eJournal UPN Veteran Jakarta (Universitas Pembangunan Nasional)
Not a member yet
    2712 research outputs found

    Pengaruh Corporate Social Responsibility (CSR) dan Good Corporate Governance (GCG) Terhadap Nilai Perusahaan

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan guna menguji serta membuktikan pengaruh corporate social responsibility (CSR) dan good corporate governance (GCG) terhadap nilai perusahaan dengan ukuran perusahaan sebagai variabel moderasi. Penelitian ini berfokus kepada perusahaan sektor energi dan bahan baku pada tahun 2019-2021. Sampel pada pennelitian yakni sebanyak 57 sampel data yang dipilih dengan metode purposive sampling. Penelitian ini termasuk jenis kuantitatif-sekunder. Random Effect Model (REM) dengan regresi data panel digunakan dalam penelitian ini menggunakan STATA13 M P (64-bit). Tingkat signifikansi yang digunakan sebesar 5%. Hasil penelitian didapatkan bahwa: 1) corporate social responsibility (CSR) berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan; 2) komite audit tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan; 3) dewan komisaris independen berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan; 4) ukuran perusahaan memoderasi pengaruh corporate social responsibility terhadap nilai perusahaan; 5)ukuran perusahaan tidak memoderasi pengaruh komite audit terhadap nilai perusahaan; 6) ukuran perusahaan tidak mempengaruhi dewan komisaris independen terhadap nilai perusahaan

    Cover JYE Januari 2024

    No full text
    Cover JYE Januari 202

    Pengaruh Ulasan Pelanggan, Influencer, dan Harga Terhadap Keputusan Pembelian Serum Somethinc Pada E-Commerce Shopee

    Get PDF
    Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang mana bertujuan guna mengetahui dan membuktikkan pengaruh ulasan pelanggan, influencer, dan harga terhadap keputusan pembelian serum somethinc pada e-commerce Shopee. Somethinc merupakan suatu perusahaan lokal yang bergerak di bidang industri kecantikan. Somethinc lahir pada Mei tahun 2019. Somethinc terkenal karena dedikasinya dalam menciptakan produk-produk perawatan kulit yang berkualitas tinggi. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan total responden 100 yang terkumpul dengan bantuan google form. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data SEM-Partial Least Square (PLS) aplikasi SmartPLS 4. Hasil dari penelitian ini yaitu membuktikkan bahwa ulasan pelanggan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan influencer dan harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian

    Pengemasan dan Penamaan Merek Dagang Produk Usaha Rumah Tangga Di Desa Tanjung Pering Kabupaten Ogan Ilir

    Get PDF
    Pengemasan dan pemasaran produk-produk industri rumah tangga kerupuk kemplang di Desa Tanjung Pering ini masih dilakukan secara konvensional. Usaha ini dilakukan oleh wanita yang didominasi ibu rumah tangga, sebagai upaya untuk menambah pendapatan keluarga sekaligus memanfaatkan sumberdaya bahan baku ikan sungai yang tersedia, dan dilakukan dengan kemampuan yang terbatas, begitu juga dalam aktivitas pemasarannya. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam bentuk pelatihan dan pendampingan. Pelaku usaha ini menjual produknya di sekitar desa dan kecamatan terdekat dengan cara menjual langsung di pasar atau membuat kios- kios di pinggir jalan dengan kemasan seadanya, sehingga pangsa pasarnya masih sangat terbatas. Belum menggunakan kemasan yang menarik dan belum ada Branding. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi khalayak sasaran, karena dapat mengenalkan produk ini ke masyarakat luas dan memperluas jaringan pemasaran. Khalayak sasaran sangat memerlukan pendampingan dari berbagai pihak untuk mengembangkan produk lokal dari Desa Tanjung Pering Kecamatan Indralaya Utara Kabupaten Ogan Ilir

    Pengadaan Tanah Untuk Kepentingan Umum Di Pulau Rempang Ditinjau Dari Sudut Pandang Hak Asasi Manusia

    Get PDF
    Pengadaan tanah untuk kepentingan umum di Indonesia, khususnya konflik yang terjadi di Pulau Rempang, menjadi sorotan karena kompleksitasnya terkait hak asasi manusia, adat, dan kepentingan investasi pemerintah. Artikel ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan perbandingan untuk menganalisis isu ini. Pengadaan tanah di Pulau Rempang menimbulkan ketidakpastian hukum dan perjuangan antara masyarakat, pemerintah, dan perusahaan. Dalam konteks hak asasi manusia, penentuan ganti rugi yang adil dan seimbang menjadi esensial, mempertimbangkan nilai-nilai sosial, budaya, dan ekonomi. Aspek partisipasi dan konsultasi masyarakat, serta prinsip non-diskriminasi, harus diintegrasikan dalam keputusan pengadaan tanah. Transparansi dan akuntabilitas juga penting untuk mendukung implementasi hak asasi manusia. Kesimpulannya, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menghormati, melindungi, dan memenuhi hak asasi manusia dalam pengadaan tanah untuk kepentingan umum, dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip hak asasi manusia dalam setiap tahap proses

    Revitalisasi Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang Menjadi Energi Listrik Melalui Waste-To-Energy (Komparasi Waste-To-Energy Negara Swedia)

    Get PDF
    Abstrak: Indonesia menghadapi masalah dalam hal pengelolaan sampah. Tumpukan sampah yang makin tidak terkendali tanpa diikuti dengan pengolahan sampah yang efektif menjadi permasalahan utamanya. Sudah banyak peraturan yang dibuat, tetapi implementasinya tidak berjalan sesuai yang diharapkan, struktur hukum yang belum dapat menjalankan penegakan hukum, hingga minimnya kesadaran warga dalam memilah sampah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka (library research) yang berkaitan dengan kajian teoritis dan beberapa referensi dari literatur–literatur ilmiah. Kemudian, teknik analisis data diolah secara deskriptif kualitatif yang menggambarkan dan menjelaskan fenomena sosial atau perilaku dalam situasi yang nyata menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan kasus (case approach). Terdapat potensi yang besar di tempat pembuangan sampah terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi untuk dimanfaatkan menjadi energi listrik melalui sistem waste-to-energy (WtE) di Indonesia seperti Negara Swedia. Namun, Indonesia menghadapi kekurangan lahan, biaya yang besar, dan pemilahan sampah yang lama. Potensi pada gunungan sampah di TPST Bantargebang, Bekasi belum dimanfaatkan dengan optimal menjadi energi listrik melalui sistem waste-to-energy (WtE) merujuk pada kesuksesan Swedia. Berbagai aturan yang ada tidak direalisasikan, struktur hukum belum optimal, dan budaya masyarakat tidak peduli akan pentingnya pemilahan sampah sehingga Indonesia sudah sepatutnya memaksimalkan ketiga unsur sistem hukum tersebut supaya permasalahan dapat dituntaskan secara efektif dan berkeadilan. Kata Kunci: Sampah, Waste-To-Energy, Energi Listrik, Sistem Hukum   Abstract: Indonesia is facing a problem when it comes to waste management. The uncontrolled piling up of waste without being followed by effective waste management is the main problem. Many regulations have been made, but their implementation has not gone as expected, legal structures that have not been able to carry out law enforcement, to the lack of awareness of citizens in sorting waste.This research uses normative juridical research methods with data collection techniques through library research related to theoretical studies and several references from scientific literature. The data analysis technique is then processed descriptively qualitatively which describes and explains social phenomena or behaviour in real situations using a statute approach and case approach. There is great potential at the Bantargebang integrated waste disposal site (TPST) in Bekasi to be harnessed into electrical energy through waste-to-energy (WtE) systems in Indonesia like Sweden. However, Indonesia faces land shortages, high costs, and lengthy waste segregation. The potential in the mountains of waste at TPST Bantargebang, Bekasi has not been optimally utilised into electrical energy through a waste-to-energy (WtE) system referring to Sweden\u27s success. Various existing regulations are not realised, the legal structure is not optimal, and the culture of the community does not care about the importance of waste segregation so that Indonesia should maximise the three elements of the legal system so that problems can be resolved effectively and fairly. Keywords: Waste, Waste-To-Energy, Electrical Energy, Legal Syste

    PEMROGRAMAN APLIKASI MOBILE E-WALLET “FULUS” BERBASIS SERVICE EXPRESS JS

    Get PDF
    Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi, kebutuhan akan digitalisasi di berbagai aspek kehidupan semakin meningkat, termasuk dalam bidang finansial dan pembayaran. Aplikasi "Fulus" hadir sebagai solusi untuk mempermudah berbagai transaksi finansial sehari-hari pengguna. Aplikasi ini dirancang untuk memungkinkan pengguna melakukan berbagai jenis transaksi seperti transfer uang, pembayaran tagihan, dan top up saldo secara digital. Dalam pengembangan aplikasi ini, metode yang digunakan meliputi analisis produk digital yang ada di pasaran, penerapan sistem pembagian frontend dan backend, serta integrasi menggunakan API. Bagian frontend dikembangkan menggunakan XML dan Java untuk desain antarmuka pengguna dan logika bisnis, sementara bagian backend menggunakan Express.js untuk pengelolaan data dan komunikasi dengan database. Integrasi antara frontend dan backend melalui API memastikan semua fitur aplikasi berfungsi dengan baik dan memberikan pengalaman pengguna yang optimal. Melalui pendekatan ini, aplikasi "Fulus" diharapkan dapat memenuhi kebutuhan finansial pengguna dengan cara yang lebih efisien dan terorganisir

    ESG and Financial Performance: The Moderating Role of Intellectual Capital

    Get PDF
    Public awareness of social and environmental challenges has raised attention to ESG issues around the world.  This study aims to empirically examine the effect of ESG on corporate financial performance with the moderating role of intellectual capital and its components human capital, structural capital, and relational capital. ESG measurement is measured by ESG score, financial performance is measured by ROA and Tobins\u27Q, and intellectual capital is measured by VAIC. The research was conducted on 424 samples of companies in ASEAN-5 countries (Indonesia, Malaysia, Singapore, Thailand, Philippines) obtained through puposive sampling technique with the research period 2019-2022. The results prove that ESG is positively related to financial performance on the proxy of ROA. Intellectual capital strengthens the relationship between ESG and corporate financial performance on ROA and Tobins\u27Q proxies. Structural capital strengthens the relationship between ESG and financial performance on the Tobins\u27Q proxy. Relational capital strengthens the relationship between ESG and corporate financial performance on the ROA proxy. Meanwhile, human capital weakens the relationship between ESG and corporate financial performance.   Keywords: ESG, Financial Performance, ROA, Tobins’Q, Intellectual Capital, Human Capital, Structural Capital, Relational Capita

    ADIZ (AIR DEFENCE IDENTIFICATION ZONE) DAN GEOPOLITIK RUANG UDARA INDONESIA

    Get PDF
    This research discusses Indonesia\u27s geopolitical interests in implementing the ADIZ (Air Defense Indentification Zone). ADIZ is an airspace for defense zone recognized by countries and binding as customary international law. This research is qualitative research with secondary data sources in the form of scientific studies, archives, and previous research. Using neorealism theory, the results of the study show that Indonesia\u27s geopolitical interest in the implementation of ADIZ is to ensure Indonesia\u27s security in the midst of anarchic world conditions that result in several potential external threats. The first potential threat is the existence of China\u27s military and economic activities in the South China Sea which affect the surrounding regional countries, especially Southeast Asian countries. Second, China\u27s rise triggered a growing competition between the two major powers, the United States and China, to contain China\u27s power

    Hak Janda Terhadap Harta Benda Dan Pengurusan Anak Dalam Budaya Kad’di Masyarakat Sabu

    No full text
    In relation to marriage problems, when there is an event where the husband dies first, then culture Kad\u27di must be followed in the customs of the Sabu community. Culture Kad\u27di only done for those married to Sabu. Culture Kad\u27di done when the husband has been buried or a few days after being buried. When the wife returns to her clan of origin or returns to the lap of her parents and/or family, important matters arise, including child care and problems with assets. In the cultural Sabu indigenous people Kad\u27di have social values, cultural wisdom that is passed on (inherited) from one generation to another from generation to generation. The Savu people still maintain, maintain and treat culture Kad\u27di as customary law. Culture Kad\u27di which is carried out usually through a very long and cultured customary process that requires the right time, place and conditions.Dalam kaitan masalah perkawinan apabila terjadi peristiwa dimana suami meninggal terlebih dahulu, maka budaya Kad’di wajib ditepakan dalam adat masyarakat Sabu. Budaya Kad’di hanya dilakukan bagi yang beristerikan Sabu. Budaya Kad’di dilakukan pada saat sang suami telah makamkan atau beberapa hari setelah dimakamkan. Pada saat istri kembali ke marga asalnya atau kembali kepangkuan orangtua dan atau keluarga makan timbul hal-hal penting diantaranya hal pengurusan anak serta masalah harta kekayaan. Pada masyarakat adat Sabu budaya Kad’di memiliki nilai-nilai social, kearifan budaya yang diteruskan (diiwariskan) dari suatu generasi kegenerasi yang lain secara turun temurun. Masyarakat Sabu masih memelihara, mempertahakan dan memperlakukan  budaya Kad’di sebagai hukum adat. Budaya Kad’di yang dilaksanakan biasanya melalui seuatu proses adat yang sangat panjang dan berbudaya sehingga membutuhkan waktu, tempat dan kondisi yang tepat

    2,321

    full texts

    2,712

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eJournal UPN Veteran Jakarta (Universitas Pembangunan Nasional)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇