Yarsi Academic Journals
Not a member yet
    1729 research outputs found

    Pengetahuan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2018 tentang Keakuratan Rapid Test Mendeteksi COVID-19 dan Tinjauan Menurut Pandangan Islam

    Get PDF
    Pendahuluan: Coronavirus adalah suatu kelompok virus yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan atau manusia. World Health Organization (WHO) menyatakan COVID-19 ini sebagai kondisi pandemi, fokusnya pada deteksi yang lebih dini untuk menghentikan jumlah infeksi dan membatasi penularan virus. Beberapa metode untuk mendeteksi COVID-19, salah satunya adalah Rapid Test. Mengidentifikasi COVID-19 secara akurat penting untuk mengukur penyebaran penyakit dan menilai keberhasilan intervensi. Studi meta-analisis terhadap 10 studi Rapid Test antibodi melaporkan sensitivitas 18,4% - 93,3% dan spesifisitas 80%-100%. Dalam pandangan Islam, adanya COVID-19 merupakan cobaan yang dimana Rasulullah memerintahkan untuk menjauhi seseorang yang sedang terjangkit penyakit sebagai bentuk pencegahan penularan. Sejalan dengan penggunaan alat Rapid Test pada pandemi COVID-19 saat ini sebagai alat deteksi dini yang praktis guna mengurangi penyebaran penularan COVID-19. Untuk itu diperlukannya pengetahuan, dalam hal ini khususnya pengetahuan keakuratan Rapid Test mendeteksi COVID-19. Metode: Penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan metodenya adalah survei menggunakan kuisioner. Sampel penelitian ini  adalah mahasiswa aktif Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2018 yang berjumlah 143 mahasiswa. Hasil: Dari tingkat pengetahuan keakuratan Rapid Test responden yang baik sebanyak 104 orang (72.7%) tingkat pengetahuan cukup sebanyak 28 orang (19.5%) dan tingkat pengetahuan kurang sebanyak 11 orang (7.6%). Selain itu, responden memiliki tingkat pengetahuan tentang wabah dalam pandangan Islam yang baik sebanyak 108 orang (75.5%) tingkat pengetahuan cukup sebanyak 26 orang (18.2%) dan tingkat pengetahuan kurang sebanyak 9 orang (6.3%). Simpulan: Tingkat pengetahuan responden tentang keakuratan Rapid Test mendeteksi COVID-19 dan tentang pengetahuan wabah dalam pandangan Islam, jenis kelamin perempuan memiliki tingkat pengetahuan lebih baik

    Kecenderungan Filariasis di Wilayah Kota Jakarta Timur dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam

    Get PDF
    Penyakit filariasis, yang sering dikenal sebagai penyakit kaki gajah, disebabkan oleh cacing filaria yang hidup di dalam kelenjar dan saluran getah bening. Di Indonesia, terdapat 10.681 kasus filariasis pada tahun 2018 dan pada tahun 2022 terdapat 8.635 kasus filariasis. Sekitar 70% kasus filariasis di Indonesia disebabkan oleh Brugia malayi. Salah satu provinsi yang mengalami peningkatan kasus filariasis adalah DKI Jakarta. Penelitian ini bersifat observasional. Penelitian ini merupakan penelitian survei cross-sectional. Data menggunakan data dari Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur. Seluruh data penderita Filariasis di wilayah Kota Jakarta Timur                    selama lima tahun antara tahun 2018 dan 2022 merupakan populasi penelitian. Analisis regresi adalah metode analisis data. Hasil menunjukkan bahwa jumlah kasus filariasis menurun pada tahun 2020 dan 2021 dan terjadi peningkatan pada tahun 2022. Peningkatan kasus disebabkan dua faktor utama, yaitu faktor perpindahan penduduk (60%) dan faktor lingkungan (40%). Pola kasus filariasis lebih tinggi pada perempuan daripada laki-laki. Filariasis dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menurunkan produktivitas termasuk saat beribadah dan berwudhu. Namun dalam pandangan islam, Allah swt memberikan kemudahan sholat kepada seorang hamba yang sedang melalui udzur. Selain itu, Tuhan memberikan fasilitas wudhu seperti bertayamum jika sangat sakit atau khawatir saat menggunakan air

    Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Jumantik Rumah Terhadap Demam Berdarah Dengue di RW 02 dan RW 05 Kelurahan Cipinang Cempedak Kecamatan Jatinegara Kota Jakarta Timur Serta Tinjauannya Menurut Pandangan Islam

    Get PDF
    ABSTRAK Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Prevalensi penyakit DBD di Indonesia sampai saat ini masih naik turun. Sampai saat ini belum ada obat atau vaksin untuk pencegahan DBD, sehingga penanggulangan utama penyakitnya dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus. PSN 3M Plus akan lebih efektif apabila setiap rumah memiliki Jumantik rumah dengan pengetahuan, sikap dan perilaku yang baik. Menurut pandangan Islam, Allah menghargai orang yang menjaga kebersihan seperti Jumantik rumah yang melakukan PSN 3M Plus dan menuntut ilmu pengetahuan sebaik-baiknya. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penetapan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling dan didapatkan sampel dalam penelitian ini berjumlah 67 Jumantik Rumah. Analisis data penelitian ini adalah analisis univariat. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat 67 Jumantik rumah yang terdiri dari 6 orang laki-laki dan 61 orang perempuan dengan tingkat pendidikan terbanyak adalah SMA (52,2%). Mayoritas Jumantik rumah memiliki pengetahuan yang baik (97%), sikap yang baik (92,5%) dan perilaku yang baik (86,6%). Tidak ditemukan adanya Jumantik rumah yang memiliki pengetahuan, sikap dan perilaku yang kurang baik. Jumantik rumah yang berada di lingkungan RW 02 dan RW 05, Kelurahan Cipinang Cempedak, yang merupakan lokasi penelitian mempunyai pengetahuan, sikap dan perilaku yang baik mengenai Demam Berdarah Dengue. Tidak ada Jumantik rumah yang memiliki pengetahuan, sikap, dan perilaku yang kurang. Menurut pandangan Islam, Allah sangat menghargai orang yang memiliki ilmu pengetahuan dan menjaga kebersihan lingkungan seperti Jumantik rumah yang menerapkan PSN 3M Plus. Kata Kunci: Pengetahuan, Sikap, Perilaku, Jumantik Rumah, Demam Berdarah Dengue.   ABSTRACT Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a disease caused by the dengue virus and transmitted through the bite of the Aedes aegypti mosquito. The prevalence of DHF in Indonesia is volatile. So far there is no medicine or vaccine for the prevention of DHF, so the main prevention of the disease is the “3M Plus Mosquito Nest Eradication (PSN)”. PSN 3M Plus will be more effective if every house has a Jumantik rumah with good knowledge, attitude and behaviour. According to the Islamic view, Allah appreciates people who maintain cleanliness such as Jumantik rumah who does PSN 3M Plus and seeks knowledge as well as possible. The research is a descriptive analytic study with a cross sectional approach. Sampling was done by simple random sampling technique. The sample in this study was 67 persons of Jumantik rumah and the data analyzed by univariate analysis. The results of this study showed that there were 67 persons of Jumantik rumah consisting of 6 men and 61 women with the highest education level being Senior High School (52.2%). The mqajority of Jumantik rumah have good knowledge (97%), good attitude (92.5%) and good behaviour (86.6%). There were not one of Jumantik rumah who had poor knowledge, attitude and behavior. There are Jumantik rumah in each family in RW 02 and RW 05, Kelurahan Cipinang Cempedak, with good knowledge, attitudes and behaviour. There is no Jumantik rumah with poor knowledge, attitude, and behaviour about Dengue Hemorrhagic Fever. According to the view of Islam, Allah really appreciates people who have knowledge and keep the environment clean, such as Jumantik rumah who implement PSN 3M Plus. Keywords: Knowledge, Attitude, Behaviour, Jumantik Rumah, Dengue Hemorrhagic Fever

    Karakteristik Anak Penderita Tuberkulosis Paru Usia 0-14 Tahun di Puskesmas Cempaka Putih Tahun 2019 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam

    Get PDF
    Pendahuluan: Tuberkulosis paru merupakan penyakit infeksi menular yang menyerang parenkim paru dan disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Anak-anak lebih berisiko daripada orang dewasa dalam penyebaran tuberkulosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik tuberkulosis paru pada anak usia 0-14 tahun. Metode: Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan retrospektif. Data yang diambil adalah data sekunder dengan analisis uji univariat. Populasi pada penelitian ini adalah pasien tuberkulosis paru anak usia 0-14 tahun di Puskesmas Cempaka Putih periode Januari - Desember 2019 dengan teknik pengambilan total sampling. Hasil: Jumlah anak penderita tuberkulosis paru usia 0-14 tahun di Puskesmas Cempaka Putih tahun 2019 adalah 26 pasien. Sebanyak 12 pasien (46%) berusia 1-5 tahun. Pasien yang berjenis kelamin perempuan berjumlah 15 orang (58%). Sebanyak 18 pasien (69%) memiliki riwayat imunisasi BCG dan sebanyak 14 pasien (54%) memiliki status gizi yang baik. Sebanyak 19 pasien (73%) mengalami positif uji tuberkulin dan sebanyak 11 orang (42%) mengalami batuk kronik ≥ 2 minggu. Pembesaran kelenjar limfe kolli, aksila, inguinal dialami oleh 8 orang (31%). Kesimpulan: Jumlah penderita tuberkulosis paru anak di Puskesmas Cempaka Putih tahun 2019 adalah 26 pasien. Sebagian besar pasien memiliki riwayat imunisasi BCG dan status gizi yang baik. Paramater skoring yang paling banyak dialami pasien adalah uji tuberkulin positif, batuk kronik ≥ 2 minggu, dan pembesaran kelenjar limfe kolli, aksila, inguinal. Islam menganjurkan untuk berobat dan bersabar dalam menghadapi penyakit menular. Imunisasi dalam Islam hukumnya mubah

    Hubungan Pola Tidur dengan Konsentrasi Belajar Mahasiswa/I Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2021

    Get PDF
    Pendahuluan: Tidur didefinisikan sebagai ketidaksadaran dimana seseorang dapat dibangunkan oleh ransangan sensorik atau lainnya. Tidur merupakan keadaan fisiologis yang sangat berperan penting serta menjadi kebutuhan dasar bagi tubuh manusia. Fungsi tidur adalah mengurangi stress dan kecemasan, memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak, menyimpan energi, memperbaiki imunitas tubuh, termasuk dapat meningkatkan konsentrasi ketika akan melakukan aktivitas sehari-hari. Pola tidur yang buruk biasanya didasari oleh adanya tuntutan aktivitas sehari-hari, salah satunya aktivitas belajar yang mengakibatkan kurangnya kebutuhan untuk tidur menyebabkan mengantuk yang berlebihan di siang hari sehingga mempengaruhi konsentrasi belajar. Metodologi: Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif non-eksperimen dengan rancangan penelitian cross sectional. Cara penetapan sampel pada penelitian ini adalah non-probability sampling kuota sejumlah 72 mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI angkatan 2021. Cara pengumpulan data dengan cara membagikan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan kuesioner konsentrasi belajar. Analisis statistik menggunakan uji Chi Square. Hasil: Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden memiliki pola tidur buruk dengan jumlah 58 responden (80.6%) dan sebagian besar responden memiliki konsentrasi belajar buruk sebanyak 37 responden (51.4%). Simpulan: Adanya hubungan pola tidur dengan konsentrasi belajar pada Mahasiswa/I Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2021 (p-value 0.028)

    Hubungan Sarapan Pagi dengan Konsentrasi Belajar pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2020 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam

    Get PDF
    Kebiasaan sarapan menjadi masalah pada anak dan kalangan muda salah satunya adalah kemampuan konsentrasi belajar menjadi tidak optimal. Dengan tidak sarapan pagi, kadar glukosa dalam darah kurang terpenuhi sehingga kerja otak dan daya berpikir akan menurun. Oleh karena itu diperlukan upaya untuk membangun kebiasaan sarapan pagi, sehingga dapat membantu dalam meningkatkan kemampuan konsentrasi dan intelektual. Penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan observasional analitik dan rancangan Cross Sectional. Sampel berjumlah 68 responden. Sampel dipilih melalui teknik simple random sampling. Data penelitian dianalisis secara univariat dan bivariat dan diolah menggunakan aplikasi SPSS versi 25.0. Hasil menunjukkan bahwa mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2020  memiliki kebiasaan sarapan pagi yang kurang baik dan tingkat konsentrasi belajar berada di kategori sedang. Hipotesis menyimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara sarapan pagi dengan konsentrasi belajar pada mahasiswa. Islam mengajarkan bahwa untuk menjalani hidup yang baik dan sehat, seseorang harus menjaga pola makan yang bergizi dengan tidak berlebihan namun memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Oleh karena itu, sebagai umat Muslim harus memperhatikan makanan yang dikonsumsi agar dapat meningkatkan kemampuan konsentrasi dan intelektual

    Hubungan Konsumsi Ikan Asin dengan Kejadian Hipertensi pada Masyarakat di Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara

    Get PDF
     Latar Belakang: Hipertensi adalah kondisi seseorang yang memiliki tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan diastolik ≥ 90 mmHg atau keduanya. WHO menyatakan sejak tahun 2000 hingga saat ini prevalensi hipertensi terus meningkat, penduduk dunia yang terkena hipertensi sebanyak 639 juta kasus atau 26,4%. Kasus Hipertensi di Kota Baubau pada tahun 2018 sebanyak 5.238 kasus atau berada pada urutan no.2 penyakit terbesar akibat perubahan gaya hidup yang tidak sehat yaitu sering mengonsumsi makanan yang cenderung asin. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsumsi ikan asin dengan kejadian hipertensi pada masyarakat di Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode: Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah Pasien yang terdata (dewasa usia minimal 17 tahun) di Klinik Medika Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara. Pengambilan data dilakukan pada bulan Januari 2021 ─ Februari 2021. Sampel diambil dengan purposive sampling. Besaran sampel dihitung dengan rumus Slovin dan didapatkan sebanyak 138 pasien yang berkunjung ke Klinik Medika Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara. Hasil: Pada penelitian ini responden dengan kategori hipertensi sebanyak 123 orang (89.13%) dan kategori normal sebanyak 15 orang (10.87%) dengan usia < 19 tahun sebanyak 9 orang (6.52%) dan usia > 56 tahun sebanyak 102 orang (73.91%). Berdasarkan hasil uji fisher’s exact test didapatkan hasil yang signifikan antara konsumsi ikan asin (p=0.000) dengan kejadian hipertensi pada rentang usia dewasa minimal 17 tahun sampai > 56 tahun. Kesimpulan: Pada penelitian ini konsumsi ikan asin dan hipertensi pada masyarakat Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara tinggi. Terdapat hubungan antara konsumsi ikan asin dengan kejadian hipertensi pada masyarakat di Kota Baubau Provinsi Sulawesi Tenggara. Dalam tinjauan Islam menjaga Kesehatan adalah ikhtiar menjaga jiwa (hifz al-nafs) sehingga dapat melaksanakan ibadah dengan maksimal. Background: Hypertension is a condition of a person who has systolic blood pressure 140 mmHg and diastolic 90 mmHg or both. WHO states that since 2000 until now the prevalence of hypertension has continued to increase, the world's population affected by hypertension is 639 million cases or 26.4%. Hypertension cases in Baubau City in 2018 were 5,238 cases or ranked no. 2 of the largest disease due to unhealthy lifestyle changes, namely frequently consuming foods that tend to be salty. Research Objectives: This study aims to determine the consumption of salted fish with the incidence of hypertension in community in Baubau City, Southeast Sulawesi Province. Methods: This type of research is descriptive analytic with a cross sectional research design. The sample in this study were patients who were recorded (at least 17 years old) at the Medical Clinic in Baubau City, Southeast Sulawesi Province. Data collection was carried out in January 2021 February 2021. The sample was taken by purposive sampling. The sample size was calculated using the Slovin formula and obtained as many as 138 patients who visited the Medical Clinic in Baubau City, Southeast Sulawesi Province. Results: In this study, respondents with hypertension category were 123 people (89.13%) and normal category was 15 people (10.87%) with age < 19 years as many as 9 people (6.52%) and age > 56 years as many as 102 people (73.91%) . Based on the results of the fisher's exact test, there were significant results between the consumption of salted fish (p = 0.000) and the incidence of hypertension in the adult age range of at least 17 years to > 56 years. Conclusion: In this study, consumption of salted fish and hypertension in the people of Baubau City, Southeast Sulawesi Province were high. There is a relationship between consumption of salted fish and the incidence of hypertension in people in Baubau City, Southeast Sulawesi Province. In the view of Islam, maintaining health is an effort to maintain the soul (hifz al-nafs) so that it can carry out worship to the fullest

    Penggunaan Psikoedukasi untuk Meningkatkan Pengetahuan Kader Puskesmas dalam Memahami Kecemasan Ibu Hamil

    Get PDF
      Kehamilan merupakan suatu kondisi yang dialami seorang wanita dan menjadi salah satu fase krisis yang ada dalam hidupnya karena akan mengalami berbagai perubahan kondisi biologis dan psikologis yang rentan mempengaruhi kesehatan mental ibu hamil. Permasalahan kesehatan mental ibu hamil yang tidak ditangani dengan baik tentu akan berdampak negatif, oleh karena itu dibutuhkan dukungan sosial salah satunya melalui kader puskesmas sebagai bagian layanan dasar kesehatan bagi masyarakat. Kurangnya kesadaran kader puskesmas terhadap kondisi psikologis ibu hamil menyebabkan kecemasan yang dialami ibu hamil sering kali terabaikan karena lebih berfokus pada kesehatan fisik. Pemberian program psikoedukasi kepada kader puskesmas mengenai kecemasan ibu hamil dan pelatihan teknik relaksasi sederhana merupakan salah satu intervensi untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh psikoedukasi dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan kader kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan menggunakan rancangan one group pre test – post test. Intervensi ini dilakukan dengan pemberian materi tentang kecemasan, pendekatan pada ibu hamil, dan teknik relaksasi sederhana. Partisipan pada kegiatan ini sebanyak 16 orang kader kesehatan dari Puskesmas X di wilayah Semarang yang dipilih menggunakan teknik purposive random sampling. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan kuesioner. Peneliti menggunakan Uji Paired Samples T-Test dengan aplikasi SPSS versi 25. Berdasarkan hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pengetahuan yang sangat signifikan setelah peneliti memberikan program (t = 9,944; p<0,01). Sehingga dapat disimpulkan program psikoedukasi tersebut dapat meningkatkan pengetahuan kader tentang kecemasan ibu hamil. Program ini juga dilanjutkan kader kesehatan dalam kegiatan kunjungan kepada ibu hamil, sehingga ibu hamil dapat menerima informasi dari program yang telah dilaksanakan

    Hubungan antara Kesejahteraan Psikologis dengan Kualitas Hidup Terkait Kesehatan pada Remaja Tunanetra

    Get PDF
      Masa remaja merupakan peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa kedewasaan, dimana terdapat berbagai tugas perkembangan yang harus mereka penuhi. Namun, terdapat ragam tantangan dalam pemenuhan tugas perkembangan tersebut, salah satunya adalah ketunanetraan. Dari berbagai literatur, ketunanetraan menyebabkan penyandangnya memiliki tantangan dalam hal penguasaan lingkungan, kemandirian, menjalin interaksi sosial dengan orang lain, dan juga penerimaan diri. Sementara, hal-hal tersebut merupakan dimensi dari kesejahteraan psikologis. Penelitian sebelumnya juga menyebutkan bahwa kualitas hidup seseorang memiliki hubungan yang signifikan dengan kesejahteraan psikologisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kesejahteraan psikologis dengan kualitas hidup terkait kesehatan pada remaja tunanetra. Subjek dalam penelitian ini adalah 30 orang penyandang tunanetra dengan rentang usia 15-18 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Kesejahteraan psikologis dalam penelitian ini diukur dengan kuesioner Psychological Well Being yang dikembangkan oleh Ryff, sedangkan kualitas hidup terkait kesehatan diukur dengan KIDSCREEN 27 yang dikembangkan oleh Ravens-Sieberer. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan menggunakan uji korelasi Spearman, diketahui bahwa dimensi penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, penguasaan lingkungan, tujuan hidup, dan pertumbuhan pribadi memiliki korelasi positif yang signifikan dengan kualitas hidup terkait kesehatan. Sementara itu, dimensi otonomi pada kesejahteraan psikologis tidak berhubungan signifikan dengan kualitas hidup terkait kesehatan

    PENYULUHAN PENYAKIT MENULAR PADA ANAK USIA SEKOLAH DI RA AS-SYUHADA

    Get PDF
    Persoalan yang serius adalah ancaman penyakit menular pada anak usia sekolah karena sekolah merupakan lokasi sumber penularan penyakit infeksi pada anak-anak. Jenis penyakit menular yang mudah menginfeksi di sekolah antara lain, infeksi tangan dan mulut, infeksi mata (konjungtivitis virus), demam berdarah, cacar air, campak, rubela (campak Jerman) dan gondong. Tujuan kegiatan ini adalah orang tua dan guru mengerti dan paham tentang penyakit menular sehingga terciptanya generasi sehat bebas penyakit menular dikalangan anak usia sekolah. Metode yang digunakan adalah panduan penyakit menular dan penyuluhan kepada guru dan orangtua. Sasaran kegiatannya guru dan orangtua dari siswa dan siswi RA Asy Syuhada. Hasil yang diperoleh sebelum dan setelah sosialisasi menunjukkan peningkatan pengetahuan guru dan orantua dengan hasil median pretest 63,6 dan median posttest 87,2 peningkatan ini cukup signifikan. Kegiatan yang dilakukan diharapkan dapat menambah pengetahuan dan mengubah sikap guru dan orangtua terhadap penyakit menular sehingga dapat tercipta generasi sehat

    1,614

    full texts

    1,729

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Yarsi Academic Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇