Jurnal Online - Universitas Islam Kalimantan
Not a member yet
4346 research outputs found
Sort by
Pasal 38 Ayat 1 UU Keterbukaan Informasi Publik antara Kepastian Hukum dan Keadilan
Tujuan dan penelitian ini adalah memjawab permasalahan hukum yang lahir dari keberadaan Pasal 38 Ayat 1 Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik. Apakah makna dalam pasal 38 ayat 1 membatasi penyelesaian sengketa di Komisi Informasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode hukum normative. Hasil penelitian ditemukan bahwa bunyi pasal 38 ayat 1 yang merupakan batas waktu penyelesaian sengketa informasi public dimana sengketa tersebut harus mulai mengupayakan penyelesaian sengketa paling lambat 14 hari kerja setelah menerima pendaftaran permohonan informasi masih membuka peluang untuk tetap diproses jika melebihi 14 hari kerja dengan alasan keadilan dan tumpukan perkara yang berjalan dikomisi informasi.Kata kunci : Sengketa Informasi, Putusan, Informasi Publik
ANALISIS KINERJA GURU BK: PELAKSANAAN BIMBINGAN KLASIKAL DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
This study aims to look at the performance of guidance and counseling teachers at SMKN 1 Cikarang Utara in the 2023/2024 academic year. This research uses a type of qualitative research with a case study design with a focus on developing an in-depth analysis of the performance of guidance and counseling teachers. Data collection techniques using observation of the environment of SMKN 1 Cikarang Utara, interviews with the head of bk coordination and 3 guidance and counseling teachers and documentation in the form of photos and collection of supporting data. Data validity techniques use validity and credibility tests by triangulation as reinforcement and supporting data. The results showed that the implementation of the classical guidance program carried out went well in accordance with the objectives to be achieved. There is a change for the better in achieving service goals before and after being given a classical guidance program. These changes were accepted by several students. Changes that occur include changes in behavior, mindset, insight and knowledge
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGOLAHAN DAN PENGEMASAN PRODUK MINUMAN TANAMAN OBAT KELUARGA “BUBUK JAHE DAN KUNYIT” DI DESA BERINGIN
ABSTRAKJahe dan kunyit merupakan salah satu tanaman yang banyak tumbuh di indonesia, yang mana penanaman nya tidak sulit, baik pembibitannya, perawatannya, hasilnya pun cukup memberikan nilai ekonomis untuk masyarakat. Salah satu alternatif untuk meningkatkan nilai tambah maupun memperpanjang masa simpan diperlukan adanya kegiatan pascapanen meliputi pengolahan maupun pengemasan produk olahan jahe dan kunyit seperti bubuk minuman, jamu dan sebagainya. Pengolahan hasil pertanian bertujuan menekan kehilangan setelah panen, baik kualitas maupun kuantitasnya, meningkatkan nilai ekonomi bahan hasil pertanian sehingga dapat menjadi produk-produk pangan yang memenuhi kebutuhan konsumsi. Berdasarkan hal tersebut, kegiatan pemberdyaan melalui pengolahan dan pengemasan produk minuman bubuk jahe dan kunyit merupakan salah satu kegiatan yang dapat dilakukan bagi ibu rumah tangga di Desa Beringin. Pemanfaatan nilai guna dari jahe dan kunyit untuk diolah menjadi berbagai produk olahan seperti bubuk minuman, guna meningkatkan pengetahuan, keterampilan maupun minat berwirausaha. Metode yang digunakan dengan cara presentasi, tanya jawab, demonstrasi cara kepada ibu rumah tangga di Desa Beringin. Hasil Kegiatan pemberdayaan masyarakat memberikan manfaat bagi sasaran terlebih dengan adanya respon, sikap, minat dan antusias peserta yang hadir sangat tinggi dan berjalan lancar sehingga proses informasi dan inovasi yang diberikan dapat diterima dengan baik. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini menunjukan (1) Peserta memberikan respon yang positif dengan tingginya minat serta antusias dalam setiap tahapan kegiatan pengabdian yang dilaksanakan; (2) Terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman dalam inovasi produk dan teknologi pengemasan produk minuman “bubuk jahe dan kunyit”; (3) Tumbuhnya minat dan menambah pengetahuan masyarakat terhadap pemanfaatan produk yang bernilai ekonomi.Kata kunci : Pemberdayaan, Ibu rumah tangga, Jahe dan Kunyit, Produk olahan.
Analisis Prediktif Dan Preprocessing Untuk Kualitas Buah Apel Pendekatan Machine Learning
Peningkatan prediksi kualitas buah apel melalui pendekatan machine learning dan analisis prediktif. Dengan menggunakan dataset yang mencakup berbagai variabel-variabel tersebut mencakup ukuran, berat, kemanisan, garing, juicy, kematangan, keasaman, dan kualitas sebagai variabel target. Penelitian ini berupaya memanfaatkan teknologi machine learning sebagai solusinya. Melalui pengumpulan data yang komprehensif mengenai berbagai karakteristik fisik dan kimia buah apel, serta penerapan berbagai algoritma klasifikasi seperti K-Nearest Neighbors, Random Forest, dan Extra Gradient Boosting, penelitian ini berhasil membangun model prediksi yang efektif. Setelah mengumpulkan dan memproses data yang relevan, berbagai algoritma klasifikasi, termasuk K-Nearest Neighbors, Random Forest, Decision Tree, Extra Trees Classifier, dan Extra Gradient Boosting, telah diterapkan untuk membangun model. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa algoritma K-Nearest Neighbors memberikan akurasi tertinggi dalam memprediksi kualitas apel, yaitu 91,375%. Hal ini mengindikasikan bahwa model mampu mengidentifikasi pola yang kuat antara karakteristik fisik dan kimia buah apel dengan kualitasnya. Algoritma ensemble seperti Extra Gradient Boosting dan Extra Trees Classifier juga menunjukkan kinerja yang sangat baik. Nilai AUC yang tinggi menandakan kemampuan model dalam membedakan kelas dengan akurat. Dengan demikian, penelitian ini menjadi landasan untuk pengembangan lebih lanjut dalam memanfaatkan potensi machine learning dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil pertanian
ESTIMASI KETIDAKPASTIAN PENETAPAN KADAR NITRIT (NO2-N) DALAM AIR LIMBAH SECARA SPEKTROFOTOMETRI SINAR TAMPAK DI PT SUCOFINDO CABANG SEMARANG
Air limbah merupakan bahan buangan yang berbentuk cair yang mengandung bahan kimia. PT Sucofindo cabang Semarang menerapkan International Organization for Standarization (ISO) 17025 bahwa Laboratorium harus mengidentifikasi kontribusi terhadap ketidakpastian pengukuran, sehingga diperlukan estimasi ketidakpastian penetapan kadar nitrit pada air limbah. Percobaan ini bertujuan untuk mengestimasi ketidakpastian penetapan kadar nitrit dalam air limbah hasil yang diperoleh dibandingkan dengan spesifikasi standar keberterimaan perusahaan yang mengacu pada SNI 06-6989.9-2004. Penelitian ini menggunakan pengukuran dengan alat spektrofotometri sinar tampak pada λ 543 nm. Pelaporan hasil uji diperoleh sebesar (0,029 ± 0,004) mg/L, (0,042±0,005) mg/L, dan (0,044 ± 0,005) mg/L. Nilai tersebut memberikan rentang nilai ketidakpastian yang diperkirakan terdapat nilai benar berada sekitar (0,025 – 0,033) mg/L untuk sampel A, (0,037– 0,047) mg/L untuk sampel B, dan (0,039–0,049) mg/L untuk sampel C. Nilai ketidakpastian dari setiap sampel diperoleh yaitu ≤ 15% kadar yang diperoleh atau sesuai dengan syarat keberterimaan yang telah ditetapkan perusahaan
PENJADWALAN INDUK PRODUKSI DAN IDENTIFIKASI KEADAAN KAPASITAS PRODUKSI DENGAN METODE RCCP PADA KEGIATAN PENYAMAKAN KULIT BUAYA PABRIK CV. XYZ
Industri manufaktur adalah industri yang membantu meningkatkan nilai tambah bahan baku, meningkatkan penyerapan tenaga kerja, dan menjadi penyumbang devisa, pajak dan bea cukai terbesar. CV. XYZ pada 2023/2024, terlihat perbedaan antara realisasi dengan permintaan produk yang mencapai 6,67 persen. Produksi berdasarkan jumlah produk diterima dari koperasi. CV. XYZ memiliki permasalahan memakai hari sabtu sebagai hari produksi. Perbaikan dilakukan dengan menjadwalkan produk melalui peramalan permintaan terlebih dahulu untuk periode mendatang di tahun 2024. RCCP digunakan untuk mengidentifikasi kapasitas produk CV. XYZ yang mencapai 73%. Kemudian total biaya produksi keseluruhan menjadi sebesar Rp 5.892.646.000, dibandingkan dengan biaya produksi eksisting menimbulkan penurunan sebesar 73%. Penjadwalan produksi baru juga mencakup penambahan jam kerja dari September 2024 hingga Desember 2024.Kata Kunci: Jadwal Induk Produksi, Lot Sizing, Rough Cut Capacity Plannin
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN PEMBUATAN DAN PEMASARAN ALAT PERAGA EDUKATIF (APE) UNTUK ANAK USIA DINI MELALUI PEMASARAN DIGITAL
Alat Peraga Edukatif (APE) memiliki peran yang penting dalam perkembangan anak usia dini sebagai sarana bermain yang mengandung unsur pendidikan yang efektif melalui pengalaman bermain. APE dirancang untuk dapat mengembangkan keterampilan kognitif, motorik, dan sosial. Untuk dapat tercapainya tujuan tersebut maka dilakukan pelatihan berupa: a) Pemberian materi, b) Pelatihan pembuatan ke produk sesi 1 dan 2, c) Pelatihan pemasaran produk, d) Pertemuan evaluasi dan tindak lanjutMetode pelatihan ini dengan model tatap muka. Adapun, langkah pelatihan menurut dengan empat tahap, yaitu: a) perencanaan (analisis kebutuhan pelatihan), b) pelaksanaan dan pengorganisasian, c) evaluasi, dan d) tindak lanjut.Berdasarkan hasil pelatihan kewirausahaan pembuatan dan pemasaran produk Alat Peraga Edukatif (APE), maka dapat disimpulkan, yaitu: a) terdapat antusiasme ibu-ibu PKK Dasawisma Gandaria II dalam kegiatan yang ditandai dengan berbagai pertanyaan serta pelaksanaan kegiatan berjalan lancer; b) hasil pelatihan kewirausahaan pembuatan dan pemasaran produk menunjukkan kategori cukup baik, yaitu: a) memiliki pengetahuan dasar tentang alat peraga edukatif bagi perkembangan anak sebesar 100%, b) keterampilan membuat set alat peraga sesuai dengan tahapan perkembangan anak sebesar 75%, dan c) kemampuan untuk memanfaatkan platform online untuk pemasaran sebesar 50%.Kata kunci: pelatihan kewirausahaan, pembuatan alat peraga edukatif, pemasaran alat peraga edukatif, pemasaran digital
Protection Law Forest Tradition Reviewed from Rights Traditional Legal Communities
Customary forests are not customary forests but private forests that have been owned by customary law communities for generations as long as their existence can be proven, which can raise great hopes for customary law communities to obtain guaranteed legal protection for customary forests which have so far been designated as State forests. The existence of customary law communities together with their customary rights is still respected, respected and recognized as long as they are still alive and in accordance with community development, national interests and the principles of the Republic of Indonesia. This is stated in various statutory regulations, for example Article: 18 B paragraph (2) of the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia, UUPA, Human Rights Law, and so on. However, in this article this recognition is still weak because there are no operational regulations that regulate further, so this article aims to optimize what is their right in occupying their position as a customary law community. The research in this article uses two approaches, namely the statutory and normative juridical approaches
Comparison of Sharia Governance Between Bank Muamalat and Bank BTN Syariah
Every business has a management strategy to maintain and develop its business, including Sharia financial institutions. The large potential of the Islamic finance industry has a positive impact on national economic growth, therefore it is important to maintain this stability. Good governance is one of the things that must be paid attention to, as well as the governance of Sharia financial institutions must comply with Sharia principles, to maintain the trust of stakeholders in the Sharia banking and finance industry. Moreover, there are rumors that two large sharia financial institutions will merge . This research aims to compare Sharia governance between Bank Muamalat and BTN Syariah, which have significant differences in background. This research uses qualitative methods with a library study approach, and analyzes and selects relevant library sources. Research result comparison of two Sharia banks that are planned to merge into a larger Sharia bank , although both banks follow Sharia governance principles, they both have different approaches due to different focuses and backgrounds. Bank Muamalat, as a pure sharia bank, has a more comprehensive sharia implementation and structure. Meanwhile, BTN Syariah as a sharia business unit of a conventional bank, focuses more on implementing sharia principles in housing products. Both banks demonstrate a strong commitment to Sharia principles and comply with supervision, the Sharia Supervisory Board (DPS), and applicable laws
Personal Loans (PINPRI) in the Review of Positive Law and Islamic Law
This research aims to answer a problem regarding the practice of pinpri loans that have not been registered with the Financial Services Authority and how Islamic law reviews the reasons people make pinpri loans. The research method used is statute approach analysis and comparison. Based on the results of the study the practice of personal loans (pinpri) is a cash loan that has not been registered with the Financial Services Authority is the practice of lending through individuals and has not been registered or even licensed by the Financial Services Authority so that it can be said to be illegal and violates Financial Services Authority Regulation Number 77 / POJK.01 / 2016 concerning LPMUBTI, then in the practice of personal loans (pinpri) there are additional funds and have regulations that are not by the operational system listed in the cash loan rules. In terms of Islamic law, the reason why people practice personal loans (pinpri) is because of urgent needs, easy disbursement, and consumptive behavior, while this is contrary to the concept of Islamic law in qardh theory. Because in the practice of personal loans (pinpri) that have not been registered with the Financial Services Authority, several elements are not by Islamic law, namely usury, gharar, dharar, and zhulm so the law is haram and harms and brings mudharat to the communit