Portal Jurnal Online Kopertais Wilyah IV (EKIV) - Cluster SASAMBO
Not a member yet
912 research outputs found
Sort by
Penerapan Sistem Pendidikan Pesantren dalam Pembentukan Karakter Anak
Artikel ini bertujuan untuk menggali sistem penerapan pembelajaran pesantren dalam pembentukan karakter anak. Peneliti menggunakan Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis dengan menggali data dari civitas RA Riyadhlotut Thalabah Sidorejo Sedan Rembang baik dari pengasuh sekolah, kepala sekolah, guru, maupun orang tua peserta didik. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penilitian menunjukkan bahwa pembelajaran di RA Riyadlotut Thalabah Sidorejo Sedan Rembang menggunakan konsep sistem pembelajaran pesantren berupa sistem sorogan, hafalan/setoran, bandongan, dan musyawarah. RA Riyadlotut Thalabah Sidorejo Sedan Rembang memodifikasi pembelajaran melalui nilai-nilai karakter ke dalam materi yang diajarkan, meliputi pengenalan Allah SWT, kebaikan, kesederhanaan, kebersamaan, dan pengabdian.This article aims to explore the application of pesantren learning in the formation of children's character. The researchers used this type of qualitative research with a phenomenological approach by extracting data from the RA Riyadhlotut Thalabah Civitas Sidorejo Sedan Rembang both from school caregivers, school principals, teachers, and parents of students. Data collection through interviews, observation and documentation. The results of the study show that learning at RA Riyadlotut Thalabah Sidorejo Sedan Rembang uses the concept of the pesantren learning system in the form of a system of sorogan, memorization / deposit, bandongan, and deliberation. RA Riyadlotut Thalabah Sidorejo Sedan Rembang modifies learning through character values into the material taught, including the introduction of Allah SWT, kindness, simplicity, togetherness, and dedication
Analisis Korelasi Untuk Menentukan Hubungan Literasi Sains Dan Motivasi Berprestasi Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam
Abstract: Islamic education in vocational schools lately is still less encouraging. In terms of learning outcomes and motivation to excel in the lesson is still relatively low when compared to other lessons, especially vocational lessons. Islamic Religious Education learning is also less associated with science. This is exacerbated by the results of science literacy by PISA (International Student AssessmentProgram) obtained by our country is also very low. Therefore it is considered necessary to improve Islamic Religious Education through the motivation of achievement and science literacy. The purpose of this study is to find out the correlation between science literacy and motivation of achievement with the results of learning Pendidikan Agama Islam. The methodology the authors used in this study was descriptive quantitative with correlational analysis methods. Data analysis techniques of the results of the study using pearson productmoment correlation technique. The results of correlation analysis test resulted in a positive and significant correlation between science literacy and motivation of achievement with the results of learning Pendidikan Agama Islam, obtained product moment coefficient price (R) of 0.306 with the contribution of science literacy, motivation to achieve the results of learning Pendidikan Agama Islam by 9.40% and the remaining 91.60% contributed by other factors. This study can be concluded that variables X1 and X2 have a simultaneous and significant effect on Y, the value of r2 from correlation X1X2 with Y of 0.094 means, variable X1X2 produces a positive correlation with variable Y.Abstrak: Pendidikan Agama Islam di SMK belakangan ini masih kurang menggembirakan. Dari segi hasil belajar dan motivasi untuk berprestasi dalam pelajaran tersebut masih tergolong rendah jika dibandingkan dengan pelajaran lainnya, terutama pelajaran kejuruan. Pembelajaran Pendidikan Agama Islam juga kurang dikaitkan dengan sains. Hal ini diperparah dengan hasil literasi sains oleh PISA (Program Penilaian Pelajar Internasional) yang didapat negara kita juga sangat rendah. Oleh karena itu dipandang perlu untuk meningkatkan Pendidikan Agama Islam melalui motivasi berprestasi dan literasi sains. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi antara literasi sains dan motivasi berprestasi dengan hasil belajar Pendidikan Agama Islam. Metodologi yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan metode analisis korelasional. Teknik analisis data hasil penelitian menggunakan teknik korelasi Pearson Product Moment. Hasil pengujian analisis korelasi menghasilkan korelasi yang positif dan signifikan antara literasi sains dan motivasi berprestasi dengan hasil belajar Pendidikan Agama Islam, didapat harga koefisien Product Moment (R) sebesar 0,306 dengan kontribusi literasi sains, motivasi berprestasi terhadap hasil belajar Pendidikan Agama Islam sebesar 9,40 % dan sisanya 91,60% dikontribusi oleh faktor-faktor lainnya. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa variabel X1 dan X2 berpengaruh secara simultan dan signifikan terhadap Y, nilai r2 dari korelasi X1X2 dengan Y sebesar 0,094 artinya, variabel X1X2 menghasilkan korelasi positif dengan variabel Y
PERAN PERMAINAN BONEKA TANGAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK ANAK USIA 4-5 TAHUN DI PAUD KB MENTARI
. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menyimak anak Kelompok B di PAUD KB Mentari Desa Aik Dewa. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriftip kualitatif yang dilaksanakan dalam dua tahap proses pengembangan, Setiap pengembangan terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, analisis data, dan hasil pengembangan, metode yang digunakan untuk mengumpulkan kan data dalam penelitian ini adalah observasi,wawancara dan dokumentasi.
Dari hasil analisis data dapat diperoleh bahwa tahap proses peningkatan dari kondisi awal sampai pengamatan pertama mengalami peningkatan dari 10 orang anak belum berkembang (BB) menjadi 6 orang anak, dari 3 orang anak mulai berkembang (MB) menjadi 4 orang anak, dan anak berkembang sangat baik (BSB) sebanyak 5 orang anak yang sebelumnya ada 2 orang. Adapun Dari pengamatan kedua sampai mengalami peningkatan dari 6 orang anak belum berkembang (BB) menjadi 3 orang anak, dari 4 orang anak mulai berkembang (MB) menjadi 5 orang anak, dan anak berkembang sangat baik (BSB) sebanyak 7 orang anak yang sebelumnya ada 2 orang. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan permainan boneka tangan dapat meningkatkan kemampuan menyimak anak pada siswa kelompok B PAUD KB Mentari Desa Aik Dewa Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2021/202
Pembentukan Karakter melalui Pendidikan Agama Islam
This paper discusses the role of Islamic religious education in schools in character building for students. Islamic Religious Education (PAI) is one of the most important pillars of character education. Character education will grow well if it starts from the installation of a religious spirit in children, therefore Islamic education material in schools is one of the supports for character education. Through PAI learning, students are taught aqidah as the basis for their religion, taught al-Quran and al-hadith as their life guidelines, taught fiqh as legal signs in worship, teaching Islamic history is an example of life, and teaches morals as a guide for human behavior whether in the category good or bad. Therefore, the main purpose of PAI learning is the formation of personalities in students which are reflected in their behavior and thought patterns in everyday life. Besides that, the success of Islamic Education learning in schools is also determined by the application of appropriate learning methodsTulisan ini membahas tentang peran pendidikan agama Islam di sekolah dalam pembentukan karakter bagi peserta didik. Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan salah satu pilar pendidikan karakter yang paling utama. Pendidikan karakter akan tumbuh dengan baik jika dimulai dari tertanamnya jiwa keberagamaan pada anak, oleh karena itu materi PAI di sekolah menjadi salah satu penunjang untuk pendidikan karakter. Melalui pembelajaaran PAI siswa diajarkan aqidah sebagai dasar bagi keagamaannya, diajarkan al - Quran dan al hadis sebagai pedoman hidupnya, diajarkan fiqih sebagai rambu-rambu hukum dalam beribadah, mengajarkan sejarah Islam merupakan sebuah keteladan hidup, dan mengajarkan akhlak sebagai pedoman prilaku manusia apakah dalam kategori baik ataupun buruk. Oleh karena itu, tujuan utama dari Pembelajaran PAI adalah pembentukan kepribadian pada diri siswa yang tercermin dalam tingkah laku dan pola pikirnya dalam kehidupan sehari-hari. Disamping itu pula, keberhasilan pembelajaran PAI di sekolah salah satunya juga ditentukan oleh penerapan metode pembelajaran yang tepat
PENGARUH PENGGUNAAN METODE TAMYIZ TERHADAP KEMAMPUAN MENERJEMAHKAN TEKS BAHASA ARAB KELAS X MA SYAIKH ZAINUDDIN NAHDLATUL WATHAN ANJANI
Penelitian ini bertujuan mengungkap pengaruh penggunaan metode Tamyiz terhadap kemampuan menerjemah teks berbahasa Arab Kelas X MA Syaikh Zainuddin NW Anjani. Masalahnya adalah bagaimana pengaruh yang ditimbulkan oleh penggunaan metode Tamyiz terhadap kemampuan menerjemah teks berbahasa Arab di Kelas X MA Syaikh Zainuddin NW Anjani? Masalah tersebut berusaha dijawab menggunakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan expost facto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah data diuji menggunakan rumus analisis regresi sederhana Ý = a + bX= 63,957 + 0.300 X dan dibuktikan dengan pengujian hipotesis, di mana thitung > ttabel yaitu 2,196 > 1,734. dapat diketahui bahwa memang dijumpai ada pengaruh yang ditimbulkan dari penggunaan metode Tamyiz terhadap kemampuan menerjemah teks berbahasa Arab pada peserta didik kelas X MA Syaikh Zainuddin NW Anjani, hanya saja pengaruhnya masih rendah. Sebab, kemampuan menerjemah teks berbahasa Arab tidak hanya butuh metode yang tepat, tapi juga harus ditunjang oleh minat belajar siswa dan keseriusannya, kompetensi guru, dan strategi mengajarkan Tamyiz
PENGARUH PEMBELAJARAN PAKEM (PEMBELAJARAN AKTIF KREATIF EFEKTIF DAN MENYENANGKAN) TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA MTS. NURUL YAQIN PRAYA
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pandemi yang berkepanjangan dan menutup berbagai sekolah mulai dari sekolah dasar sampai sekolah tinggi. Sehingga diperlukan adanya terobasan terbaru dalam metode pembelajaran yang dapat meninkatkan motviasi siswa untuk Kembali belajar. Seperti halnya pada siswa MTs. Nurul Yaqin Praya yang sudah lama meninggalkan sekolah. Diharapkan dengan metode yang tepat dapat meningkatkan kembali motivasi belajar siswa. Salah satu metode yang di anggap tepat oleh peneliti adalah metode PAKEM. PAKEM adalah singkatan dari Pembelajar Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), yaitu penelitian yang dilakukan dengan terjun langsung ke lapangan untuk meneliti pengaruh penggunaan metode PAKEM terhadap motivasi belajar siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, desainnya adalah “pre-test dan post-test one group design”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan motivasi belajar setelah penggunaan metode PAKEM yang dilaksanakan pada siswa MTs. Nurul Yaqin Pray
PENERAPAN METODE QIRA’AH AL-JAMA’IYYAH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA DAN MEMAHAMI TEKS QIRA’AH MA MU’ALLIMIN NAHDLATUL WATHAN ANJANI
Berbagai permasalahan dalam pembelajaran bahasa Arab banyak didapati oleh siswa, dengan berbagai latar belakang pendidikan terkhusus pendidikan bernuansa islami. MA Mu’allimin NW Anjani merupakan salah satu contoh sekolah yang memiliki siswa dengan keberagaman latar belakang pendidikan sebelumnya. Banyak siswa yang belajar di sekolah tersebut akan tetapi minim akan pengetahuan bahasa Arab, terlebih lagi para siswa kesulitan dalam membaca teks-teks berbahasa Arab. Para guru di MA Mu’allimin NW Anjani mencoba mengentaskan permasalahan tersebut dengan menerapkan metode al-Qiraah Al-Jama’iyyah sebagai solusi atas permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan permasalahan di MA Mu’allimin NW Anjani serta solusi yang diberikan sehingga dapat menentaskan permasalahan yang ada. Adapun metode yang digunakan adalah analisis deskriptif, sebuah penelitian dengan pendekatan investigasi guna mengunggkap permasalahan dengan tuntas. Hasil yang didapati adalah dengan penerapan metode al-Qiraah Al-Jama’iyyah siswa lebih aktif dalam pembelajaran bahasa Arab dan lebih berani untuk mengucapkan kosakata yang dibaca. Dan setelah beberapa pertemuan dengan menerapkan metode al-Qiraah Al-Jama’iyyah siswa yang sebelumnya tidak memiliki mental untuk membacakan teks berbahasa Arab di depan siswa lainnya kini lebih berani bahkan tingkat kesalahannya pun berkurang. Hal ini sebanding dengan hasil belajar siswa pada uji siklusnya. Dengan demikian Metode Qira’ah Al-Jama’iyyah sangat cocok untuk menentaskan permasalahan siswa dalam membaca teks berbahasa Arab
PERTIMBANGAN MAJLIS HAKIM TERHADAP PERKARA GUGATCERAI PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI)
Studi kasus di penelitian ini bertujuan untuk memahami pertimbangan Hakim memutuskan perkara gugat cerai sebelum dua tahun suami meninggalkan istrinya, untuk mengetahui pandangan Hakim tentang ketentuan meninggalkan istri selama dua tahun sebagai alasan perceraian di Pengadilan Agama Selong kelas 1B.Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research).Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (verifikasi).Adapun hasil dari penelitian ini yaitu pertimbangan Hakim memutuskan perkara Nomor 220/Pdt.G/2022/PA.Sel. gugat cerai sebelum dua tahun. Majlis Hakim memutuskan dengan pasal 116 (f) kompilasi hukum Islam, dengan alasan, gugatan tersebut beralasasan hukum, bahwa antara penggugat dan tergugat telah terjadi cek cok perselisihan yang tidak dapat di rukunkan kembali, penggugat telah mengalami penderitaan secara lahir maupun batin. Pandangan Hakim tentang meninggalkan istri selama dua tahun lebih tanpa sepengetahuan pihak lain. Maka majlis Hakim memutuskan dengan pasal 116 (b) kompilasi hukum Islam, dengan alasan gugatan tersebut beralasan hukum. Dampak yang timbul akibat putusan Hakim tersebut, putusnya ikatan antara kedua belah pihak, hak asuh anak , dan pembagian harta gono gini
Studi Komparasi Akhlak Santri Mukim dan Santri Non Mukim Pondok Pesantren Uswatun Hasanah (Studi Kasus MA Uswatun Hasanah)
Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1). mendiskripsikan bagaimana akhlak santri mukim 2).mendiskripsikan bagaimana akhlak santri non mukim 3). Mendiskripsikan perbedaan akhlak santri mukim dan santri non mukim. Jenis Penelitian ini menggunakan model penelitian studi kasus. Studi kasus ialah penelitian yang dilakukan secara intensif dan terinci yang subjek penelitiannya terhadap individu, kelompok. Lokasi penelitian di MA Uswatun Hasanah Cempaka Putih. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data primer yaitu meliputi: Guru, waka kesiswaan, Kepala sekolah MA Uswatun Hasanah, ustadz, pengurus asrama dan perwakilan peserta didik MA Uswatun Hasanah. Sedangkan sumber data sekunder adalah dokumen-dokumen yang terkait dengan objek yang diteliti. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik pengolahan data dan analisis data yang digunakan adalah Reduksi, Penyajian Data, Penarikan Kesimpulan. Kemudian didalam hasil penelitian ini akhlak siswa yang tinggal di asrama memiliki akhlak yang baik kepada Allah, akhlak kepada makhluk seperti adab kepada guru, akhlak kepada lingkungan, akhlak siswa yang tidak tinggal di asrama memiliki akhlak yang baik kepada Allah, akhlak kepada makhluk. Namun, kurang baik akhlak mereka kepada lingkungan, kemudian perbedaan akhlak siswa yang tinggal di asrama dan siswa yang tidak tinggal di asrama hanya berbeda pada akhlak mereka kepada lingkungan
PENDIDIKAN ISLAM MULTILITERAL: KAJIAN PEMIKIRAN IMAM NAWAWI DALAM ADABUL ALIM WAL MUTAALIM
The philosophy of Islamic education thought today leads to technical education methods. Not many realize that the practice of Islamic education is confined by monolithic disciplinary arrogance. Monolithic Islamic education, which has been a solution to answer various types of conflicts, often triggers new conflicts. So far Islamic education has not found a paradigmatic grounding. This article analizes the thaughts of Nawawi’s in Adabul Alim Wal Muta’alim. Ideally, Islamic education as a solution can come through relationships variety, which can be elaborated by multiliteral diversity. Nawawi in the book of Adabul Alim Wal Mutaalim has presented the concept of multiliteral Islamic education with four relations; that is, theocentric relations, linguistic relations, ethical relations, and juridical relations. At this point, the study of the Nawawi priest’s thoughts through the Adabul Alim Wal Muta’allim book as a strategic step to portray the concept of multiliteral Islamic education found its paradigmatic footing