Portal Jurnal Online Kopertais Wilyah IV (EKIV) - Cluster SASAMBO
Not a member yet
    912 research outputs found

    Variasi Kualitas Akhlak berdasarkan Teknik Clustering K-Means pada Siswa Kelas VIII di MTs Negeri 1 Semarang

    Get PDF
    Many studies on student morals have been carried out but variations in the quality of student morals have never been identified. The purpose of this study was to identify variations in the moral quality of students using K-Means clustering analysis, and to present them using descriptive statistics. With the identification of variations in the quality of student morals, it is hoped that Islamic Religious Education teachers can be more optimal in shaping students' morals. This study uses descriptive statistical analysis and K-means. The data of this research is the moral score of class VIII students at MTs Negeri 1 Semarang 2021/2022, collected using interview and questionnaire techniques. The population size in this study was 328. The sample was taken using a simple random sampling technique using the Tom Yamane formula, and the size was 150 students. Descriptive statistical analysis shows that the average moral quality of MTs Negeri 1 Semarang students tends to be good (items 2, 4, 5, 6, 7, 9, and 12) and very good (items 1, 3, 8, 10, and 11). . K-Means analysis shows that students can be clustered into four groups. Group I are students with below average quality on all moral items, namely morals to Allah (prayer and fasting), parents, peers, and the environment, there are 63 students. Group II are students with below average quality in morals to Allah (prayer), parents, and the environment (maintaining tidiness), there are 10 students. Group III is students with below average quality in morals to Allah (fasting), teachers, and the environment, there are 18 students. Group IV is students with above average quality on all moral items, namely: morals to Allah (prayer and fasting), parents, teachers, peers, and the environment, there are 59 students.Kajian tentang akhlak siswa sudah banyak dilakukan namun variasi kualitas akhlak siswa belum pernah diidentifikasi. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi variasi kualitas akhlak siswa menggunakan analisis clustering K-Means, dan menyajikannya menggunakan statistika deskriptif. Dengan teridentifikasinya variasi kualitas akhlak siswa diharapkan guru Pendidikan Agama Islam dapat lebih optimal dalam membentuk akhlak siswa. Penelitian ini menggunakan analisis statistika deskriptif dan K-means. Data penelitian ini adalah skor akhlak siswa kelas VIII di MTs Negeri 1 Semarang 2021/2022, dikumpulkan dengan teknik wawancara dan angket. Ukuran populasi dalam penelitian ini adalah 328. Sampel diambil dengan teknik sampling acak sederhana menggunakan rumus Tom Yamane, dan berukuran 150 siswa. Analisis Statistika deskriptif menunjukkan bahwa rata-rata kualitas akhlak Siswa MTs Negeri 1 Semarang berkecenderungan baik (item 2, 4, 5, 6, 7, 9, dan 12) dan baik sekali (item 1, 3, 8, 10, dan 11). Analisis K-Means menunjukkan bahwa siswa dapat diklasterkan ke dalam empat kelompok. Kelompok I adalah siswa dengan kualitas di bawah rata-rata pada seluruh item akhlak, yaitu akhlak kepada Allah (sholat dan puasa), orang tua, teman sejawat, dan lingkungan, ada 63 siswa. Kelompok II adalah siswa dengan kualitas di bawah rata-rata pada akhlak kepada Allah (shalat), orang tua, dan lingkungan (menjaga kerapihan), ada 10 siswa. Kelompok III adalah siswa dengan kualitas di bawah rata-rata pada akhlak kepada Allah (puasa), guru, dan lingkungan, ada 18 siswa. Kelompok IV adalah siswa dengan kualitas di atas rata-rata pada seluruh item akhlak, yaitu: akhlak kepada Allah (sholat dan puasa), orang tua, guru, teman sejawat, dan lingkungan,  ada 59 siswa

    PENGGUNAAN METODE DISKUSI UNTUK MENINGKATKAN MAHARATUL KALAM SISWA MTS MUALLIMIN NW ANJANI

    Get PDF
    Permalasalahan yang dihadapi siswa Siswa Mts Muallimin NW Anjani dalam pembelajaran Bahasa Arab, maharoh kalam adalah rendahnya hasil belajar siswa. Hal ini disebabkan dalam proses belajar guru masih menggunakan metode ceramah, tanya jawab dan pemberian tugas, metode yang digunakan guru ini sifatnya masih konvensional yakni berpusat pada guru saja sehingga siswa kurang berperan aktif dalam pembelajaran. Dilihat dari keadaan diatas maka dapat diketahui bahwa metode yang digunakan masih kurang baik sehingga aktifitas guru masih lebih banyak dari siswanya, rumusan masalah dari penelitian ini adalah: “Bagaimana penerapan metode diskusi untuk meningkatkan mahārah Kalam Siswa Mts Muallimin NW Anjani? Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK)yang merupakan penelitian kualitatif, sumber data dari penelitian ini adalah sumber dara primer yaitu peserta didik dan sumber data sekunder yang berupa observasi, soal pretest dan post test dan dokumentasi. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan prosentase dan hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan dari pratindakan sampai dengan siklus II. Peningkatan kemampuan membaca bahasa Arab dengan metode diskusi terarah, dapat dilihat dari peningkatan nilai rata-rata pratindakan, siklus I, dan siklus II. Nilai rata-rata pada pratindakan, sebesar 71,86. Nilai rata-rata yang diperoleh pada siklus I, sebesar 74,46. Hal tersebut berarti nilai rata-rata dari pratindakan ke siklus I, mengalami peningkatan 3,46%. Nilai rata-rata siklus II, sebesar 80,39 berarti mengalami peningkatan sebesar 7,96% dari hasil siklus I. Dari peningkatan tersebut dapat dikatakan bahwa penerapan metode diskusi kelompok terarah efektif dalam upaya untuk meningkatkan mahārah Kalam bagi peserta didik.Permalasalahan yang dihadapi siswa Siswa Mts Muallimin NW Anjani dalam pembelajaran Bahasa Arab, maharoh kalam adalah rendahnya hasil belajar siswa. Hal ini disebabkan dalam proses belajar guru masih menggunakan metode ceramah, tanya jawab dan pemberian tugas, metode yang digunakan guru ini sifatnya masih konvensional yakni berpusat pada guru saja sehingga siswa kurang berperan aktif dalam pembelajaran. Dilihat dari keadaan diatas maka dapat diketahui bahwa metode yang digunakan masih kurang baik sehingga aktifitas guru masih lebih banyak dari siswanya, rumusan masalah dari penelitian ini adalah: “Bagaimana penerapan metode diskusi untuk meningkatkan mahārah Kalam Siswa Mts Muallimin NW Anjani? Jenis Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK)yang merupakan penelitian kualitatif, sumber data dari penelitian ini adalah sumber dara primer yaitu peserta didik dan sumber data sekunder yang berupa observasi, soal pretest dan post test dan dokumentasi. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan prosentase dan hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan dari pratindakan sampai dengan siklus II. Peningkatan kemampuan membaca bahasa Arab dengan metode diskusi terarah, dapat dilihat dari peningkatan nilai rata-rata pratindakan, siklus I, dan siklus II. Nilai rata-rata pada pratindakan, sebesar 71,86. Nilai rata-rata yang diperoleh pada siklus I, sebesar 74,46. Hal tersebut berarti nilai rata-rata dari pratindakan ke siklus I, mengalami peningkatan 3,46%. Nilai rata-rata siklus II, sebesar 80,39 berarti mengalami peningkatan sebesar 7,96% dari hasil siklus I. Dari peningkatan tersebut dapat dikatakan bahwa penerapan metode diskusi kelompok terarah efektif dalam upaya untuk meningkatkan mahārah Kalam bagi peserta didik

    PEMBAGIAN HARTA PADA ANAK ANGKAT DENGAN CARA HIBAH (STUDI KASUS DI PENGADILAN AGAMA SELONG)

    Get PDF
    Penelitian ini membahas tentang bagaimana pemberian hibah sebagai pembagian harta warisan terhadap anak angkat, peraktek hibah ini sering ditemukan di dalam masyarakat yang tidak dikaruniai anak sehingga melakukan pengangkatan anak, bahkan telah dilakukan bertahun-tahun dan lama kelamaan itu menjadi kebiasaan masyarakat hingga saat ini. Sehingga membuat pola pikir, pandangan masyarakat tentang pembagian harta warisan yang dilakukan dengan sistem hibah sebagai kebiasaan dan itu bisa dikatakan akan sulit diubah, bahkan masyarakat sudah menjadikanya tradisi yang secara turun-temurun berlangsung dan berkembang di masyarakat. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yang lebih cenderung menggunakan metode analisis dan lebih deskriftif. Adapun sumber data yang digunakan adalah sumber data premier dan sumber data skunder,baik dari buku, jurnal dan observasi lapangan. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa, hibah dan waris merupakan dua hal yang berbeda dan tidak bisa dirubah maknanya,menurut pasal 211 Kompilasi Hukum Islam, hibah orang tua terhadap anaknya dapat diperhitungkan sebagai warisan karena adanya transformasi Hukum Adat ke dalam Hukum Islam, dan masyarakat masih ada yang menggunakan praktik hibah sebagai harta warisan tersebut mengikuti leluhur terdahulu dan menjadi ketetapan hukum adat yang tidak tertulis, karna dengan cara pembagian seperti itu tidak ada kerugian yang didapatkan oleh pewaris sama sekali terlepas dari setuju atau tidaknya ahli warisnya yang lain. Demi kepentingan bagi semua masyarakat Indonesia, Kompilasi Hukum Islam mengatur mengenai ketentuan hibah yaitu terdapat dalam pasal 210 ayat (1). bahwa hibah sebanyak-banyaknya adalah 1/3 (sepertiga) bagian, sehingga hibah kepada anak angkat adalah sahnya tidak boleh melebihi dari 1/3 (sepertiga) bagian, sedangkan selebihnya adalah batal demi hukum

    Intensitas Bimbingan Belajar dalam Pencapaian Akademis Peserta Didik Kelas

    Get PDF
    Matematika merupakan mata pelajaran yang dipelajari disetiap jenjang pendidikan mulai dari SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA sampai jenjang perguruan tinggi. Keberadaan ilmu Matematika begitu penting bagi perkembangan peserta didik untuk meningkatkan prestasinya, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang lain. Untuk mencapai prestasi belajar yang optimal maka harus memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar. Proses pencapaian prestasi belajar dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah pengaruh bimbingan belajar intensif terhadap capaian akademis siswa kelas IV Mata Pelajaran Matematika pada Kurikulum 2013 di MI Salafiyah Syafi’iyah II” Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode analisis paired sampel t-test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas IV yang berjumlah 44 siswa dan sampelnya sebesar 20 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan “ Simple Random Sampling”. Teknik pengumpulan data menggunakan pengamatan berperan serta dan tes ujian. Teknik analisis data menggunakan paired sampel t-test untuk mengetahui perbedaan rata-rata hasil belajar sebelum dan sesudah bimbingan belajar untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh bimbingan belajar intensif terhadap prestasi belajar Matematika. Dari hasil analisis data diketahui terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara nilai matematika sebelum mendapatkan bimbel intensif dan sesudah mendapatkan bimbel intensif. Program bimbingan belajar intensif dapat mengatasi siswa yang tidak tuntas belajar guna mencapai ketuntasan belajar siswa serta dapat membantu siswa yang memiliki kemampuan rendah,  maka ada pengaruh positif dan signifikan antara bimbingan belajar intensif terhadap capaian akademis siswa kelas IV mata pelajaran matematika di MI Salafiyah Syafi’iyah II. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan pada pihak sekolah terutama guru agar bimbingan belajar intensif dapat digunakan sebagai salah satu cara untuk membantu siswa mencapai ketuntasan belajar karena pada bimbingan belajar intensif siswa yang belum tuntas belajar akan mendapatkan lagi penjelasan materi yang sudah diajarkan. Bagi peneliti yang akan datang, apabila akan menggunakan variabel yang sama dalam penelitiannya disarankan agar mengambil jumlah sampel yang lebih besar sehingga hasil penelitian tersebut bisa bermanfaat bagi banyak pihak

    Metode Statistika Popular pada Skripsi Program Studi S.1 PAI UIN Walisongo Semarang 2021

    Get PDF
    The learning achievement of the Education Statistics course is students are able to understand and apply statistical methods in research using applications such as excel and SPSS, the problem is there are students who don’t understand statistical methods both in theory and practice. Empirical data on various statistical methods used in research are needed in increasing student competence. Therefore, this study aims to (1) identify the statistical methods used in research (2) Calculate the frequency of use of each statistical method. This research is quantitative research with descriptive statistics analysis. The research variable is the type of statistical method used in the undergraduate thesis of PAI UIN Walisongo Semarang students in the odd semester 2021/2022. Data collection is drawn by census. The data source used is the repository website of UIN Walisongo Semarang. Identification of the types of statistical methods in the PAI thesis shows that there are 57 theses in the odd semester 2021/2022, divided into quantitative research (10 theses) and qualitative (47 theses). In the thesis with quantitative research, there are 7 (seven) kinds of statistical methods, namely: Central tendention (10 theses), standard deviation (10 theses), simple linear regression (8 theses), frequency distribution table (6 theses) , bar graph (6 thesis); correlation analysis (5 thesis), and pie chart (1 thesis). This means that there is little interest in quantitative research in the PAI study program, and the most popular statistical methods are Central tendention, and standard deviation, while pie charts are less popularCapaian pembelajaran mata kuliah Statistika Pendidikan adalah mahasiswa mampu memahami dan menerapkan metode statistika pada penelitian dengan menggunakan aplikasi tertentu seperti excel dan SPSS, permasalahannya adalah masih ada mahasiswa yang belum paham metode statistika baik secara teori maupun praktik. Data empiris tentang macam-macam metode statistika yang digunakan dalam penelitian diperlukan dalam peningkatan kompetensi mahasiswa. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk (1) Mengidentifikasi metode statistika yang digunakan dalam penelitian; (2) Menghitung frekuensi penggunaan masing-masing metode statistika. Jenis penelitian  ini adalah penelitian kuantitatif. Teknik analisis data statistika yang digunakan adalah analisis statistika deskriptif. Variabel penelitian ini adalah jenis metode statistika yang digunakan dalam skripsi mahasiswa prodi S.1 PAI UIN Walisongo Semarang pada semester gasal 2021/2022. Pengumpulan data dilakukan dengan cara sensus. Sumber data yang digunakan adalah website repository UIN Walisongo Semarang. Identifikasi jenis metode statistika pada skripsi prodi PAI menunjukkan bahwa pada semester gasal 2021/2011 terdapat 57 skripsi pada repository PAI UIN Walisongo Semarang, terbagi menjadi penelitian kuantitatif (10 skripsi) dan kualitatif (47 skripsi). Pada skripsi dengan penelitian kuantitatif,  metode statistika yang digunakan ada 7 (tujuh) macam, yaitu: ukuran pemusatan data (10 skripsi), ukuran keragaman data (10 skripsi), regresi linear sederhana (8 skripsi), tabel distribusi frekuensi (6 skripsi), grafik bar chart (6 skripsi); analisis korelasi (5 skripsi), dan grafik pie chart (1 skripsi). Artinya penelitian kuantitatif di prodi S.1 PAI baru sedikit peminatnya, dan metode statistika yang paling popular adalah ukuran pemusatan data, dan ukuran keragaman data, sedangkan yang kurang popular adalah grafik pie char

    TRADISI BALI RIMA PETANI JAGUNG DI DESA RABA KECAMATAN WAWO KABUPATEN BIMA TINJAUAN MAQASHID ASY-SYARIAH

    Get PDF
    Bali Rima merupakan salah satu tradisi yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Raba Kecamatan Wawo dalam hal pertanian. Tradisi Bali Rima mempunyai Fenomena yang di mana fenomena tersebut terjadi saat pelaksanaan praktik Bali Rima, fenomena yang terjadi yaitu apabila ada pihak yang melanggar kesepakatan maka akan di suruh membayar denda sebesar 80 ribu rupiah sesuai dengan kesepakataan awal dari pada petani. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif, data yang dikumpulkan berdasarkan fakta dilapangan yaitu tehnik pengumpulan data berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan metode analisis datanya yaitu model interaktif. Sesuai dengan pembahasan diatas Bbali Rima berhubungan dengan Maqashid Asy-Syariah yaitu Memelihara Harta sesuai dengan hasil analisis yang dilakukan bahwa Bali Rima mempunyai kaitan dengan Maqashid Asy-Syariah memelihara harta dikarenakan apabila ada pihak yang melanggar kesepakatan makan akan disuruh membayar denda dengan membayar upah tenaga yang sudah diberikan oleh pihak yang lain, dikarenakan harta yang didapatkan tidak melalui cara-cara yang batil, Tradisi Bali Rima masuk kedalam golongan Maqashid Asy-Syariah memelihara Harta yang bersifat Hajjiyat, Apabila tidak dilakukan maka tidak akan mengancam kehidupan manusia itu sendiri.Bali Rima merupakan salah satu tradisi yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Raba Kecamatan Wawo dalam hal pertanian. Tradisi Bali Rima mempunyai Fenomena yang di mana fenomena tersebut terjadi saat pelaksanaan praktik Bali Rima, fenomena yang terjadi yaitu apabila ada pihak yang melanggar kesepakatan maka akan di suruh membayar denda sebesar 80 ribu rupiah sesuai dengan kesepakataan awal dari pada petani. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif, data yang dikumpulkan berdasarkan fakta dilapangan yaitu tehnik pengumpulan data berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan metode analisis datanya yaitu model interaktif. Sesuai dengan pembahasan diatas Bbali Rima berhubungan dengan Maqashid Asy-Syariah yaitu Memelihara Harta sesuai dengan hasil analisis yang dilakukan bahwa Bali Rima mempunyai kaitan dengan Maqashid Asy-Syariah memelihara harta dikarenakan apabila ada pihak yang melanggar kesepakatan makan akan disuruh membayar denda dengan membayar upah tenaga yang sudah diberikan oleh pihak yang lain, dikarenakan harta yang didapatkan tidak melalui cara-cara yang batil, Tradisi Bali Rima masuk kedalam golongan Maqashid Asy-Syariah memelihara Harta yang bersifat Hajjiyat, Apabila tidak dilakukan maka tidak akan mengancam kehidupan manusia itu sendiri

    ANALISIS KRITIS PENDAPAT IMAM ASY-SYAFI’I TENTANG JUAL BELI HARTA WAKAF

    Get PDF
    Sejalan dengan konsep kepemilikan harta dalam Islam, maka harta yang telah diwakafkan memiliki akibat hukum, yaitu ditarik dari lalu lintas peredaran hukum yang seterusnya menjadi milik Allah, yang dikelola oleh perorangan dan atau lembaga nazhir, sedangkan manfaat bendanya digunakan untuk kepentingan umum. Memanfaatkan benda wakaf berarti menggunakan benda tersebut. Sedang benda asalnya tetap tidak boleh dijual, dihibahkan dan diwariskan. Hal inilah yang dikuatkan oleh Imam Asy-Syafi’i yang tidak meperbolehkan sama sekali memperjualbelikan harta wakaf dengan alasan apapun. Padahal dalam praktiknya ada beberapa alasan yang akan menjadikan harta wakaf kehilangan fungsinya jika tidak dilakukan tasharruf (transaksi) dan pengaturan atasnya. Penelitian ini menggunakan metode library research (telaah Pustaka) dengan pendekatan analitis kritis terhadap pendapat Imam Asy-Syafi’i dalam kitab al-Umm dengan melihat pandangan beliau tentang memperjualbelikan harta wakaf dan sumber istinbath hukumnya. Kemudian dikomparasi dengan pendapat imam yang lain serta dikritisi untuk mendapatkan kesimpulan hukum yang bisa menjadi solusi bagi masyarakat dalam hal mengelola harta wakaf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Imam Asy-Syafi’i mengharamkan memperjualbelikan harta wakaf karena tiga alasan yaitu hadits Riwayat Abdullah bin Umar, Tidak adanya teks yang membolehkan dan karena aqad wakaf adalah akad pelepasan hak (tabarru’) sehingga tidak ada lagi hak untuk dilakukan transaksi atasnya. Meski demikian beberapa ulama’ membolehkan untuk menperjualbelikan harta wakaf untuk tetap mempertahankan nilai kemanfaatannya dan harta tersebut meski telah dilepaskan hak atasnya oleh pewakif tetapi tetap ada hak pengelolaan oleh nadzir yang bisa bertindak untuk tetap lestarinya kemanfaatan harta wakaf.  Sejalan dengan konsep kepemilikan harta dalam Islam, maka harta yang telah diwakafkan memiliki akibat hukum, yaitu ditarik dari lalu lintas peredaran hukum yang seterusnya menjadi milik Allah, yang dikelola oleh perorangan dan atau lembaga nazhir, sedangkan manfaat bendanya digunakan untuk kepentingan umum. Memanfaatkan benda wakaf berarti menggunakan benda tersebut. Sedang benda asalnya tetap tidak boleh dijual, dihibahkan dan diwariskan. Hal inilah yang dikuatkan oleh Imam Asy-Syafi’i yang tidak meperbolehkan sama sekali memperjualbelikan harta wakaf dengan alasan apapun. Padahal dalam praktiknya ada beberapa alasan yang akan menjadikan harta wakaf kehilangan fungsinya jika tidak dilakukan tasharruf (transaksi) dan pengaturan atasnya. Penelitian ini menggunakan metode library research (telaah Pustaka) dengan pendekatan analitis kritis terhadap pendapat Imam Asy-Syafi’i dalam kitab al-Umm dengan melihat pandangan beliau tentang memperjualbelikan harta wakaf dan sumber istinbath hukumnya. Kemudian dikomparasi dengan pendapat imam yang lain serta dikritisi untuk mendapatkan kesimpulan hukum yang bisa menjadi solusi bagi masyarakat dalam hal mengelola harta wakaf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Imam Asy-Syafi’i mengharamkan memperjualbelikan harta wakaf karena tiga alasan yaitu hadits Riwayat Abdullah bin Umar, Tidak adanya teks yang membolehkan dan karena aqad wakaf adalah akad pelepasan hak (tabarru’) sehingga tidak ada lagi hak untuk dilakukan transaksi atasnya. Meski demikian beberapa ulama’ membolehkan untuk menperjualbelikan harta wakaf untuk tetap mempertahankan nilai kemanfaatannya dan harta tersebut meski telah dilepaskan hak atasnya oleh pewakif tetapi tetap ada hak pengelolaan oleh nadzir yang bisa bertindak untuk tetap lestarinya kemanfaatan harta wakaf. &nbsp

    THE INFLUENCE OF EXCELLENT TEACHERS ON INCREASING THE LEARNING MOTIVATION OF CLASS XI STUDENTS AT MA NW MONTONG BAAN

    Get PDF
    Excellent teachers have a very big influence on increasing student learning motivation. But the fact that happened at that time, excellent teachers did not optimize themselves as motivators in the learning process. As a result, students experience a decrease in interest in learning. This study aims to determine (1) the role of excellent teachers as motivators (2) learning motivation (3) the effect of the role of excellent teachers as motivators on learning motivation at MA Montong Baan. The research design used is causality with a population of 68 students and a total sample of 16 students. Data were collected using documentation and questionnaire methods, analyzed using quantitative with a descriptive approach. The results showed that (1) Excellent teachers played a good role as a motivator for MA Montong Baan students. This can be shown from the results of the questionnaire with a total score of 4497 ​​in the range of scores of 3905-4288. (2) Good student motivation in MA Montong Baan. This can be shown from the results of the questionnaire with a total score of 4622 in the range of scores of 3905 –4822. (3) The role of excellent teachers as motivators has a positive and significant effect on learning motivation at MA Montong Baan shown > ie 6.570 > 1.989 with p-value < ie 0.000 < 0.05. The value of R Square is 0.350. This shows that the contribution of the role of the excellent teacher as a motivator (X) on learning motivation (Y) is 35%.Guru excellent mempunyai pengrauh sanat besar terhadap peningktan motivasi belajar siswa. Ttapifakta yang terjadi saat itu, guru excellent kurang mengoktimalkan dirinya sebagai motivator dalam proses pembelajaran. Akibatnya para peserta didik mengalami penurunan minat belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) peran guru excellent sebagai motivator (2) motivasi belajar (3) pengaruh peran guru excellent sebagai motivator terhadap motivasi belajar MA Montong Baan. Rancangan penelitian yang digunakan adalah kausalitas dengan populasi 68 siswa dan jumlah sampel sebanyak 16 siswa. Data dikumpulkan menggunakan metode dokumentasi dan kuesioner,dianalisis menggunakan kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Guru excellent berperan baik sebagai motivator siswa MA Montong Baan. Hal ini dapat ditunjukkan dari hasil kuisioner dengan total skor 4497 berada pada rentang skor 3905-4288. (2) Motivasi belajar siswa baik di MA Montong Baan. Hal ini dapat ditunjukkan dari hasil kuisioner dengan total skor 4622 berada pada rentang skor 3905 –4822. (3) Peran guru excellent sebagai motivator berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar di MA Montong Baan ditunjukkan > yaitu 6.570 > 1.989 dengan p-value < α yaitu 0.000 < 0.05. Besarnya nilai R Square 0,350. Hal ini menunjukkan bahwa sumbangan pengaruh dari variabel peran guru excellent sebagai motivator (X) terhadap motivasi belajar (Y) sebesar 35%

    UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENGGUNAAN METODE DEMONSTRASI DI KELAS VIII.3 SMP NEGERI 1 PRINGGASELA TAHUN 2022

    Get PDF
    Penelitian ini di latar belakangi oleh salah satu upaya guru tenaga profesional bukan hanya untuk mengajar saja melainkan guru seharusnya berupaya mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih dan mengevaluasi peserta didik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk penerapan metode demonstrasi dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) bagi siswa, serta mengetahui hasil belajar siswa menggunakan metode demonstrasi. Jenis penelitian merupakan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan dua siklus dan subjek penelitian ini guru kelas VII.3 thun ajaran 2021/2022. Dalam penelitian tindakan kelas ( PTK ) ini dilakukan dalam 2 siklus, dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan ketuntasan belajar siswa secara klasikal  yaitu pada siklus I sebesar 70%, dapat meningkat menjadi 85 % pada siklus II. Hasil penelitian tindakan kelas ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menerapkan metode demonstrasi  dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan ketuntasan belajar siswa pada mata pelajaran IPS dengan ketuntasan mencapai 85% pada  Siklus II

    MELALUI KEGIATAN WORKSHOP SEBAGAI UPAYA PENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU BK SMPN 3 MOYO HULU

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (a) pengaruh workshop penyusunan perangkat pembelajaran pada kegiatan MGMP Kabupaten Sumbawa dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru BK dalam menyusun perangkat pembelajaran, dan (b) aktivitas guru BKdalam menyusun perangkat pembelajaran selama workshop penyusunan perangkat pembelajaran pada kegiatan MGMP Kabupaten Sumbawa, khususnya SMPN 3 Moyo Hulu digunakan metode penelitian tindakan sekolah (PTS) dengan dua siklus yang masing-masing siklusnya terdiri dari tahap (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan perbaikan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (a) terjadi peningkatan kompetensi pedagogik guru BK dalam menyusun perangkat pembelajaran melalui workshop pada kegiatan MGMP Kabupaten Sumbawa khususnya SMPN 3 Moyo Hulu  Penilaian melalui Rubrik Penilaian Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (perangkat pembelajaran) pada siklus 1 yang mencapai nilai 119, berada pada katagori baik, dan hasil penilaian pada siklus kedua yang mencapai nilai 151, berada pada katagori sangat baik, dan (b) aktivitas guru dalam mengikuti workshop penyusunan perangkat pembelajaran yang lengkap dan sistematis pada siklus kedua lebih baik daripada pada saat siklus kesatu. Penilaian melalui Rubrik Penilaian Aktivitas Guru dalam Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (perangkat pembelajaran) selama Kegiatan MGMP pada siklus kesatu yang mencapai nilai 30 atau tergolong baik, dan pada sikulus kedua mencapai nilai 36, yang berati tergolong sangat baik

    722

    full texts

    912

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Portal Jurnal Online Kopertais Wilyah IV (EKIV) - Cluster SASAMBO
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇