Jurnal Online - Universitas Islam Kalimantan
Not a member yet
4346 research outputs found
Sort by
Effect of Work Discipline, Organizational Citizenship Behavior (OCB) Servant Leadership on Employee Performance at the Employment Office of SMEs Cooperatives and Public Works Office of Banyumas Regency
The purpose of this study was to examine the effect of Work Discipline, Organizational Citizenship Behaviour (OCB), and Servant Leadership on Employee Performance in Employees of the Employment Office of UKM, Cooperatives, and Public Works Office of Banyumas Regency. The quantitative method was implemented in this study with a purposive sampling approach and involved 125 employees. Data analysis was carried out using the Structural Equation Modeling - Partial Least Squares (SEM-PLS) method to test the relationship between variables. The results revealed that work discipline showed no influence on employee performance, while Organizational Citizenship Behaviour and Servant Leadership positively and significantly influenced employee performance. The implication of this research is to provide insight to companies in understanding how Organizational Citizenship Behavior and Servant Leadership can affect the performance of company employees
Socio-Political Conditions of the Abbasid Dynasty and Its Influence on Economic Development
Islamic civilization is a form of history that can be studied and studied, one of which was during the Abbasid Dynasty. This study aims to analyze and describe the socio-political conditions of the Abbasid Dynasty, and its influence on the economic development of various sectors. The research method in this study uses a historical approach and data analysis. The study results show that the good socio-political conditions of a nation and state have an important role in the economic development of the country and state. The results of this study show that very significant economic development occurred in the first period of the Abbasid Daulah, which increased in the agricultural, trade, and industrial sectors. In terms of economic institutions, the Abbasid Daulah prioritized three aspects, namely the state financial sector, taxation, and land ownership
ANALISIS DAMPAK PENAMPILAN DIRI TERHADAP SELF CONFIDENCE MAHASISWA UNIVERSITAS TEKNOLOGI YOGYAKARTA
Students need to pay attention to good self-appearance because this can give a positive impression and other people can describe their good personality. In addition, paying attention to self-appearance can increase the level of self-confidence of students because they will feel confident, brave about what is being done and can think more creatively and will even feel more confident when speaking in public because the student already looks as desired. This research uses qualitative methods with interview instruments and documentation studies. The impact of self-appearance on student self-confidence states that self-appearance is very influential because with a maximum self-appearance according to himself and comfortable with this appearance can foster more confidence. Self-appearance can reflect one's personality because by paying attention to self-appearance others will judge ourselves more positively. Someone who pays attention to their appearance is usually very concerned about neatness, politeness, cleanliness and suitability of clothing colors. Paying attention to personal appearance can increase learning motivation and student learning outcome
The Impact of Gender Diversity on Firm Performance: Intellectual Capital as a Moderator
Indonesia has the highest gender gap in ASEAN. This research examines the moderating role of intellectual capital in the relationship between gender diversity and company performance. Data from industrial sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange were analyzed using panel data and moderated regression analysis in STATA 17. A supplementary test was also conducted based on IDX board classification. Key findings include: (1) gender diversity negatively impacts firm performance; (2) structural capital weakens the negative effect of gender diversity on firm performance, while capital employed strengthens it; and (3) the positive effect of gender diversity on performance is only evident in companies listed on the main board. The study recommends future research with a broader scope, including countries that have yet to be explored. These insights highlight the complex interaction between gender diversity and intellectual capital in shaping corporate outcomes across different board classifications
MANAJEMEN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU
Penelitian ini bertujuan untuk, (1) Mengamati peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMA Negeri 5 Banjarbaru (2) Mengamati bentuk sarana yang dapat meningkatkan kinerja guru di SMA Negeri 5 Banjarbaru (3) Mengamati hambatan yang dihadapi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di SMA Negeri 5 Banjarbaru. Jenis Penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan melibatkan wakil kepala sekolah dan guru sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) Kepala sekolah di SMA Negeri 5 Banjarbaru berperan kunci dalam meningkatkan kinerja guru melalui dukungan, komunikasi, dan pengembangan inovatif, yang semuanya berdampak positif pada kualitas endidikan dan pengalaman belajar siswa. (2) SMA Negeri 5 Banjarbaru menunjukkan dedikasi yang kuat dalam meningkatkan kinerja guru melalui langkah strategis, pelatihan yang relevan, perbaikan fasilitas, kolaborasi antar guru, dan keterlibatan orang tua yang semuanya berkontribusi pada kualitas pengajaran dan hasil belajar siswa. (3) SMA Negeri 5 Banjarbaru menghadapi tantangan dalam meningkatkan kinerja guru, tetapi kepala sekolah menunjukkan komitmen dengan mendengarkan keluhan dan mencari pendidikan, sementara pentingnya dukungan anggaran dan kolaborasi dengan pihak dinas pendidikan diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan hasil belajar siswa
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SMPIT ROBBANI BANJARBARU
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu Pendidikan di SMPIT Robbani Banjarbaru2024. Fokus penelitian ini mencakup empat aspek utama: (1) peran dan tanggung jawab kepala sekolah dalam peningkatan mutu Pendidikan, (2) Gaya kepemimpinan seperti apa yang paling efektif dalam konteks Pendidikan, (3) Faktor-faktor yang mempengaruhi mutu pendidikan di sekolah, dan (4) keterkaitan antara kepemimpinan kepala sekolah dan mutu pendidikan di SMPIT Robbani Bajarbaru Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, ketua komite, anggota komite sekolah, guru, dan tata usaha. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah SMPIT Robbani Bajarbaru memiliki peran dalam mendukung peningkatan kualitas mutu Pendidikan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kepemimpinan kepala sekolah kontribusi signifikan dalam penguatan kualitas mutu pendidikan, namun diperlukan upaya lebih lanjut untuk meningkatkan efektivitas perencanaan, implementasi, dan evaluasi program. Rekomendasi penelitian ini adalah penguatan komunikasi antara kepala sekolah dan guru
Differences in Human and Computer Thinking Logic Flows Obstacles In Learning Programming Algorithms
Programming Algorithms is one of the courses at universities that is given in study programs in the IT field and other exact study programs. The purpose of this course is to make students skilled in creating computer programs using various programming languages in solving various computational problems. In learning practice, many students still have difficulty compiling algorithms due to a lack of understanding of computer logic or workflow. There is a difference in how the flow of human thinking logic tends to be contextual and the flow of computer logic that works based on ON and OFF switching or 0 and 1. Human logic tends to be adaptable, context dependent, and the influence of subconscious processes. Computer logic is more structured, formal, and rigid, depending on predetermined rules and models. The purpose of this study is to determine how the differences in the flow of logical thinking can cause students' difficulties in compiling the steps to solve programming algorithms. Students' tendency to think contextually becomes an obstacle when they have to compile steps to solve problems that must follow the flow of computer logic. The method used in this study is a literature study by collecting and reviewing library data which is then connected to research to get answers to problems. The results of this study are a reference for how programming algorithm learning should be carried out so that it can reconstruct students' way of thinking to be able to understand how computer logic works
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, GAYA KOMUNIKASI DAN GAYA ORGANISATOR KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU DI MADRASAH IBTIDAIYAH KOTA BANJARMASIN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui pengaruh kepala sekolah di Banjarmasin melalui gaya kepemimpinan transformasional, gaya komunikasi dan gaya organisator kepala sekolah terhadap kinerja guru di Madrasah Ibtidaiyah kota Banjarmasin. Penelitian ini memfokuskan pada 3 aspek, yaitu untuk mengetahui sejauh mana pengaruh gaya kepemimpinan transformasional, gaya komunikasi dan gaya organisator kepala sekolah terhadap kinerja guru di Madrasah Ibtidaiyah kota Banjarmasin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan mengkaji pengaruh gaya kepemimpinan transformasional, gaya komunikasi dan gaya organisator kepala sekolah terhadap kinerja guru di Madrasah Ibtidaiyah kota Banjarmasin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Secara parsial gaya kepemimpinan transformasional, gaya komunikasi dan gaya organisator mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja guru di Madrasah Ibtidaiyah kota Banjarmasin, 2) Secara simultan gaya kepemimpinan transformasional, gaya komunikasi dan gaya organisator mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja guru di Madrasah Ibtidaiyah kota Banjarmasin, 3) Hasil perhitungan memberikan gambaran gaya kepemimpinan transformasional adalah 6,607 > t tabel 1,987, gaya komunikasi yaitu 6,333 > t tabel 1,867, gaya organisator ialah 4,814 > t tabel 1,867, dan gaya Kepemimpinan transformasional, gaya komunikasi dan gaya organisator terhadap kinerja guru t hitung adalah 0.804, maka dapat dikatakan gaya kepemimpinan transformasional, gaya komunikasi dan gaya organisator berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru
KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN AQIDAH AKHLAK DI MI (Studi kasus pada kelas V MI Panamur Kersamanah Kabupaten Garut)
Sesuai Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen Pasal 2 ayat (1) menegaskan bahwa guru mempunyai kedudukan sebagai tenaga profesional pada jenjang pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal yang diangkat sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Pada Pasal 4 juga dijelaskan bahwa kedudukan guru sebagai tenaga professional sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) berfungsi untuk meningkatkan martabat dan peran guru sebagai agen pembelajaran berfungsi untuk meningkatkan mutu pendidikan nasionalDengan demikian, tidak dapat dipungkiri bahwa guru harus memiliki pengetahuan yang luas, menguasai berbagai jenis bahan pembelajaran, menguasai teori dan praktik pendidikan, serta menguasai kurikulum dan metodologi pembelajaran. Kompetensi guru adalah salah satu faktor yang mempengaruhi tercapainya tujuan pembelajaran dan pendidikan di madrasah, namun kompetensi guru tidak berdiri sendiri, tetapi dipengaruhi latar belakang pendidikan, pengalaman mengajar, dan lamanya mengajar. Berangkat dari paradigma tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi profesional guru untuk meningkat meningkatkan kualitas pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah Panamur Kersamanah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan memperpanjang waktu penelitian dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Profesional guru merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam meningkatkan mutu pendidikan (2) Mutu pembelajaran Pendidikan Agama di Madrasah Ibtidaiyah Panamur Kersamanah diwujudkan dengan penerapan pembelajaran aktif, kreatif, dan menyenangkan serta melalui penelitian studi kasus. (3) Upaya Kepala Madrasah dalam meningkatkan professional guru di Madrasah Ibtidaiyah Panamur Kersamanah adalah dengan meningkatkan kompetensi guru melalui kursus dan diklat, pengadaan sumber dan media Pembelajaran, mengelola lingkungan belajar, penerapan e-learning, dan controling (4) Upaya guru Madrasah Ibtidaiyah Panamur Kersamanah dalam meningkatkan profesionalnya dengan mengikuti diklat dan Kelompok Kerja Guru.
STRATEGI KOMUNIKASI DAN TANTANGAN DALAM TRANSISI PROGRAM PEMBANGUNAN DI DESA TUMBU KABUPATEN MAMUJU
Artikel ini membahas strategi komunikasi yang digunakan dalam mendukung transisi program pembangunan di Desa Tumbu, Kabupaten Mamuju, serta tantangan yang dihadapi selama proses tersebut. Kajian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menganalisis bagaimana aktor-aktor lokal, pemerintah desa, dan masyarakat berinteraksi dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi program pembangunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi partisipatif menjadi kunci keberhasilan dalam membangun kesepahaman dan keterlibatan masyarakat. Namun, tantangan seperti kurangnya infrastruktur komunikasi, perbedaan tingkat pendidikan, serta resistensi terhadap perubahan menjadi hambatan signifikan dalam proses transisi ini. Artikel ini merekomendasikan penguatan kapasitas komunikasi berbasis teknologi dan peningkatan pendidikan masyarakat sebagai langkah strategis untuk mengatasi tantangan tersebut dan memastikan keberlanjutan program pembangunan