Jurnal Online - Universitas Islam Kalimantan
Not a member yet
4346 research outputs found
Sort by
SISTEM OTOMATIS PENYIRAMAN TANAMAN BERBASIS SENSOR KELEMBAPAN TANAH UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PERTANIAN
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan efisiensi penggunaan udara pada sistem irigasi tanaman dengan menerapkan solusi otomasi dengan sensor kelembaban tanah berbasis Internet of Things (IoT). Dengan menggunakan teknologi sensor yang dapat memantau tingkat kelembaban tanah secara real time, sistem dapat mengoptimalkan frekuensi dan jumlah penyiraman tanaman sesuai kebutuhan sebenarnya. Sistem ini menyediakan udara bagi tanaman pada waktu yang tepat, sehingga berkontribusi terhadap peningkatan pertumbuhan, kesehatan, dan hasil tanaman. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan produktivitas petani secara signifikan. Cara ini bertujuan untuk mengurangi kehilangan udara saat mengairi tanaman sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesehatan tanaman. Dengan menggunakan data kelembaban tanah yang akurat, sistem otomatis ini secara dinamis merespons kondisi tanah, memastikan udara hanya disalurkan saat dibutuhkan. Penerapan teknologi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap ketersediaan udara, kelestarian lingkungan, dan efisiensi pertanian modern. Oleh karena itu, sistem irigasi tanaman otomatis berdasarkan sensor kelembaban tanah merupakan solusi bijak dan efisien untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memastikan penggunaan sumber daya secara berkelanjutan
UJI CEMARAN LOGAM BERAT PADA AIR MINUM ISI ULANG REVERSE OSMOSIS DI WILAYAH KABUPATEN BANTUL DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI VISIBLE
Standar kualitas air harus sesuai dengan peraturan Pemerintahan Republik Indonesia No, 82 Tahun 2001 tentang pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air. Spektrofotometri visible digunakan dalam penelitian ini digunakan untuk melakukan analisis kualitatif dan kuantitatif kandungan logam besi (Fe) di dalam air minum isi ulang reverse osmosis di depot, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Hasil uji analisis logam besi (Fe) dalam air minum isi ulang reverse osmosis dari ketiga depot diperoleh hasil yang tinggi, depot 1 (1,323 mg/L), depot 2 (1,280 mg/L), dan depot 3 (1,355 mg/L). Konsentrasi logam berat yang terdapat pada semua sampel air minum isi ulang reverse osmosis melebihi ambang batas maksimal yang diizinkan oleh standar PERMENKES RI 492/MENKES/PER/IV/2010 yaitu Fe 0,3 mg/L. Dapat disimpulkan bahwa kandungan dari ketiga depot yang diteliti kadar logam besi dalam air minum isi ulang reverse osmosis tidak sesuai persyaratan standar Menteri Kesehatan RI No. 492 Tahun 2010 dan tidak layak untuk dikonsumsi
EFESIENSI PENURUNAN KANDUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) MENGGUNAKAN METODE FITOREMEDIASI DENGAN MEDIA TANAMAN GONDA (Sphenoclea zeylanica Gaertn)
Limbah industri merupakan salah satu sumber pencemaran logam berat seperti timbal (Pb) yang menimbulkan dampak berbahaya bagi ekosistem dan kesehatan. Tanaman gonda (Sphenoclea zeylanica gaertn) merupakan komoditi lokal Kota Cilegon yang belum banyak dieksplor manfaatnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas tanaman gonda terhadap penurunan kadar logam Pb pada limbah cair industri. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kuantitatif rancangan acak lengkap desain faktorial 2x3x3 dengan variable bebas berupa jumlah tanaman yaitu, 5,10 dan 15 tangkai dan waktu fitoremediasi yaitu, 2,4 dan 6 hari. Penurunan konsentrasi Pb diukur dengan Spektrofotometri Serapan Atom (AAS). Hasil penelitian menunjukan tanaman gonda dapat menyerap logam berat timbal (Pb) dengan hasil efesiensi optimum yaitu pada hari ke-6 dan jumlah tanaman sebanyak 15 tangkai dengan persentase sebesar 92,43 %. Dapat disimpulkan bahwa hubungan antara waktu dan jumlah tanaman gonda berpengaruh dalam penurunan kandungan logam berat timbal (Pb) menggunakan metode fitoremediasi
EFEKTIVITAS AROMATERAPI DENGAN ROSA DAMASCENA DALAM MENURUNKAN TINGKAT STRES MAHASISWA: ANALISIS BIBLIOMETRIK
Dilakukan penelusuran Efektivitas aromaterapi mawar (Rosa damascena) berdasarkan sitasi teratas berdasarkan jumlah sitasi, penerbit dan negara, penulis yang paling produktif, dan peta perkembangan publikasi berdasarkan kata kunci. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan analisis bibliometrik. Dua aplikasi yang digunakan adalah Publish or Perish untuk mengambil data dan VOSviewer untuk memvisualisasikan istilah-istilah penelitian yang terkait. Data diperoleh dengan mencari di database Google Scholar dengan kata kunci "aromaterapi", "mawar", dan "stres" dalam lima tahun terakhir, 2017-2023. Hasil penelitian menunjukkan adanya pertumbuhan publikasi ilmiah di bidang aromaterapi Rosa damascena. Subjek yang paling banyak diteliti adalah "stres", "efek", dan "mawar" yang didasarkan pada visualisasi overlay dan kepadatan. Hubungan antar topik dikelompokkan menjadi lima klaster dengan visualisasi jaringan. Penelitian ini dapat membantu dalam menentukan atau referensi untuk penelitian lebih lanjut dalam bidang aromaterapi, khususnya dengan bunga mawar untuk mengurangi stres
ANALISIS OPERASIONAL KENDARAAN BRT BANJARBAKULA (Studi Kasus Koridor I Rute Banjarmasin-Banjarbaru)
Kota Banjarbaru menjadi ibu kota Provinsi Kalimantan Selatan yang memiliki pelayanan publik semakin meningkat seiring dengan meningkatnya mobilitas orang, barang dan jasa akan transportasi, mobilitas yang terjadi akan terus meningkat dengan tumbuhnya perekonomian Kota Banjarbaru dan Kabupaten/kota di provinsi kalimantan selatan. Pemerintah pusat dan daerah sebagai regulator membuat perencanaan dan mengatur pelayanan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Untuk mendukung mobilisasi pengguna jasa transportasi pada wilayah Banjarbakula (Kota Banjarmasin, Kota Banjarbaru, sebagian wilayah Kabupaten Banjar, Kabupaten Barito Kuala dan Kabupaten Tanah Laut), dengan kondisi pelayanan angkutan konvensional menurun, sebagai amanat undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang LLAJ, pemerintah wajib menyediakan layanan angkutan umum berbasis bus, dengan menyediakan layanan angkutan massal di kawasan aglomerasi perkotaan seperti Bus Rapid Transit (BRT) di wilayah Banjarbakula. Dalam pelayanannya perlu mengetahui biaya operasional kendaraan (BOK) BRT Banjarbakula, dengan menganalisis komponen biaya biaya seperti tetap, biaya tidak tetap dan biaya overhead, untuk memberikan pelayanan yang baik diperlukan keseimbangan antara supplay dan demand pada BRT, berdasarkan demand maka berapa jumlah sarana BRT di sediakan dan dioperasikan, dengan metode break even, hasil analisis biaya operasional kendaraan BRT mendapatkan keuntungan sebesar Rp. 69.009.195/tahun. Jumlah kendaraan yang dibutuhkan berdasarkan analisis dengan metode break even sebanyak 12 unit, sedangkan yang kendaraan bus yang beroperasi saat ini 9 unit, dengan kapasitas penumpang 23 orang.
MINIMASI WASTE MOTION MENGGUNAKAN METODE 5S PADA PRODUKSI KONSENTRAT KOPI XYZ DENGAN PENDEKATAN LEAN MANUFACTURING
Keterlambatan pengiriman pada warehouse XYZ menjadi suatu masalah dalam proses produksi konsentrat kopi XYZ. Hal ini disebabkan adanya aktivitas yang tidak memiliki nilai tambah atau kegiatan pemborosan. Berdasarkan wawancara, penyebab dari keterlambatan tersebut dikarenakan kegiatan produksi belum berjalan dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk melakukan perbaikan waste motion serta mengidentifikasi perubahan waktu setelah perbaikan. Pendekatan yang digunakan adalah Lean Manufacturing, dengan menggunakan Process Activity Mapping untuk mengidentifikasi waste yang terjadi. Didapatkan bahwa waste motion menjadi pemborosan paling banyak terjadi dengan persentase sebanyak 57% dan pemetaan menggunakan Value Stream Mapping didapatkan lead time sebesar 1079,75 detik. Perbaikan dilakukan dengan menggunakan 5S (seiri, seiton, seiso, seiketsu, shitsuke) sehingga terdapat penurunan lead time sebesar 26%.Kata Kunci: Keterlambatan, Lean Manufacturing Waste, Process Activity Mapping, Value Stream Mapping
EVALUASI KINERJA BAWASLU DALAM MENANGANI PELANGGARAN PADA PEMILU 2019 DI KOTA SUKABUMI
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Bawaslu Kota Sukabumi dalam menangani pelanggaran yang terjadi selama pemilu tahun 2019. Berdasarkan hasil penelitian ini, ditemukan 21 temuan dugaan pelanggaran pemilu dan 10 laporan dugaan pelanggaran pemilu. Dari temuan dan laporan tersebut, Bawaslu Kota Sukabumi telah berhasil memproses dan menangani sekitar 26 pelanggaran hingga selesai. Kinerja Bawaslu Kota Sukabumi telah mencapai standar yang ditetapkan dalam Undang-Undang No. 07 tahun 2017. Bawaslu Kota Sukabumi telah berhasil secara optimal dalam melaksanakan tugas pengawasan dan penanganan pelanggaran pemilu. Selain itu, mereka juga berhasil mengumpulkan bukti dan informasi terkait temuan dan laporan pelanggaran pemilu yang dilaporkan oleh masyarakat atau pihak terkait
KONFLIK RUMAH TANGGA DOUBLE INCOME KARYAWAN UMKM DEWANDARU KOTA MALANG
Era modern saat ini sudah hal umum ketika seorang perempuan memiliki pekerjaan layaknya seorang pria. Jika sebelumnya tugas mencari nafkah atau bekerja dibebankan pada seorang pria selaku kepala rumah tangga juga sebagai suami dalam keluarga, namun kini kegiatan bekerja juga dilakukan oleh wanita. Penelitian ini memiliki tujuan utama untuk menyelidiki faktor-faktor yang menjadi pemicu konflik dalam keluarga double income karyawan UMKM Dewandaru Kota Malang. Dengan fokus pada faktor-faktor konflik rumah tangga, diharapkan hasil penelitian ini akan memberikan gambaran yang lebih terperinci tentang penyebab permasalahan yang dihadapi keluarga-keluarga ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penyebab konflik rumah tangga pada keluarga double income karyawan UMKM Dewandaru Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teori kelas Karl Marx digunakan dalam menganalisis penyebab konflik dengan gambaran bahwa wanita atau istri dianggap sebagai kelas lemah yang harus menuruti suami sebagai kelas yang kuat. Hasil penelitian ini adalah ditemukan empat penyebab konflik rumah tangga yaitu perbedaan pengeluaran keuangan, kurangnya komunikasi dan waktu berkualitas bersama, pandangan tradisional yang menempatkan peran utama wanita sebagai pengurus rumah tangga dan anak-anak serta ketidaksetaraan dalam hubungan
Nanomaterial Sebagai Bahan Tambah Yang Inovatif Untuk Meningkatkan Kinerja Campuran Aspal Berpori
Perubahan iklim yang meningkatkan curah hujan ekstrem berdampak signifikan pada struktur perkerasan jalan, termasuk risiko kerusakan dini akibat genangan air. Penerapan aspal berpori dengan gradasi terbuka telah menjadi solusi global untuk mengurangi efek negatif seperti hydroplaning, spray, dan meningkatkan skid resistance. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan filler berbasis nanomaterial, seperti nano silika dan nano fly ash, guna meningkatkan kinerja volumetrik campuran aspal berpori. Penggunaan nanomaterial diharapkan dapat memperbaiki keseimbangan antara kinerja struktural dan fungsional campuran. Sifat unik nanomaterial seperti ukuran partikel yang kecil dapat meningkatkan daya ikat antara agregat dan aspal serta meningkatkan ketahanan terhadap deformasi permanen. Penelitian terkait porous asphalt menunjukkan bahwa kombinasi material yang tepat, desain campuran yang optimal, dan metode pengujian yang komprehensif sangat penting untuk meningkatkan kinerjanya. Kekerasan agregat, gradasi, dan pemanfaatan aditif seperti nanosilika serta serat selulosa memainkan peran kunci dalam meningkatkan stabilitas, permeabilitas, dan ketahanan terhadap deformasi. Selain itu, desain mikrostruktur pori dan parameter seperti suhu pemadatan serta jumlah pemadatan juga memiliki pengaruh signifikan terhadap performa campuran. Meskipun porous asphalt menawarkan banyak manfaat, seperti peningkatan drainase dan keselamatan, tantangan dalam ketahanan dan pemeliharaan tetap menjadi perhatian, terutama di lingkungan dengan kondisi cuaca ekstrem. Pendekatan holistik yang mengintegrasikan material, desain, dan pengujian diperlukan untuk mengoptimalkan penerapannya
Law Certainty for Farmers and Oil Palm Plantations Established in Forest Areas after The Issuance of The Job Creation Omnibus Law (Case Study: Tanah Laut Regency, South Kalimantan Province)
Palm oil is a leading commodity for Indonesia's foreign exchange and is a plantation crop that has experienced rapid production growth compared to other plantation crops in Indonesia. Many residents in Tanah Laut Regency have been planting oil palm in forest areas after the issuance of the Omnibus Law. However, the Omnibus Law and its derivative regulations only accommodate the community and oil palm plantations that were already established before the law was issued. If any party plants oil palm after the issuance of the Omnibus Law, whether it is a corporation or individuals, they will be strictly prosecuted by law enforcement officials formed by the government, consisting of the Police, the Prosecutor's Office, and the PPNS KLHK. The purpose of this research is to analyze and gather information on the legal aspects through regulations and the aspirations of the community involved in oil palm planting, the potential impact of law enforcement related to oil palm plantations planted after the issuance of the Omnibus Law, and possible alternative policies that the government might adopt. The research methods that will be used are normative (examining regulations) and empirical (surveys and observations). The results of this research will produce policy formulations in the form of special regulations for farmers and oil palm plantations that have already been established and the continuation of the TORA program, considering aspects of forest and environmental sustainability