit-unit usaha yang dibentuk adalah kelompok pertenakan LM3 Jabal Hikmah, Kelompok peternakan kambing dan kelompok menjahit. Kelompok-kelompok usaha ini telah memberikan hasil yang positif bagi perekonomian masyarakat. Sementara hambatan yang dirasakan oleh pengurus Pondok Pesantren Jabal Hikmah antara lain, didalam mendukung proses belajar mengajar, masih mengalami keterbatasan dana untuk pembangunan fisik dan sarana penunjang pendidikan, dan kerbatasan lahan sabagai lokasi untuk unit usaha Jabal Hikmah
KEBERHASILAN PELAKSANAAN KURIKULUM 2013 DALAM PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER PESERTA DIDIK SECARA TERINTEGRASI MELALUI MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SMP MUHAMMADIYAH 1 PRAMBANAN
Keberhasilan pelaksanaan kurikulum 2013 ditentukan oleh warga satuan pendidikan, namun sosok yang utama dalam pelaksanaan kurikulum itu adalah guru. Masalah yang terlihat di lapangan, orang dewasa semakin banyak yang sikapnya menyimpang dari nilai-nilai, budaya, moral, dan agama. Sehingga mereka perlu kehadiran guru yang profesional dan memahami serta menguasai kecakapan abad 21 dalam mewujudkan peserta didik yang cerdas, tangguh, mandiri, dan mampu bersaing dengan bangsa lain dengan tetap menujunjung tinggi budaya dan karakter bangsa. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif berupa fenomena yang terjadi di lapangan. Kurikulum yang terintegrasi melalui mata pelajaran Agama Islam dapat dikatakan sebuah pendekatan disiplin ilmu untuk memberikan pengalaman yang bermakna dan luas kepada peserta didik, dengan demikian diharapkan peserta didik mampu secara mandiri meningkatkan dan menggunakan pengetahuannya, mengkaji dan menginternalisasi serta mempersonalisasi nila-nilai karakter dan akhlak mulia sehingga terwujud dalam perilaku sehari-hari. 
PENILAIAN HASIL BELAJAR KOMPETENSI ASPEK AFEKTIF DI LEMBAGA PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH
Salah satu prinsip dasar yang harus diperhatikan dan dipatuhi dalam rangka penilaian hasil belajar adalah prinsip keseluruhan, yaitu prnsip dimana seorang evaluator dalam melaksanakan evaluasi hasil belajar dituntut untuk mengevaluasi secara menyeluruh kompetensi yang ada pada peserta didik terutama dalam aspek afektif atau sikap. Pada tulisan ini merangkum terrkait dengan penilaian pada aspek sikap yang meliputi: kompetensi kemampuan siswa pada ranah afektif adalah perilaku perilaku yang menekankan aspek perasaan dan emosi, seperti minat, sikap, apresiasi, cara penyesuaian diri, moral, nilai nilai budaya, dan keagamaan. Didalam penilaian hasil belajar pada ranah afektif yang menjadi sasaran tujuan penilaian adalah perilaku anak didik. ada lima domain yang menjadi karakteristik ranah afektif diantaranya adalah sikap, minat, konsep diri, nilai dan moral. Dan kusus untuk penerapan pada kurikulum 2013 aspek afektif atau sikap terbagi menjadi dua yaitu sikap spiritual dan sosial. ada beberapa tahapan atau tingkatan yang harus ditempuh peserta didik untuk mencapai keberhasilanya, yaitu: Penerimaan atau receiving, Partisipasi atau responding, Penilaian atau penentuan sikap, Organisasi/ Organization, Pembentukan pola hidup atau characterization by a value or value complexs. Pengembangan instrument penilaian sikap yang dikelompokan menjadi tiga tahapan antara lain: tahap perencanaan, tahap menilai instrument dan tahap pelaksanaan penilaian
Hadis Tentang Arah Kiblat : Kritik Pemikiran Ali Mustafa Yaqub
Dua hal penting yang dikaji dalam artikel ini: (1) pendapat-pendapat mengenai penetuan arah kiblat dan (2) pendapat Ali Mustofa Yaqub tentang penentuan arah kiblat. Pada dasarnya, penentuan arah kiblat mempunyai metode dan caranya sendiri. Secara geografis, Indonesia adalah wilayah yang jauh dari Masjid Al-Haram tempat dimana masyarakat Muslim diwajibkan untuk menghadap ke sana ketika melakukan ritual shalat. Letak geografis inilah yang mengharuskan masyarakat Muslim Indonesia harus jeli dan cermat dalam menentukan arahnya kiblatnya tersebut. Salah seorang pemikir Muslim asal Indonesia, Ali Mustafa Yaqub mempunyai pendapat yang berbeda dari pendapat umum yang dipahami selama ini. menentukan arah kiblat cukup dengan mengetahui empat penjuru angin; barat, timur, utara dan selatan. Sehingga untuk menentukan kiblat cukup hanya dengan mengetahui atau bertanya tentang empat penjuru angin. Untuk memahami konteks pemikiran Ali Mustafa Yaqub tersebut, maka digunakan teori analisis wacana yang menekankan kepada penelusuran pengaruh dan teks-teks yang melarbelakangi tercetusnya hasil suatu pemikiran
Problematika Masyarakat Nelayan dalam Usaha Menigkatkan Kesejahteraan Keluarga Studi Pada Masyarakat Nelayan di Daerah Pesisir Kecamatan Keruak Lombok Timur
Abstrak
Ekonomi Rabbani yang juga disebut ekonomi tauhid, merupakan sistem yang dapat mewujudkan keadilan ekonomi bagi seluruh umat. Perspektif ekonomi saat ini memandang bahwa nelayan sebagai masyarakat yang termarginal, statis dan terkungkung oleh nilai budaya yang mengatur hubungan-hubungan sosial yang bersifat eksploitatif yang menjadikan nelayan diidentikkan sebagai masyarakat yang terpinggirkan dengan kemiskinan yang tinggi dan sangat terbelakang. Tingkat kesejahteraan para nelayan di desa Tanjung Luar dan Desa Ketapang Raya saat ini masih dibawah sektor-sektor lain. Kesulitan nelayan melepaskan diri dari kemiskinan disebabkan keterbatasan di bidang kualitas sumberdaya manusia, akses dan penguasaan teknologi ,pasar dan modal. Kebijakan dan implementasi program-program pembangunan untuk masyarakat di kawasan pesisir hingga saat ini masih belum optimal dalam memuutus mata rantai belenggu kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan mereka
Kajian menggunakan analisis interaktif dalam penelitian kualitatif dengan empat tahapan yaitu; pengumpulan, reduksi, verifikasi dan penyajian data. Data-data yang disajikan diperoleh dari informan kunci yaitu tokoh-tokoh yang berhubungan langsung dengan bisnis yang terjadi di daerah pesisir selatan Lombok Timur.
Kondisi marginal yang melekat pada para nelayan khususnya buruh nelayan dan nelayan tradisional merupakan kelompok masyarakat yang dapat digolongkan sebagai lapisan sosial yang paling miskin diantara kelompok masyarakat lain. Kondisi menjadikan mereka tetap dalam posisi yang terjepit, dan menjadikan mereka tidak dapat bertindak sebagai seorang bisnisman dan lebih banyak memilih sebagai buruh-buruh nalayan yang bekerja di kapal-kapal nelayan yang dimiliki oleh segelintir juragan yang berasal dari luar tempat mereka tinggal, mereka hanya memperoleh imbalan upah harian tanpa memperhatikan upah minimum propinsi yang ada
PANDANGAN ISLAM TERHADAP ADAT KEBIASAAN HUTANG PIUTANG MASYARAKAT DESA DAREN KECAMATAN NALUMSARI KABUPATEN JEPARA
Pada penelitian ini membahas permasalahan mengenai praktik kebiasaan hutang piutang oleh sebagian warga desa Desa Daren Kecamatan Nalumsari Kabupaten Jepara. Dampak yang di timbulkan dari kebiasaan hutang piutang dengan tambahan sebagai syarat pengembalian hutang merupakan tindakan yang merugikan bagi masyarakat lain diantaranya menimbulkan kerusakan bagi kehidupan sosial ekonomi pihak lain. Jenis penelitian ini ialah penelitian lapangan yang dilakukan di desa Daren Kecamatan Nalumsaru Kabupaten Jepara. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Penelitian ini memperoleh temuan yang menunjukkan kebiasaan pada masyarakat dalam melakukan hutang piuang telah menjadi adat secara turun-menurun. Hasil wawancara dengan dua informan dari warga setempat menyatakan adanya kelebihan pelunasan hutang tersebut merupakan syarat kesepakatan ketika berhutang. Adanya tambahan saat pembayaran hutang dalam konsep fiqih muamalah termasuk riba.
 
Efforts to Improve Teachers' Ability to Operate Applications During Online and Offline Learning During the Covid-19 Pandemic at MI NW Nahdlatul Abrar Nyangget Sandubaya Mataram
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam mengoperasikan aplikasi selama pembelajaan daring dan luring di masa pandemic covid-19. Penelitian ini dilakukan dalam beberapa tahapan diantaranya perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi, dan penelitian ini di lakukan dengan mengadakan workshop peningkatan kemampuan dalam mengoperasikan aplikasi. Dari hasil penelitian di temukan bahwa sebelum adanya workshop ini, guru-guru belum mengenal berbagai aplikasi yang bisa digunakan dalam proses belajar mengajar. Hal ini di ketahui dari hasil wawancara tak terstruktur dengan subjek penelitian. Sedangkan setelah adanya workshop di dapatkan bahwa guru-guru mengenal bahkan bisa mengoperasikan aplikasi yang bisa digunakan dalam proses belajar mengajar terutama di masa pandemi Covid-19 secara daring maupun luring. Jadi bisa di simpulkan bahwa dengan adanya workshop peningkatan kemampuan guru dalam mengoperasikan aplikasi pembelajaran sangat membantu guru-guru dalam merencanakan pembelajaran secara daring dan luring di masa pandemi Covid-19.This study aims to improve the ability of teachers to operate applications during online and offline learning during the Covid-19 pandemic. This research was conducted in several stages including planning, implementing, observing and reflecting, and this research was conducted by holding a workshop to increase the ability to operate the application. From the research results, it was found that prior to this workshop, teachers were not familiar with various applications that could be used in the teaching and learning process. This is known from the results of unstructured interviews with research subjects. Meanwhile, after the workshop, it was found that teachers knew and could even operate applications that could be used in the teaching and learning process, especially during the Covid-19 pandemic online and offline. So it can be concluded that the existence of a workshop to increase the ability of teachers to operate learning applications really helps teachers in planning online and offline learning during the Covid-19 pandemic
Aktualisasi Universalitas Al-Qur’an: Aktualisasi Universalitas Al-Qur’an
Dalam Islam, al-qur’an merupakan sumber hukum utama yang menjadi rujukan dalam segala hal. Sebagai kalam Allah yang sudah sempurna dan di sempurnakan, al-qur’an mengatur segala aspek kehidupan manusia baik yang terkait dengan hubungan makhluk dengan kholik maupun hubungan manusia dengan manusia lainnya. Salah satu faktor yang menuntut adanya penafsiran terhadap Al-qur’an adalah isinya yang multi dimensional. Dimana Ia tidak hanya mengetengahkan ajaran-ajaran keagamaan yang berkonotasi teologis-ritualistik semata. Akan tetapi lebih dari itu, secara pilosofis Al-qur’an juga berisi tentang rekomendasi shahih yang mengatur etika manusia di hadapan Tuhannya melalui Ahkam Al-ibadah, serta mengatur pula hubungan yang arif antara sesama hamba melalui konsep Ahkam Al-mu’amalah, Al-ahwal Al-syakhsiyah, Al-madaniyah, Al-jinayat, Al-qadli wal Murafa’ah, Al-dusturiyah, Al-dauliyah, serta Ahkam Al-iqtishodiyah Wal Maliyah. Demikian juga Al-qur’an mengatur secara lebih mendalam mengenai etika yang baik dalam pergulatan hidup sehari-hari antara sesama manusia dalam rangka membangun ukhuwah diniyah dan ukhuwah islamiyah
ANALISIS EVALUASI KURIKULUM PEMBELAJARAN PAI DI SMP NEGERI 2 DEPOK SLEMAN YOGYAKARTA
Evaluasi kurikulum dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh terealisasinya pelaksanaan kurikulum. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan. Fokus penelitian adalah hambatan-hambatan kurikulum dalam pembelajaran PAI di SMPN 2 Depok Sleman Yogyakarta. Hambatan yang muncul adalah kurangnya kesadaran para guru muslim dalam membantu program agama. Banyaknya siswa yang memiliki perbedaan latar belakang agama sehingga sulit memahamkan terkait ibadah bersifat furuiyah. Kurang memadai fasilitas teknologi dalam pembelajaran berbasis digital. Kurangnya koleksi buku-buku keislaman di perpustakaan. Hasil analisis yang diperoleh adalah guru sebagai pelaksana inti kurikulum perlu ditingkatkan kesadaran dan kompetensi dalam pembelajaran. Pendidikan tentang toleransi beragama perlu ditekankan dalam proses pembelajaran. Pendidikan dan kurikulum harus menyesuaikan zaman dan teknologi agar pembelajaran menjadi lebih efektif. Buku dan budaya membaca sangat penting dalam dunia pendidikan, sekolah bertanggung jawab untuk menyediakan waktu dan tempat serta menarik minat siswa untuk senang membaca.Curriculum evaluation to find out the implementation of the curriculum is realized. This research is a field research. The research focus is curriculum barriers in Islamic education learning at SMPN 2 Depok Sleman Yogyakarta. This obstacle is the lack of awareness of Muslim teachers in helping religious programs. Many students different religious backgrounds find difficult to understand related to furuiyah worship. Lack of technological facilities digital-based learning. Lack of collection of Islamic books in the library. The results of analysis show that teachers as implementers of the core curriculum need to increase awareness and competence in learning. Religious tolerance education needs to be emphasized in the learning process. Education and curriculum must adapt to times and technology so learning becomes more effective. Books and reading culture are very important in the world of education, schools are responsible for providing the time and place and attracting students' interest to enjoy reading
Pengaruh Kinerja Keuangan Untuk Menilai Likuiditas Saham Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Index Saham Syariah Indonesia (Issi): bahasa indonesia
Abstract
One factor that influences a company's liquidity is financial performance in the company. In this study, the author uses companies listed on the Indonesian Sharia Stock Index (ISSI), during 2014-2016. The number of companies used in this study is 169 companies, the total number of data used in this study was 507 data.
This study used thee company's financial performance as an independent variable, with indicators of current ratio, return on assets, leverage, activity, and earnings per share, which would be seen to influence the stock liquidity variable as the dependent variable, with an indicator of the volume of stock trading transactions during the 2014-2016 study period. Based on the results of the t statistic test, the Variable Liquidity Ratio (CR) had a significant influence on stock liquidity with a p-value (0.019). Profitability (ROA) has a significant effect on stock liquidity with p-value (0.049). Leverage variable had a significant negative effect on stock liquidity with p-value (0.022). Activity Ratios had significant effect on stock liquidity with p-value (0.004). Market Ratio (EPS) which had a significant influence on stock liquidity with a p-value (0.025).
Keywords: CR,ROA,DER,Activity,EPS,Stock Liquidity.Abstrak
Salah satu faktor yang memberikan pengaruh terhadap likuiditas saham suatu perusahaan yaitu kinerja keuangan dalam perusahaan. Dalam penelitian ini, penulis mengunakan perusahaan yang terdaftar di Index Saham Syariah Indonesia (ISSI), selama tahun 2014-2016. Jumlah perusahaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 169 perusahaan maka jumlah keseluruhan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 507 data.
Penelitian ini menggunakan kinerja keuangan perusahaan sebagai variabel independen, dengan indikator current ratio, return on asset, leverage, aktivitas, dan earning per share, yang akan dilihat pengaruhnya terhadap variabel likuiditas saham sebagai variabel dependen, dengan indikator volume transaksi perdagangan saham selama periode penelitian 2014-2016. Berdasarkan hasil uji statistik t, Variabel Rasio Likuiditas (CR) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Likuiditas saham dengan nilai p-value (0.019). Profitabilitas (ROA) mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Likuiditas saham dengan p-value (0.049). Variabel Leverage mempunyai pengaruh negatif yang signifikan terhadap Likuiditas saham dengan p-value (0.022). Rasio Aktivitas mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap likuiditas saham dengan p-value(0.004). Rasio Pasar (EPS) yang memiliki pengaruh signifikan terhadap Likuiditas saham dengan nilai p-value (0.025).
Kata Kunci : CR,ROA,DER,Aktivitas,EPS,Likuiditas Saham