eJournal UPN Veteran Jakarta (Universitas Pembangunan Nasional)
Not a member yet
    2712 research outputs found

    ANALISIS STRATEGI PEMASARAN LANTING MENGGUNAKAN METODE SWOT DAN QUANTITATIVE STRATEGIC PLANNING MATRIX (QSPM) DI UMKM LANTING AGUNG: ANALYSIS OF LANTING MARKETING STRATEGIES USING SWOT AND QUANTITATIVE STRATEGIC PLANNING MATRIX (QSPM) METHODS IN LANTING AGUNG

    No full text
    Competition between UMKM who produce similar products will become increasingly competitive, requiring business actors to always maintain and pay full attention to the quality of the products produced. This research aims to achieve the expected goals. With a management strategy, business activities will be more focused and adapt to increasingly complex business developments. The results of the QSPM analysis show that the strategy of maximizing location which is a strategy to attract potential market share has the highest TAS score of 3,62; the strategy of improving and maintaining product quality to maintain customer connections has a TAS score of 3,38; as well as the strategy of providing discounts and better service. good for maintaining customer loyalty has a TAS score of 2,80. The recommended strategy that should be implemented by the company is to maximize strategic locations to attract potential market share.Persaingan antar pelaku UMKM yang menghasilkan produk yang sejenis akan semakin kompetitif, sehingga mengharuskan para pelaku usaha untuk selalu menjaga dan memperhatikan secara penuh terhadap kualitas produk yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mencapai tujuan yang diharapkan. Dengan manajemen strategi, aktivitas bisnis akan lebih terarah serta menyesuaikan dengan perkembangan bisnis yang semakin kompleks. .Hasil analisis QSPM menunjukkan bahwa strategi memaksimalkan lokasi yang strategis untuk menarik pangsa pasar potensial memiliki skor TAS tertinggi sebesar 3,62 , strategi memperbaiki dan menjaga kualitas produk untuk mempertahankan koneksi pelanggan memiliki skor TAS sebesar 3,38, serta strategi memberikan diskon dan pelayanan yang baik untuk menjaga loyalitas pelanggan memiliki skor TAS sebesar 2,80. Rekomendasi strategi yang sebaiknya diterapkan oleh perusahaan adalah memaksimalkan lokasi yang strategis untuk menarik pangsa pasar potensial

    The Impact of Islamic Banking on Redistribution of Sustainable Income

    Get PDF
    Islamic banking operates within a framework guided by Shariah principles, emphasizing fairness, equity, and social justice. Unlike conventional banking systems that rely on interest-based transactions, Islamic banking prohibits riba (interest) and promotes profit-and-loss sharing. However, income inequality remains a persistent challenge in many Muslim-majority countries, raising questions about how Islamic banking can contribute to sustainable income redistribution. This study employs primary data collected from 400 respondents across four countries where Islamic banking operates: Saudi Arabia, Malaysia, Indonesia, and Nigeria, with 100 participants sampled per country. Data were gathered using structured interviews and analyzed using qualitative and quantitative approaches, supported by a review of literature and case studies. The findings reveal that Islamic banking significantly contributes to wealth redistribution and economic justice through instruments such as zakat, waqf (endowments), and profit-sharing models. The research concludes that Islamic banking is not only a viable alternative to conventional systems but also an essential mechanism for achieving sustainable income redistribution. These findings have significant implications for policymakers, financial institutions, and communities seeking to address income inequality and foster a more equitable economic system

    Edukasi Konsep Desa Cerdas Kepada Masyarakat Dalam Rangka Pencanangan Rawapanjang Smart Village (RSV)

    Get PDF
    Dalam era globalisasi dan kemajuan teknologi informasi, perkembangan konsep Smart City atau kota cerdas telah menjadi fokus dalam pembangunan perkotaan di berbagai negara. Namun, tidak hanya perkotaan yang dapat memanfaatkan konsep ini, tetapi juga desa-desa di pedesaan. Munculnya konsep Smart Village atau desa cerdas menjadi alternatif untuk mengembangkan desa-desa yang mandiri dan berkelanjutan. Pada pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan kegiatan penjajakan awal hingga penyampaian konsep-konsep smart village di Desa Rawapanjang. Kegiatan ini dapat memberikan gambaran-gambaran kepada perangkat desa dan masyarakat tentang konsep smart village serta tahapan-tahapan esensial dalam membangun smart village dengan berpedoman pada blueprint kerangka fungsional sistem informasi kepemerintahan

    Peran PDRB Menurut Lapangan Usaha Provinsi Jawa Tengah Terhadap Perekonomian Indonesia

    Get PDF
    Provinsi Jawa Tengah termasuk salah satu provinsi terbesar di Indonesia. Peran PDRB Provinsi Jawa Tengah menurut lapangan usaha memiliki peringkat ke-empat kontribusinya terhadap perekonomian Indonesia selama periode tahun 2019-2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sektor perekonomian basis dan menentukan sektor yang memiliki pertumbuhan cepat dan daya saing keduanya. Data yang digunakan adalah data sekunder. Metode analisis data yang digunakan adalah location quotient (LQ) dan shift share (SS). Hasil penelitian menunjukkan selama tahun 2019-2023 di Provinsi Jawa Tengah terdapat 6 sektor basis dimana sektor yang paling tinggi nilai LQ yakni sektor industri pengolahan dan sektor basis yang paling rendah nilai LQ yakni sektor konstruksi. Selanjutnya terdapat 7 sektor di Provinsi Jawa Tengah yang memiliki nilai PP (+) dan PPW (+) dimana sektor yang pertumbuhannya paling cepat dan memiliki daya saing yang baik terhadap nasional, yakni sektor konstruksi. Sedangkan sektor perekonomian yang memiliki nilai PP (+) dan PPW (-) terdapat 10 sektor dimana sektor yang pertumbuhannya paling cepat tetapi tidak memiliki saing yang baik terhadap nasional, yaitu sektor industri pengolahan. Kontribusi Provinsi Jawa Tengah yang beragam memainkan peran penting dalam menciptakan keseimbangan perekonomian regional dan nasional, serta meningkatkan daya saing Indonesia di pasar global. Kata kunci: Sektor; Perekonomian; PDRB; Ekonomi Basis Abstract Central Java Province is one of the largest provinces in Indonesia. The role of Central Java Province\u27s GRDP according to the business sector is ranked fourth in terms of contribution to the Indonesian economy during the 2019-2023 period. This research aims to determine the basic economic sectors and determine sectors that have fast growth and competitiveness. The data used is secondary data. The data analysis methods used are location quotient (LQ) and shift share (SS). The research results show that during 2019-2023 in Central Java Province there were 6 base sectors where the sector with the highest LQ value was the processing industry sector and the base sector with the lowest LQ value was the construction sector. Furthermore, there are 7 sectors in Central Java Province which have PP (+) and PPW (+) values, where the sector has the fastest growth and has good national competitiveness, namely the construction sector. Meanwhile, there are 10 sectors in the economy that have PP (+) and PPW (-) values, where the sector has the fastest growth but does not have good national competition, namely the processing industry sector. The diverse contribution of Central Java Province plays an important role in creating regional and national economic balance, as well as increasing Indonesia\u27s competitiveness in the global market. Keywords: Sector; Economy; GRDP; Economic Basi

    Pertanggungjawaban Hukum Owner Skincare terkait Overclaim pada Produk Kecantikan

    Get PDF
    The growth of the Indonesian cosmetics industry reached 21.9% with details of 913 companies in 2022 and 1,010 companies in mid-2023. This encourages business actors to compete so that a series of innovations and advertising strategies are carried out in order to attract consumers\u27 attention. However, in the advertising process, business actors sometimes overclaim the contents of their products. On the other hand, the existence of this overclaim is not accompanied by consumer knowledge of the contents of a beauty product. This study examines in more depth the role of law in protecting consumers and the legal responsibility of skincare owners as business actors for overclaiming their beauty products. The research method used is juridical-normative with a statutory regulatory approach and a conceptual approach. The results of this study indicate that the role of law in protecting consumers against overclaims in product marketing has been accommodated in Indonesian national law starting from UUPK to BPOM-level regulations. Regarding legal accountability, it is mandatory for business actors as regulated in the UUPK and BPOM Regulation Number 3 of 2022.Pertumbuhan jumlah industri kosmetika Indonesia mencapai 21,9% dengan rincian 913 perusahaan di tahun 2022 dan di pertengahan 2023 sebanyak 1.010 perusahaan. Hal tersebut mendorong pelaku usaha untuk bersaing sehingga serangkaian inovasi maupun strategi pengiklanan dilakukan agar dapat menarik perhatian konsumen. Namun, dalam proses pengiklanan tersebut, pelaku usaha terkadang melakukan tindakan overclaim terhadap kandungan yang ada pada produknya. Adanya tindakan overclaim tersebut di lain sisi tidak diiringi dengan pengetahuan konsumen akan kandungan yang ada pada suatu produk kecantikan. Penelitian ini mengkaji lebih dalam mengenai peran hukum dalam melindungi konsumen dan pertanggungjawaban hukum owner skincare selaku pelaku usaha terhadap overclaim produk kecantikannya. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis-normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran hukum dalam melindungi konsumen terhadap overclaim pada pemasaran produk telah diakomodir dalam hukum nasional Indonesia mulai dari UUPK hingga peraturan setingkat BPOM. Mengenai pertanggungjawaban hukum merupakan hal yang wajib dilakukan oleh pelaku usaha sebagaimana telah diatur dalam UUPK dan Peraturan BPOM Nomor 3 Tahun 2022

    Analisis Tingkat Pengetahuan Pola Konsumsi Bayi dan Kejadian Stunting di Desa Sindangsari Pabuaran Serang Banten tahun 2022

    Get PDF
    Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat tentang pelatihan pola konsumsi bayi pada kader posyandu Desa Sindangsari Pabuaran Serang Banten pada tahun 2022 terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan responden terhadap keterampilan pola konsumsi bayi 0-24 bulan dalam kategori pengetahuan baik yaitu terjadi peningkatan sebesar 19% dari 63,79% menjadi 82,79% (31 responden), namun analisis dari tingkat pengetahuan dan pola konsumsi bayi pada kejadian stunting di Desa Sindangsari Pabuaran Serang Banten tahun 2022 belum dilakukan. Metode: Artikel ini merupakan analisis deskriptif korelatif terhadap hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat FK UPN Veteran Jakarta bekerjasama dengan Tim Pengabdian Kepada Masyarakat FK UNTIRTA Serang Banten untuk melihat faktor risiko dari tingkat pengetahuan dan pola konsumsi bayi terhadap kejadian stunting di Desa Sindangsari Pabuaran Serang Banten tahun 2022. Hasil: Analis tingkat pengetahuan peserta di lakukan terhadap kejadian stunting di Desa Sindangsari. Jumlah responden dalam kegiatan pengabdian yaitu 31 responden yang terdiri dari kader posyandu di Desa Sindangsari serta ibu yang memiliki balita yang melakukan kunjungan ke Posyandu. Terdapat hubungan yang bermakna antara riwayat penyakit infeksi dengan kejadian stunting pada balita di Desa Sindangsari. Hasil anaslis antara penyuluhan dan pelatihan pola konsumsi bayi dan balita yang sudah bagus tetapi masih terdapat 2 balita stunting dapat dikarenakan riwayat penyakit infeksi mempengaruhi penyerapan nutrisi pada proses pencernaan pada balita stunting dan tidak berhubungan dengan tingkat pengetahuan kader posyandu Sindangsari mengenai pola konsumsi. Kesimpulan: Analisis tingkat pengetahuan pola konsumsi bayi dan kejadian stunting di Desa Sindangsari Pabuaran Serang Banten tahun 2022 didapatkan hasil bahwa tidak terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan kader posyandu Desa Sindangsari dengan kejadian 2 balita stunting di Desa Sindangsari Pabuaran Serang Banten

    Sinergi Bela Negara untuk Masa Depan Tanah Papua yang Gemilang

    Get PDF
    Papua adalah salah satu provinsi di Indonesia yang kaya akan potensi alam. Hingga saat ini, daerah ini masih menjadi daerah tertinggal dalam hal pembangunan sosial ekonomi. Peningkatan akses informasi dan komunikasi di era digital menjadi semakin krusial dalam mendorong pertumbuhan di Papua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi sinergi bela negara dalam memajukan masa depan Papua yang lebih gemilang, khususnya di bidang pembangunan digital. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan metode pengumpulan data studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan masyarakat Papua terhadap perkembangan teknologi saat ini bercampur antara optimisme dan kekhawatiran akan dampak yang mungkin ditimbulkan. Implementasi sinergi bela negara menuju Papua yang gemilang, khususnya dalam bidang digitalisasi dapat dilakukan dalam bentuk implementasi komunikasi pembangunan melalui penguatan jaringan komunikasi antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat. Komunikasi pembangunan dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi digital, mempercepat penetrasi teknologi, serta meningkatkan aksesibilitas dan inklusi digital di wilayah PapuaPapua adalah salah satu provinsi di Indonesia yang kaya akan potensi alam. Hingga saat ini, daerah ini masih menjadi daerah tertinggal dalam hal pembangunan sosial ekonomi. Peningkatan akses informasi dan komunikasi di era digital menjadi semakin krusial dalam mendorong pertumbuhan di Papua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi sinergi bela negara dalam memajukan masa depan Papua yang lebih gemilang, khususnya di bidang pembangunan digital. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dengan metode pengumpulan data studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandangan masyarakat Papua terhadap perkembangan teknologi saat ini bercampur antara optimisme dan kekhawatiran akan dampak yang mungkin ditimbulkan. Implementasi sinergi bela negara menuju Papua yang gemilang, khususnya dalam bidang digitalisasi dapat dilakukan dalam bentuk implementasi komunikasi pembangunan melalui penguatan jaringan komunikasi antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat. Komunikasi pembangunan dapat menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi digital, mempercepat penetrasi teknologi, serta meningkatkan aksesibilitas dan inklusi digital di wilayah Papua.   Kata Kunci:Sinergi Bela Negara, Komunikasi Pembangunan, Papua, Sosial Ekonom

    Pengabdian Masyarakat: Memahami Tantangan dan Peluang AI dalam Profesi Jurnalis di kalangan Himpunan Mahasiswa Jurnalistik Esa Unggul

    Get PDF
    Pemahaman tentang penggunaan AI (Artificial Intelligent) sebagai inovasi menjadi sebuah fenomena di berbagai kalangan khususnya para calon profesional. Jurnalis adalah sebuah profesi yang mana juga memiliki sebuah tantangan tersendiri dalam hal penggunaan AI dalam pekerjaan sehari hari, dalam hal ini jurnalis memiliki banyak pertanyaan terkait dengan penggunaan AI. Sebagai salah satu upaya untuk mendalami peran AI dalam jurnalisme maka diperlukan sebuah pendekatan khusus yakni menjelaskan bagaimana konseptulalisasi profesi seperti inovasi, etika dan juga masalah prospek AI. Upaya ini dilakukan melalui kegiatan pengabdian masyarakat kepada Himpunan Mahasiswa Jurnalistik Esa Unggul dalam rangka mendeskripsikan konsep-konsep AI dalam jurnalistik modern. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran mahasiswa Himpunan Mahasiswa Jurnalistik Esa Unggul tentang penggunaan AI dalam jurnalisme, serta untuk menggali konseptualisasi AI dalam konteks profesi jurnalis, termasuk inovasi, etika, dan dampak prospek AI pada profesi tersebut. Kegiatan ini dilakukan melalui acara diskusi dan pelatihan yang diikuti oleh 40 peserta dengan penggunaan ChatGPT dalam membuat memberita. Hasil kegiatan ini menunjukan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa terkait AI dalam jurnalisme, serta penguatan kesadaran akan tantangan dan peluang yang dihadapi oleh profesi jurnalis. Mahasiswa menjadi lebih siap dalam menghadapi perkembangan teknologi dan disrupsi di dunia jurnalisme.

    Sistem Pendukung Pengambilan Keputusan Pemilihan Objek Wisata Menggunakan Metode TOPSIS Studi Kasus Kabupaten Bengkayang

    Get PDF
    Sistem pendukung keputusan telah menjadi bagian penting dalam mengoptimalkan proses pengambilan keputusan di berbagai bidang, seperti pemilihan objek wisata. Pemilihan tempat wisata yang tepat sangat penting untuk meningkatkan daya tarik suatu destinasi dan memenuhi kebutuhan pengunjung. Dalam konteks ini menggunakan metode TOPSIS (teknik penentuan prioritas berdasarkan kemiripan dengan solusi ideal) digunakan sebagai pendekatan untuk mengatasi kompleksitas dan   berbagai   kriteria   dalam   pengambilan   keputusan. Sistem Pendukung   Pengambilan   Keputusan yang diusulkan menggunakan metodologi TOPSIS untuk mengklasifikasikan dan mengevaluasi atraksi wisata alternatif berdasarkan serangkaian kriteria yang relevan. Kriteria tersebut dapat mencakup aspek-aspek seperti keindahan alam, fasilitas, aksesibilitas, kelestarian lingkungan, dan faktor ekonomi. Masing-masing kriteria diberi bobot berdasarkan kepentingannya dan diberi peringkat dengan mempertimbangkan kedekatan relatifnya dengan objek wisata serta solusi ideal positif dan negatif. Keunggulan utama sistem ini antara lain mampu menangani kompleksitas beberapa kriteria, mampu menyesuaikan bobot kriteria secara fleksibel sesuai preferensi pengguna, serta memberikan solusi yang lebih obyektif dan terukur dalam proses pengambilan keputusan. Pedoman berharga  bagi  pemangku  kepentingan  dalam  menyusun  strategi  promosi, pengelolaan dan pengembangan daya tarik wisata

    Inggris

    No full text
    Hypospadias is a birth defect found in baby boys, where the position of the external urethral meatus does not open at the tip of the penis but is located on the ventral surface of the penis. Hypospadias is classified based on the position or location of the abnormal external urethral meatus. The treatment that can be done for hypospadias patients is surgery. In general, surgery is carried out in two stages, namely chordectomy and urethroplasty. There are various surgical techniques that can be performed on hypospadias patients. This is adjusted to the position or location of the hypospadias and the abilities of the surgical operator. The aim of this study is to determine the difference in duration of surgery based on the location of the hypospadias. The method used was descriptive analytic with a case study approach by comparing the duration of urethroplasty surgery with the location of hypospadias in patients with a medical diagnosis of hypospadias who underwent urethroplasty surgery. The results showed that there was a significant difference in the duration of surgery in patients whose hypospadias was in the distal penile position and in patients whose hypospadias was in the scrotal position, even though they used the same surgical technique, namely Tubularized Incised Plate (TIP).Hipospadia merupakan kelainan dari lahir yang ditemukan pada bayi laki-laki, dimana posisi meatus uretra eksternal tidak bermuara pada ujung penis melainkan berada pada permukaan ventral penis. Hipospadia diklasifikasikan berdasarkan posisi atau lokasi dari meatus uretra eksterna yang tidak normal. Penanganan yang dapat dilakukan pada pasien hipospadia adalah pembedahan. Pada umumnya pembedahan dilakukan dua tahap yaitu chordectomy dan uretroplasti. Terdapat berbagai teknik pembedahan yang dapat dilakukan pada pasien hipospadia. Hal tersebut disesuaikan dengan posisi atau lokasi hipospadia dan kemampuan dari operator bedah. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui perbedaan durasi pembedahan berdasarkan lokasi hipospadia. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan studi kasus dengan melakukan perbandingan durasi pembedahan uretroplasti dengan lokasi hipospadia pada pasien dengan diagnosa medis hipospadia yang melakukan tindakan pembedahan uretroplasti. Didapatkan hasil bahwa terdapat perbedaan jauh pada durasi pembedahan pada pasien dengan posisi hipospadia berada pada distal penile dengan pasien yang posisi hipospadia berada pada scrotal, meski menggunakan teknik pembedahan yang sama yaitu Tubularized Incised Plate (TIP)

    2,321

    full texts

    2,712

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    eJournal UPN Veteran Jakarta (Universitas Pembangunan Nasional)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇