Universitas Yapis Papua - Publikasi Jurnal
Not a member yet
361 research outputs found
Sort by
Analisis Kesiapan Pemerintah Desa Dalam Pengelolaan Keuangan Sesuai Undang-Undang Desa
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesiapan individual dan dukungan institusional terhadap motivasi serta pengaruh motivasi terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan pemerintah desa. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh Tim Pelaksana Desa dari 11 Pemerintah Desa yang berada di Kecamatan Poncowarno Kabupaten Kebumen Jawa Tengah yang berjumlah 101 orang. Metode pengumpulan data primer yang dipakai adalah dengan survei melalui penyebaran kuesioner. Alat analisis dalam penelitian ini menggunakan aplikasi Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesiapan individu tidak memiliki pengaruh terhadap motivasi, dukungan institusional memiliki pengaruh positif terhadap motivasi, dan motivasi memiliki pengaruh positif terhadap akuntabilitas. Dengan demikian, perlu adanya dukungan institusional yang baik seperti sosialisasi mengenai isi dari UU No. 6 tahun 2014, pelatihan terkait penyelenggaraan pemerintah desa, pelatihan terkait dengan motivasi kerja, serta membangun atmosfer positif antar pimpinan–aparat desa dan antar aparat desa.
Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Kemandirian Keuangan Daerah Provinsi Papua
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kemandirian keuangan daerah di Provinsi Papua. Kamandirian keuangan daerah dianalisis melalui pengaruh partisipasi anggaran, asimetri informasi, tekanan anggaran dan kejelasan sasaran anggaran terhadap senjangan anggaran. Populasi dalam penelitian ini adalah 50 OPD Provinsi Papua sedangkan sampel yang diambil dalam dalam penelitian 94 orang. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket (kuesioner) yang disebar kepada responden.Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap senjangan anggaran. Asimetri informasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap senjangan anggaran. Tekanan anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap senjangan anggaran. Dan kejelasan sasaran anggaran tidak berpengaruh terhadap senjangan anggaran.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan partisipasi anggaran, asimetri informasi, tekanan anggaran dan kejelasan sasaran anggaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap senjangan anggaran.Kata kunci : Partisipasi Anggaran, Asimetri Informasi, Tekanan Anggaran, Kejelasan Sasaran Anggaran dan Senjangan Anggaran
Membangun Konsep Kepuasan Pelanggan Untuk Mengatasi Gap Antara Kualitas Pelayanan Dan Loyalitas Pelanggan (Studi Pada Lembaga Kursus Dan Bimbingan Belajar Education Zone Kotaraja Jayapura)
Penelitian inibertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan pelanggan, pengaruh kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan, pengaruh kualitas layanan terhadap loyalitas pelanggan ,dan pengaruh kualitas layanan terhadap loyalitas pelanggan dengan kepuasan pelanggan sebagai variabel mediasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik di Lembaga Kursus dan Bimbingan Belajar Education Zone Kotaraja-Jayapura. Dengan sampel sebanyak 103 orang responden yang dipilih dengan metode Stratified Propotional Random Sampling sementara data yang dikumpulkan menggunakan kuesioner untuk kemudian dianalisis dengan Structural Equation Modelling (SEM) dengan bantuan program Analisis Moment of Struktural (AMOS) versi 20.Hasil analisis membuktikan bahwa kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai koefisien sebesar 0,641; kepuasan pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan dengan nilai koefisien sebesar 0,579; kualitas layanan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap loyalitas pelanggan dengan nilai koefisien sebesar 0,113; dan kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan dengan kepuasan pelanggan sebagai variabel mediasi dengan nilai koefisien sebesar 0,517 serta hasil dari sobel test diperoleh nilai sebesar 5,035 dengan nilai signifikansi sebesar 0,00000048. Hasil ini menunjukkan bahwa variebel kpuasan pelanggan berperan secara signifikan sebagai variabel mediasi antara kualitas layanan dan loyalitas pelanggan.Kata Kunci : Kualitas layanan, Kepuasan Pelanggan, dan Loyalitas Pelangga
Membangun Konsep Brand Awareness (Kesadaran Merek) Untuk Mengatasi Gap Antara Personal Selling Terhadap Keputusan Pembelian (Studi Pada Peserta Bpjs/Jkn Wilayah Kota Wamena Kabupaten Jayawijaya)
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh personal selling terhadap keputusan pembelian yang dimediasi oleh brand awareness (kesadaran merek) pada peserta BPJS/JKN di wilayah Kabupaten Jayawijaya. Penelitian ini adalah penilitian kuantitatif yang menggunakan sampel sebanyak 168 orang peserta BPJS Kesehatan diwilayah Kabupaten Jayawijaya. Data dianalisis dengan menggunakan analisis jalur dengan program Structural Equation Model(SEM) AMOS V.21Hasil penelitian menunjukkan bahwa personal selling berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (cr=2,883:p=0,040:), personal selling berpengaruh positif dan signifikan terhadap brand awareness (cr=3.948:p=0,000:), brand awarenessberpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (cr=4,029:p=0,000:) dan personal selling berpengaruh positif dan signifikan secara tidak langsung terhadap keputusan pembelian melalui brand awareness (cr=2.925:p=0,003:) Kata Kunci: Personal Selling, Brand Awareness, Keputusan Pembelian dan Structural Equation Mode
KEABSAHAN DAN KEKUATAN PEMBUKTIAN RISALAH RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS) PERSEROAN TERBATAS (PT) MEDIA TELEKONFRENSI
Mekanisme pembuatan Risalah Rapat Umum Pemegang Saham pada Perseroan Terbatas (PT) melalui media telekonfrensi dalam UUPT No 40 Tahun 2007 Pasal 77 ayat (1), serta mengkaji tentang keabsahan akta Risalah RUPS yang dibuat oleh Notaris melalui media telekonfrensi berdasarkan Pasal 77 ayat (1) UUPT junto UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dalam kaitannya dengan UU No 30 Tahun 2004 tentang Jabatan Notaris dan Bagaimana kekuatan pembuktian dari risalah RUPS PT yang dilakukan dengan media telekonfrensi Pasal 77 ayat (1) UUPT. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa:mekanisme pembuatan akta dari hasil RUPS yang dilakukan secara telekonfrensi meliputi pembuatan akta oleh Notaris, kemudian dibacakan secara telekonfrensi agar para pihak yang mengikuti RUPS dapat mengetahui isi akta, kemudian dilakukan penandatanganan akta secara elektronik menggunakan digital signature. Semua dilakukan secara digital. Akta Risalah RUPS melalui telekonfrensi berdasarkan UUITE diakui keabsahannya. Kekuatan pembuktian digital dari RUPS yang dilakukan secara telekonfrensi adalah sama dengan akta RUPS yang dilakukan secara konvensional. Hal ini dikarenakan hasil RUPS yang dilakukan secara telekonfrensi sudah mendapat payung hukum dari: a).UU No 8 Tahun 1997 tentang Dokumen Perusahaan. b) UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.Kata Kunci : Pembuktian, RUPS, Perseroan Terbatas, Media Telekonfrens
ANALISIS TANGGUNGJAWAB BPJS KESEHATAN TERHADAP KLAIM HAK-HAK PESERTA BPJS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH JAYAPURA
Tanggung jawab BPJS Kesehatan terhadap klaim hak-hak peserta yang belum terpenuhi saat menjalani perawatan rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Jayapura, pada prinsipnya belum sesuai dengan apa yang diharapkan, teristimewa terkait prosedur administrsi yang rumit serta untuk mengklaim biaya yang dikeluarkan oleh keluarga atau pasien perserta BPJS itu pengurusannya memakan waktu yang lama.Kata Kunci : Tanggungjawab, BPJS Kesehatan, Hak-Hak Pesert
ANALISIS KEBIJAKAN UU NO. 20 TAHUN 2003 TENTANG SISDIKNAS
Aktivitas kependidikan Islam ada sejak adanya manusia itu sendiri (Nabi Adam dan Hawa), bahkan ayat Al-Qur`an yang pertama kali diturunkan kepada Nabi Muhammad saw. adalah bukan perintah shalat, puasa dan lainnya, tetapi justru perintah iqra` (membaca, merenungkan, menelaah, meneliti, atau mengkaji) atau perintah untuk mencerdaskan kehidupan manusia yang merupakan inti dari aktivitas pendidikan. Dari situlah manusia memikirkan, menelaah, dan meneliti bagaimana pelaksanaan pendidikan itu.Berdasarkan pemaparan H.A.R. Tilaar bahwa pendidikan merupakan kegiatan yang esensial dalam setiap kehidupan masyarakat. Pendidikan juga merupakan kegiatan yang kompleks, meliputi berbagai komponen yang berkaitan satu sama lain. Jika pendidikan ingin dilaksanakan secara terencana dan teratur, maka berbagai elemen yang terlibat dalam kegiatan pendidikan tersebut perlu dikenali. Untuk itu diperlukan pengkajian usaha pendidikan sebagai suatu siste
Disiplin Kerja dan Kinerja Karyawan: Bukti dari Perusahaan Gas Negara Wilayah Sumatera Utara
Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi apakah disiplin kerja memiliki dampak yang signifikan terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan studi kuantitatif dengan menggunakan metode survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada karyawan, khususnya yang bertugas pada departemen penjualan dan layanan di Perusahaan Gas Negara Wilayah Sumatera Utara, Indonesia, dengan jumlah responden sebanyak 37 responden. Penelitian ini bersifat explanatory yang menjelaskan hubungan antara variabel melalui pengujian hipotesis. Analisis data dilakukan berdasarkan kuesioner yang telah disebarkan dalam bentuk tema dan kategori yang mengidentifikasi pola-pola dan tren yang muncul. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis korelasi sederhana (pearson's correlation). Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara disiplin kerja dan kinerja karyawan, dan hubungan tersebut bersifat positif, atau dengan kata lain peningkatan disiplin kerja diikuti dengan peningkatan kinerja karyawan. Hasil penelitian ini dapat membantu memperjelas mengapa penelitian terdahulu yang meneliti pengaruh antara disiplin kerja dan kinerja karyawan cenderung sejalan. Kata kunci: Disiplin Kerja, Kinerja Karyawan, Perusahaan Gas Negara, Sumatera Utar
Dampak Desentralisasi Fiskal Terhadap Kesehatan Masyarakat (Studi Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empirik dampak desentralisasi fiskal terhadap tingkat kesehatan masyarakat di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Indikator yang digunakan dalam menilai perkembangan tingkat kesehatan masyarakat adalah dengan mem-proxykan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Usia Harapan Hidup. Sampel dalam penelitian ini adalah pemerintah daerah kabupaten/kota di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dari kategori pemerintah daerah yang memiliki data dari tahun 2007 sampai 2013. Analisis penelitian ini menggunakan metode SmartPLS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa desentralisasi berpengaruh negatif terhadap tingkat kesehatan masyarakat. Desentralisasi fiskal tidak berpengaruh positif terhadap usia harapan hidup. Tingkat kesehatan masyarakat berpengaruh positif terhadap usia harapan hidup. Kata kunci : desentralisasi fiskal, tingkat kesehatan masyarakat, usia harapan hidu
PERLINDUNGAN HUKUM KONSUMEN INDIHOME ATAS TERPUTUSNYA KABEL FIBER OPTIK (FO) MILIK PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA .Tbk DI KOTA JAYAPURA
Pasal 1 ayat 10 UU Perlindungan Konsumen menyatakan Klausula Baku adalah setiap aturan atau ketentuan dan syarat-syarat yang telah dipersiapkan dan ditetapkan terlebih dahulu secara sepihak oleh pelaku usaha yang dituangkan dalam suatu dokumen dan/atau perjanjian yang mengikat dan wajib dipenuhi oleh konsumen. Hal inilah yang menyebabkan kedudukan atau posisi konsumen di dalam suatu kontrak itu lemah. Walaupun demikian juga, tetapi berdasarkan Pasal 18 ayat 1 poin a juga menjelaskan bahwa Pelaku usaha dalam menawarkan barang dan/atau jasa yang ditujukan untuk diperdagangkan dilarang membuat atau mencantumkan klausula baku pada setiap dokumen dan/atau perjanjian apabila, menyatakan pengalihan tanggung jawab pelaku usaha. Dengan demikian, perlindungan hukum terhadap konsumen IndiHome atas terputusnya kabel serat optik milik PT. Telkom harusnya menjadi tanggung jawab PT. Telkom dengan memberikan kompensasi pembayaran kepada konsumen karena tidak dapat menikmati pelayanan, bukan PT. Telkom mengalihkan tanggungjawabnya kepada konsumen untuk tetap membayar penuh tagihannya.Kata Kunci : Perlindungan Hukum, Konsumen Indihome, Fiber Opti