Jurnal Online - Universitas Islam Kalimantan
Not a member yet
    4346 research outputs found

    TRANSFORMASI DIGITAL UMKM SANGGAR TAPIS PRINGSEWU: IMPLEMENTASI E-COMMERCE ANDROID UNTUK PENINGKATAN DAYA SAING

    No full text
    Penggunaan air yang tidak efisien dalam sektor pertanian menjadi tantangan utama dalam menjaga produktivitas lahan dan ketahanan pangan nasional. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem penyiraman tanaman otomatis berbasis Internet of Things (IoT) dengan menggunakan sensor kelembaban tanah untuk mengoptimalkan penggunaan air secara presisi. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan prototyping, mulai dari identifikasi kebutuhan, perancangan sistem, implementasi perangkat keras dan lunak, hingga pengujian. Sistem ini memanfaatkan mikrokontroler ESP32 yang terhubung dengan sensor kelembaban tanah, modul relay, dan pompa air untuk secara otomatis menyiram tanaman ketika kelembaban tanah berada di bawah batas tertentu. Sistem ini juga memungkinkan pemantauan dan pengendalian jarak jauh melalui platform IoT. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air sebesar 40–60% dibandingkan metode manual, serta mendukung konsep pertanian presisi dan berkelanjutan. Meski demikian, terdapat keterbatasan terkait ketergantungan pada koneksi internet dan pasokan listrik. Sistem ini diharapkan menjadi solusi inovatif dalam mendukung transformasi digital pertanian di Indonesia

    IDENTIFIKASI MORTALITAS PRASAPIH ANAK KAMBING DI KECAMATAN KOTO VII

    Get PDF
    Kambing merupakan salah satu jenis ternak ruminansia kecil yang telah dikenal secara luas di Indonesia. Ternak kambing di Indonesia memiliki potensi produktivitas cukup tinggi sebagai penghasil daging, susu, penghasil keduanya (dwiguna) serta kulitnya sebagai hasil sampingan yang memiliki nilai ekonomis. Pada masa reproduksi ternak kambing mengalami  pubrtas, kawin, kebuntingan, melahirkan, menyusui hingga masa sapih. Ketika saat menyusui berumur 0-3 bulan adalah masa rentan terjadinya kematian pada anak kambing, baik itu terjadi karena kekurangan nutrisi dari induknya sendiri atau bahkan kecelakaan seperti terjepit jadi mangsa oleh hewan lainnya.  Mortalitas sangat erat hubungannya dengan tingkat produktivitas. Kematian setelah kelahiran sangat mempengaruhi  produktivitas pada ternak. Kematian setelah kelahiran anak kambing sangat mempengaruhi produktivitas ternak usaha ternak yang dikelola oleh masyarakat. Penelitian ini bertujunan untuk  mengetahui angka mortalitas anak  kambing prasapih dan apa penyebab mortalitas anak kambing prasapih di Kecamatan Koto VII. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan cara sensus mewawancarai seluruh peternak kambing yang ada di Kecamatan Koto VII. Dari hasil penelitian tingkat mortalitas disebabkan oleh litter size sebanyak 1 % karena sistem ekstensif induk kambing pun mencukupi asupan nutrisi nya sehingga anak kambing pun cepat beradaptasi untuk memakan rumput dan daun muda dan bahkan bisa dijadikan obat. Malnutrisi sebanyak 5% dikarenakan kekurangan nutrisi pada anak kambing prasapih. Penyebab ketiga anak kambing prasapih disebabkan oleh kecelakaan sebnyak 38% dikarenakan letak kandang yang dekat dengan jalan raya, dekat dengan tepi sungai dan lantai kandang yang kurang baik untuk anak kambing yang baru lahir. Dan yang tertinggi angka kematian anak kambing prasapih disebabkan oleh penyakit sebanyak 56% dikarenakan  penyakit diare dan kembung.

    PENGARUH JENIS KEMASAN DAN TEMPAT PENYIMPANAN TERHADAP MUTU GREEN BEAN KOPI ROBUSTA

    Get PDF
    Kualitas green bean (biji kopi mentah) merupakan faktor krusial yang sangat menentukan mutu akhir produk kopi, baik dari segi nilai jual maupun cita rasa. Penelitian bertujuan untuk mengetahui jenis kemasan yang baik dan efektif untuk dilakukan penyimpanan pada suhu dan kelembaban yang berbeda. Kesimpulan dari penelitian ini adalah biji kopi yang disimpan pada kemasan karung goni dan diletakkan di dalam box menunjukkan adanya kenaikkan bobot. Metode penelitian dilaksanakan mengunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 3 ulangan dan 10 kali pengamatan. Perlakuan 1 menggunakan kemasan hermatik (H1) dan goni (H2), sedangkan perlakuan 2 penyimpanan di kulkas (K1), ruang (K2), dan box (K3). Bobot awal biji kopi tersebut adalah 300 gram setelah dilakukan penyimpanan dengan menggunakan karung goni dan diletakkan di dalam box, bobot meningkat secara signifikan menjadi 322 gram. Sedangkan kemasan hermatik yang disimpan pada kulkas dengan kelembaban ±30% menurunkan bobot biji kopi menjadi 294 gram. Seiring dengan kenaikan bobot, kadar air green bean juga ikut bertambah. Kadar air awal biji kopi tersebut adalah 12,5% setelah dilakukan penyimpanan dengan menggunakan karung goni dan diletakkan di dalam box, kadar air meningkat secara menjadi 17%. Sedangkan kemasan hermatik yang disimpan pada kulkas dengan kelembaban ±30% menurunkan kadar air biji kopi menjadi 11,25%. Nilai warna RGB pada perlakuan karung goni menunjukkan nilai yang berbeda dibandingkan pada saat hari pertama pengamatan, yaitu nilai semua perlakuan yang menggunakan karung goni lebih besar dibandingkan nilai RGB green bean yang dikemas dengan menggunakan kemasan hermetik

    Mengungkap Tantangan Perempuan Dengan Epilepsi: Tinjauan Literatur Dalam Kajian Disabilitas Feminis

    Get PDF
    Epilepsi bukan sekadar kondisi medis; bagi perempuan, ini merupakan perjalanan pribadi yang penuh dengan dinamika. Perempuan dengan epilepsi menghadapi tantangan unik terkait faktor spesifik gender yang berbeda dengan laki-laki sekaligus lebih berat. Melalui tinjauan literatur dari berbagai jurnal ilmiah, tulisan ini bertujuan untuk menggali interaksi biologis dan psikososial perempuan dengan epilepsi serta upaya adaptasi mereka agar lebih berdaya menggunakan perspektif disabilitas feminis. Terdapat empat hal yang menjadi fokus perhatian. Pertama, aspek psikososial yang mencakup stigma dan masalah psikiatri. Kedua, interaksi epilepsi dengan fase kehidupan reproduksi khas perempuan mencakup siklus menstruasi, kehamilan, dan masa menyusui. Terakhir, mengeksplorasi proses adaptasi perempuan dengan epilepsi untuk kualitas hidup yang lebih baik. Dengan demikian, diharapkan ada kontribusi terhadap pembangunan teori dan praktik dalam studi feminis disabilitas khususnya disabilitas tidak terlihat seperti epilepsi

    KORELASI ANTARA SELF – REGULATION DENGAN SINDROM FEAR OF MISSING OUT (FOMO) PADA MAHASISWI PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING UNIVERSITAS IVET SEMARANG

    Get PDF
    This research aims to describe the correlation between Self-Regulation and Fear of Missing Out (FoMo) Syndrome in Female Students of the Guidance and Counseling Study Program at IVET University Semarang. This type of research is quantitative correlational research using two variables, namely self-regulation and FoMo syndrome. The sample used in this research was 34 female students in the 5th semester of the 2021/2022 class. The technique used in sampling in this research was purposive sampling technique. Data collection was carried out using the selfregulation and FoMo syndrome scales. The results obtained using the product moment correlation technique (Γxy) = - 0.453 and p = 0.007 (p < 0.05). This means that there is a negative relationship between self-regulation and FoMo syndrome in female students. According to the results of the data that has been obtained, the variable self - regulation (. Meanwhile, the FoMo syndrome variable has a hypothetical value = 50 and an empirical mean = 55.29. This means that the data shows that the FoMo syndrome of female students is relatively high because it has a hypothetical mean value < the empirical mean. So it can be concluded that the lower the self-regulation that female students have, the higher the FoMo syndrome that occurs. So it can be concluded that the hypothesis formulated in this research is accepted

    Pendekatan LEISA untuk mendukung Desa Sidodadi sebagai Kawasan Pengembangan Hortikultura

    No full text
    Keterbatasan dana untuk subsidi pupuk kepada petani memaksa pemerintah untuk membatasi jenis komoditi yang diberikan subsidi. Desa Sidodadi yang ditetapkan sebagai wilayah pengembangan hortikultura menerima akibat pengurangan subsidi. Program pengembangan sentra hortikultura melibatkan 16 poktan yang tergabung dalam Gapoktan Tani Destha Tani. Petani diberikan bantuan bibit durian, kelengkeng, pisang dan sayuran namum tidak diberikan bantuan pupuk secara lengkap. Petani diminta untuk menyediakan pupuk secara mandiri. Kondisi ini memberatkan petani karena harga pupuk non subsidi sangat mahal.  Ketika bantuan tidak diberikan lagi, banyak tanaman yang mati atau terganggu pertumbuhannya.Kegiatan ini memperkenalkan pendeketan LEISA dalam budidaya tanaman hortikultura. Petani diberikan ketrampilan untuk membuat pupuk dengan memanfaatkan bahan-bahan sisa/limbah yang ada disekitarnya. Petani memberikan respon yang positif terhadap inovasi teknologi yang diperkenalkan. Sebagaian besar petani telah mempraktekkan teknologi pembuatan pupuk dengan memanfaatkan limbah rumah tangga. Namun demikian banyak potensi lokal yang belum dimanfaatkan diantaranya membangun keterkaitan antara kegiatan pertanian sehingga dapat membentuk sirkular economy yang menguntungkan bagi masyarakat.Kata Kunci : LEISA,  pupuk organik, air cucian beras, arang sekam, kompo

    Pengaruh Literasi Keuangan, Impulsive Buying, Pengendalian Diri, Lingkungan Kampus, Sikap Keuangan, dan Teman Sebaya terhadap Manajemen Keuangan Pribadi Mahasiswa Universitas Bina Insan

    No full text
     Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh literasi keuangan, impulsive buying, pengendalian diri, lingkungan kampus, sikap keuangan, dan teman sebaya terhadap manajemen keuangan pribadi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Populasi penelitian terdiri dari 2.618 mahasiswa, sedangkan sampel berjumlah 347 mahasiswa. Metode yang digunakan untuk pengambilan sampel yaitu Probability Sampling dengan teknik simple random sampling. Jenis data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data melalui kuesioner dan observasi. Data dianalisis dan diolah dengan menggunakan bantuan aplikasi IBM SPSS Statictics Versi 26. Hasil uji t dan uji F mengungkapkan bahwa literasi keuangan, impulsive buying, pengendalian diri, lingkungan kampus, sikap keuangan, dan teman sebaya secara parsial dan simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap manajemen keuangan pribadi mahasiswa. Bagi penelitian selanjutnya, diharapkan dapat melakukan penelitian dengan menambahkan variabel lain seperti gaya hidup, pendidikan keuangan keluarga, dan status sosial ekonomi serta dapat menambahkan sampel yang lebih banyak lagi, atau sampel yang berasal dari gen z/gen milenial dan universitas yang ada di lubuklinggau

    Analisis Sifat Fisik dan Mekanik Komposit Polyurethane Foam Berpenguat Ampas Tebu

    No full text
    Penggunaan komposit dengan campuran bahan alami semakin banyak dikembangkan terutama untuk penguatnya. Seperti pemanfaat ampas tebu yang sudah tidak terpakai, dapat digunakan sebagai penguat atau pengisi komposit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan variasi fraksi volum serbuk ampas tebu dan komposisi matriks polyurethane/PU (poliol:isosianat) terhadap densitas, daya serap air dan hasil uji flexural dari komposit PU berpenguat serbuk ampas tebu. Pada pengujian densitas, nilai tertingi 0,9 g/cm3 didapatkan pada perbandingan komposisi PU 30:70 dengan fraksi serbuk 16%. Sedangkan untuk nilai daya serap air, didapatkan hasil tertinggi sebesar 55,435% pada variasi PU 40:60 dan serbuk tebu 16%. Pengujian flexural menunjukkan hasil tegangan bending dari hasil uji flexural tertinggi sebesar 1,421 MPa pada variasi komposisi PU 40:60 dengan fraksi 11%. Variasi komposisi PU dan penambahan serbuk ampas tebu pada komposit terbukti mempengaruhi kenaikan densitas, daya serap air, dan tegangan bending

    ANALISIS KINERJA PENYULUH KELUARGA BERENCANA PADA DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK SERTA PENGENDALIAN PENDUDUK DAN KB KABUPATEN MURUNG RAYA

    No full text
    Pertumbuhan penduduk yang pesat di Indonesia mempengaruhi berbagai aspek kehidupan. Pengendalian kelahiran telah dilakukan, namun belum cukup meningkatkan kualitas hidup. Antara tahun 2010 dan 2020, penduduk Indonesia bertambah 32,56 juta jiwa, meskipun pertumbuhannya sedikit menurun. Faktor-faktor seperti tingkat kelahiran, tingkat kematian, dan pendidikan yang rendah berkontribusi terhadap pertumbuhan tersebut. Masalah kependudukan, seperti rendahnya kesadaran akan hak-hak reproduksi dan partisipasi pria dalam program keluarga berencana, memperburuk situasi. Di Kalimantan Tengah, khususnya Kabupaten Murung Raya, ketidakseimbangan antara pertumbuhan penduduk dan lingkungan menjadi perhatian. Pemerintah daerah menanggapi hal ini dengan membuat desain besar pembangunan kependudukan untuk tahun 2022-2047, termasuk pengendalian jumlah penduduk, peningkatan kualitas, dan penataan persebaran. Namun, implementasi program keluarga berencana terhambat, termasuk kurangnya pemahaman masyarakat dan sumber daya manusia yang terbatas. Penyuluh keluarga berencana membutuhkan dukungan lebih lanjut melalui pendidikan dan infrastruktur yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja penyuluh KB pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana di Kabupaten Murung Raya dan mengidentifikasi faktor-faktor penghambatnya. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif tentang kinerja penyuluh KB pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana di Kabupaten Murung Raya

    ANALISIS FAKTOR KETERLAMBATAN WAKTU PADA PROYEK MENGGUNAKAN METODE FAULT TREE ANALYSIS (FTA)

    Get PDF
    Seiring dengan berkembangnya dunia industri, berpengaruh pada semakin pesatnya pembangunan proyek konstruksi di Indonesia. Dalam pembangunan gedung ada banyak tuntutan bagi penyedia jasa konstruksi. Salah satunya ketidaksesuaian antara jadwal rencana dan realisasi dilapangan, sehingga menyebabkan keterlambatan proyek. Perencanaan yang baik, jadwal yang tepat serta biaya yang tepat merupakan hal penting untuk menghindari keterlambatan dan pemborosan biaya pada proyek. Oleh karena itu dibutuhkan manajemen konstruksi menggunakan metode FTA (Fault Tree Analysis). FTA bertujuan menganalisa dan mengetahui penyebab keterlambatan pada suatu proyek menggunakan logika Boolean dan simbol simbol grafis. Penelitian ini dilakukan pada proyek gedung BPPHLHK (Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan) Jawa Bali Nusa Sidoarjo. Hasil penelitian ini didapatkan faktor dari ketidakmampuan sub-kontraktor dalam menyelesaikan suatu pekerjaan merupakan faktor terbesar dalam keterlambatan proyek pembangunan ini dengan probabilitas sebesar 0.0395.

    2,318

    full texts

    4,346

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online - Universitas Islam Kalimantan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇