Universitas Yapis Papua - Publikasi Jurnal
Not a member yet
    361 research outputs found

    Implementasi Kebijakan Larangan Pemasukan, Penyimpanan, Pengedaran Dan Penjualan Serta Memproduksi Minuman Beralkohol Di Kabupaten Manokwari Provinsi Papua Barat (Studi Kasus Di Distrik Manokwari Barat)

    Full text link
    Kebijakan Pemerintah Kabupaten Manokwari dalam pembangunan sosial budaya adalah mewujudkan Manokwari sebagai Kota Bersejarah (Bersih, Sehat, Rapih, Aman, dan Hidup). Dalam rangka menjaga nilai-nilai yang terkandung dalam Kota Bersejarah, dan dalam menciptakan kondisi lingkungan masyarakat yang aman, tertib dan tentram dengan berciri agamis, Pemerintah Daerah Kabuoaten Manokwari menggunakan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2006 Tentang Larangan Pemasukan, Pengeradan, dan Penjualan serta Memproduksi Minuman Beralkohol di Wilayah Kabupaten Manokwari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, dimana teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi,  dan telahan dokumen. Penelitian ini difokuskan pada implementasi implementasi kebijakan larangan pemasukan, penyimpanan, pengedaran, dan penjualan serta mempruduksi minuman beralkohol, yang menyoroti bagaimana implementasi kebijakan yang dilaksanakan, dan faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi kebijakan dengan menggunakan pendapat Jones yang meliputi factor organisasi, interpretasi, dan aplikasi, serta upaya yang dilakukan dalam implementasi kebijakan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan larangan pemasukan, penyimpanan, pengedaran, dan penjualan serta mempruduksi minuman beralkohol yang diselenggarakan  Satuan Polisi pamong Praja Kabupaten Manokwari di Distrik manokwari Barat, belum terlaksana secara optimal. Beberapa kendala ditemui disebabkan karena kurangnya kemampuan sumber daya aparat, kurangnya sarana dan prasarana penunjang, dan kurangnya alokasi anggaran yang memadai. Kata kunci: Implementasi Kebijakan, Ketentraman dan Ketertiba

    Pengaruh Kompetensi, Motivasi, Beban Kerja Perawat Pelaksansa Terhadap Kinerja Perawat Diruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Jayapura

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kompetensi, Motivasi, Beban kerja  Perawat terhadap kinerja perawat  Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Daerah Jayapura baik secara parsial maupun secara simultan. Jenis penelitin ini adalah penelitian kuantitatif denagn pendekatan asosiatif sampai dalam penelitian sebesar 171 responden dengan tehnik sampling adalah.tehnik non probability sampling yaitu purposive sampling method. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa Kompetensi (X1) Pengaruh kompetensi terhadap kinerja berdasarkan tabel hasil uji t (parsial) dapat diketahui bahwa perhitungan SPSS diperoleh t hitung sebesar 4.348 dengan nilai probabilitas (nilai sig) 0.000. Nilai probabilitas tersebut lebih kecil dari alpha (5%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variabel kompetensi berpengaruh terhadap kinerja. Berdasarkan analisis regresi linier berganda, maka dapat dijelaskan bahwa nilai koefisien kompetensi sebesar 0,216. Hal ini mengandung arti bahwa setiap kenaikan kepuasan kerja satu satuan maka variabel kinerja akan naik sebesar 0,216 dengan asumsi bahwa variabel bebas yang lain dari regresi adalah tetap. Motivasi (X2) Pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja berdasarkan tabel hasil uji t (parsial) dapat diketahui bahwa perhitungan SPSS diperoleh t hitung sebesar 9.279  dengan nilai probabilitas (nilai sig) 0.000. Nilai probabilitas tersebut lebih kecil dari alpha (5%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa variabel motivasi  berpengaruh terhadap kinerja perawat. Berdasarkan analisis regresi linier berganda, maka dapat dijelaskan bahwa nilai koefisien motivasi  sebesar 0,511. Hal ini mengandung arti bahwa setiap kenaikan motivasi kerja satu satuan maka variabel kinerja akan naik sebesar 0,511 dengan asumsi bahwa variabel bebas yang lain dari regresi adalah tetap. Sedangkan Beban kerja perawat pelaksana (X3) menunjukkan bahwa beban kerja perawat tidak berpengaruh terhadap kinerja. Tidak Pengaruh beban kerja perawat terhadap kinerja berdasarkan tabel hasil uji t (parsial), dapat diketahui bahwa perhitungan SPSS diperoleh t hitung sebesar 601 dengan nilai probabilitas (nilai tidak sig) 0.549. Nilai probabilitas tersebut lebih besar dari alpa (5%). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa variabel beban kerja perawat  tidak berpengaruh  terhadap kinerja. Berdasarkan analisis regresi linier berganda, maka dapat dijelaskan bahwa nilai koefisien beban kerja perawat pelaksana adalah sebesar 0,034. Hal ini mengandung arti bahwa setiap kenaikan beban kerja perawat satu satuan maka variabel kinerja akan naik sebesar 0,034 dengan asumsi bahwa variabel bebas yang lain dari regresi adalah tetap.Kata Kunci : Kompetensi, Motivasi dan Beban kerja perawat pelaksana Mempunyai pengaruh secara simultan terhadap kinerja perawat

    Pengaruh Kompetensi Kepemimpinan Terhadap Kualitas Kerja Dan Kinerja Pegawai Dinas Perhubungan Provinsi Papua

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi kepemimpinan terhadap Kualitas kerja, pengaruh kualitas kerja terhadap kinerja pegawai, dan pengaruh kompetensi kepemimpinan terhadap kinerja pegawai dengan kualitas kerja sebagai variabel mediasi.Populasi dalam penelitian ini adalah Pegawai Dinas Perhubungan Provinsi Papua dengan sampel sebanyak 150 orang responden yang dipilih dengan metode Stratified Proportional Random Sampling sementara data yang dikumpulkan menggunakan kuisioner untuk kemudian dianalisis dengan Structural Equation Modelling (SEM) dengan bantuan AMOS versi 20.Hasil analisis membuktikan bahwa kompetensi kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien sebesar 3,100, Kompetensi kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien sebesar 3,977, kompetensi kepemimpinan berpengaruh terhadap kualitas kerja dengan koefisien sebesar 4,436 dan kompetensi berpengaruh terhadap kinerja pagawai melalui kualitas kerja sebagai variabel mediasai dengan nilai koefisien sebesar 0,260 dengan nilainsignifikan sebesar 0,003. Hasil ini menunjukkan bahwa variabel kualitas kerja  berperan secara signfikan sebagai variabel mediasi antara kompetensi kepemimpinan terhadap kinerja pegawai.Kata Kunci : Kompetensi Kepemimpinan, Kualitas Kerja dan Kinerja Pegawa

    Pengaruh Gaya kepemimpinan, Kompetensi dan Motivasi terhadap kinerja pegawai pada Dinas Tenaga Kerja dan Kependudukan (DISNAKERDUK) di Provinsi Papua

    Full text link
    The influence of leadership style, competence and motivation on the performance of employees at the Department of Labor Employment and Population in the province of Papua. This study aimed to examine the effect of leadership style, competence and motivation on the performance of employees at the Department of Labor Employment and Population in the province of Papua.Samples were employees at the Department of Labor and Population in the Papua Province of 50 respondents, Probability sampling. The research variables are leadership style, competence and motivation as independent variables and the performance as the dependent variable.Linaer multiple regression analysis showed that simultaneous leadership style, competence and motivation on the performance of employees at the Department of Labor Employment and Population in Papua province with the values Fhitung 55.863 with a significant level of 0,000. Testing the hypothesis leadership style has a significant influence and positive impact on the performance of employees at the Department of Labor Employment and Population in Papua province with t value of 2.531 with α = 0.015 level. Competence has a significant influence and positive impact on the performance of employees at the Department of Labor Employment and Population in Papua province with t value amounted to 2,953 with α = 0.005 level. Work motivation has a significant influence and positive impact on the performance of employees at the Department of Labor Employment and Population in Papua province with t value of 4.467 with α = 0.000 level. Value determinants Adjusted R Square = 0771. while the remaining 22.9% is influenced by other variables outside of this study.Keywords: Leadership Style, Competence, Work Motivation and Performance

    Faktor-Faktor Fundamental Yang Berpengaruh Terhadap Beta Saham (Studi Kasus Perusahaan Finance Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2016)

    Full text link
    Penelitian ini meneliti fenomena faktor-faktor fundamental yang berpengaruh terhadap beta saham pada perusahaan finance di Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam periode pengamatan 2013-2016. Tujuan penelitian adalah menguji dan menganalisis : 1) pengaruh Asset Growth terhadap beta saham, 2) pengaruh Total Asset Turnover terhadap beta saham, 3) pengaruh Firm Size terhadap beta saham, 4) pengaruh Operating Leverage terhadap beta saham, 5) pengaruh Financial Leverage terhadap beta saham, dan 6) faktor paling dominan terhadap beta saham; pada perusahaan finance di BEI periode 2013-2016.Penelitian ini berjenis kuantitatif, dengan mengambil pendekatan asosiatif kausal. Sampel diambil dengan metode purposive sampling, menghasilkan 28 perusahaan. Data diproses dengan uji asumsi klasik, dan hipotesis diuji dengan analisa regresi berganda. Temuan membuktikan bahwa Total Asset Turnover dan Firm Size berpengaruh positif terhadap Beta Saham, sedangkan Asset Growth, Degree of Operating Leverage (DOL), dan  Debt to Equity Ratio (DER) tidak berpengaruh terhadap Beta Saham. Kata Kunci:beta saham, asset growth, total asset turnover, firm size, degree of operating leverage, debt to equity ratio

    PERENCANAAN STRATEGI PEMBANGUNAN DI DISTRIK NINIA KABUPATEN YAHUKIMO

    Full text link
    Penelitian ini menggunakan Pendekatan Kualitatif yaitu mendeskripsikan objek, fenomena dan setting sosial dalam sebuah perencanaan strategi pembangunan. Data yang digunakan yaitu Data Sekunder yaitu data yang diperoleh dari tangan kedua atau sumber lain dan Data Primer yaitu data yang diperoleh langsung dari lapangan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dengan para informan. Adapun tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui dan mendeskripsikan Perencanaan Strategi Pembangunan Di Distrik Ninia Kabupaten Yahukimo.Berdasarkan hasil penelitan dapat di simpulkan bahwa Perencanaan Strategi Pembangunan oleh Kepala Distrik Ninia Kabupaten Yahukimo yaitu perencanaan pembangunan jangka pendek terdiri dari pembangunan insfrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Pembangunan infrastruktur adalah perencanaan    Distrik     merupakan    suatu     kerangka    kerja pembangunan yang komperensif  dan sistematis dalam mencapai harapan yang dicita-citakan. Hasil perencanaan berupa pemikiran strategis dalam menggali   gagasan   dan   isu-isu   penting   yang   berpengaruh   terhadap pencapaian  visi  dan  misi  pemerintahan  Distrik  dan  masyarakat.  Kebijakan strategis   yang  dituangkan   dalam   perencanaan  Distrik   merupakan  arah perubahan   dan   orientasi   pembangunan   yang   perlu   dilakukan   untuk mencapai   harapan  dan   kesejahteraan   masyarakat.   Dengan   demikian, kualitas  dokumen  perencanaan  Distrik  sangat  ditentukan  seberapa  jauh dokumen perencanaan  dapat  mengungkapkan  secara  sistematis  proses pemikiran strategis tersebut. Pemberdayaan masyarakat terdiri dari beberapa program pemberdayaan yang ada di Distrik Ninia yaitu pemberdayaan secara fisik seperti pembangunan infrastruktur: saluran air, jalan setapak, pemberian bantuan alat-alat penangkap ikan nelayan, sedangkan pemberdayaan secara non fisik meliputi penyuluhan-penyuluhan dalam rangka peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam melaksanakan mata pencahariannya yang sebagian besar sebagai nelayan.Program pemberdayaan masyarakat baik secara fisik dan non fisik yang ada di Distrik Ninia, sebagian besar masih menjadi program pemerintah Distrik Ninia dan Pemerintah Kabupaten Yahukimo, seperti program penyuluhan dan pemberian bantuan yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Yahukimo kepada masyarakat yang ada di Distrik Nini

    Analisis Kepemimpinan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pada Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Papua

    Full text link
    Penelitian ini berjudul “Analisis Kepemimpinan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Pada Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Papua” dengan titik berat masalah pada bagaimana sifat kepemimpinan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Papua, yang bertujuan  untuk mengetahui sifat kepemimpinan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dalam menjalankan tugasnya pada Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Papua.Untuk meneliti dan mengetahui sifat kepemimpinan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Papua tersebut, maka penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif dengan dasar penelitian survey, dengan mengambil organisasi dan menetapkan Kntor Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Papua sebagai unit analisis dan fokuss penelitian. Untuk memperoleh data maka penelitian ini menggunakan 3(tiga) metode pengumpulan data yaitu melalui penyebaran kuesioner kepada responden yang dipadukan dengan observasi terhadap sifat kepemimpinan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja pada Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Papua.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sifat Kepemimpinan Kepala satuan Polisi Pamong Praja pada Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Papua berdasarkan penelitian yang penulis lakukan dimana Terdapat satu indikator berdasarkan pilihan responden dengan jawaban sangat baik yaitu pada indikator keempat mengenai keramahan dan kecintaan. Sedangkan terdapat satu indikator berdasarkan pilihan responden dengan jawaban Baik yaitu pada indikator kesembilan tentang keterampilan mengajar. Terdapat lima indikator berdasarkan pilihan responden dengan jawaban cukup baik yaitu pada indikator kesatu, kedua, ketiga, kelima, dan kedelapan tentang Energi jasmani dan mental, kesadaran akan tujuan dan arah, antusiasme, Integrasi, dan Kecerdasan. Selain itu Terdapat tiga indikator berdasarkan pilihan responden dengan jawaban kurang baik yaitu pada indikator keenam, ketujuh, dan kesepuluh yaitu mengenai perasaan sejiwa,senasib,dan sepenanggungan, ketegasan dalam mengambil keputusan dan kepercayaan

    MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA DAN IMPLEMENTASINYA PADA LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM

    Full text link
     Dalam bahasa Inggris, manajemen sumber daya manusia (SDM) dikenal dengan istilah “Human Resource Management” yang disingkat menjadi HRM. Beberapa pakar memberikan pandangan yang beragam tentang manajemen sumber daya manusia (MSDM). Schuler, Dowling, Smart dan Huber, menyatakan bahwa : “Human resources management (HRM) is the regognition of the importance of an organization’s workforce as vital human resource contributing to the goals of the organization, and the utilization of several functions and activities to ensure that they are used effectively and fairly for the benefit of the individual the organization, and society”.  Pernyataan tersebut menegaskan bahwa manajemen sumber daya manusia memberikan pengakuan tentang pentingnya tenaga kerja organisasi sebagai sumber daya manusia utama yang memberikan kontribusi bagi pencapaian tujuan-tujuan organisasi serta memberikan kepastian bahwa pelaksanaan fungsi dan kegiatan organisasi dilaksanakan secara efektif dan adil bagi kepentingan individu, organisasi dan masyarakat.  Manajemen sumber daya manusia (SDM dalam lembaga pendidikan pada dasarnya merupakan usaha koordinasi tenaga manusia yang bertumpu pada bakat dan kemampuan masing-masing yang terus-menerus dikembangkan. Implementasi dari pengertian manajemen dalam perspektif teori organisasi adalah manajemen merupakan serangkaian kegiatan merencanakan, mengorganisasikan, menggerakkan, mengendalikan dan mengembangkan terhadap segala upaya dalam mengatur dan mendayagunakan sumber daya manusia, sarana dan prasarana secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan dalam suatu lembaga pendidikan Islam atau satuan pendidikan dan Pengajaran (tenaga pendidik) demi terciptanya pendidikan yang profesional dan berkualitas.    .  Kata Kunci: Manajemen SDM, Implementasinya, Lembaga Pendidikan Islam

    AKIBAT HUKUM PENOLAKAN PENANDATANGANAN BERITA ACARA PEMERIKSAAN OLEH TERSANGKA DALAM PROSES PERADILAN PIDANA

    Full text link
    Dengan tidak ditandatanganinya Berita Acara Pemeriksaan oleh tersangka, maka akibat hukum yang muncul adalah dapat berubahnya putusan Pengadilan. Artinya bahwa apabila BAP tersebut isinya hanya dibuat-buat oleh penyidik baik dengan cara kekerasan/intimidasi atau dengan cara lain, dan ketika sampai pada tahap pembuktian di Pengadilan BAP tersebut isinya tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di persidangan maka terdakwa dapat diputus bebas.Namun sebaliknya jika isi BAP tersebut benar kenyataannya dan jaksa mampu membuktikan berdasarkan Undang-Undang sedangkan terdakwa tidak mau menandatanganinya maka hakim dapat menjatuhkan sanksi lebih berat karena suatu hal yang memberatkan tersebut.Kata Kunci : Berita Acara, Pemeriksaan, Tersangk

    Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kinerja Pegawai Kementerian Agama Kabupaten Keerom

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan Untuk menganalisis secara parsial maupun simultan pengaruh faktor kompensasi, Diklat (pendidikan dan pelatihan), dan lingkungan kerja secara parsial terhadap kinerja pegawai pada Kementerian Agama Kabupaten Keerom. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kuantitatif, yaitu penelitian untuk menjelaskan hubungan-hubungan antara variable yang diteliti serta menguji  hipotesa yang telah dirumuskan sebelumnya. Populasi penelitian ini adalah seluruh pegawai Kementerian Agama Kabupaten Keerom yang berjumlah 97. Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini meggunakan sampling jenuh (sensus). Dalam penelitian ini menggunakan alat analisis regresi berganda untuk mengetahui pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Hasil penelitian ini terdapat cukup bukti untuk menyatakan bahwa variabel Kompensasi dalam penelitian ini secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Variabel diklat secara parsial berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kinerja. Variabel lingkungan kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Secara simultan variable kompensasi, diklat dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja.Dari hasil penelitian ini diketahui pula bahwa variabel lingkungan kerja dalam penelitian ini berpengaruh dominan terhadap variable kinerja dibandingkan dengan variable kompensasi dan variable diklat.  Kata Kunci : Konpensasi, lingkungan kerja, kinerja, kementrian agam

    340

    full texts

    361

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Universitas Yapis Papua - Publikasi Jurnal
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇