Universitas Yapis Papua - Publikasi Jurnal
Not a member yet
361 research outputs found
Sort by
PENERAPAN SANKSI PIDANA ADAT TERHADAP PELAKU TINDAK PIDANA ZINA DI TINJAU DARI HUKUM PIDANA ADAT DAN HUKUM PIDANA NASIONAL PADA MASYARAKAT ADAT TOBATI DI JAYAPURA
Abstrak : Menurut ketentuan yang disebutkan dalam KUHP perzinahan dapat terjadi apabila ada persetubuhan antara seorang pria dengan seorang wanita yang keduanya atau salah seorang dari mereka telah terikat perkawinan dengan orang lain. Sedangkan menurut hukum adat perzinahan tidak hanya dilakukan oleh orang yang sudah kawin. Jadi baik sudah menikah maupun belum menikah jika melakukan persetubuhan di luar hubungan yang sah tetap dianggap sebagai perbuatan yang terlarang dan disebut juga sebagai zina. Sanksi yang di jatuhkan oleh pengadilan adat terhadap pelaku tindak pidana zina bertujuan untuk mengembalikan keseimbangan yang telah terganggu akibat dari perbuatan yang telah di lakukan. Hukum adat tidak mengenal adanya sanksi badan, sanksi yang di jatuhkan oleh pengadilan adat hanya berupa denda adat dan pemenuhan kewajiban adat dan sanksi adat. Disamping itu, setiap putusan adat terhadap pelaku zina juga mengharuskan pelaku untuk menikah, Putusan hukum pidana adat dalam tindak pidana zina diakui oleh hukum karena dalam proses penyelesaiannya telah tercapai perdamaian dari kedua belah pihak, dan apabila salah satu pihak yang tidak puas terhadap putusan adat tersebut maka proses penyelesaiannya bisa di lanjutkan dengan membuat pengaduan kepada Kepolisian untuk di mulainya tahapan penyidikan. Kata Kunci : Sanksi, Pidana Adat, Tindak Pidana, Zina, Adat Tobat
TINJAUAN YURIDIS ATAS AHLI WARIS PENGGANTI DALAM HUKUM WARIS
Abstrak : Sistem Ahli Waris Pengganti menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata terjadi apabila seorang ahli waris terlebih dahulu meninggal dunia dari pewaris sehingga anak dari ahli waris yang meninggal berhak untuk menggantikan kedudukan dari ayahnya untuk memperoleh harta warisan kakeknya dalam artian ia menerima hak mewarisi bila orang yang menghubungkan kepada pewaris yang sudah tidak ada. ahli waris pengganti dengan orang yang digantikan harus mempunyai hubungan pertalian darah yang sah juga kepada pewarisnya. bagian yang akan diterima ahli waris pengganti sama dengan bagian yang seharusnya diperoleh ahli waris yang menggantikannya, bagian ahli waris pengganti laki-laki sama dengan bagian yang diperoleh ahli waris pengganti perempuan dan dalam hal pergantian menurut Hukum Perdata hanya penggantian ahli waris dalam garis lurus kebawah dan garis menyimpang. Kata Kunci : Ahli Waris, Pengganti, Hukum Wari
ABORTUS PROVOCATUS BAGI KORBAN PEMERKOSAAN DITINJAU DARI PRESPEKTIF PENEGAKAN HUKUM PIDANA DIWILAYAH KOTA JAYAPURA
Abstrak : Faktor Penyebab terjadinya tindak pidana aborsi adalah Faktor Internal dan Faktor Eksternal. Faktor Internal meliputi : belum ada kesiapan dari sang ibu, perasaan malu dari sang ibu, perasaan takut diusir dari rumahnya, ada perasaan bersalah kepada orang-orang terdekatnya. Sedangkan Faktor Eksternal meliputi : tidak ada laki-laki yag mau bertanggung jawab, tidak dikehendakioleh ibu/wanita yang hamil karena kehamilan sebagai akibat hubungan gelap dan akibat perkosaan. Serta Upaya Penanggulangan tindak pidana aborsi adalah berwujud upaya Penal dan Upaya Non Penal. Upaya Penal melalui penanganan perkara Aborsi pada tiap tahap proses peradilan pidana, sedangkan Upaya Non penal dilakukan melalui tindakan prepentif dan preventif. Kendala yang dihadapi Kepolisian dalam enanggulangi tindak pidana aborsi adalah tidak ada pengaduan, tidak ada saksi, dan kurangnya barang bukti. Kata Kunci : Abortus Provocatus, Korban, Pemerkosaan, Penegakan Hukum, Pidan
Analisis Pengaruh Produk Dan Distribusi Terhadap Keputusan Pembelian Motor Honda Pada CV. Fajar Baru Jayapura
CV. Fajar Baru sebagai salah satu dealer yang menjual motor Honda yang ada di Kota Jayapura menghadapi tantangan dalam bidang pemasaran. Tingginya pemakaian motor memicu pula tingginya persaingan antar dealer. Untuk itu, sudah selayaknya pihak manajemen CV. Fajar Baru mengetahui faktor-faktor apa yang mempengaruhi keputusan pembelian konsumen terutama agar dapat merumuskan strategi pemasaran yang tepat dalam memasarkan motor Honda. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh produk dan distribusi terhadap keputusan pembelian motor honda pada Cv. Fajar Baru Jayapura. Sedangkan Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori manajemen pemasaran yang berhubungan dengan produk, distribusi dan keputusan pembelian. Jenis Penelitian ini adalah penelitian survey. Penelitian survey adalah penelitian yang mengambil sampel dari satu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan yang pokok.Metgode pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang diberikan kepada 204 responden. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis regresi linear berganda, uji hipotesis (uji t dan uji F), dan uji asumsi klasik (uji normalitas, multikolinearitas, dan heterokedastisitas). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu pengujian yang menggunakan uji parsial (uji t) dan uji simultan (uji F) diketahui bahwa produk dan distribusi berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada Cv. Fajar Baru Jayapura. Kata Kunci : Produk, Distribusi, Keputusan Pembelia
Pengaruh Corporate Social Repsonsibility Terhadap Kinerja Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia)
Investor cenderung menanamkan modal kepada perusahaan yang melakukan kegiatan CSR. Keputusan investor untuk menanamkan modalnya didorong karena adanya harapan untuk memperoleh return atas investasi yang dilakukan. Perusahaanperusahaan yang memiliki kepedulian sosial dapat menggunakan informasi tanggung jawab sosial (kegiatan CSR) sebagai salah satu keunggulan kompetitif perusahaan. Semakin baik kinerja suatu perusahaan maka akan semakin menarik minat investor karena keuntungan atau return yang diharapkan juga akan semakin besar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji apakah perbankan sebagai perusahaan yang secara sukarela melakukan dan melaporkan tanggung jawab sosialnya berpengaruh terhadap kinerja perusahaan. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa corporate social responsibility (CSR) tidak berpengaruh terhadap kinerja perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI periode 2006-2010. Kata Kunci : Corporate Social Responbility, Kinerja Perusahaa
PENGAWASAN PEMBERIAN REMISI TERHADAP NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN (LAPAS) KLAS IIA ABEPURA
Abstrak : Dengan melihat analisa data hasil penelitian, maka telah dapat ditarik kesimpulan guna menjawab pertanyaan pada permasalahan diatas, adalah sebagai berikut: Proses pengawasan pemberian remisi terhadap narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Abepura sama halnya dengan pelaksanaan pemberian remisi yaitu diawasi langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan, Kepala Kantor Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia, dan Kantor Wilayah Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia. Kata Kunci : Pengawasan, Remisi, Narapidana, Lembaga Pemasyarakata
Pengaruh Peranan Audit Internal Dan Penerapan Good Corporate Governance Untuk Mengantisipasi Terjadinya Fraud (PT. United Tractors)
Dalam mengurangi resiko kecurangan manajemen bertanggung jawab untuk merancang dan mengimplementasikan program serta pengendalian untuk mengurangi resiko kecurangan, dan dapat mengubah aktivitas serta proses bisnis yang rentan terhadap kecurangan untuk mengurangi insentif dan kesempatan untuk melakukan kecurangan. Dalam hal ini audit internal memainkan peran yang sangat penting dalam memantau aktivitas untuk memastikan bahwa program dan pengendalian anti kecurangan telah berjalan efektif. Aktivitas audit internal dapat menghalangi kecurangan dengan memeriksa dan mengevaluasi pengendalian internal yang mengurangi resiko kecurangan. Komite audit dan audit internal memiliki peran dalam pencapaian tujuan Good Corporate Governance. Seperti kita ketahui bahwa penerapan GCG dalam suatu perusahaan dapat menjadi bahan pertimbangan investor dalam melakukan investasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat peranan audit internal dan penerapan good corporate governance untuk mengantisipasi terjadinya fraud pada PT. United Tractors cabang Jayapura. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peranan audit internal (X1) dan penerapan GCG (X2) memiliki pengaruh yang signifikan terhadapa upaya mengantisipasi terjadinya fraud (Y). Kata Kunci: Audit Internal, Good Corporate Governance, Frau
INVENTARISASI DAN MENDETERMINASI ASCIDIAN YANG BERSIMBIOSIS DENGAN MIKROBA Prochloron sp. DI PERAIRAN PANTAI DOK II KOTA JAYAPURA PROVINSI PAPUA
ABSTRAKTunikata termasuk filum Chordata dan kebanyakan merupakan hewan penyemprot yang berbentuk tabung dimana salah satu ujungnya melekat pada substrat. Tunikata terdiri dari tiga kelas, yaitu Ascidiacea, Thaliacea dan Larvacea. Di perairan laut ascidiacea ditemukan hidup bersimbiosis dengan mikroba Prochloron sp., menempel pada terumbu karang, pecahan karang, pasir dan batu (sesil) sedangkan kedua kelas lainnya bersifat planktonik. Penelitian ini dilakukan selama 8 bulan di Perairan Pantai Dok II Kota Jayapura Provinsi Papua dengan tujuan mengetahui jenis-jenis tunikata, mendeterminasi jenis-jenis tunikata yang bersimbiosis dengan Prochloron sp. dan mengetahui distribusi tunikata dengan mengungkapkan kepadatan, dominasi dan keanekaragaman tunikata. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode “transek kuadrat”, dimana transek diletakkan pada kedalaman yang berbeda yaitu 5 m, 10 m, 15 m dan 20 m. Analisa data distribusi ascidian dilakukan dengan menggunakan analisa faktorial koresponden sedangkan data kepadatan dihitung dengan menggunakan metode Caughley yang diikuti dengan perhitungan indeks dominasi dan indeks keanekaragaman. Sedangkan keberadaan dari Prochloron sp. yang diamati dengan menggunakan metode mikroskopik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa di Perairan Pantai Dok II Kota Jayapura Provinsi Papua ditemukan 12 jenis Ascidiacea. Berdasarkan hasil perhitungan statistik, Didemnum molle memiliki nilai distribusi tertinggi dan mendominasi Perairan Pantai Dok II. Indeks keanekaragaman yang tinggi ditemukan pada kedalaman 5 m, 20 m dan 15 m serta terendah pada kedalaman 10 m. Asosiasi Prochloron – Ascidiacea di Perairan Pantai Dok II Jayapura ditemukan pada 1 spesies dari Famili Didemnidae, yaitu Didemnum molle.Kata Kunci: Inventarisasi Ascidian, Determinasi Didemnum molle
Sisa Lebih Perhitungan Anggaran Dan Dana Otonomi Khusus Pada Belanja Modal Pemerintah Provinsi Papua
Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi sisa lebih perhitungan anggaran dan dana otonomi khusus pengaruhnya pada belanja modal. Rumusan masalah penelitian adalah Apakah sisa lebih perhitungan anggaran dan dana otonomi khusus berpengaruh terhadap belanja modal Pemerintah Provinsi Papua baik secara parsial maupun simultan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah data tentang SiLPA, Dana Otonomi Khusus (Otsus) dan Belanja Modal Tahun Anggaran 2008 sampai dengan 2012 pada Pemerintah Provinsi Papua. Sampel dalam penelitian ini adalah Laporan Realisasi Anggaran Dana Otonomi Khusus dan Belanja Modal Tahun 2008-2012 dan Neraca (SILPA) Tahun 20082012. Hasil analisis dengan menggunakan regresi linear berganda Terdapat pengaruh positif dan tidak signifikan antara Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) terhadap Belanja Modal. Terdapat pengaruh negatif dan tidak signifikan antara Dana Otonomi Khusus (OTSUS) terhadap Belanja Modal. Dan Sisa lebih perhitungan anggaran secara simultan berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap belanja modal Pemerintah Provinsi Papua.Kata Kunci : Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA/SILPA), Dana Otonomi Khusus (Dana OTSUS), Belanja Moda
ANALISIS MITIGASI BENCANA LINGKUNGAN LAUT DAN PESISIR KOTA JAYAPURA
ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah Mengkaji potensi daerah sensitif rawan bencana baik lingkungan laut maupun kawasan pesisir di Kota Jayapura, menyusun konsep mitigasi bencana lingkungan laut dan pesisir di kawasan Kota Jayapura. Kajian Mitigasi Bencana Lingkungan Laut dan Pesisir ini akan dilkakukan di Kawasan Kota Jayapura Provinsi papua yang meliputi persiapan dan koordinasi, pengumpulan data, analisis data, pembuatan peta peta daerah rawan bencana dan peta resiko bencana pesisir, penyusunan konsep mitigasi bencana alam di lingkungan laut dan pesisir. Berdasarkan hasil survey lapangan dan Citra Satelit Landsat 7 ETM+, beberapa daerah yang diidentifikasi sebagai daerah rawan/potensi bencana abrasi pantai adalah Pantai Base-G (Kelurahan Tanjung Ria, Distrik Jayapura Utara), Ujung utara dan selatan Pantai Hamadi (Kelurahan Hamadi, Distrik Jayapura Selatan), Pantai Enggros (Tanjung Ceweri), Pantai Holtekamp (Kelurahan Pantai Holt, Distrik Muara Tami), dan Pantai Skouw (Kampung Skouw Mabo dan Kampung Skouw Sae). Dari lima kawasan pantai tersebut, yang paling rentan terjadi abrasi adalah di kawasan Skouw. Bahkan dari survey lapangan dari studi sebelumnya ada pemukiman di Skouw yang sudah 5 kali direlokasi karena pantainya mengalami abrasi. Kuburan Hamadi yang terletak di ujung Selatan Pantai Hamadi juga merupakan salah satu titik abrasi terparah. Seperti halnya Pantai Base-G, pantai Hamadi merupakan pantai yang posisinya relatif terbuka terhadap gelombang gelombang yang datang dari timur dan timur laut. Meskipun topografi dasarnya tidak seterjal dengan pantai Base-G, Pantai Hamadi juga memiliki topografi yang relatif terjal sehingga memungkinkan gelombang utuh yang datang dari laut dapat mencapai pantai (Gambar IV.5). Berdasarkan karakteristik dasarnya yang relatif curam maka Pantai Hamadi juga bisa dikategorikan sebagai Reflective beaches dimana pantai ini memiliki dasar yang curam (slope) dan jumlah energi gelombang yang signifikan dipantulkan kembali ke laut, biasanya tidak memiliki sand bars. Karena topografi dasar yang curam hanya sedikit gelombang yang melemah (terdisipasi) pada saat melintasi zona dekat pantai menuju ke garis pantai.Kata Kunci : Mitigasi, Bencana, Lingkungan, Pesisir dan Laut