eJournal UPN Veteran Jakarta (Universitas Pembangunan Nasional)
Not a member yet
2712 research outputs found
Sort by
ANALISIS PENERAPAN HUKUM PERSAINGAN USAHA ATAS KETERLAMBATAN NOTIFIKASI AKUISISI SAHAM: STUDI KASUS PERKARA NOMOR 12/KPPU-M/2023
Competition law in Indonesia plays an important role in maintaining fairness and business efficiency. Under Law No. 5/1999, business actors are required to notify KPPU in the case of share acquisitions, ensuring that the activity does not damage the competitive structure of the market. In the Pon Holdings B.V. case, KPPU imposed a fine of Rp1,250,000,000 due to a one-day delay in notification. Although small, this violation shows KPPU\u27s commitment to maintaining legal compliance. Time relaxation through KPPU Regulation No. 3/2020 adds flexibility, but presents new challenges. This case is a reflection of the development of the competition law system in Indonesia in maintaining a healthy and attractive business ecosystem. This research uses normative juridical method with literature study. The first finding is that business competition has been regulated by Singapore and the United States since before the 1990s, while Indonesia has only regulated it since the IMF agreement in 1998. The second finding is that the one-day delay in notification by Pon Holdings B.V. violates Article 29 of Law Number 5 Year 1999 and Article 5 of Government Regulation Number 57 Year 2010, emphasizing the importance of acquisition notification compliance. The Rp1,250,000,000 sanction reflects the principle of proportionality, considering the delay, market impact, and cooperative attitude of the reported party. The relaxation of notification time in KPPU Regulation Number 3/2020 provides flexibility, but still requires strict supervision. This case warns business actors that administrative violations have legal consequences. System digitization, socialization, and evaluation of time limits are needed to improve compliance and maintain fair business competition. Then, of course, this business behavior violates the principle of good faith and KPPU has implemented legal certainty.Hukum persaingan usaha di Indonesia memainkan peran penting dalam menjaga keadilan dan efisiensi bisnis. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999, pelaku usaha wajib memberikan notifikasi kepada KPPU dalam kasus akuisisi saham, memastikan aktivitas tersebut tidak merusak struktur persaingan pasar. Pada kasus Pon Holdings B.V., KPPU menjatuhkan sanksi denda Rp1.250.000.000 akibat keterlambatan notifikasi satu hari. Meskipun kecil, pelanggaran ini menunjukkan komitmen KPPU menjaga kepatuhan hukum. Relaksasi waktu melalui Peraturan KPPU No. 3 Tahun 2020 menambah fleksibilitas, namun menghadirkan tantangan baru. Kasus ini menjadi refleksi perkembangan sistem hukum persaingan usaha di Indonesia dalam menjaga ekosistem bisnis sehat dan menarik. Penelitian ini menggunakan metode normatif yuridis dengan studi kepustakaan. Hasil temuan pertama bahwa persaingan usaha diatur oleh negara singapura dan amerika sejak periode sebelum 90an sementara indonesia baru mengatur sejak adanya perjanjian IMF tahun 1998, selanjutnya temuan kedua yakni Keterlambatan notifikasi satu hari oleh Pon Holdings B.V. melanggar Pasal 29 UU Nomor 5 Tahun 1999 dan Pasal 5 PP Nomor 57 Tahun 2010, menegaskan pentingnya kepatuhan notifikasi akuisisi. Sanksi Rp1.250.000.000 mencerminkan prinsip proporsionalitas, mempertimbangkan keterlambatan, dampak pasar, dan sikap kooperatif terlapor. Relaksasi waktu notifikasi Peraturan KPPU Nomor 3 Tahun 2020 memberikan fleksibilitas, namun tetap memerlukan pengawasan ketat. Kasus ini memperingatkan pelaku usaha bahwa pelanggaran administratif memiliki konsekuensi hukum. Digitalisasi sistem, sosialisasi, dan evaluasi batas waktu diperlukan untuk meningkatkan kepatuhan serta menjaga persaingan usaha yang sehat. Maka tentu perilaku bisnis ini melanggar asas itikad baik dan KPPU sudah menjalankan kepastian huku
Peran Informasi Akuntansi dalam Pengambilan Keputusan Manajemen
Accounting information plays an important role in supporting managerial decision-making. This research highlights how accounting information helps management make strategic, tactical, and operational decisions. Accounting information not only plays a role in performance evaluation and strategic planning but also in risk management and strengthening organizational transparency. Through literature analysis, this study identifies factors that affect the effective use of accounting information, including information quality, user competence, technology support, and regulation. The results show that optimizing the utilization of accounting information not only improves operational efficiency but also strengthens the competitiveness of organizations in an increasingly competitive market. This study provides important insights into the challenges and opportunities in the application of accounting information for better decision-making.
Keywords: accounting information; decision making; financial statements; management accounting
Abstrak
Informasi akuntansi memegang peranan penting dalam mendukung pengambilan keputusan manajerial. Penelitian ini menyoroti bagaimana informasi akuntansi untuk membantu manajemen membuat keputusan yang strategis, taktis, maupun operasional. Informasi akuntansi tidak hanya berperan dalam evaluasi kinerja dan perencanaan strategis, tetapi juga dalam pengelolaan risiko dan penguatan transparansi organisasi. Melalui analisis literatur, penelitian ini mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas penggunaan informasi akuntansi, termasuk kualitas informasi, kompetensi pengguna, dukungan teknologi, dan regulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi pemanfaatan informasi akuntansi tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional tetapi juga memperkuat daya saing organisasi di pasar yang semakin kompetitif. Studi ini memberikan wawasan penting mengenai tantangan dan peluang dalam penerapan informasi akuntansi untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.
Kata Kunci: akuntansi manajemen; informasi akuntansi; pengambilan keputusan; laporan keuanga
Sekuritisasi Ancaman Insurgensi dan Terorisme Asia Tenggara: Studi Kasus Kelompok Abu Sayyaf di Filipina
Abu Sayyaf is a terrorist group that has the potential to threaten stability and security in the Southeast Asia region. Abu Sayyaf\u27s terrorist actions have entered the territory of neighboring countries of the Philippines. Handling it has become more comprehensive and needs to involve other countries, both bilaterally and regionally. Southeast Asian waters are declared as areas prone to crime so that cooperation and security issues in the military, political, and law enforcement fields between ASEAN members need to be improved. Terrorist actions carried out by the insurgent groups Abu Sayyaf and the Maute Clan have been involved with the terrorist organization IS (Islamic State). The convergence of insurgency and terrorism requires counterinsurgency and counterterrorism strategies. This paper will discuss the insurgency and terrorism of the Abu Sayyaf group from a securitization perspective. The theories used are the Copenhagen school and securitization. This study uses a descriptive qualitative approach through literature studies
Sistem Informasi Rekapitulasi (SIREKAP) dan Pemilu 2024: Menakar Transparansi dan Akurasi di Jakarta Utara
Pemilu tahun 2024 menandai penggunaan aplikasi SIREKAP (Sistem Informasi Rekapitulasi) di seluruh negara sebagai bagian dari usaha digitalisasi dalam proses perhitungan suara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai seberapa efektif aplikasi SIREKAP dalam mendukung kelangsungan Pemilu 2024, terutama di wilayah Jakarta Utara. Metodologi yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif yang meliputi wawancara, observasi, dan pengumpulan dokumen. Temuan dari penelitian ini mengungkapkan sejumlah masalah teknis, termasuk ketidaksesuaian antara data digital dan formulir fisik, kesalahan sistem OCR, serta kurangnya kemampuan digital di kalangan petugas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi SIREKAP belum sepenuhnya efektif dan merekomendasikan peningkatan dalam pelatihan teknis, perbaikan pada sistem teknologi, serta penguatan pengelolaan digita
Analisis Efektivitas Sistem Pengendalian Manajemen terhadap Pengambilan Keputusan Strategis di Industri Jasa Keuangan
Kajian literatur mengenai efektivitas sistem pengendalian manajemen (SPM) dalam industri jasa keuangan menyoroti beberapa aspek krusial. SPM mendukung pengambilan keputusan strategis melalui pendekatan seperti Balanced Scorecard yang mengukur kinerja finansial dan non-finansial. Desain SPM yang sesuai dengan strategi perusahaan dan dinamika pasar, serta fleksibilitas dan adaptabilitasnya, menjadi kunci dalam industri keuangan yang cepat berubah. Tantangan implementasi SPM mencakup dukungan top manajemen dan teknologi informasi yang tepat. Evaluasi keberhasilan SPM juga harus mempertimbangkan budaya organisasi dan struktur kepemimpinan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menganalisis efektivitas SPM dalam pengambilan keputusan strategis di industri jasa keuangan melalui studi pustaka dan data sekunder dari artikel jurnal terindeks internasional atau SINTA. SPM yang efektif memberikan dukungan signifikan bagi institusi keuangan dalam menghadapi tantangan strategis dan regulatori, bergantung pada kesesuaian strategis dan kemampuan organisasi untuk beradaptasi dengan perubahan eksternal
Introduksi Pemanfaatan Pekarangan Berbasis Tematik TOSABU di Desa Putak Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim
Pekarangan cenderung kurang dimanfaatkan dan hanya sebagai pemenuhan aspek estetika, apabila dimanfaatkan dengan tanaman hortikultura maka akan memberikan banyak keuntungan dari sisi keluarga maupun luar keluarga. Pemanfaatan pekarangan secara intensif, tidak hanya pemenuhan kebutuhan keluarga saja tetapi dapat bersifat komersil yang memberikan keuntungan. TOSABU (Toga, SAyuran dan BUah) merupakan tanaman yang penting dan harus ada di pekarangan. Hal ini terkait TOSABU merupakan kebutuhan tanaman obat, sayuran yang dapat dimanfaatkan sehari-hari serta buah sebagai pelengkap. TOSABU sebagai tren saat ini dapat ditanam oleh masyarakat perkotaan maupun pedesaan. Pemanfaatan pekarangan dengan TOSABU termasuk umum sudah dilakukan banyak orang, akan tetapi tidak intensif karena menganggap keuntungan yang dihasilkan kecil. Padahal secara tidak langsung terjadi penghematan konsumsi setiap harinya. Penerapa sistem “Tematik”, melalui pembagian jenis komoditi agar tersedia secara kontinyu dan penanaman berbasis RT atau dusun sehingga diperoleh komoditi unggulan. Masyarakat cukup antusias terhadap pelaksanaan pengabdian karena dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, pengetahuan terhadap budidaya TOSABU (TOga, SAyuran dan BUah) dan menerapkan budidaya dengan sistem “Tematik”
Peningkatan Nilai Tambah Produk Olahan Ikan Nila (Ikan Nila Bumbu Kuning Dan Sambal Khas Komering) Di Desa Pulau Gemantung Kecamatan Tanjung Lubuk Kabupaten Ogan Komering Ilir
Pengolahan hasil perikanan memberikan manfaat salah satu pemanfaatan adalah dengan pengolahan hasil perikanan menjadi produk olahan yang bernilai ekonomis. Desa pulau gematung biasanya mengolah hasil perikanan dengan digoreng, dibakar, ataupun dijual dalam produk mentah. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah produk olahan ikan nila melalui pengembangan produk inovatif, khususnya ikan nila bumbu kuning dan sambal khas Komering. Adapun jumlah peserta atau responden sebanyak 24 orang kelompok wanita tani. Metode pelaksanaan dilakukan dengan kegiatan penyuluhan dan pelatihan, serta pendampingan. Kecenderungan responden untuk melakukan kegiatan pengolahan ikan nila sebesar 45,83% perlu diadakan untuk meningkatkan kualitas produk olahan. Nilai tambah dalam produk olahan ikan nila sebesar 62,50%, responden bersedia dalam mengolah ikan nila menjadi produk olahan lainnya sebesar 54,17%. Namun kesediaan responden membayar lebih untuk produk olahan yang memiliki nilai tambah termasuk rendah sebesar 25%. Ketersediaan kelompok wanita tani dalam melakukan kegiatan pengolahan ikan nila, mengindikasikan bahwa pengembangan kegiatan in dapat dilakukan secara berkelanjutan
EFEKTIVITAS EFFLEURAGE MASSAGE TERHADAP DISMENORE PADA REMAJA PUTRI
Latar Belakang: Dismenore adalah kondisi umum dialami oleh remaja perempuan yang ditandai rasa nyeri perut bagian bawah ketika menstruasi. Nyeri ini mengakibatkan rasa tidak nyaman seperti nyeri punggung, nyeri perut bagian bawah, serta perubahan emosi sehingga akan mengganggu aktivitas sehari-hari serta dapat mempengaruhi kualitas hidup. Terapi non-farmakologi khususnya terapi manipulatif salah satunya adalah effleurage massage, di mana teknik ini dapat digunakan sebagai intervensi dalam mengurangi intensitas nyeri menstruasi. Salah satu manfaat dari effleurage massage yaitu mengurangi ketegangan pada otot sehingga dapat mengurangi intensitas nyeri menstruasi. Metode: Studi ini menggunakan literature review yang menggunakan metode PICOS framework untuk mencari artikel dari 2 database yaitu Google Scholar dan PubMed. Didapatkan 12 artikel penelitian yang memenuhi kriteria dalam rentang waktu 2020-2024. Hasil: Berdasarkan analisis studi literatur didapatkan hasil bahwa rata-rata intensitas nyeri sebelum diberikan massage effleurage adalah sedang dan setelah diberikan intervensi skala nyeri adalah ringan, dengan hasil uji statistik p-value < 0.05. Kesimpulan: Effleurage massage terbukti efektif dalam menurunkan skala nyeri dismenore pada remaja putri