Jurnal Online - Universitas Islam Kalimantan
Not a member yet
4346 research outputs found
Sort by
PEMANFAATAN SMART VILLAGE DALAM UPAYA PENINGKATAN PELAYANAN KEPADA MASYARAKAT PADA DESA PONCOWARNO
Smart Village merupakan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan kenyamanan, keamanan, efisiensi dan kemampuan kerja dalam memberikan pelayanan yang berkelanjutan serta dapat meningkatkan kehidupan masyarakat desa khususnya pada aspek tata kelola, tata niaga dan tata sosial desa.Penerapan smart village saat ini sudah mulai diterapkan di desa desa, salah satunya adalah Desa Poncowarno yang berlokasi di kecamatan Kalirejo Kabupaten Lampung Tengah dengan jumlah kepala keluarga 1269 dengan total jumlah penduduk 7089 jiwa sudah menerapkan smart village sejak awal tahun 2021,berdasarkan fakta bahwa pelayanan konvensional oleh pemerintahan desa dinilai masyarakat masih belum optimal, permasalahan pengolahan data secara manual masih memiliki banyak kekurangan, permasalahan yang sering dikeluhkan masyarakat seperti lambatnya pelayanan,pemberkasan data yang membutuhkan waktu lama, alur admistrasi yang panjang hingga arsip yang hilang,dari permasalahan ini lah keberadaan Smart Village dinilai dapat dimanfaatkan untuk melakukan pendataan desa yang lebih baik dan sebagai media pelayanan informasi kepada masyarakat.Hasil dari penelitian peningkatan teknologi informasi ini menunjukan keberhasilan dengan indikasi kepuasan dan kemudahan bagi masyarakat sehingga mampu memberikan wadah dikarenakan pelayanan bisa dilakukan secara online
PENERAPAN ALGORITMA FUZZY METODE SUGENO UNTUK MENENTUKAN KUALITAS SINGKONG SEBAGAI BAHAN BAKU KERUPUK SANJAI
Logika fuzzy merupakan cabang dari kecerdasan buatan yang mempunyai keunggulan dalam menyelesaikan masalah yang mengandung ketidakpastian, ketidaktepatan dan kebenaran parsial. Penilaian kualitas Singkong yang digunakan untuk bahan kerupuk Sanjai mengandung ketidakpastian. Tidak ada yang bisa dengan mudah mudah mengetahui kualitas Singkong tersebut. Ada tiga kriteria yang digunakan untuk menentukan kualitas Singkong yang digunakan untuk bahan baku kerupuk Sanjai yaitu ukuran Singkong, umur Singkong dan lama Singkong disimpan sebelum diolah. Penilaian kualitas Singkong menggunakan logika fuzzy metode Sugeno. Penerapan logika fuzzy metode Sugeno mempunyai tiga tahapan yaitu fuzzifikasi, inference dan defuzzifikasi. Pengujian metode Sugeno ini menggunakan software Matlab 6.1. Diambil 15 Singkong yang digunakan untuk sampel dan kemudian diuji dengan Matlab dan dihasilkan 15 Singkong tersebut mempunyai kualitas baik. Keyword: Logika Fuzzy, Metode Sugeno, Kualitas Singkon
THE EFFECTIVENESS OF WEB-BASED LEARNING ON THE STUDENTS’ MOTIVATION AND ABILITY IN WRITING NARRATIVE TEXT
In English, there are four skills which must be mastered, they are listening, speaking, reading, and writing. One of the language skills is writing that important for learners to practice their capability and their understanding, how to send ideas, and how to arrange words well. The objectives of this study were students’ motivation and ability to write narrative text who are taught through web-based learning, the writing motivation and ability of students who are not taught through web-based learning and to find out whether or not there is a significant effect of web-based learning to the students' motivation and ability to write narrative text for tenth-grade students of senior high school. The research was conducted at Muhammadiyah Boarding School in Prambanan Yogyakarta. This study used experimental research with nonrandomized-groups pre-test post-test control group design as the research design. The data were collected by using tests and questionnaires in the form of pre-test and post-test. The result of inferential analysis, showed by the result of the t-test, was found that the value of the ttable (2.001) was lower than the tobtained (3.532). Thus, H0 is rejected and H1 is accepted. It means that web-based learning had a significant effect on improving students’ writing motivation and ability
LITELATUR REVIEW: POTENSI AMPAS TAHU SEBAGAI BIOBATERAI RAMAH LINGKUNGAN
Biobaterai merupakan energi alternatif yang ramah lingkungan dan mudah didapat. Tujuan penelitian ini mengkaji potensi ampas tahu sebagai biobaterai yang ramah lingkungan dari berbagai literatur. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan dengan menggunakan berbagai litelatur untuk memperoleh data penelitian serta menggunakan pendekatan kualitatif untuk analisis data. Biobaterai dapat dibuat dengan memanfaatkan limbah buah dan sayuran ataupun elektrolit dari buah dan sayuran, sehingga dapat memenuhi kebutuhan energi listrik yang terus meningkat. Salah satu indikator elektolit adalah pH, sehingga ampas tahu berpotensi sebagai elektrolit karena memiliki pH rendah. Selain itu, ampas tahu mengandung protein kasar 27,55% lemak 4,39% dan serat kasar 23,58% yang dapat dimanfaatkan sebagai biobaterai dengan metode microbial fuel cell
STEAM-PBL PADA MATERI HIDROLISIS GARAM UNTUK MEMBANGUN KETERAMPILAN BERPIKIR KREATIF SISWA
Tujuan penelitian mengetahui statistik deskriptif keterampilan berpikir kreatif, penggolongan kategori indikator keterampilan berpikir kreatif, hasil poster, dan nilai rata-rata poster. Metode penelitian deskriptif kuantitatif, sampel 65 siswa kelas XI IPA MAN di Jakarta, Teknik purposive sampling. Instrumen kuesioner berdasarkan indikator keterampilan berpikir kreatif, dianalisis menggunakan IBM SPSS v25. Hasil penelitian semua indikator keterampilan berpikir kreatif katagori sedang, fluency (73,8%), flexibility (70,8%), originality (56,9%), dan elaboration (72,3%). Nilai poster MIPA 1 (82,88), MIPA 2 (81,80) dan MIPA 3 (88.28). Pendekatan STEAM-PBL mampu membangun keterampilan berpikir kreatif siswa materi hidrolisis garam. Implikasinya melalui PBL disertai pemanfaatan teknologi berupa media Nearpod dapat berkontribusi pada keterampilan berpikir kreatif siswa
PENGGUNAAN LKS KIMIA BERBASIS INKUIRI TERBIMBING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA PADA MATERI PARTIKEL PENYUSUN BENDA DAN MAKHLUK HIDUP DI MTs RAUDHATUSYSYUBBAN
Konsep materi kimia sering dianggap sulit dan abstrak oleh siswa sehingga berdampak pada motivasi belajar siswa. Materi partikel penyusun benda dan makhluk hidup adalah salah satu materi kimia yang diajarkan di kelas IX tingkat SMP/ Sederajat yang berisi konsep abstrak seperti atom, ion, dan molekul. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar siswa menggunakan lembar kerja siswa bidang kimia berbasis inkuiri terbimbing pada materi partikel penyusun benda dan makhluk hidup di kelas IX MTs Raudhatusysyubban tahun ajaran 2021/2022. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang merupakan penelitian eksperimental semu (Quasy Experiment). Penelitian ini menggunakan metode The Static Group Comparison Design (TSGCD). Data penelitian dikumpulkan melalui teknik pengisian angket mengguankan instrumen berupa angket motivasi belajar. Data analisis menggunakan uji Mann Whitney U test berbantuan SPSS. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan motivasi belajar siswa pada penggunaan LKS kimia berbasis inkuiri terbimbing dalam materi partikel penyusun benda dan makhluk hidup MTs Raudhatusysyubba
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KEAMANAN DAN KETERTIBAN MASYARAKAT DI DESA JATIKALANG KRIAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kebijakan Kamtivas diterapkan di Desa Jatikalang Krian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasilnya adalah 1) pemerintah desa dan Bhabinkamtima tidak mengkomunikasikan dan menyebarluaskan kebijakan Kamtibmas, 2) tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk mendukung pelaksanaan kebijakan, dan 3) pelaksana tidak membuat komitmen serius untuk melaksanakan kebijakan. 4) Penyelenggara tidak memahami dengan baik kebijakan Forum Kamtibmas. Penentu bagaimana kebijakan Kamtibmas dilaksanakan adalah: 1) pemerintah desa dan Bhabinkamtibmas tidak berkomunikasi dan mensosialisasikan dengan baik tentang kebijakan Kamtibmas, 2) tidak ada sumber daya yang cukup untuk mendukung pelaksanaan kebijakan tersebut, 3) pelaksana tidak melakukan upaya serius untuk melaksanakan kebijakan Kamtibmas di desa Jatibmas, dan 4) penegak tidak memahami dengan baik kebijakan Forum Kamtibmas. Faktor-faktor yang menentukan pelaksanaan kebijakan Kamtibmas meliputi 1) komitmen, 2) sumber daya dan pendanaan, dan 3) komunikasi dan sosialisasi. Pemerintah desa dan Bhabinkamtibmas meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kebijakan Kamtibmas. 2) Terdapat sumber daya yang cukup untuk mendukung pelaksanaan kebijakan Kamtibmas. 3) Operator berkomitmen terhadap pelaksanaan kebijakan Kamtibmas dan 4) Implementer memahami kebijakan Forum Kamtibmas dengan tepa
STRATEGI GURU DALAM MENINGKATKAN MINAT MEMBACA SISWA SD NEGERI 2 TAMBANG ULANG
Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali cara guru meningkatkan minat membaca menggunakan metode pembelajaran kelompok . Teknik pengumpulan data yang dipergunakan pada penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah guru, kepala sekolah dan operator sekolah. Teknik keabsahan data digunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kerjasama dalam kelompok dapat merangsang diskusi yang menghidupkan materi bacaan, memicu minat dan rasa ingin tahu siswa terhadap buku, serta mengembangkan keterampilan berbicara dan mendengarkan. Diskusi kelompok membantu siswa dalam mengidentifikasi makna teks, menghubungkan informasi, dan merangsang refleksi kritis. Selain itu, interaksi dengan teman sekelas mendorong pembentukan lingkungan yang mendukung minat membaca. Penelitian ini memberikan gambaran yang mendalam tentang metode pembelajaran kelompok yang dapat meningkatkan minat membaca siswa SD, menciptakan lingkungan yang mendukung, kolaboratif, dan interaktif. Implikasi dari temuan ini adalah bahwa pendekatan ini berpotensi meningkatkan literasi siswa melalui interaksi sosial. Metode pembelajaran kelompok berkontribusi positif dalam meningkatkan pemahaman konten teks dan menumbuhkan minat membaca. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi guru dan praktisi dalam memperkaya metode pembelajaran di tingkat SD
ATTITUDES AND KNOWLEDGE OF STATE JUNIOR GIRLS IN BANJAR DISTRICT REGARDING BLOOD ADDING TABLETS
Iron deficiency anemia is a problem that is often found and attacks all age groups. Anemia can attack anyone, but most often attacks women of childbearing age, especially teenage girls. Adolescent girls are still a public health problem. The teenage girl period should be an important phase in preparation for becoming a mother-to-be so that she is required to fulfill nutritional needs. The effects of anemia are slowed growth and development, fatigue, decreased endurance and increased susceptibility to poisoning. Adolescent girls have a higher risk of experiencing anemia than adolescent boys. Iron lost due to menstruation and iron needs that are not yet met from food can be met by consuming blood supplement tablets. The aim of this research was to determine the level of female students' knowledge and the importance of taking blood supplement tablets as teenagers. The subjects in this research were 125 female students in class 8 A-H of SMP Negeri 3 Martapura, Banjar Regency. To obtain the sample in this study using the Slovin formula with an allowance of 5%, 95 female students were obtained in this research sample which shows that the average of 95 female students with 20 questions obtained a score of 15.03, median 15/20, range 9 /20 in the very good category
PENGARUH LATIHAN MULTIBALL TERHADAP PENINGKATAN PUKULAN BACKHAND PADA PERMAINAN TENIS MEJA SPARTA UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR
The results of this study aim to see the role of multiball how much it increases backhand stroke skills in table tennis and how the role of multiball exercises is to improve backhand stroke skills in table tennis games. The research was conducted by random sampling to a population of all Sparta athletes, totaling 45 people. Data collection using the method of test and measurement techniques. The test instrument used is multiball to determine the effect of multiball training. The variables in this study include Multiball as the independent variable, as well as improving backhand skills as the dependent variable. The data analysis technique uses descriptive analysis techniques and inferential analysis through the SPSS.22 program with a significance level of 95% (α = 0.05)The results of the research analysis show that: (1) multiball training is proven to increase backhand shots with a contribution of 64.5%;(2) The multiball training group has a greater effect on increasing backhand strokes than the control with an increase in out shuffle-plyo push ups of 12.85% of the average pretest carried out before treatment with an average posttest, while for the control it is only 3.9 % of the average pretest and posttest scores