Universitas Yapis Papua - Publikasi Jurnal
Not a member yet
    361 research outputs found

    Pengaruh Dana Alokasi Umum, Pendapatan Asli Daerah, Dana Bagi Hasil, Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Dan Luas Wilayah,Terhadap Belanja Modal

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh DAU, PAD, Dana Bagi Hasil, SiLPA dan Luas Wilayah baik secara Parsial maupun Silmutan terhadap Belanja Modal Kabupaten/Kota di Provinsi Papua. Rumusan masalah penelitian adalah “Apakah DAU, PAD, Dana Bagi Hasil, SiLPA dan Luas Wilayah secara Parsial dan Simultan berpengaruh terhadap Belanja Modal Kabupaten/Kota di Provinsi Papua? Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh pemerintah Kabupaten/Kota di Provinsi Papua. Hasil analisis diperoleh bahwa secara parsial DAU berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja Modal pada Kabupaten/Kota di Provinsi Papua, PAD tidak berpengaruh terhadap belanja Modal pada  Kabupaten/Kota diProvinsi Papua,  Dana  Bagi  Hasil(DBH)  berpengaruh positif  dan  signifikan terhadap belanja  Modal  pada  Kabupaten/Kota  di   Provinsi  Papua,  SiLPA  tidak berpengaruh terhadap belanja Modal pada Kabupaten/Kota diProvinsi Papua, Luas Wilayah tidak berpengaruh terhadap belanja Modal pada Kabupaten/Kota diProvinsi Papua, seraca Simultan DAU, PAD, DBH, SiLPA dan Luas Wilayah berpengaruh positif dan signifikan terhadap belanja Modal pada Kabupaten/Kota di Provinsi Papua.  Kata Kunci:Dana Alokasi Umum (DAU), Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dana  Bagi Hasil (DBH),  Sisa  Lebih Pembiayaan  Anggaran (SiLPA),  Luas Wilayah, Belanja Moda

    Pengaruh Kebijakan Pemerintah Tentang Kredit Usaha Rakyat (KUR) Terhadap Laba Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia Kantor Cabang Jayapura

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui pengaruh kebijakan Pemerintah tentang kredit usaha rakyat (KUR) terhadap laba Perusahaan Umum (Perum) Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) Kantor Cabang Jayapura. Rumusan masalah penelitian adalah apakah kebijakan pemerintah tentang Kredit  usaha rakyat mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Laba Perusahaan Umum (Perum) Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) Kantor Cabang Jayapura. Populasi dalam penelitian ini adalah Laporan Keuangan Perusahaan Umum (Perum) Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) Kantor  Cabang Jayapura, sehingga sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah Laporan Keuangan Perusahaan Umum (Perum) Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) Kantor Cabang Jayapura secara berturut-turut untuk periode 2010-2012.Hasil analisis dengan menggunakan uji regresi.  Hasil uji regresi menunjukkan bahwa terdapat hubungan  yang  positif   antara  kebijakan  pemerintah  dengan  laba  Perum Jamkrindo dengan nilai konstanta sebesar 996.501, artinya bahwa jika variabel yang dianalisis adalah nol atau tidak adanya kebijakan penambahan KUR maka laba Perum Jamkrindo akan mengalami penurunan sebesar Rp 996.501,- setiap triwulannya. Hal ini karena yang dijadikan parameter adalah data tiap triwulan sejak Tahun 2010–2012. Namun hasil ini ditandai dengan nilai tidak signifikan dari hasil olah statistic yaitu 0,143,nilainya lebih besar dari pada nilai α (alpha) yang ditetapkan sebesar 0,05.Dengan demikian,Ha ditolak yaitu kebijakan kredit usaha rakyat  (X)secara simultan tidak mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap laba perusahaan (Y) Perum Jamkrindo Kantor Cabang Jayapura. Kata  Kunci  :  pengaruh  kebijakan  kredit  usaha  rakyat  terhadap  laba perusahaan

    Penghidupan Berkelanjutan Masyarakat Pesisir Di Kampung Tobati dan Kayo Pulau Kota Jayapura

    Get PDF
    Abstrak  Di pesisir Kota Jayapura trend  kemiskinan terkait dengan berbagai sebab terutama kerusakan lingkungan atau degradasi sumberdaya alam. Kemiskinan dan kerusakan sumberdaya saling memperparah dan mengancam keberlanjutan proses pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengkaji kondisi eksisting aset penghidupan yang dimiliki masyarakat, (2) Mengkaji status aset penghidupan dan (3) Menentukan Strategi penghidupan berkelanjutan masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir Kota Jayapura. Ada dua unit analisis dalam penelitian ini : (1) Tingkat Makro miskin - kampung pantai/pesisir, dan (2) tingkat Mikro adalah rumah tangga miskin pesisir. Data primer dikumpulkan dengan kuesioner, observasi, wawancara mendalam dan focus group discussion (FGD). Analisis kondisi eksisting sumberberdaya penghidupan dengan pendekatan studi literature dan dilaksanakan melalui kegiatan mengumpulkan kriteria dan indikator aset penghidupan di kampung Kayo pulau dan Tobati berdasarkan studi literatur. Analisis dilakukan secara kualitatif, skala likert tiga strata yang diperoleh dari data sekunder dan setiap item jawaban responden dilakukan untuk mengetahui status aset penghidupan. Tingkat penghidupan masyarakat di kampung kayo pulau tergolong tidak berkelanjutan. Sedangkan Tingkat penghidupan masyarakat di kampung Tobati tergolong belum berkelanjutan.   Kata Kunci: aset,penghidupan/livelihood, degradas

    KONDISI KOMUNITAS ZOOPLANKTON DI PERAIRAN TELUK YOUTEFA KOTA JAYAPURA PROVINSI PAPUA

    Get PDF
    ABSTRAK   Perairan Teluk Youtefa merupakan salah satu perairan teluk yang terletak di kota Jayapura yang perairannya selalu dicemari oleh limbah rumah tangga. Kondisi tersebut telah mempengaruhi keberadaan zooplankton sehingga diperlukan penelitian untuk mengetahui keberadaan zooplankton di perairan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan kondisi/struktur komunitas zooplankton di perairan Teluk Youtefa yang meliputi kelimpahan, komposisi, keanekaragaman, keseragaman  dan dominansi jenis untuk menjelaskan stabilitas komunitas zooplankton di perairan Teluk Youtefa. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei-Oktober 2013. Pengambilan data dilakukan di perairan Teluk Youtefa. Analisis sampel zooplankton dilaksanakan di Laboratorium Fakultas Pertanian, Kehutanan dan Kelautan Universitas Ottow Geissler Papua. Hasil Penelitian menunjukkan komposisi zooplankton yang dijumpai di perairan Teluk Youtefa terdiri dari 7 kelas. Pada umumnya keanekaragaman zooplankton di perairan Teluk Youtefa relatif sama. Indeks keanekaragaman yang diperoleh  yaitu antara 1,89 – 3,14 pada ke-3 stasiun menunjukkan  bahwa perairan Teluk Youtefa memiliki keanekaragaman yang sedang atau perairan yang stabil. Indeks keseragaman (eveness) dengan nilai tertinggi yaitu 0,94 pada stasiun 2 dan indeks terendah 0,90 pada stasiun 3. Nilai keseragaman yang terlihat selama penelitian mendekati nilai 1 (keseragaman antar genus relatif merata atau jumlah individu pada masing-masing genus relatif sama). Indeks Dominansi selama penelitian di perairan Teluk Youtefa dengan nilai tertinggi 0,23 pada stasiun 1 dan indeks Dominansi terendah 0,10 pada stasiun 3. Nilai indeks Dominansi selama pengamatan terlihat <0,5 atau mendekati 0, ini berarti bahwa dalam komunitas zooplankton yang diamati tidak terdapat genus yang secara ekstrim mendominasi genus yang lainnya. Parameter fisika kimia perairan Teluk Youtefa sangat layak bagi kehidupan zooplankton.  Kata Kunci: zooplankton, struktur komunitas, Teluk Youtef

    PERLINDUNGAN HUKUM BAGI ANGGOTA TNI AD YANG MELAKSANAKAN PERKAWINAN DENGAN MENGGUNAKAN WALI ADHAL DI JAJARAN KODAM XVII/CENDERAWASIH

    Get PDF
    AbstrakProses pengajuan perkara Wali Adhal sama dengan pengajuan permohonan pada umunya, yaitu di mulai dari tahap pengajuan perkara, pembayaran panjar biaya perkara, pendaftaran perkara, penetapan majelis hakim, penunjukkan panitera sidang, penetapan hari sidang, dan pemanggilan pihak-pihak yang bersangkutan untuk hadir dalam persidangan perkara tersebut pada waktu yang ditentukan. Pelaksanaan Perkawinan bagi anggota TNI AD yang melalui Wali Adhal belum secara rinci diatur dnegan baik termasuk mengenai mekanisme dan perlindungan hukum bagi anggota tersebut.  Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Anggota TNI AD, Perkawinan, Wali   Adha

    ANALISIS PENGHAPUSAN FRASA PERBUATAN TIDAK MENYENANGKAN DALAM PASAL 335 KITAB UNDANG UNDANG HUKUM PIDANA (KUHP) OLEH MAHKAMAH KONSTITUSI

    Get PDF
    AbstrakTindak pidana perbuatan tidak menyenangkan merupakan delik aduan artinya delik yang hanya bisa diproses apabila ada pengaduan atau laporan dari orang yang menjadi korban tindak pidana. Dengan demikian apabila seseorang apabila dengan sengaja yang memenuhi unsur – unsur pasal 335 ayat 1 KUHP maka dapat diproses oleh aparat penegak hokum dan dapat dilakukan upaya penegakan hukum meliputi: Upaya Preventif adalah upaya meningkatkan kesadaran hukum dalam masyarakat), serta Upaya Represif yaitu penegakan hukum secara  tegas kepada masyarakat yang melakukan tindak pidana meliputi : 1) Upaya hukum penal, 2) Upaya hukum non penal. Dampak dari penghapusan frasa “perbuatan tidak menyenangkan” dalam pasal 335 ayat 1 Kitab Undang Undang Hukum Pidana (KUHP) oleh Mahkamah Konstitusi bagi penegakan hukum di Indonesia apabila seseorang yang merasa dirugikan dengan adanya perbuatan tidak menyenangkan tidak dapat lagi untuk diproses menurut peraturan perundang – undangan karena mengingat hukum pidana di Indonesia menganut asas legalitas.   Kata Kunci : Perbuatan Tidak Menyenangkan, Hukum Pidana,  Mahkamah Knstitus

    Pengaruh Konservatisma Akuntansi, ROA Dan Sales Growth Terhadap Sengketa Pajak Penghasilan

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan untuk menguji Pengaruh Konservastisma Akuntansi, Return On Asset dan Sales Growth terhadap sengketa pajak. Penelitian ini menggunakan data sekunder perusahaan Property dan Real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Populasi penelitian  ini adalah perusahaan Property dan Real estate yang terdaftar di Bursa Efek   Indonesia   (BEI) dari tahun 2009 sampai dengan tahun 2013. Sedangkan sampel penelitian sebanyak 19 perusahan, teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil pengujian diperoleh konservatisma akuntansi berpengaruh signifikan terhadap  sengketa  pajak  dengan  nilai  t-hitung sebesar  3,763  dengan  nilai signifikan 0,000, ROA tidak berpengaruh signifikan dengan nilai t-hitung  sebesar 0,215 dengan nilai signifikan 0,830 terhadap sengketa pajak, sales growth tidak berpengaruh signifikan dengan nilai t-hitung sebesar -0,520 dengan nilai signifikan 0,604 terhadap sengketa pajak, dan secara simultan berpengaruh signifikan dengan  nilai  F-hitung   sebesar  6,097  dengan  nilai  signifikan  0,001  terhadap sengketa pajak.  Kata Kunci : Konservatisma Akuntansi, ROA, Sales Growth, Dan Sengketa Paja

    Analisis Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Kecenderungan Kecurangan Akuntansi (Studi Pada Perusahaan Badan Usaha Milik Negara Di Jayapura)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh keefektifan pengendalian Internal, kesesuaian kompensasi, asimetri Informasi,   ketaatan aturan akuntansi, dan perilaku tidak etis terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi. Populasi dalam penelitian ini perusahaan BUMN di Kota JAYAPURA. Teknik pengambilan sampel mengunakan kuesioner. Data penelitian ini diperoleh dari pimpinan dan staf akuntansi. Jenis data yang digunakan adalah data primer. Metode pengumpulan data adalah menggunakan kuesioner. Alat analisis menggunakan   regresi linear berganda,asumsi klasik, deskripsi variabel penelitian, uji   hipotesis   dan uji instrument   penelitian.  Analisis statistik menemukan bahwa: 1) keefektifan pengendalian internal berpengaruh signifikan positif terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi, dimana nilaii signifikansi 0,303<α0,05 dan β-0,179 , 2) kesesuaian kompensasi berpengaruh signifikan positif terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi, dimana nilaii signifikansi 0,176<α0,05 dan β-0,208, 3) asimetri Informasi berpengaruh signifikan positif terhadap   kecenderungan   kecurangan   akuntansi,   dimana   nilaii   signifikansi 0,496<α0,05  dan  β-0,102,  4)  ketaatan  aturan  akuntansi  signifikan  positif terhadap   kecenderungan kecurangan akuntansi dimana nilai signifikansi 0,204<α0,05 dan β-0,187, 5) perilaku tidak etis berpengaruh signifikan positif terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi, dimana nilai signifikansi 0,027<α0,05 dan β 0,324. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keefektifan pengendalian internal dan ketaatan aturan akuntansi signifikan positif terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi, sedangkan perilaku tidak etis signifikan positif terhadap kecenderungan kecurangan akuntansi.  Kata   Kunci:   Pengendalian   Internal,   Kesesuaian  Kompensasi,   Asimetri Informasi,  Ketaatan Aturan Akuntansi, Kecurangan Akuntans

    Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Profitabilitas Pada Perusahaan Farmasi Yang Terdaftar Pada Bursa Efek Indonesia

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi dan efektifitas penggunaan modal kerja yang mempengaruhi Profitabilitas pada perusahaan farmasi yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia. Variabel yang diuji dalam penelitian ini adalah variabel independennya yaitu Working Capital  Turn Over (WCTO), Return On Investment (ROI), dan Return On Working  Capital  (ROWC). Sedangkan variabel dependennya yaitu Profitabilitas perusahaan. Penelitian ini diteliti pada perusahaan farmasi yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia (BEI) periode tahun 2008-2012. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan alat bantu SPSS (statistical program of social science), for windows versi.16 untuk mengetahui analisis regresi linier berganda tingkat signifikansi parsial untuk variable ROI yaitu 0,392>0,05, variable ROWC signifikan yaitu 0,439>0,05 sedangkan variable WCTO tingkat signifikan yaitu 0,0,027<0,05. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ROI tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Dan ROWC tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas. Sedangkan WCTO berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas.  Kata kunci: Working Capital Turn Over,Return On Investment, Return On Working Capital, Efisiensi, Efektifitas, Modal Kerja, Profitabilita

    Kondisi Eksisting Ekosistem Terumbu Karang di Perairan Dok II Kota Jayapura Provinsi Papua

    Get PDF
    Abstrak  Terumbu karang merupakan salah satu ekosistem perairan tropis yang sangat bermanfaat bagi kelangsungan hidup beranekaragam biota laut sebagai habitat, tempat mencari makan, tempat asuhan dan pembesaran serta sebagai tempat pemijahan. Di Perairan Dok II, terumbu karang sudah mengalami kerusakan yang disebabkan oleh alam maupun ulah dari manusia.  Permasalahan yang ada pada saat ini di wilayah Perairan Dok II yang mempengaruhi penurunan kualitas terumbu karang adalah  adanya degradasi ekosistem, kegiatan penangkapan menggunakan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan, pencemaran dan sedimentasi. Sebagai langkah awal dalam pengelolaan terumbu karang di Perairan Dok II maka perlu dilakukan inventarisasi terumbu karang yang ada di perairan tersebut. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli-Agustus 2014 di Perairan Dok II dengan tujuan untuk mengetahui jenis-jenis terumbu karang yang terdapat di Perairan Dok II dan faktor penyebab kerusakan terumbu karang di Perairan Dok II. Metode yang digunakan adalah metode survei. Dimana pengambilan data jenis terumbu karang dilakukan dengan cara menyelam pada kedalam 10 sampai 25 m menggunakan peralatan scuba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 22 jenis terumbu karang yang hidup tersebar pada kedalam 5-25 m di Perairan Pantai Dok II Kota Jayapura, didominasi oleh karang Acropora dan pada umumnya mengalami kerusakan yang disebabkan oleh adanya aktivitas manusia (anthropogenic) terutama  karena tidak adanya kesadaran dalam penggunaaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan (bom dan potassium), pemanfaatn laut sebagai tempat pembuangan sampah rumah tangga dan adanya sedimentasi dari Sungai Anafri yang bermuara ke Perairan Pantai tersebut.   Kata Kunci :  terumbu karang, karang dok II, jenis karan

    340

    full texts

    361

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Yapis Papua - Publikasi Jurnal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇