Jurnal Online - Universitas Islam Kalimantan
Not a member yet
4346 research outputs found
Sort by
PROGRAM BIMBINGAN KARIR UNTUK MENGEKSPLORASI MINAT KARIR PESERTA DIDIK TUNARUNGU
This study explores the career interests of deaf students at SMALB Pangudi Luhur using a qualitative method with a descriptive approach. The research population consists of students from SMALB Pangudi Luhur, with a sample of 30 tenth-grade students. Data were collected using the Strong Interest Inventory (SII) instrument, which identifies career interest types based on John Holland's theory of vocational choice. The results indicate that deaf students have varied career interests, yet most lack clear career planning. The developed career guidance program aims to help students recognize their talents, interests, abilities, and the courage to make appropriate career choices. This program, formulated based on SII assessments, includes basic services, individual interest and planning, responsive services, and system support. Through an inclusive approach involving all stakeholders, the program strives to ensure that every student has access to explore their full potential in life. This study underscores the importance of targeted and focused career guidance to support the development and well-being of deaf children, enabling them to achieve success in education and their careers
PENGARUH KONTROL DIRI TERHADAP MOBILE LEGENDS ADDICTION PADA SISWA SMP NEGERI 22 KOTA JAMBI
This mobile legends game is usually played by anyone from children to the elderly. This phenomenon can be seen from the large number of children who play Mobile Legends in every game center, both in cities and villages. This research aims to find out how much self-control students have when they are addicted to mobile legends, to find out the level of mobile legends addiction in students and to find out whether there is a significant influence between self-control and addiction to mobile legends. for students in class VII and VIII of SMP Negeri 22 Jambi City. Data collected from 69 respondents was determined using a purposive sampling technique. The data was processed using percentage techniques and simple regression analysis. Research conducted by researchers using ex post facto methods is classified as quantitative research. This research uses instruments, processing data with numbers. The results of the research show that the level of self-control of students at SMP Negeri 22 Jambi City is in the high category with a percentage of 66.92%. The level of mobile legends addiction among students at SMP Negeri 22 Jambi City is in the high category with a percentage of 62.55%. The research results of the R square table show that the value obtained is 0.051, which means that the Self Control variable (X) contributes to Mobile Legends Addiction (Y) in students by 5.1% with the interpretation "Low but certain". with a calculation of (0.051 x 100%) apart from that being influenced by other variables not studied. The regression model obtained shows that if self-control (X) increases by 1 unit it will reduce mobile legends addiction (Y) in students by 0.331. This means that the greater the student's self-control, the less addictive the student will be to Mobile Legends
IDENTIFIKASI PERILAKU CYBERBULLYING DI SEKOLAH SEBAGAI UPAYA PREVENTIF
Cyberbullying is currently rampant, making it an important reason for teachers and guidance counselors to address this problem in students. The purpose of this study was to identify cyberbullying behavior and preventive efforts in students. The results of the study showed that cyberbullying in the school environment occurs in various forms, including verbal insults, spreading rumors or personal information, as well as online threats, teasing, and derogatory sarcasm. Prevention efforts currently implemented in several schools, such as awareness programs and anti-cyberbullying policies. Prevention includes the development of more intensive education programs on cyberbullying, involving students, teachers, and parents. The impacts experienced by students who experience bullying include: withdrawing from the environment, lack of self-confidence and even choosing not to come to school
Pelatihan dan Pendampingan Tranformasi Digital UMKM Kepada Anggota Kelompok Usaha Warung Sejahtera Tanjung Priok
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas digital Kelompok Usaha Warung Sejahtera di Tanjung Priok, Jakarta Utara, yang terdiri dari pelaku UMKM di bidang kuliner, fashion, dan kerajinan. Kegiatan ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) untuk mengidentifikasi masalah dan kebutuhan dalam transformasi digital. Pelatihan pada kegiatan ini melibatkan 35 pelaku UMKM. Melalui pelatihan dan pendampingan, anggota kelompok dilatih dalam penggunaan teknologi digital, seperti pembuatan situs web, media sosial, serta aplikasi manajemen keuangan dan Sistem Point of Sale (POS). Kegiatan ini juga menghasilkan platform kanal informasi tranformasi digital UMKM dengan nama digitalisasi-umkm.com. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan peningkatan pemahaman anggota terhadap teknologi digital, meskipun tantangan usia dan latar belakang pendidikan tetap mempengaruhi efektivitas pelatihan. Secara keseluruhan, program ini memberikan kontribusi positif dalam mempersiapkan UMKM untuk bersaing di era digital, namun pendampingan berkelanjutan diperlukan agar manfaat teknologi dapat dioptimalka
PELATIHAN PENINGKATAN INOVASI WIRAUSAHA STARTUP PADA PONDOK PESANTREN AL HIKMAH BANJARMASIN
Business startup that is run both small and large with digital platform aims to make a profit. To find out the extent of the benefits derived from the business startup that is run requires careful managing. Managing of business startup is expenses and income must be done carefully so that the analysis and calculation of profit and loss of the business carried out with results that reflect the business potential. Banjarmasin City are many schools including Pesantren Al Hikmah, a river cultural area, where most of the population (52%) live in small business fields and most (48%) of them (families) depend their livelihoods / livelihoods from the sea as traditional trading. Finally, there has been an outreach and counseling about designing businesses startup by a group of students, but it has not provided adequate results. This is due to not doing a good business startup. Through community service activities it seeks to provide knowledge about how to manage their business with low price of a product so that it can benefit the producers
IMPLEMENTASI PENGELOLAAN DANA BOS DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI KABUPATEN JEMBER (Studi Kasus : Dinas Pendidikan Jember)
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penyaluran anggaran bagi setiap sekolah di berbagai daerah khususnya Kabupaten Jember. Pendidikan yang berhasil tidak akan pernah tercapai tanpa peran aktif dari pemerintah. Peran yang dimaksud ialah berupa penyaluran sumber dana untuk pembiayaan kebutuhan Pendidikan. Kegiatan ini mencoba mengungkapkan lebih dalam terkait bagaimana implementasi pengelolaan Dana BOS serta pendistribusiannya yang sangat dibutuhkan masyarakat yang bersumber dari Dinas Pendidikan Kabupaten Jember. Sedangkan untuk tujuan dari kegiatan ini ialah menjawab permasalahan yang dirumuskan sebelumnya yakni terkait dengan pengelolaan dana Bos guna meningkatkan mutu pendidikan. Adapun khalayak sasaran pada kegiatan ini para pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Jember. Dari hasil kegiatan yang telah dilakukan melalui teknik wawancara in dept interview ditemukan bahwa Pengelolaan Dana Bos di Dinas Pendidikan Kabupaten Jember telah dijalankan sesuai peraturan pemerintah dan pada pendistribusiannya tidak terdapat hambatan yang berat. Selain itu, Dinas Pendidikan Jember juga melakukan beberapa upaya guna kelancaran proses pengelolaan Dana Bos seperti pengadaan seminar, workshop, dan program-program lainnya yang sangat bermanfaat dalam hal transparansi, dan kelancaran pengelolaan Dana Bos itu sendiri. Sehingga berdasarkan hal tersebut, masyarakat tidak mengalami kesulitan dan merasa sangat puas baik dalam hal pelayanan ataupun dari segi pembimbingan
ANALISIS IT SERVICE MANAGEMENT (ITSM) LAYANAN E-LEARNING UNIVERSITAS INTERNASIONAL BATAM MENGGUNAKAN FRAMEWORK ITIL V3
Inovasi yang muncul akibat globalisasi membawa perubahan bagi segala sektor, salah satunya pendidikan. Hal ini ditandai dengan digitalisasi yaitu pencatatan absensi, promosi sekolah melalui website, dan e-Learning yang sangat penting bagi mahasiswa saat ini dalam mengakses materi dan mengumpulkan tugas. Untuk memastikan kualitas layanan e-Learning selaras dengan tujuan dan dapat diandalkan, maka dibutuhkannya evaluasi. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa fungsionalitas layanan e-learning dengan kerangka kerja ITIL V3. Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang menargetkan 120 mahasiswa Universitas Internasional Batam. Data juga akan dianalisa kevaliditas dan keandalan menggunakan pearson dan crosbanch’s alpha. Hasil dari pengolahan data adalah e-learning meraih tingkat kematangan level 4 managed, kelima domain service operation berada di atas angka 4, dengan variabel event management memiliki angka terbesar dan request fulfilment dengan angka terkecil. Hal tersebut menunjukkan seluruh fitur dalam sistem sudah sesuai dengan tujuan dan dapat memenuhi kebutuhan mahasiswa, meskipun masih ada beberapa kekurangan yang perlu segera dilengkapi
Kajian Model Jaringan Syaraf Tiruan Untuk Memprediksi Secara Dini Tingkat Kelulusan Mahasiswa
ABSTRAKMasalah: Penelitian ini terkait dengan kajian algoritma jaringan syaraf tiruan untuk memprediksi secara dini tingkat kelulusan mahasiswa. Tujuan: Tujuan penelitian untuk mendeteksi atau memprediksi tingkat kelulusan mahasiswa yang lulus tepat waktu, sehingga hasilnya diharapkan bisa memberikan kontribusi bagi progam studi dalam menganalisa tingkat kelulusan mahasiswa.Metode: Algoritma yang dipakai meliputi Multilayer Perceptron, Support Vector Machine, dan Decision Tree. Kemudian akan dibandingkan algoritma mana yang memiliki tingkat akurasi yang terbaik dalam memprediksi tingkat kelulusan mahasiswa.Hasil: Berdasarkan hasil penelitian, model Decision Tree memiliki tingkat error rate yang paling baik yaitu 0, model Support Vector Machine sebesar 0.011, dan Multilayer Perceptron 0.029. Berdasarkan hasil uji performansi dengan Confusion Matrix, model Multilayer Perceptron memiliki akurasi sebesar 97,1%, Support Vector Machine 98,9%, dan Decision Tree memiliki akurasi 100%.Kesimpulan: Model Decision Tree memiliki tingkat akurasi terbaik, sehingga algoritma tersebut bisa digunakan dalam membuat sistem prediksi kelulusan mahasiswa tepat waktu. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan untuk menambahkan lebih banyak data mahasiswa agar hasil penelitian bisa lebih baik. Variabel data set juga bisa diperluas tidak hanya dari aspek akademik mahasiswa, tetapi juga dari aspek non-akademik dan latar belakang ekonomi keluarga, seperti pendapatan orang tua, status pekerjaan mahasiswa, dan variabel lainnya.Kata kunci: Jaringan Syaraf, Prediksi, Multilayer Perceptron, Support Vector Machine, Decision Tree
Rancangan Sistem Informasi Manajemen Aset Kantor Di Fakultas Rekayasa Industri Universitas Telkom Dengan Rapid Application Development
Masalah: Pengelolaan aset di Fakultas Rekayasa Industri Universitas Telkom menghadapi beberapa kendala, seperti ketidakakuratan data, penggunaan sistem manual yang tidak terintegrasi, serta kesulitan dalam pemantauan aset secara real-time.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Informasi Manajemen Aset yang dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan aset di Fakultas Rekayasa Industri Universitas Telkom.Metode: Penelitian ini menggunakan metode Rapid Application Development (RAD) yang digunakan untuk merancang sistem informasi manajemen aset. Wawancara terstuktur juga dilakukan untuk pengumpulan data primer dari Wakil Dekan 2 dan staf keuangan, serta analisis dokumen sebagai data sekunder. Pengujian sistem dilakukan dengan User Acceptance Testing (UAT) dan Blackbox Testing menggunakan skala Likert untuk mengukur kepuasan pengguna.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi manajemen aset yang dirancang terbukti berhasil meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan aset di Fakultas Rekayasa Industri Universitas Telkom. Pengujian sistem melalui User Acceptance Testing (UAT) menunjukkan tingkat kepuasan pengguna yang tinggi, yaitu 88,35%, dengan responden menyatakan bahwa sistem mempermudah proses inventarisasi dan pemantauan aset. Selain itu, sistem memungkinkan pemantauan aset secara real-time, yang sebelumnya tidak tersedia dengan sistem manual. Blackbox Testing memastikan semua fungsi sistem berjalan sesuai spesifikasi tanpa adanya kesalahan kritis. Keunggulan lain dari sistem ini adalah integrasi data yang lebih baik, mengurangi redundansi, serta peningkatan kecepatan dalam pelaporan dan pengambilan keputusan terkait pengelolaan aset.Kesimpulan: Implementasi Sistem Informasi Manajemen Aset berbasis RAD memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan pengelolaan aset. Namun, terdapat kelemahan seperti belum adanya fitur riwayat perbaikan aset. Penelitian selanjutnya disarankan untuk menambahkan fitur identifikasi aset menggunakan barcode untuk penyempurnaan sistem.Kata Kunci: Manajemen Aset, Sistem Informasi, Rapid Application Developmen
steganografi pengukuran akurasi dan kualitas file multimedia menggunakan algoritma low bit coding
Di era pesatnya perkembangan pertukaran informasi digital, keamanan informasi menjadi hal yang sangat penting. Steganografi merupakan metode efektif untuk menyembunyikan informasi rahasia tanpa menarik perhatian orang yang tidak berkepentingan. Menerapkan steganografi ke file media seperti audio, video, gambar, dan dokumen metode yang di gunakan algoritma low bit coding. Penelitian ini menggunakan media digital sebagai wadah untuk menyisipkan suara, gambar, video, dan dokumen. media pesan didasarkan pada hasil akhir dengan tingkat akurasi dan kualitas file media. Pengujian dilakukan dengan mengukur mean squared error (MSE), peak signal-to-noise rasio (PSNR)structural similarity indek measure (SSIM), untuk mengevaluasi kualitas file multimedia. Dari hasil pengujian untuk Nilai MSE pada gambar 3.801560544217687 perbedaan antara gambar asli dan gambar terenkripsi. MSE yang mendekati 0 berarti kualitas gambar sangat mirip dengan gambar asli, untuk audio nilai MSE 6.678979615481602e-05 kualitas audio terenkripsi sangat tinggi, untuk video nilai mse 3.312051280744753e-05 di lihat kualitas video terenkripsi sangat tinggi dengan distorsi atau artefak yang tidak terlihat, untuk dokumen Nilai MSE tidak dapat dihitung, sehingga menghasilkan nilai 0. untuk psnr pada gambar nilai psnr 41.8143558378862 dB menunjukkan kualitas yang baik karena di atas 40 dB dan untuk audio nilai psnr 100 dB menunjukkan kualitas audio yang sangat tinggi dengan sinyal bersih. Sedangkan ssim video 0.9806000479731188, menunjukkan kualitas visual video terenkripsi yang sangat baik dibandingkan dengan video asli. Steganografi dengan metode Low Bit Coding memberikan hasil yang baik dalam menyisipkan informasi ke dalam file multimedia dengan akurasi dan kualitas optimal