eJournal UPN Veteran Jakarta (Universitas Pembangunan Nasional)
Not a member yet
2712 research outputs found
Sort by
Integrasi Akuntansi Syariah dalam Sistem Informasi E-Commerce dengan Transaksi Berbasis Syariah
Abstract
Rapid developments have driven significant transformations in the business world, including in e-commerce practices, which have now become a vital component of the global economic system. Amid this growth, the need to apply Sharia principles in digital transactions has gained increasing attention, especially in Indonesia, where the majority of the population is Muslim. This study focuses on how the integration of Sharia accounting into e-commerce information systems can create a more trustworthy and sustainable Sharia-based transaction ecosystem in today’s digital era. The research employs a descriptive qualitative approach, utilizing data from academic sources as well as practical and technical documentation. The findings reveal that advancements in information technology have brought major changes to the digital economy, particularly in the e-commerce sector. However, the integration of Sharia accounting with e-commerce information systems still faces several challenges, including technical, regulatory, and comprehension issues related to fiqh muamalah principles. The implications of these findings suggest that to support the growth of Sharia-compliant e-commerce, an accounting system aligned with Sharia principles is needed—one that prioritizes efficiency, transparency, and adherence to fiqh muamalah.
Keywords: Digital Transactions; E-commerce; Information System; Sharia Accounting
Abstrak
Perkembangan pesat mendorong transformasi signifikan dalam dunia bisnis,termasuk dalam praktik e-commerce yang saat ini menjadi hal penting dari sistem ekonomi dunia ditengah pertumbuhan ini, kebutuhan terhadap penerapan prinsip-prinsip syariat dalam transaksi digital semakin menjadi perhatian, khususnya di indonesia yang mayoritas penduduknya adalah muslim. Penelitian ini berfokus pada bagaimana integrasi akuntansi syariah dalam sistem informasi e-commerce dapat menciptakan ekosistem transaksi berbasis syariah yang lebih terpercaya dan berkelanjutan di era digital saat ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sunber data yang berasal dari sumber akadameik serta sumber praktis dan dokumentasi teknis, Hasil penelitian menunujukkan bahwa, perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan besar dalam ekonomi digital, terutama dalam sektor e-commerce. Namun, integrasi antara akuntansi syariah dan sistem informasi e-commerce masih menghadapi beberapa tantangan, baik dari sisi teknis, regulatif, maupun pemahaman terhadap prinsip fiqh muamalah. Implikasi dari temuan ini yaitu, untuk memfasilitasi perkembangan e-commerce syariah, diperlukan sistem akuntansi yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah dan mengutamakan efisiensi, transparansi, dan kepatuhan terhadap fiqh muamalah.
Kata kunci: Akuntansi Syariah; E-commerce; Sistem Informasi; Transaksi Digita
I Cultural Identity in the Digital Era: cultural identity in the digital era
In the ever-evolving digital era, significant transformations are taking place in cultural identity. The digital environment has developed a more malleable and unrestricted setting, allowing individuals to express themselves freely. The relationship between culture and digital technology has changed the dynamics of cultural engagement, creativity, and the dissemination of cultural objects. However, these changes also introduce new obstacles, such as intercultural conflict and dehumanization, which can affect emotions and personal identity. In the realm of digitalization, the formation of cultural identity is influenced by factors such as liberal virtual spaces, the use of communication technologies for storytelling purposes, and communicative transformations and connections. Digital technology also facilitates the process of cultural assimilation between diverse cultures by promoting cross-cultural interactions through digital platforms. Digital media such as films, music and games play an important role in shaping cultural identity, while the maintenance of cultural identity in online communities is ensured through complex interactions between various elements. Many challenges arise in maintaining cultural identity in the digital era, including concerns regarding digital identity security and identity management in an ever-evolving environment. However, digital technology also offers opportunities to improve understanding of cultural identity through digital education and the protection of cultural heritage. In general, the digitalization process has influenced how individuals perceive, communicate, and respect their cultural identity. Although introducing new challenges, digital technologies simultaneously offer the possibility of strengthening and expanding cultural identities in an increasingly interconnected global society.Abstrak
Dalam era digital yang terus berkembang, transformasi signifikan terjadi dalam identitas budaya. Lingkungan digital telah mengembangkan pengaturan yang lebih lunak dan tidak terbatas, memungkinkan individu untuk mengekspresikan diri mereka secara bebas. Hubungan antara budaya dan teknologi digital telah mengubah dinamika keterlibatan budaya, kreativitas, dan penyebaran benda-benda budaya. Namun, perubahan ini juga memperkenalkan hambatan baru, seperti konflik antarbudaya dan dehumanisasi, yang dapat memengaruhi emosi dan identitas pribadi. Dalam ranah digitalisasi, pembentukan identitas budaya dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti ruang virtual liberal, penggunaan teknologi komunikasi untuk tujuan mendongeng, dan transformasi dan koneksi komunikatif. Teknologi digital juga memudahkan proses asimilasi budaya di antara beragam budaya dengan mempromosikan interaksi lintas budaya melalui platform digital. Media digital seperti film, musik, dan permainan memainkan peran penting dalam membentuk identitas budaya, sementara pemeliharaan identitas budaya dalam komunitas online dipastikan melalui interaksi kompleks di antara berbagai elemen. Banyak tantangan muncul dalam menjaga identitas budaya di era digital, mencakup kekhawatiran mengenai keamanan identitas digital dan manajemen identitas dalam lingkungan yang terus berkembang. Namun demikian, teknologi digital juga menawarkan peluang untuk meningkatkan pemahaman identitas budaya melalui pendidikan digital dan perlindungan warisan budaya. Secara umum, proses digitalisasi telah mempengaruhi bagaimana individu memandang, berkomunikasi, dan menghormati identitas budaya mereka. Meskipun memperkenalkan tantangan baru, teknologi digital secara bersamaan menawarkan kemungkinan untuk memperkuat dan memperluas identitas budaya dalam masyarakat global yang semakin saling berhubungan.
Kata kunci: Budaya, Identitas, Teknologi.
 
URGENSI ATTACHMENT PARENTING SEBAGAI UPAYA PREVENTIF DEVIASI SOSIAL PADA MAHASISWA UPI KOTA BANDUNG
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara parenting attachment dan self-control pada mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kota Bandung. Gaya pengasuhan keluarga sebagai lingkungan pertama bagi individu memiliki pengaruh penting terhadap perkembangan kontrol diri mahasiswa. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode korelasional, penelitian ini melibatkan 138 responden yang dianalisis berdasarkan kategori usia dan jenis kelamin. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan positif antara parenting attachment dan self-control, dengan nilai korelasi (r) sebesar 0.534 dan tingkat signifikansi P < 0.05. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kedekatan antara orang tua dan anak, semakin tinggi pula tingkat kontrol diri pada mahasiswa. Sebaliknya, semakin rendah keterikatan orang tua, semakin rendah pula kontrol diri mahasiswa. Implikasi hasil penelitian ini mendukung pentingnya gaya pengasuhan yang mendukung keterikatan emosional dalam pembentukan karakter mahasiswaPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara parenting attachment dan self-control pada mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kota Bandung. Gaya pengasuhan keluarga sebagai lingkungan pertama bagi individu memiliki pengaruh penting terhadap perkembangan kontrol diri mahasiswa. Dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode korelasional, penelitian ini melibatkan 138 responden yang dianalisis berdasarkan kategori usia dan jenis kelamin. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan signifikan positif antara parenting attachment dan self-control, dengan nilai korelasi (r) sebesar 0.534 dan tingkat signifikansi P < 0.05. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kedekatan antara orang tua dan anak, semakin tinggi pula tingkat kontrol diri pada mahasiswa. Sebaliknya, semakin rendah keterikatan orang tua, semakin rendah pula kontrol diri mahasiswa. Implikasi hasil penelitian ini mendukung pentingnya gaya pengasuhan yang mendukung keterikatan emosional dalam pembentukan karakter mahasisw
PERCEPTIONS OF NURSE SELF-COMPASSION AT ASIA MEDIKA TANDAM CLINIC IN 2024
Penelitian ini menggunakan metode Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) yaitu sebuah pendekatan fenomenologis yang melibatkan pemeriksaan mendalam terhadap pengalaman pribadi partisipan, dan mengeksplorasi persepsi individu terhadap suatu peristiwa. Wawancara menghasilkan satu tema utama tentang self-compassion perawat dengan tujuh subtema dan berbagai kategori. Hasil pengamatan dan wawancara dengan keluarga pasien mengungkap variasi dalam empati, sikap, respons, dan watak perawat saat anamnesa. Variasi ini menunjukkan adanya penurunan self-compassion di kalangan perawat, yang berdampak pada penurunan kinerja, kurangnya penghargaan diri, dan rendahnya kepercayaan diri. Dampak lebih lanjut meliputi penurunan kualitas pelayanan dan mutu klinik, serta berkurangnya kualitas sumber daya manusia dan pendapatan klinik. Hasil penelitian diharapkan memberikan wawasan penting tentang self-compassion dalam perawatan, serta menjadi dasar bagi penelitian lanjutan untuk mengatasi emosi negatif melalui meditasi atau pembelajaran penanggulangan emosi negatif, yang dapat dimasukkan dalam mata kuliah Caring dan Keperawatan Jiwa.Penelitian ini berjudul "Persepsi Self-Compassion Perawat di Klinik Asia Media Tandam Tahun 2024" yang bertujuan untuk menggali persepsi self-compassion perawat di Klinik Asia Media Tandam. Penelitian ini menggunakan metode Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) yaitu sebuah pendekatan fenomenologis yang melibatkan pemeriksaan mendalam terhadap pengalaman pribadi partisipan, dan mengeksplorasi persepsi individu terhadap suatu peristiwa. Wawancara menghasilkan satu tema utama tentang self-compassion perawat dengan tujuh subtema dan berbagai kategori. Hasil pengamatan dan wawancara dengan keluarga pasien mengungkap variasi dalam empati, sikap, respons, dan watak perawat saat anamnesa. Variasi ini menunjukkan adanya penurunan self-compassion di kalangan perawat, yang berdampak pada penurunan kinerja, kurangnya penghargaan diri, dan rendahnya kepercayaan diri. Dampak lebih lanjut meliputi penurunan kualitas pelayanan dan mutu klinik, serta berkurangnya kualitas sumber daya manusia dan pendapatan klinik. Hasil penelitian diharapkan memberikan wawasan penting tentang self-compassion dalam perawatan, serta menjadi dasar bagi penelitian lanjutan untuk mengatasi emosi negatif melalui meditasi atau pembelajaran penanggulangan emosi negatif, yang dapat dimasukkan dalam mata kuliah Caring dan Keperawatan Jiwa.
Kata Kunci : Empati, Belas Kasih, Carin
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kualitas Tidur Pada Perawat Rawat Inap Rsud Pasar Rebo Tahun 2024
Background: Inpatient nurses in health services have high job demands, changing work patterns, unstable emotions and high workloads can result in poor nurse sleep quality. This study aims to analyze the factors associated with sleep quality in inpatient nurses at Pasar Rebo Hospital.
Methods: The research instruments used The Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) questionnaire, International Physical Activity Questionnaire short-form (IPAQ-sf), Perceived Stress Scale (PSS), physical illness questionnaire, sleep environment, and risky food consumption. The study used chi-square test analysis and multiple logistic regression.
Result: The results of multivariate analysis showed that marital status (p-value = 0.000; POR = 52.27), heavy physical activity (p-value = 0.017; POR = 9.476), sleep environment (p-value = 0.012; POR = 4.314), physical illness (p-value = 0.026; POR = 3.529), and gender (p-value = 0.005; POR = 0.184) had an association with sleep quality.
Conclusion: In this study, the most related variable was marital status. The hospital can provide rest facilities, educational programmes and activities that are beneficial for nurses so that nurses can improve their sleep quality.
Keywords: Marital status ; Inpatient nurse ; Sleep quality ; Physical activityLatar Belakang: Perawat rawat inap dalam pelayanan kesehatan memiliki tuntutan pekerjaan yang tinggi, pola kerja yang berubah-ubah, emosi yang tidak stabil dan beban kerja yang tinggi dapat berakibat pada kualitas tidur perawat yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas tidur pada perawat rawat inap RSUD Pasar Rebo.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel penelitian sebesar 106 responden didapatkan melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner The Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI), International Physical Activity Questionnaire short-form (IPAQ-sf), Perceived Stress Scale (PSS), kuesioner penyakit fisik, lingkungan tidur, dan konsumsi makanan berisiko. Penelitian menggunakan analisis uji chi-square dan regresi logistik ganda.
Hasil: Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa status perkawinan (p-value= 0,000; POR = 52,27), aktivitas fisik berat (p-value= 0,017; POR= 9,476), lingkungan tidur (p-value= 0,012; POR= 4,314), penyakit fisik (p-value= 0,026; POR= 3,529), dan jenis kelamin (p-value= 0,005; POR= 0,184) memiliki hubungan terhadap kualitas tidur.
Kesimpulan: Pada penelitian ini, variabel yang paling berhubungan adalah status perkawinan. Pihak rumah sakit dapat menyediakan fasilitas istirahat, program edukasi dan kegiatan yang bermanfaat bagi perawat sehingga perawat dapat meningkatkan kualitas tidurnya.
Kata Kunci: Status perkawinan ; Perawat rawat inap ; Kualitas tidur ; Aktivitas fisi
Evaluasi Efektivitas Pengelolaan Limbah Covid-19 di RSKD Duren Sawit
Background: During this pandemic, hospitals, as healthcare providers, play a central role in generating the largest amount of Covid-19 waste compared to other healthcare facilities, especially when the hospital is designated as a Covid-19 referral hospital. This study was conducted to analyze the management of Covid-19 waste at the RSKD Duren Sawit, focusing on the stages of waste management, waste characteristics, facilities and infrastructure, as well as administrative aspects involved in Covid-19 waste management at RSKD Duren Sawit.
Methods: This research was carried out using a qualitative study design to gain an in-depth understanding of Covid-19 waste management at the Special Regional Hospital (RSKD) Duren Sawit. Data collection was conducted through in-depth interviews with informants, consisting of key informants, primary informants, and additional informants. A total of four respondents were selected based on specific criteria relevant to the research topic. These interviews aimed to explore various perspectives and experiences related to the procedures and challenges of medical waste management during the pandemic, to obtain comprehensive information on the implementation of policies and practices in waste management at RSKD Duren Sawit.
Results: The findings of this study indicate that Covid-19 waste management at RSKD Duren Sawit consists of disinfection, packaging, waste delivery to the Temporary Hazardous Waste Management Facility, weighing, transportation by a licensed transporter, and eventual incineration by a third party with appropriate permits. The Covid-19 waste includes food and beverage waste from patients, infectious waste from medical procedures, personal protective equipment (PPE) used by staff, and other items contaminated with the Covid-19 virus.
Conclusion: The facilities and infrastructure for waste management at RSKD Duren Sawit need further enhancement; however, overall, they do not hinder the Covid-19 waste management process. The Covid-19 waste management process at RSKD Duren Sawit is in accordance with regulations, although there are still challenges encountered on the ground. Additionally, there is a need for hospital policies related to Covid-19 waste management to ensure that the implementation of waste management at RSKD Duren Sawit can be carried out more efficiently.
Keywords: Waste management ; Covid-19 ; hospitalLatar Belakang: Selama pandemi ini, rumah sakit sebagai penyedia layanan kesehatan tentu memiliki peran utama sebagai penghasil limbah Covid-19 terbanyak jika dibandingkan dengan fasilitas kesehatan lainnya, terutama jika rumah sakit tersebut berstatus sebagai rumah sakit rujukan Covid-19. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengelolaan sampah Covid-19 di RSKD Duren Sawit, baik dalam tahapan pengelolaannya, karakteristik sampah, sarana dan prasarana, serta aspek administratif dalam pengelolaan sampah Covid-19 di RSKD Duren Sawit.
Metode: Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan desain studi kualitatif untuk mendapatkan pemahaman mendalam mengenai pengelolaan limbah Covid-19 di Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan informan yang terdiri dari informan kunci, informan utama, dan informan tambahan. Dalam penelitian ini, terdapat total empat responden yang dipilih berdasarkan kriteria tertentu yang relevan dengan topik penelitian. Wawancara ini bertujuan untuk menggali berbagai perspektif dan pengalaman terkait prosedur serta tantangan dalam pengelolaan limbah medis selama pandemi, guna memperoleh informasi yang lebih komprehensif mengenai implementasi kebijakan dan praktik pengelolaan limbah yang diterapkan di RSKD Duren Sawit.
Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan limbah Covid-19 di RSKD Duren Sawit terdiri dari desinfeksi, pengemasan, pengiriman limbah ke Tempat Pengelolaan Limbah B3 Sementara, penimbangan, pengangkutan oleh transporter, kemudian dibakar oleh Pihak Ketiga yang memiliki izin. Limbah Covid-19 terdiri dari limbah makanan dan minuman pasien, limbah infeksius dari tindakan medis, APD petugas, dan barang-barang lain yang telah terkontaminasi virus Covid-19.
Kesimpulan: Sarana dan prasarana pengelolaan limbah di RSKD Duren Sawit masih perlu dilengkapi, namun secara keseluruhan tidak mengganggu proses pengelolaan limbah Covid-19. Proses pengelolaan limbah Covid-19 di RSKD Duren Sawit sudah sesuai dengan regulasi, namun masih terdapat kendala yang terjadi di lapangan, serta perlunya kebijakan rumah sakit terkait pengelolaan limbah Covid-19 agar pelaksanaan pengelolaan limbah Covid-19 di RSKD Duren Sawit dapat berjalan dengan lebih efisien
Kata Kunci: Pengelolaan limbah; Covid-19; Rumah Saki
Analisis Fundamental Terhadap Harga Saham Pada Bank Digital Periode 2021-2023 (Studi Kasus: PT Bank Jago Tbk)
The purpose of this final project is to examine the fundamental factors affecting the stock price of PT Bank Jago Tbk during the period 2021–2023. The analytical methods used include fundamental company analysis using financial ratios: Debt to Equity Ratio (DER), Return on Equity (ROE), and Earnings Per Share (EPS). The results of this study indicate that the fundamental condition based on the financial ratio analysis of PT Bank Jago during the 2021-2023 period is as follows: the solvency analysis with the DER ratio is in the "Healthy" category, the profitability analysis with the ROE ratio is in the "Less Healthy" category, while the EPS ratio is in the "Good" category due to its increase
PELATIHAN AKUNTANSI BAGI PEDAGANG DI PASAR AUR DURI KOTA JAMBI
Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan pedagang di pasar Aur Duri secara menyeluruh dan berkelanjutan tentang tata kelola keuangan. Selanjutnya meningkatkan kemampuan pedagang di Pasar Aur Duri dalam menyelenggarakan praktik akuntansi sesuai dengan ketentuan dan standar akuntansi keuangan.. Kemudian meningkatkan keterampilan pedagang di Pasar Aur Duri dalam mencatat serta menyusun dan menyajikan laporan keuangan. Metode pengabdian dilakukan dengan ceramah, diskusi serta dengan mengadakan pelatihan secara langsung dengan peserta, sehingga dengan diskusi diharapakn peserta mendapatkan informasi dan masukan yang lengkap mengenai bagaimana seharusnya pengelolaan keuangan itu dilakukan. Pelatihan pembuatan laporan keuangan yang lengkap dimulai dengan memberikan contoh kasus transaksi, dilakukan bimbingan terhadap penyusunan laporan keuangan tersebut yang meliputi pencatatan pembelian barang dagangan, pencatatan transaksi penjualan, laporan perhitungan keuntungan. Kepada peserta diberikan manual buku laporan keuangan pedagang pasar untuk dapat dilaksanakan dan dipraktikan sesuai dengan jenis kegiatan usahanya. Hasil dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat menunjukkan mayoritas belum melakukan pencatatan keuangan, dan tidak menegetahui bagaimana menyusun laporan keuangan yang benar, meskipun para pedagang mengetahui pentingnya melakukan pencatatan keuangan tersebut. Setelah Tim PPM memberikan pemahaman melalui penjelasan dan praktek langsung dalam membuat pencatatan dan laporan keuangan untuk kegiatan usaha,yang dijalankan peserta memahami dan mampu membuat laporan keuangan sesuai dengan jenis usaha dan daganganny
Framing Politik Identitas oleh Media IDNTimes.com
Saat ini, beragam media hadir untuk menyajikan berbagai informasi dan berita kepada pembacanya, salah satunya adalah media IDNTImes.com. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana framing politik identitas yang dilakukan oleh media IDNTimes.com dengan menggunakan analisis framming Robert N.Etman. Mendekati pemilu 2024 isu politik identitas semakin mencuat. Isu ini pertama kali mulai ramai mencuat semejak pemilu DKI pada 2017 lalu. Media memiliki peran dan tanggungjawab untuk mengatasi ancaman dari politik identitas ini, salah satunya seperti yang dilakukan oleh IDNTimes.com. Penelitian ini diteliti dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan proses pengumpulan data-data melalui wawancara mendalam dan kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam menyajikan berita, IDNTimes berkomitmen untuk menyajikan berita yang sesuai dengan fakta-fakta di lapangan serta sangat menghindari clickbait. Karena, hal tersebut dapat membodohi dan menyesatkan para pembacanya. Sesuai dengan tugas dari media, IDNTimes.com terus berkomitmen untuk menyajikan berita dan informasi yang dapat mengedukasi dan memberikan manfaat yang positif. Penelitian ini juga melihat peran media massa dan media online dalam menghadapi politik identitas. Penelitian ini menunjukkan bahwa media massa dan media online sangat berpengaruh dalam framing politik identitas serta kuatnya pengaruh hal-hal tertentu terhadap pencapaian politik khususnya pada saat pemil
Resilience Communication of Micro-Enterprise Actors in the Service Sector Affected by COVID-19 in Depok, West Java
Micro businesses are essential to national economic development by generating jobs, increasing income, and reducing poverty. The Covid-19 pandemic had a severe impact, especially on micro businesses in the service sector, with restrictions causing reduced consumer demand and business closures, including in Depok, West Java. Effective communication was critical for their resilience, enabling quick response, accurate information, marketing adaptation, customer engagement, network strengthening, collaboration, and innovation. This research aims to analyze the communication practices of micro business actors in the service sector affected by the Covid-19 pandemic in Depok, West Java. Using a qualitative approach with an interpretive paradigm, the study employed interviews and observations, applying communication theories from Betts and Buzzanell in an economic context. Findings reveal the importance of effective communication processes for micro business resilience during crises. Key sources of information and discussion for these businesses during the pandemic included micro business communities, family and friends or colleagues, and social media