eJournal UPN Veteran Jakarta (Universitas Pembangunan Nasional)
Not a member yet
2712 research outputs found
Sort by
IgG AND CD4+ Responses Post Immunization With Cidr1α-Pfemp1 Recombinant Protein
Malaria vaccine is urgently needed to eradicate malaria. The complexity of Plasmodium sp life cycle and host immunity to malaria have become the forces for developing peptide-based malaria vaccines using recombinant technology. The CIDR1α-PfEMP1 (cysteine-rich interdomain region 1α of Plasmodium falciparum erythrocyte membrane protein 1) is vital in malaria pathogenicity, making it a malaria vaccine candidate. This study investigated the IgG and CD4+ responses generated after the CIDR1α-PfEMP1 recombinant protein immunization in Wistar rats. The rats were divided into a control group, injected with 0.9% NaCl, and a treatment group, subcutaneously injected with 150 µg of purified CIDR1α-PfEMP1 recombinant protein. Injection was conducted thrice with a three-week interval. Blood samples were extracted every two weeks after immunization. IgG and CD4+ concentrations were measured using ELISA. Data were analyzed using the independent T-test and Mann-Whitney test based on the data distribution. IgG and CD4+ concentrations increased along with the injection frequency. Significant differences between the control and treatment groups were observed in IgG concentrations after all injections and CD4+ level only after secondary II immunization (p<0.05). In conclusion, the CIDR1α-PfEMP1 recombinant protein induces humoral and cellular immune responses through increased IgG and CD4+ concentrations, making it a potential malaria vaccine candidate
The Implementation Of The Rules Of Engagement For A Soldier: Defianus’s Case In Papua
Indonesia is a legal state that possesses defense and security capabilities based on the regulations governing it. The main protector of the nation within it is the Indonesian National Military, whose duties and authorities are stipulated in Law Number 34 of 2004. However, there are often individuals who misuse their authority for their satisfaction. This research aims to address the relationship between the abuse of power in the case of Defianus Kogoya in Papua and the application of Rules of Engagement. This research utilizes the normative juridical research method with data sources including primary legal materials, such as the Constitution of the Republic of Indonesia, the National Defense Law, and legal materials from various relevant sources to support the analysis. The research findings indicate that, at the forefront of national defense, the Indonesian National Military must always be prepared to carry out its main role and function, which should be adjusted to threats and changes in political policies. Therefore, the Indonesian National Military need to be equipped with Rules of Engagement as limits in the use of force to remain controlled and not violate human rights, especially towards civilian populations not involved in the conflict
ANTIDEPRESSANT SCREENING OF LITHIUM CARBONATE IN THE PRESENCE OF PHENYTOIN USING A FORCED SWIMMING MAZE IN ALBINO MICE
Lithium was introduced into modern psychiatric medicine; in 1970, Lithium was approved by the Food and Drug Administration for the treatment of manic illness; later in 1974 is used for the prevention of manic-depressive illness. Aim of the study: To find out the effect of lithium on mental depression in the presence of phenytoin as a sodium channel blocker, using mice Methods: Male albino mice weighing between 25-40g are used. A forced swimming maze is used to screen for the effect of Lithium on mental depression. Drugs subacute administration is applied. Results: Lithium or phenytoin administration, each alone produces an antidepressant effect. While subacute administration of combined treatment of lithium and phenytoin produces an antidepressant effect less than the additive action of both lithium and phenytoin. Conclusion: Lithium has an antidepressant effect; also, phenytoin administration produces antidepressant action. Administration of phenytoin and lithium together, leads to a decrease in the pharmacological effect of each, as antidepressant, due to their interaction. Therefore, patients receiving the combined treatment of phenytoin and lithium should be under observation. Also, the free (unbound) phenytoin and lithium levels should be measured under medical control. 
KEY DRIVERS OF CORPORATE TAX AVOIDANCE: The Role of Sales Growth, Transfer Pricin, and Business Strategy
This research aims to determine the positive influence of sales growth, transfer pricing, and business strategy on tax avoidance of listed manufacturing companies in Indonesia Stock Exchange in the period 2018-2020. The sampling technique used in this study, namely the purposive sampling method with the acquisition of a sampling of 129 samples. The type of this research is quantitative research that uses secondary data based on annual reports and financial reports. Techniques analyzing data in this research used panel data regression model selection test, classical assumption test, hypothesis testing and multiple linear regression. Based on the results of data analysis, it can be concluded that sales growth, transfer pricing, Business strategy, and leverage do not have significant effect on tax avoidance. Meanwhile, profitability has a positive significant effect on tax avoidance.
Keywords: Tax Avoidance; Sales Growth; Transfer Pricing; Business Strategy
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh positif pertumbuhan penjualan, transfer pricing, dan strategi bisnis terhadap penghindaran pajak pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2020. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode purposive sampling dengan perolehan sampel sebanyak 129 sampel. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang menggunakan data sekunder berdasarkan laporan tahunan dan laporan keuangan. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji pemilihan model regresi data panel, uji asumsi klasik, uji hipotesis dan regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan penjualan, transfer pricing, strategi bisnis, dan leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak. Sedangkan profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap penghindaran pajak.
Kata Kunci: Penghindaran Pajak; Pertumbuhan Penjualan; Transfer Pricing; Strategi Bisni
KONSEP TAX PLANNING PADA RUMAH MAKAN ABC
This study aims to understand the concept of tax planning at ABC Restaurant. Although taxes have an important role in financing the country\u27s development, the level of tax compliance in Indonesia is still low, especially in the Micro, Small and Medium Enterprises (MSME) sector. This study highlights the low level of tax awareness and knowledge among MSME owners and the need for more effective tax socialization. The methods used in this study include interviews and literature analysis. The results show that business owners tend to obtain tax information from informal sources such as the internet and indicate that increased socialization by the Directorate General of Taxes (DGT) can improve tax understanding and compliance in the MSME sector
Analisis Identitas Nasional Pada Mahasiswa Unit Kesenian Sumatera Utara Institut Teknologi Bandung
Identitas nasional merupakan hal krusial dalam lingkungan pendidikan, tak terkecuali lingkungan perguruan tinggi. Latar belakang dari penulisan ini adalah melihat kondisi nilai-nilai kebangsaan di kalangan generasi muda dengan derasnya arus globalisasi sekarang ini, sehingga perlu ditinjau bagaimana lingkungan organisasi kemahasiswaan di lingkungan perguruan tinggi bisa mendukung upaya penguatan identitas nasional bangsa Indonesia. Tujuan dari penulisan ini adalah agar pembaca mengetahui upaya penguatan identitas nasional di Unit Kebudayaan Sumatera Utara ITB. Metode penelitian adalah deskriptif dan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian adalah pemahaman identitas nasional dan upaya penguatan identitas nasional di organisasi kemahasiswaan oleh Unite Kebudayaan Sumatera Utara. Teknik pengumpulan data adalah wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Unit Kesenian Sumatera Utara sangat mendukung penguatan identitas nasional di Institut Teknologi Bandung. UKSU-ITB mendukung melalui beberapa budaya yang ada di organisasi ini dan mendukung identitas nasional melalui kegiatan-kegiatan yang ada di UKSU-ITB.Identitas nasional merupakan hal krusial dalam lingkungan pendidikan, tak terkecuali lingkungan perguruan tinggi. Latar belakang dari penulisan ini adalah melihat kondisi nilai-nilai kebangsaan di kalangan generasi muda dengan derasnya arus globalisasi sekarang ini, sehingga perlu ditinjau bagaimana lingkungan organisasi kemahasiswaan di lingkungan perguruan tinggi bisa mendukung upaya penguatan identitas nasional bangsa Indonesia. Tujuan dari penulisan ini adalah agar pembaca mengetahui upaya penguatan identitas nasional di Unit Kesenian Sumatera Utara ITB. Metode penelitian adalah deskriptif dan pendekatan kualitatif. Fokus penelitian adalah pemahaman identitas nasional dan upaya penguatan identitas nasional di organisasi kemahasiswaan oleh Unite Kebudayaan Sumatera Utara. Teknik pengumpulan data adalah wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Unit Kesenian Sumatera Utara sangat mendukung penguatan identitas nasional di Institut Teknologi Bandung. UKSU-ITB mendukung melalui beberapa budaya yang ada di organisasi ini dan mendukung identitas nasional melalui kegiatan-kegiatan yang ada di UKSU-ITB.
Eksistensi Kewenangan TNI Angkatan Udara dalam Penyelesaian Pelanggaran Hukum Udara Indonesia
Kedaulatan suatu negara terdiri dari wilayah, dimana wilayah suatu negara terbagi atas wilayah darat, laut, dan udara. Perlindungan kedaulatan negara dari serangan asing tentu menjadi fokus tersendiri bagi suatu negara tak terkecuali Indonesia. Dalam penegakan hukum atas pelanggaran hukum udara di Indonesia menjadi suatu hal yang harus untuk melindungi segenap wilayah nasional khususnya wilayah udara. Salah satu yang menjadi tantangan dalam penegakan hukum atas pelanggaran hukum udara adalah terkait badan atau pihak yang berwenang dalam penegakan hukum tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penegakan pelanggaran hukum udara di Indonesia dan untuk mengetahui wewenang TNI AU dalam penindakan atau penegakan hukum atas pelanggaran hukum udara di Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan teknik pengumpulan data kepustakaan. Hasil dari pembahasan ini yaitu upaya penegakan atas pelanggaran kedaulatan wilayah udara yang menjadi kedaulatan nasional diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan dan Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2001 tentang Keamanan dan Keselamatan Penerbangan. Pasal 10 Undang-Undang No. 34 Tahun 2004 tentang TNI memberikan TNI-AU kewenangan dan tanggung jawab dalam menjalankan penegakan kedaulatan dan hukum di wilayah udara. Peran dan wewenang TNI AU dalam proses penanganan kasus pelanggaran wilayah udara ini memiliki cakupan yang terbatas pada tahap penyelidikan
Urgensi Pembentukan Aturan dalam BPH Migas sebagai Optimasi Kelalaian Safety Standards Depot Minyak Pertamina
Minyak dan gas bumi adalah produk penting negara dan merupakan kekayaan tambang Indonesia yang memerlukan regulasi yang mengatur safety standards terkait keamanan kegiatan usaha. Namun, regulasi mengenai safety standards di Indonesia belum terdapat kejelasan dan belum mengkhususkan standar keamanan penyimpanan minyak, alias terdapat kekosongan hukum. Sehingga, kekosongan hukum dalam regulasi yang ada mengakibatkan kegiatan usaha PT Pertamina khususnya bagian Depot melalaikan standar keamanan mereka. Melihat permasalahan tersebut, maka penulis merumuskan dua rumusan masalah yakni komparasi aturan safety standards depot minyak Indonesia dengan Arab Saudi serta penambahan substansi dalam BPH Migas sebagai upaya optimasi safety standards depot minyak. Penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa peraturan safety standards dalam BPH Migas saat ini tidak mengatur secara detail, khusus, dan rinci mengenai aturan laporan inspeksi teknis, standar keamanan, dan sanksi yang berbanding terbalik dengan peraturan safety standards Saudi Aramco milik Arab Saudi. Dengan demikian, sebagai langkah upaya optimasi masalah kelalaian safety standards depot minyak Pertamina maka diperlukan revisi atas peraturan mengenai keamanan kegiatan usaha, yakni dengan menambah beberapa substansi baru yang diharapkan akan mengurangi kelalaian pertamina sebab aturan terkait safety standards akan secara tegas diatur dan akan menekankan sanksi bagi yang melanggar aturan
Pengaruh Beban, Postur, dan Masa Kerja terhadap Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Buruh Angkut Pasar
Background: One type of job at risk of musculoskeletal disorder MSDs is manual handling laborers who rely on their bodies as a means of carrying loads. The complaints experienced are chronic in nature, with effects caused by damage to muscles, joints, and ligaments, resulting in discomfort, pain, and functional impairment. This research aims to determine the relationship between workload, work posture, and tenure with musculoskeletal disorder (MSDs) complaints among manual handling laborers in the Segiri Market of Samarinda City.
Methods: This study is quantitative research using an analytical observational method with a cross-sectional design. The sample in this study consisted of 42 manual handling laborers from Segiri Market. Data analysis was conducted using the Pearson Product Moment correlation test.
Result: The research results indicate a significant relationship between workload and MSDs complaints (p-value 0.037) with a weak correlation (R of 0.323). There is a significant relationship between work posture and MSDs complaints (p-value 0.034) with a weak correlation (R of 0.328). There is a significant relationship between tenure and MSDs complaints (p-value 0.001) with a strong correlation (R of 0.508). that only father’s income was significantly related to students’ interest in continuing their education to college (p=0.032).
Conclusion: The existence of a relationship between workload, work posture, and tenure with MSDs complaints among manual handling laborers in the Segiri Market.
Keywords: transport workers, MSDs, NBM, REBALatar Belakang: Salah satu jenis pekerjaan yang berisiko terkena musculoskeletal disorder (MSDs) adalah pekerja manual handling yang mengandalkan tubuh sebagai alat pengangkut beban. Keluhan yang dialami bersifat kronis, dengan dampak berupa kerusakan otot, sendi, dan ligamen sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman, nyeri, dan gangguan fungsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja, postur kerja, dan masa kerja dengan keluhan MSDs pada pekerja manual handling di Pasar Segiri Kota Samarinda.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 42 orang buruh manual handling Pasar Segiri. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara beban kerja dengan keluhan MSDs (p-value 0,037) dengan korelasi lemah (R sebesar 0,323). Terdapat hubungan yang signifikan antara postur kerja dengan keluhan MSDs (p-value 0,034) dengan korelasi lemah (R sebesar 0,328). Adanya hubungan antara beban kerja, postur kerja, dan masa kerja dengan keluhan MSDs pada buruh manual handling di Pasar Segiri Kota Samarinda.
Kesimpulan: Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa beban kerja, postur kerja, dan masa kerja berhubungan dengan keluhan MSDs pada buruh angkut di Pasar Segiri
Kata Kunci: Buruh Angkut, MSDs, NBM, REB