Jurnal Online - Universitas Islam Kalimantan
Not a member yet
4346 research outputs found
Sort by
MANAJEMEN PENGAWAS GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGOPTIMALISASI PEMBELAJARAN SISWA DI SEKOLAH DASAR NEGERI 4 TAMIANG LAYANG
Pendidikan Agama Islam (PAI) merupakan bagian integral dari kurikulum nasional di Indonesia. Namun, dalam implementasinya, berbagai tantangan muncul, diantaranya adalah kualitas pengajaran yang belum optimal, keterbatasan sumber daya manusia (guru), serta kurangnya pembinaan dan pengawasan yang efektif terhadap guru PAI. Pengawas pendidikan Agama Islam memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya dalam memberikan bimbingan, evaluasi, dan pengawasan terhadap pelaksanaan pembelajaran di sekolah. Di SD Negeri 4 Tamiang Layang, meskipun pembelajaran PAI telah dilaksanakan, sejumlah permasalahan masih ditemukan, seperti tidak adanya modul ajar atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dari guru, keterbatasan penggunaan media pembelajaran, serta ketidaksesuaian metode pengajaran dengan perkembangan zaman. Selain itu, kurangnya evaluasi dan pengawasan yang intensif dari pengawas yang harus membina banyak sekolah juga turut mempengaruhi kualitas pembelajaran. Beberapa masalah eksternal lainnya, seperti kasus moralitas guru yang tersebar di masyarakat, turut menambah tantangan dalam upaya memperbaiki kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam mengenai manajemen pengawas pendidikan Agama Islam dalam mengoptimalkan pembelajaran di SD Negeri 4 Tamiang Layang, dengan fokus pada pendalampingan terhadap guru, perencanaan administrasi pembelajaran Agama Islam, serta evaluasi terhadap hasil belajar siswa. Manajemen pengawasan yang efektif diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran PAI di sekolah dasar. Meningkatkan penelitian ini secara teoritis adalah untuk memberikan kontribusi dalam pengembangan teori manajemen pengawasan pendidikan, khususnya dalam konteks pendidikan Agama Islam di sekolah dasar. Secara praktis, hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna bagi pengawas pendidikan Agama Islam, guru-guru PAI, serta pihak terkait lainnya dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Agama Islam di SD Negeri 4 Tamiang Layang. Penelitian ini juga dapat menjadi referensi bagi kebijakan pendidikan yang berfokus pada penguatan manajemen pengawas untuk mengoptimalkan pembelajaran di sekolah, serta memberikan masukan terkait implementasi pendidikan Agama Islam yang lebih baik di sekolah dasar
ANALISIS KELENGKAPAN SARANA DAN PRASARANA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI PADA SMA SWASTA BANI ADAM MEDAN
Tujuan penelitian untuk menganalisis kelengkapan sarana dan prasarana pendidikan jasmani di SMA Swasta Bani Adam Medan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif yaitu penelitian yang bertujuan menggambarkan sifat-sifat suatu keadaan, gejala, individu dan atau kelompok tertentu atau untuk menentukan frekuensi, penyebaran suatu gejala dalam masyarakat. Penelitian menggambarkan kelengkapan sarana dan prasarana pembelajaran pendidikan jasmani di SMA Swasta Bani Adam Medan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Informan dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru pendidikan jasmani di SMA Swasta Bani Adam Medan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka ditentukan kesimpulan dalam penelitian ini yaitu berdasarkan data wawancara, observasi dan dokumentasi bahwa kelengkapan sarana dan prasarana pembelajaran pendidikan jasmani di SMA Swasta Bani Adam Medan masih dalam kategori kurang, selain tidak pada standard untuk kategori prasarana, namun sarana juga tidak lengkap. Hal ini dikarenakan pendanaan untuk pengadaan sarana pembelajaran pendidikan jamsani di SMA Swasta Bani Adam Medan masih kurang dan tidak maksimal
EFEKTIVITAS INQUARY LEARNING MODEL DALAM KURIKULUM MERDEKA TERHADAP KEMAMPUAN TEKNIK DASAR ROLL DEPAN DAN BELAKANG PADA SISWA/I SMA
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pendekatan pembelajaran inkuiri dalam meningkatkan keterampilan kognitif dan psikomotor siswa pada pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), khususnya pada materi senam lantai roll depan dan roll belakang di SMA Negeri 1 Tempuran. Masalah yang diidentifikasi adalah kelemahan siswa dalam aspek kognitif, mencakup pemahaman teori dasar dan konsep olahraga, serta aspek psikomotor, yang terlihat dari kurangnya keterampilan praktis dan teknik dasar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pra-eksperimental, tipe one group pretest-posttest design. Sebanyak 30 siswa kelas X berpartisipasi sebagai sampel menggunakan teknik sampel jenuh. Teknik pengumpulan data meliputi pemberian instruksi, demonstrasi teknik, pelaksanaan tes roll depan dan roll belakang, serta pencatatan observasi terhadap teknik pelaksanaan, kesalahan, dan waktu yang dibutuhkan. Data dianalisis menggunakan uji N-Gain Skor untuk mengukur efektivitas model pembelajaran.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran inkuiri efektif dalam meningkatkan keterampilan kognitif dan psikomotor siswa. Uji normalitas dan homogenitas menunjukkan data berdistribusi normal dan homogen, sedangkan uji-t menunjukkan perbedaan signifikan antara hasil pre-test dan post-test. N-Gain Skor rata-rata sebesar 0,34 menunjukkan peningkatan yang efektif. Dengan demikian, pendekatan pembelajaran inkuiri terbukti efektif dan dapat diimplementasikan sebagai strategi pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka untuk meningkatkan kualitas pembelajaran PJOK
MANAJEMEN INSTRUMEN PENILAIAN RANAH PSIKOMOTOR DALAM PEMBELAJARAN PJOK MATERI BULU TANGKIS DI SMPN 4 TAEBENU KABUPATEN KUPANG
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen ranah psikomotor dalam pembelajaran bulu tangkis dari jenis penilaian. Metode yang digunakan jenis penelitian menggunakan penelitian Kualitatif, yang menjadi informan penelitian ini adalah Kepala Sekolah, guru PJOK, dan Siswa/i di SMPN 4 Taebenu Kabupaten Kupang. Penilaian autentik kriteria menjadi dasar utama atau basis penilaian - penilaian unjuk kerja (ranah psikomotor) dalam bentuk cek list atau panduan observasi dengan kualitas penilaian yaitu A= Baik Sekali Jika siswa menampilkan semua rangkaian gerak; B = Baik jika pebelajar dapat menampilkan minimal 4 dari 5 rangkaian gerak; C = Cukup jika pebelajar dapat menampilkan minimal 3 dari 5 rangkaian gerak; D = Kurang jika pebelajar dapat menampilkan minimal 2 dari 5 rangkaian gerak dan E = Kurang Sekali jika pebelajar hanya menampilkan 1 dari 5 rangkaian gerak. Dengan demikian hasil penelitian yang dicapai menunjukkan bahwa di tempat penelitian, guru PJOK sudah melakukan menyusun instrument penilaian ranah psikomotor dalam pembelajaran bulu tangkis namun dalam pelaksanaan belum merumuskan kriteria sebagai acuan dasar dalam membagi kualitas siswa ketika terlibat dalam pembelajaran berlangsung
Maharah Kalam Learning with Cooperative Modle Type Co-Op in Madrasah Ibtidaiyah Banjarmasin
This study investigates the implementation of the Maharah Kalam (Arabic speaking skill) learning using the co-op cooperative model in a 6th-grade Madrasah Ibtidaiyah. Observations revealed low student participation due to a lack of Arabic comprehension and confidence. The research, employing a qualitative descriptive method with interviews, observations, and questionnaires, found that while teachers optimize Maharah Kalam instruction, some steps are missed due to class management issues. Key obstacles included students' lack of confidence, insufficient practice, and limited vocabulary. Solutions proposed involve teachers encouraging student participation, providing speaking opportunities, and promoting vocabulary memorization using dictionaries
ANALISIS PENGARUH KECEPATAN ALIRAN UDARA TERHADAP KINERJA KOMPOR BIOMASSA BERBAHAN BAKAR WOOD PELLET
Biomassa merupakan salah satu sumber energi terbarukan yang berasal dari bahan biologis seperti tanaman dan limbah organik. Pemanfaatan biomassa sebagai sumber energi alternatif semakin penting untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecepatan udara terhadap parameter kinerja biomassa berbahan bakar Wood Pellet. Proses pengukuran serta pengambilan data pada kompor biomassa dilakukan dengan menggunakan metode Water Boiling Test (WBT). Metode ini dilakukan untuk menghitung efisiensi termal pada kompor biomassa dan akan dilakukan pengukuran kalor pada dinding kompor. Pada penelitian ini dilakukan dengan variasi kecepatan aliran udara yaitu 2 m/s, 4 m/s dan 6 m/s, dengan bahan bakar yang digunakan adalah Wood Pellet yang berasal dari jenis kayu Sengon. Dari hasil penelitian diketahui nilai efisiensi termal tertinggi pada kecepatan aliran udara 2 m/s yaitu sebesar 50,22%, dan terendah pada kecepatan aliran udara 6 m/s yaitu sebesar 21,53%. Diketahui nilai Efisiensi termal menurun seiring peningkatan kecepatan udara. Hal ini menunjukkan bahwa suplai udara berlebih justru mengurangi efisiensi pemanfaatan energi panas yang dihasilkan. Untuk nilai FCR tertinggi pada kecepatan aliran udara 6 m/s sebesar 77,41 kg/jam, dan terendah pada kecepatan 2 m/s sebesar 18,96 kg/jam. Dengan semakin besar laju udara, maka konsumsi bahan bakar juga semakin tinggi, kemungkinan karena pembakaran menjadi lebih cepat dan kurang optimal. Penelitian ini menunjukkan bahwa efisiensi terbaik diperoleh pada kecepatan udara rendah hingga sedang
MANAJEMEN STRATEGIK DALAM PELIBATAN MASYARAKAT UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN BERDASARKAN INSTRUMEN AKREDITASI SATUAN PENDIDIKAN (IASP) 2020 DI MIN 1 BANDUNG
Kebijakan pendidikan Indonesia sangat terkait dengan kebijakan publik lainnya dan dapat berubah jika kebijakan publik berubah. Pendidikan memerlukan partisipasi masyarakat untuk menghasilkan komunitas pembelajaran yang efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang berlokasi di MIN 1 Bandung. Dalam konteks manajemen strategik, keterlibatan masyarakat dipandang sebagai salah satu strategi kunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Dengan adanya komite, beberapa program dapat berjalan lancar, dan sosialisasi dengan siswa dapat dikordinir dengan mudah. Partisipasi komite dan elemen lain seperti Polsek, Puskesmas, dan RT/RW setempat menerima tanggapan positif, terutama dengan adanya program yang melibatkan interaksi dengan lingkungan sekitar dan program pembiasaan yang menciptakan kebiasaan baru di lingkungan sekolah. Partisipasi masyarakat atau keikutsertaan individu dalam pengembangan diri, kehidupan, dan lingkungan, yang melibatkan interaksi dua arah antara pemerintah dan masyarakat, menjadi bagian integral dari strategi manajemen untuk mencapai tujuan pendidikan yang berkualitas
SEJARAH MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM DI MADRASAH DALAM MENGHADAPI ERA 5.0
Lembaga pendidikan agama Islam memiliki tanggung jawab utama dalam menyebarluaskan pengetahuan tentang Islam, menjaga tradisi Islam, dan mempersiapkan masa depan yang mampu menghadapi perubahan karakter dan generasi. Karya ini menggunakan teknik kepustakaan yang menitikberatkan pada penelitian kualitatif. Untuk memasuki masa masyarakat 5.0, setidaknya dibutuhkan enam kemampuan mendasar untuk menganalisis informasi dari kehidupan digital. Selain itu, pemahaman tentang teknologi juga penting, termasuk kemampuan mengoperasikan perangkat yang semakin canggih dan memahami aplikasi-aplikasi penting di era 5.0, antara lain prinsip-prinsip rekayasa, pembelajaran mesin, kecerdasan buatan, coding, dan bioteknologi. Selain itu, penting juga untuk memahami prinsip-prinsip kemanusiaan, cara berkomunikasi, dan mendesain. Seiring berjalannya waktu, setiap institusi pendidikan perlu mempersiapkan diri, terutama dalam mengelola nilai pendidikan. Berdasarkan temuan penelitian tersebut, dapat dikatakan bahwa kebutuhan akan pendidikan yang berkualitas harus sesuai dengan kemajuan di era 5.0. Lembaga pendidikan agama Islam dituntut untuk memberikan pendidikan yang terbaik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat 5.0, sehingga lembaga pendidikan agama Islam dapat menunjukkan peningkatan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi yang mampu bersaing dengan pendidikan umum lainnya
STRATEGI PENGEMBANGAN DAN KELAYAKAN FINANSIAL USAHA KUE KERAWANG DI IKM DAHLIA KELURAHAN PADEBUOLO KECAMATAN KOTA TIMUR
Micro, small, and medium enterprises are business activities that are able to expand employment opportunities and provide economic services widely to the community.This study aims to (1) formulate effective development strategies for the Kerawang cake business at IKM Dahlia and (2) analyze the financial feasibility of the Kerawang cake business at IKM Dahlia. The study was conducted from May to July 2024 utilizing a descriptive qualitative research method. Data were collected through purposive sampling, including interviews, observations, and questionnaires directed at the owners and employees of IKM Dahlia. The data analysis employed in this study involved SWOT analysis to determine strategic planning and financial feasibility analysis to evaluate the business’s economic viability. The SWOT analysis result placed the Kerawang cake business at IKM Dahlia in Quadran I, with scores of 3.32 and 2.9. This positioning indicates that an SO. Furthermore, the financial feasibility analysis shows that the Kerawang cake business at IKM Dahlia has an R/C ratio of 2.1, indicating high revenue compared to costs. The B/C ratio of 1.1 suggests that the benefits equal the costs. The payback period for the business is calculated at 0.9 years, reflecting a quick return on investment. The break-even point (BEP) for the 400-gram product size is IDR 219,254 per piece, with a production volume of 1,134.14 pieces per year. For the 200-gram product size, the BEP is achieved for IDR 72,871 per piece and a production volume of 2,268.28 pieces per year. Meanwhile, for the jar-sized product, the BEP is reached for IDR 428,713 per piece and a production volume of 332.68 pieces per year. Keywords: IKM Dahlia, Development Strategies, Financial Feasibility Usaha mikro, kecil, dan menengah merupakan kegiatan usaha yang mampu memperluas lapangan kerja dan memberikan pelayanan ekonomi secara luas kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Merumuskan strategi pengembangan yang baik untuk diterapkan pada usaha kue kerawang di IKM Dahlia. (2) Menganalisis kelayakan finansial usaha kue kerawang di IKM Dahlia. Penelitian dilakukan pada bulan Mei - Juli 2024. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode purposive sampling yaitu melalui teknik wawancara, observasi dan memberikan kuesioner kepada pemilik dan pegawai di IKM Dahlia. Teknik analisis data yang di gunakan dalam penelitian ini menggunakan metode analisis SWOT dan analisis kelayakan finansial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis SWOT untuk strategi pengembangan usaha kue kerawang di IKM Dahlia berada pada kudran I yang berada pada angka 3,32 dan 2,9 yaitu dengan menggunakan strategi SO. Hasil analisis kelayakan finansial usaha kue kerawang di IKM Dahlia memiliki nilai R/C ratio sebesar 2,1, nilai untuk B/C ratio sebesar 1,1, nilai payback period (pp) adalah 0,9 dan nilai BEP untuk ukuran 400 gr memiliki BEP harga sebesar Rp 219.254,-/pcs, BEP produksi sebesar 1.134,14 pcs/tahun. Nilai BEP untuk ukuran 200 gr memiliki BEP harga sebesar Rp 72.871,-/pcs, BEP produksi sebesar 2.268,28 pcs/tahun. Nilai BEP untuk ukuran toples memiliki BEP harga sebesar Rp 428.713,-/pcs, BEP produksi sebesar 332,68 pcs/tahun. Kata Kunci : IKM Dahlia, Strategi Pengembangan, Kelayakan Finansial Usah
A FIQH MUAMALAH REVIEW ON THE UTILIZATION OF PAWNED GOODS BY CREDITORS
The utilization of pawned goods by creditors is a significant issue in the study of fiqh muamalah, particularly regarding the principles of justice and validity in Islamic economic transactions. This study aims to analyze the utilization of pawned goods by creditors from the perspective of fiqh muamalah and assess its compliance with Shariah principles. The research employs a literature review method with a descriptive-analytical approach, examining primary and secondary sources of Islamic law. The findings indicate that in fiqh muamalah, the utilization of pawned goods by creditors is permissible under the condition that the pawner (rahin) grants explicit permission and that the practice does not involve elements of riba or injustice. However, if the utilization occurs without consent or causes harm to the rahin, it contradicts the principle of justice in Islam. This study also highlights the importance of clear and transparent contracts between the parties involved to prevent potential disputes. The research concludes that the practice of utilizing pawned goods requires strict supervision to ensure Shariah compliance and to foster equitable and blessed economic transactions