Jurnal Online - Universitas Islam Kalimantan
Not a member yet
    4346 research outputs found

    PELATIHAN MODEL PENANAMAN HIJAUAN TIGA STRATA PADA PONPES RAUDHATUT THALIBBIN KAB. HSU DALAM PENYEDIAAN PAKAN KAMBING SEPANJANG TAHUN

    Get PDF
    Introduksi penanaman hijauan model  Tiga Strata saat ini banyak dikembangkan pada peternakan ternak kambing, melalui penanaman kombinasi rumput unggul dan legum yaitu rumput unggul (odot) di Strata-1, legum (turi, gamal) di Strata-2, serta penanaman legum nangka di Strata-3 yang menjamin ketersediaan pakan sepanjang tahun bagi ternak. Mitra kegiatan adalah Ponpes Raudhatut Thalibbin, Tayur Kab. HSU.  Permasalahan yang muncul di unit usaha kambing ponpes adalah :  a. pakan hijauan kambing yang diberikan berkualitas rendah hanya terdiri rumput lapang, b. pertambahan bobot kambing masih rendah tidak mencapai target, c. Kurang efisien karena membutuhkan waktu pemeliharaan lebih panjang untuk mencapai target bobot panen antara 35-40 kg/ekor, dan d. Keuntungan unit usaha tidak maksimal.  Lokasi mitra ponpes berjarak 155 km dari Fakultas Pertanian ULM.  Tujuan dalam kegiatan ini adalah Menjamin sediaan hijauan ternak kambing sepanjang tahun yang mampu digunakan sebagai pakan penggemukan (feed lot) pada kambing,sehingga dapat mengurangi biaya operasional pakan konsentrat kambing yang harus dibeli ponpes dan  dapat Meningkatkan konsumsi pakan kambing karena meningkatkan palatabilitas pakan, akibat kombinasi pakan rumput dan leguminosa yang ditanam.  Metode Pelaksanaan  meliputi sosialisasi kegiatan, pelatihan, demplot kebun, pendampingan dan monitoring evaluasi.  Hasil kegiatan menunjukkan  bahwa pelatihan teknis penanaman hijauan model Tiga Strata antusia diikuti para santri, local expert dan anggota BPUP Ponpes dengan tingjkat kehadiran 100%, peningkatan pemahaman menjadi 90%, peningkatan keterampilan teknis menanam menjadi 86% dan partisipasi dalam demplot mencapai 95%. Sedangkan  kegiatan demplot diikuti  peserta santri dan BPUP mampu menyelesaikan dari tahapan awal pengolahan lahan hingga penanaman bibit tanaman di strata-1 (rumput), strata-2 (turi , gamal) dan strata-3 (nangka. Semua hijauan di tiga strata berkembang dengan subur dan baik.  Kontribusi hijauan pada ternak potong kambing boer menunjukkan hasil menggembirakan, dimana kambing mampu di panen dan dijual pada bobot pasar antara 35-40 kg dengan memperpendek masa pemeliharaan 20 bulan,  pertumbuhan harian mencapai 132 g/ekor dengan peningkatan pendapatan peternak. Disimpulkan bahwa kegiatan penanaman model Tiga Strata ini mampu memperbaiki kualitas hijauan ternak, meningkatkan bobot kambing lebih cepat dan pendapatan unit usaha Ponpes mitra kegiatan

    EVALUASI DAMPAK PSIKIS PADA MAHASISWA UNIMMA AKIBAT PEMBELAJARAN DARING SAAT PANDEMI

    Get PDF
    Pengaruh pandemi COVID-19 secara nyata memang terasa oleh masyarakat di seluruh di dunia. Banyak sekolah yang menerapkan metode pemberian tugas secara daring bagi para mahasiswa. Penugasan itu dilakukan melalui berbagai media sosial yang tersedia, terutama zoom. Pembelajaran daring akibat pandemi covid-19 merupakan iklim pembelajaran yang baru yang dirasakan oleh mahasiswa. Perubahan yang terlalu singkat ini menyebabkan kebingungan pada mahasiswa dan ditambahkan dengan kendala-kendala yang ditemui mahasiswa saat proses pembelajaran daring menyebabkan mahasiswa menjadi stres

    IMPLEMENTASI CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY (CSR) DALAM BIDANG PENDIDIKAN DI KABUPATEN PASURUAN: ANALISIS FUNGSIONAL STRUKTURAL

    No full text
    Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui begaimana implementasi kegiatan CSR dalam bidang pendidikan di Kabupaten Pasuruan. Dimana partisipasi antara pemerintah, masyarakat, dan perusahaan sangat dibutuhkan. Kegiatan CSR juga dibutuhkan oleh perusahaan karena dapat memberikan citra baik terhap perusahaan, pemerintah juga dapat terbantu dangan adanya program CSR dari perusahaan dan masyarakat dapat menikmati dampak baik dari berbgai program CSR. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan menggunakan studi literatur dengan kajian dari berbagai sumber.  Dari penelitian ini bahawasannya sinergi antara berbagai unsur sangat diperlukan untuk mencapai kesuksesan progara. Dan program CSR yang menyasar pendidikan perlu ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya karena memiliki peranan sentral di dalam proses pembangunan sumber daya manusia.

    School Counselor's Understanding of Professional Counselor Ethics and Competence at SMA Negeri 10 Medan

    No full text
    Professional ethics and competence of professional guidance and counseling counselors is a very important part of his life and work as a guidance and counseling teacher (counselor). The purpose of this research is to find out about the understanding of school counselors about the ethics and competence of professional counselors. This research method is a qualitative phenomenology in which to get accurate information directly to the counseling teacher by conducting observations and interviews. the objects in this study were 2 (two) counseling guidance teachers. the result of his research is that school counselors must have ethics and competence as the foundation of their profession. Professional counselors need to have a strong desire and determination to help others and have the positive attitude to see their clients as people with different values, religious teachings, cultures, and backgrounds. Counselors must have full responsibility, self-control and emotional stability, and be fully aware of differences in values, religions, cultures and beliefs. _____________________________________________________________ Etika profesi dan kompetensi konselor bimbingan dan konseling profesional merupakan bagian yang sangat penting dalam kehidupan dan pekerjaannya sebagai seorang guru bimbingan dan konseling (konselor). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang pemahaman konselor sekolah tentang etika dan kompetensi konselor profesional. Metode penelitian ini adalah kualitatif fenomenologi dimana untuk mendapatkan informasi yang akurat langsung kepada guru bimbingan konseling dengan melakukan observasi dan wawancara. objek dalam penelitian ini adalah 2 (dua) orang guru bimbingan konseling. hasil penelitiannya adalah konselor sekolah harus memiliki etika dan kompetensi sebagai landasan profesinya. Konselor profesional perlu memiliki keinginan dan tekad yang kuat untuk membantu orang lain dan memiliki sifat positif untuk melihat kliennya sebagai orang yang berbeda nilai, ajaran agama, budaya, dan latar belakang. Konselor harus memiliki tanggung jawab penuh, pengendalian diri dan kestabilan emosi, serta menyadari sepenuhnya perbedaan nilai, agama, budaya dan kepercayaan.

    Implementasi Problem-Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif dan Prokrastinasi Akademik Mahasiswa

    No full text
    In the learning process, lecturers must equip prospective graduates with various skills, such as the ability to think creatively which is much needed in the world of work as well as being an added value for prospective graduates. Besides that, it also forms prospective graduates who have a low level of procrastination. This study aims to find out the implementation of problem based learning on students' creative thinking skills and academic procrastination. This research is a quasi-experimental study with a one-group pretest-posttest design. The subjects of this study were 47 semester 1 students of the Ivet University Counseling Guidance study program. The data collection instruments used were creative thinking ability tests, academic procrastination questionnaires, and learning implementation observation sheets. Data analysis used statistical t test (partial) through the SPSS 21.0 program. Based on data analysis, a significance value of less than 0.025 (Sig < 0.025) was obtained so that Ho was rejected. Therefore, it can be concluded that there is an increase in creative thinking ability and a significant decrease in academic procrastination ability between before and after learning using the problem based learning model. _____________________________________________________________ Pada proses pembelajaan, dosen harus membekali calon lulusan dengan berbagai keterampilan, seperti kemampuan berpikir kreatif yang sangat dibutuhkan di dunia kerja serta menjadi nilai tambah bagi calon lulusan. Selain itu juga membentuk calon lulusan yang memiliki tingkat prokrastinasi yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui implementasi problem based learning terhadap kemampuan berpikir kreatif dan prokrastinasi akademik mahasiswa. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian ini yaitu 47 mahasiswa semester 1 program studi Bimbingan Konseling Universitas Ivet. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yakni tes kemampuan berpikir kreatif, angket kuesioner prokrastinasi akademik, serta lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Analisis data menggunakan statistic uji t (parsial) melalui program SPSS 21.0. Berdasarkan analisis data, diperoleh nilai signifikansi kurang dari 0,025 (Sig < 0,025) sehingga Ho ditolak. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berpikir kreatif serta penurunan kemampuan prokrastinasi akademik yang signifikan antara sebelum dan sesudah pembelajaran menggunakan model problem based learning.

    Hubungan Antara Self-Regulated Learning Dengan Prokrastinasi Akademik Siswa

    No full text
    This research aims to ascertain the association between self-regulated learning and student academic procrastination in class XI SMAN 11 Luwu Utara in light of the phenomenon of students spending a lot of time exclusively on entertainment things rather than academic problems. This research employs a sample of 50 class IX students who specialize in science and social studies and who completed authentic and trustworthy questionnaires. It is quantitative in nature and is of the correlational kind. With the aid of SPSS 26.0 for Windows, two types of analysis—descriptive and inferential—were used to analyze the data. The study's findings indicate a significant negative linear relationship between the variables self-regulated learning (X) and academic procrastination (Y), with a large relationship between the two of -47.5%, which indicates that there is a negative relationship between the two in class XI students of SMAN 11 Luwu Utara at a moderate level and the remaining 34.9% is the remaining variable. Students' ability to learn independently decreases when academic procrastinating behavior increases, and vice versa. The next research can therefore test the effectiveness of interventions aimed at enhancing Self-Regulated Learning and reducing students' academic procrastination.._____________________________________________________________ Sepanjang sepuluh tahun kebelakangan ini, telah didapati banyak siswa menghabiskan lebih banyak waktu untuk hiburan daripada bidang akademik sehingga  objektif kajian ini adalah untuk menentukan hubungan antara self-regulated learning dan prokrastinasi akademik siswa pada kelas XI SMAN 11 Luwu Utara Penyelidikan ini menggunakan pendekatan kuantitatif jenis korelasional. Sampelnya terdiri daripada 50 pelajar peminat IPA dan IPS dari kelas IX, yang mengisi angket yang telah valid dan realiabel. Analisis deksriptif dan inferensial berbantuan termasuk dalam SPSS 26.0 untuk Windows digunakan pada peneliitanini. Hasil kajian menunjukkan bahawa variabel Self-Regulated Learning (X) dan Prokrastinasi Akademik (Y) mempunyai hubungan linear negatif secara signifikan, dengan besar hubungan Self-Regulated Learning terhadap prokrastinasi akademik sebesar -47,5 %. Ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang cukup negatif antara prokrastinasi akademik dengan Self-Regulated Learning pada siswa kelas XI SMAN 11 Luwu Utara. Sisanya sebesar 34,9% disebabkan oleh hubungan dengan variabel di luar penelitian, sehingga semakin banyak perilaku prokrastinasi akademik yang dilakukan, maka Self-Regulated Learning siswa akan semakin rendah, begitu pula sebaliknya. Dengan demikian penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan Self-Regulated Learning dan mengurangi prokrastinasi akademik siswa.

    Studi Kasus Dampak Pengaruh Gadget Terhadap Komunikasi Dalam Keluarga

    No full text
    One of the negative impacts of increasing gadget users for mankind is the impact of gadgets on household communication patterns. Therefore, this study aims to find out what are the influences of gadgets on communication in the family using qualitative methods, namely by using interviews and observations. The results of this study show the influence of the use of gadgets in communication in the family is the deterioration of communication and relationships in the family, loss of empathy and concern for the outside environment and children feel foreign and parents lose their roles. The influence of the use of gadgets in family communication can occur due to excessive use of gadgets so that it can have a negative impact on parent-child communication in the family. The intensity of direct communication between parents and children becomes reduced because they are too engrossed in using gadgets, interaction and communication with the outside environment is also lacking which makes it difficult for children to empathize and care and parents who are addicted to gadgets will be more negligent with responsibilities at home so as to make children feel foreign because of lack of affection. From this study, it is hoped that future research can examine more deeply the influence of gadgets that can be caused by family communication and can make this research a reference in knowing what are the effects of gagdet on family communication. _____________________________________________________________ Salah satu pengaruh negatif meningkatnya pengguna gadget bagi umat manusia adalah pengaruh gadget terhadap pola komunikasi rumah tangga. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja pengaruh yang ditimbulkan gadget terhadap komunikasi dalam keluarga dengan menggunakan metode kualititatif, yaitu dengan menggunakan wawancara dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukan pengaruh dari penggunaan gadget dalam komunikasi dalam keluarga adalah memburuknya komunikasi dan hubungan dalam keluarga, hilangnya rasa empati dan kepedulian terhadap lingkungan luar dan anak merasa asing serta orang tua kehilangan perannya. Pengaruh penggunaan gadget dalam komunikasi keluarga dapat terjadi dikarenakan penggunaan gadget yang berlebihan sehingga dapat berdampak negatif pada komunikasi orangtua-anak dalam keluarga. Intensitas komunikasi langsung antara orang tua dan anak menjadi berkurang karena terlalu asyik menggunakan gadget, interaksi dan komunikasi dengan lingkungan luar juga kurang yang menimbulkan anak susah berempati dan peduli, orang tua yang kecanduan gadget akan semakin lalai dengan tanggung jawab dirumah sehingga membuat anak merasa asing karna kurang kasih sayang. Dari penelitian ini diharapkan untuk penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam pengaruh gadget yang dapat ditimbulkan terhadap komunikasi keluarga dan bisa menjadikan penelitian ini sebagai acuan dalam mengetahui apa saja pengaruh gagdet terhadap komunikasi keluarga

    ANALISIS REVITALISASI SARANA DAN PRASARANA PASAR TRADISIONAL RAJAWALI KOTA PALANGKARAYA

    No full text
    The research focuses on the analysis of issues related to traditional market facilities and infrastructure, specifically in Rajawali market in Palangka Raya, Central Kalimantan, Indonesia. The study examines the experiences of traditional market traders who have used these facilities within the past five years. Using a theoretical approach, the research finds several problematic aspects. Firstly, the amount of sales space is not an accurate indicator of profitability. Secondly, there is a lack of security facilities for sellers who rent stalls, resulting in additional expenses for stall repairs to ensure safety. Lastly, although certain market facilities are available, they are not being utilized effectively by market consumers, such as parking lots. These findings highlight the need for improvements in the design and management of traditional market facilities and infrastructure to better meet the needs of traders and consumers alike

    ANALISIS SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENDISTRIBUSIAN BIBIT POHON PADA KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN TANAH LAUT

    Get PDF
    Pengolahan pendistribusian benih pohon pada Kesatuan Pengelolaan Hutan Tanah Laut saat ini sering terkendala dan terjadi kesalahan dimana dalam proses perekapan data nya, harus melalui proses yang panjang dikarenakan sistem yang berjalan saat ini tidak menyediakan proses perekapan otomatis, sehingga harus merekap data pendistribusian secara semi komputersaja. Hal ini menyebabkan kegiatan penyaluran bibit, permintaan bibit dari masyarakat menjadi sulit, kurang efektif dan efisien. Metode yang digunakan adalah metode waterfall yang mempunyai enam tahapan yaitu : rekayasa dan pemodelan sistem, analisa kebutuhan perangkat lunak, perancangan perangkat lunak, pengkodean, pengujian perangkat lunak, pemeliharaan perangkat lunak. teknik testing sistem menggunakan teknik blackbox. Pengumpulan data mengunakan teknik observasi dan wawancara langsung, permodelan yang digunakan dalam proses pembuatan sistem pembangunan perangkat lunak menggunakanunified modeling language untuk menggambarkan bagaimana sistem yang nantinya akan berjalan. Bahasa pemprograman yang digunakan adalah PHP, dan MySQL sebagai manajemen database. Pada uraian suatu sistem pendukung keputusan berbasis web yang dapat meningkatkan proses data dan informasi dalam pengelolaan data pendistribusian benih pohon serta mempermudah dalam pelaporana kepada pimpinan Kesatuan Pengelolaan Hutan Tanah Laut.Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan, Data Benih Pohon, PHP, MySQL

    PROTOTYPE SISTEM PROMOSI DAN PENYEWAAN GEDUNG BERBASIS DIGITAL , STUDY KASUS : GEDUNG TAMAN BUDAYA BANJARMASIN

    Get PDF
    Di kota Banjarmasin Kalimantan Selatan, Gedung Taman Budaya adalah salah satu gedung yang biasa digunakan untuk acara pernikahan, adat dan acara sejenisnya. Pengelolaan penyewaan Gedung ini masih menggunakan buku besar dalam  proses  pencatatan  data, Walaupun  data  yang  telah  tersimpan  didalam  buku  besar  dirasa  sudah cukup  , tetapi  pada  saat  proses pengelolaan data pemesanan dan pencarian jadwal ketersediaan gedung selalu mengalami kendala dalam pencarian data sehingga kurang efisien. Penyimpanan data juga tidak  aman karena resiko kemungkinan  data  hilang  sangat  besar. Masalah  yang  dihadapi lainnya  adalah  calon  penyewa harus  datang  langsung  ke kantor  pemesanan  atau  sekedar  menelepon untuk mencari informasi dan mengecek ketersediaan gedung sesuai hari yang diinginkan, dikarenakan permasalahan itu, diberikan solusi sebuah Sistem Otomatisasi penyewaan gedung yang dapat membantu proses  Promosi Dan Penyewaan Gedung Berbasis Digital kemudian di Implementasi kan ke  Objek Penelitian berbasis Web dengan bahasa pemograman PHP, untuk pengecekan ketersediaan gedung, penyimpanan data pemesanan, dan  perekapan   data   pemesanan agar alur untuk Promosi Dan Penyewaan Gedung dapat dengan mudah diakses oleh calon penyewa dan tidak perlu membuang waktu untuk mendatangi lokasi

    2,318

    full texts

    4,346

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Online - Universitas Islam Kalimantan
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇