Yarsi Academic Journals
Not a member yet
    1729 research outputs found

    Pengaruh Kepribadian Hardiness dan Strategi Coping terhadap Burnout pada Pekerja di Masa Pandemi Covid-19

    Get PDF
    Meluasnya kasus penyebaran COVID-19 di Indonesia sangat memengaruhi berbagai bidang kehidupan, sehingga para pekerja harus beradaptasi kembali dengan lingkungan dan pekerjaannya. Apabila pekerja tidak mampu mengelola pekerjaannya di masa pandemi, tekanan demi tekanan sangat mungkin terjadi, sehingga dapat menimbulkan burnout. Sejauh ini, belum banyak studi yang berupaya untuk mengetahui pengaruh kepribadian hardiness dan strategi coping terhadap burnout pada pekerja di masa pandemi COVID-19. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepribadian hardiness dan strategi coping terhadap burnout pada pekerja di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif survei. Responden dalam penelitian ini adalah 385 pekerja di Jakarta berusia 18-58 tahun menggunakan teknik convenience sampling. Instrumen pengambilan data dalam penelitian ini dengan menggunakan kuesioner online Google Form. Instrumen pengukuran dalam penelitian ini menggunakan skala Likert yang disusun berdasarkan dimensi-dimensi burnout, aspek-aspek kepribadian hardiness, dan jenis-jenis strategi coping. Data yang diperoleh dalam penelitian ini kemudian diolah menggunakan teknik analisis regresi linear dan analisis regresi stepwise pada program SPSS for windows version 22.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan pada kepribadian hardiness dan strategi coping terhadap burnout pada pekerja di masa pandemi COVID-19 (p = 0,000; p < 0,05). Implikasi dari penelitian ini dapat dijadikan referensi bagi keilmuan terutama dalam bidang psikologi indsutri dan organisasi. Dalam kehidupan praktis, dapat memberikan sumbangan pemikiran dengan memiliki kepribadian hardiness dan strategi coping dalam memecahkan masalah burnout pada pekerja di masa pandemi COVID-19

    PENGARUH PUSAT KENDALI KESEHATAN DAN PENGETAHUAN TENTANG ROKOK TERHADAP PERILAKU MEROKOK PADA REMAJA

    Get PDF
    Perilaku merokok di pada remaja Indonesia semakin memprihatinkan karena jumlahnya yang terus meningkat setiap tahun dan usia mulai merokok yang semakin muda. Hal ini tentu mempengaruhi kualitas kesehatan mereka saat ini dan kelak di masa yang akan datang. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui apakah pusat kendali kesehatan (Health Locus of Control) dan pengetahuan tentang rokok merupakan prediktor bagi perilaku merokok pada remaja laki-laki. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan penjelasan terhadap keyakinan remaja terhadap perilaku kesehatan khususnya perilaku merokok. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental pada remaja usia 15 – 19 tahun di Yogyakarta dengan menggunakan teknik sampling aksidental. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah kuesioner tentang status perilaku merokok, skala Pusat Kendali Kesehatan dari Wallston dan deVellis dan tes pengetahuan tentang rokok yang telah diujicobakan kepada tiga puluh (30) subjek. Reliabilitas pada skala Pusat Kendali Kesehatan diperoleh nilai α 0,879; artinya skala Pusat Kendali Kesehatan memiliki reliabilitas yang baik. Sedangkan untuk tes reliabilitas alat ukur tes pengetahuan tentang rokok adalah KR = 0,64156; artinya tes tersebut cukup dapat diandalkan. Analisis data dengan menggunakan regresi logistik mendapatkan kesimpulan bahwa pusat kendali kesehatan bukan merupakan prediktor yang signifikan terhadap perilaku merokok pada remaja (ԍ 0,7 < X² ,841 dengan α = 0,05). Pusat kendali kesehatan hanya menjelaskan perilaku merokok sebesar 0,5% saja sedangkan pengetahuan merupakan prediktor yang signifikan terhadap perilaku merokok remaja (ԍ 17,69 > X² ,841 dengan α 0,05. Pengetahuan tentang rokok secara signifikan mempengaruhi perilaku merokok

    GAMBARAN HEALTH-RELATED QUALITY OF LIFE PADA IBU HAMIL DI YOGYAKARTA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran health-related quality of life pada ibu hamil di yogyakarta. Health-related quality of life adalah persepsi individu tehadap kesehatan fisik dan kesehatan mental sepanjang waktu . Gambaran health-related quality of life pada ibu hamil berfungsi untuk melihat kesiapan ibu menjelang persalinan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif studi kasus dan menggunakan metode pengumpulan data observasi, wawancara dan medical record sebagai triangulasi data. Subjek dari penelitian ini adalah ibu hamil yang tinggal di wilayah provinsi yogyakarta. Hasil penelitian adanya gambaran health-related quality of life yang berat pada Trimester I periode kehamilan. Pada aspek kesehatan fisik meliputi : Mual dan Muntah, Nyeri, Intensitas Buang Air Kecil (BAK) dan Flek (Spotting). Pada aspek Kesehatan Mental individu terdapat beberapa gangguan yaitu : emosi yang dipengaruhi oleh Ngidam maupun aktivitas sosial (Faktor Kelelahan), selanjutnya terdapat hambatan aktivitas sosial yang dipengaruhi oleh kondisi Fisik. Sumber Dukungan Sosial (Resources Social Suport) juga dapat menjadi sumber peningkatan kecemasan dan motivasi pada ibu hamil. Selain itu, Faktor pengalaman pada kehamilan sebelumnya dapat berpengaruh terhadap gambaran kehamilan yang akan datang

    STUDI DESKRIPTIF MENGENAI SUBJECTIVE WELLBEING PADA REMAJA PENDERITA THALASEMIA MAYOR DI YAYASAN POPTI BANDUNG

    Get PDF
    Thalasemia Mayor merupakan sindroma kelainan darah yang paling sering terjadi, kelainan darah ini diturunkan orang tua pada anak-anaknya dan memerlukan pengobatan seumur hidupnya. Dari data yang ditemukan penderita Thalasemia Mayor yang berada dan berobat di Yayasan POPTI Bandung sebagian besar adalah remaja. Pada usia remaja ini, tugas perkembangan yang dijalani menjadi lebih sulit, karena adanya keterbatasan kondisi fisiknya. Penderita mengalami penyakit kronis, tidak jarang mengalami perlakuan yang negatif dari lingkungannya. Penelitian ini berdasarkan pada fenomena di Yayasan POPTI Bandung, yang menunjukkan terdapat evaluasi perasaan yang berbeda yang dipersepsi oleh para remaja penderita Thalasemia Mayor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan jumlah subyek 30 orang remaja yang berada di Yayasan POPTI Bandung. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan alat ukur subjective well-being yang dimodifikasi dan dikembangkan dari alat ukur Satisfaction With Life (SWLS) dan Scale of Positive and Negative Experience (SPANE) dari Diener. Alat ukur adaptasi tersebut memiliki item alat ukur yang valid dan memiliki reliabilitas 0,798. Berdasarkan pengolahan data dengan menggunakan analisis deskriptif dengan metode statistik persentase diperoleh data yang menunjukkan bahwa gambaran subjective well-being pada remaja penderita Thalasemia Mayor yang bernaung di Yayasan POPTI Bandung ada yang tinggi dan ada yang rendah, dengan persentase 36,6 % (11 orang) remaja memiliki subjective well-being tinggi dan 63,4 % (19 orang) remaja memiliki subjective well-being rendah. Dari penelitian didapat bahwa faktor kesehatan, keluarga, pengendalian diri, sifat terbuka, hubungan sosial yang positif, merupakan faktor yang memberi kontribusi dalam meningkatkan subjective well-being pada remaja penderita Thalasemia Mayor

    PENINGKATAN KESEHATAN MENTAL MASYARAKAT MELALUI PENGOBATAN KOMPLEMENTER-ALTERNATIF “HERBAL” KE DALAM INTEGRASI LAYANAN KESEHATAN

    Get PDF
    Pengobatan Komplementer-Alternatif (PKA) terus berkembang dan menjadi salah satu pilihan pengobatan bagi masyarakat, baik secara global maupun di Indonesia khususnya. PKA memiliki berbagai macam jenis, salah satunya adalah herbal yang termasuk dalam biologically based therapies. Riset Kesehatan Dasar yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan RI di tahun 2013 menunjukkan sebanyak 30,4% masyarakat Indonesia menggunakan PKA dengan hampir sebagian besar memilih metode herbal. Salah satu contoh dari fenomena tersebut dapat dilihat dari meningkatnya jumlah pengunjung Poli Obat Tradisional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo. Pada tahun 2008 tercatat sebanyak 1.294 pengunjung dan meningkat menjadi 2.439 pengunjung di tahun 2009. Melihat pesatnya peningkatan jumlah peminat layanan pengobatan herbal, Menteri Kesehatan RI membuat keputusan yang mengatur tentang standar pelayanan medik herbal di Indonesia pada tahun 2008. Pada tahun 2011 salah satu program unggulan Departemen Kesehatan juga terkait dengan pemanfaatan obat herbal, yaitu menetapkan obat herbal atau jamu masuk ke dalam pelayanan kesehatan primer. Penulis telah melakukan tinjauan pustaka dan akan membahas efektivitas PKA “herbal” dalam meningkatkan derajat kesehatan mental masyarakat melalui artikel ini. Diharapkan setelah membaca paparan tersebut para profesional kesehatan mau mengintegrasikan PKA “herbal” ke dalam layanan kesehatan yang mereka sediakan khususnya untuk meningkatkan kesehatan mental masyarakat

    EMPLOYEE ASSISTANT PROGRAM: PENDAMPINGAN BAGI KARYAWAN YANG BERMASALAH DENGAN KARTU KREDIT (STUDI KASUS)

    Get PDF
    Employee Assistant Program (EAP) adalah proses pendampingan bagi karyawan yang bermasalah, dilakukan oleh psikolog bidang industri. Tidak dipungkiri bahwa permasalahan yang dibawa oleh karyawan, baik itu berupa masalah pribadi, keluarga, pola asuh anak, keuangan, hubungan dengan orang lain, masalah pekerjaan dan sebagainya, akan berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Masalah keuangan, menjadi masalah utama dalam pengelolaan keuangan, dan apabila pemecahan permasalahan tersebut dengan mengandalkan kartu kredit yaitu penggunaan kartu kredit yang berlebihan sehingga karyawan tidak bisa membayar, yang akhirnya didatangi oleh penagih di tempat kerja maupun di rumahnya. Hal ini akan berpengaruh pada kehidupan rumah tangga dan juga kinerja. Subyek penelitian 2 orang yang bekerja di perusahaan manufaktur, laki-laki,dan jabatan Kepala Seksi (jabatan menengah bawah yang membawahi Mandor dan Regu, dengan 20 – 30 orang bawahan). Atas dasar laporan dari atasannya maka dapat dilakukan pendampingan untuk dapat membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi. Kedua karyawan telah mendapatkan Surat Peringatan karena kurang konsentrasi dan lalai. Penanganan awal oleh staff Hubungan Industrial, tetapi melihat kasusnya diteruskan oleh psikolog yang ada di perusahaan. Dengan metode studi kasus memakai teknik konseling dan terapi menyarankan perlu adanya pengaturan keuangan dengan mengangsur tunggakan dan mencoba melihat proritas.kebutuhan

    PENGARUH PERSEPSI GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN TRANSAKSIONAL TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh persepsi gaya kepemimpinan transformasional dan transaksional terhadap kepuasan kerja karyawan. Sampel dalam penelitian ini adalah perusahaan yang bergerak di bidang pembiayaan kendaraan bermotor di wilayah Bogor, yang berjumlah 151 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah nonprobability sampling. Analisis data menggunakan multiple regression analysis dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan intellectual stimulation, management by exception active dan contingent reward terhadap kepuasan kerja. Proporsi varians dari kepuasan kerja yang dijelaskan oleh semua independent variable yang diteliti dalam penelitian sebesar 46.6%. Hasil uji hipotesis minor menunjukkan bahwa dimensi intellectual stimulation dari variabel gaya kepemimpinan transformasional serta dimensi management by exception active dan contingent reward dari variabel gaya kepemimpinan transaksional, memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja. Sementara itu, dimensi idealized influence, inspirational motivation, dan individualized consideration dari gaya kepemimpinan transformasional serta dimensi management by exception passive dari gaya kepemimpinan transaksional tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan kerja

    PARTISIPASI WARGA TERDAMPAK BENCANA DALAM PROGRAM MITIGASI BENCANA ERUPSI MERAPI DI YOGYAKARTA

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji peranan variabel penilaian keadilan prosedural, penilaian keadilan distributif dan penilaian keadilan interaksional terhadap partisipasi warga dalam program mitigasi bencana erupsi merapi. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei. Hasil penelitian menunjukkan F regresi sebesar 35,325 dengan p < 0,01, sehingga menunjukkan adanya peranan yang signifikan antara variabel penilaian keadilan prosedural, penilaian keadilan distributif dan penilaian keadilan interaksional terhadap variabel partisipasi warga dalam progam mitigasi bencana erupsi merapi

    SELF TALK SEBAGAI SALAH SATU METODE UNTUK MENINGKATKAN POTENSI DIRI

    Get PDF
    Studi literatur tentang ini didasari oleh keingin tahuan peneliti mempelajari keefektifan metode tersebut terhadap peningkatan potensi diri dan performa hidup di setiap bidang kegiatan manusia. Tujuannya adalah 1) pemahaman tentang bagaimana kekuatan perasaan positif sangat diperlukan dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari, 2) mengetahui bagaimana mengenali dan mencapai perasaan positif tersebut. Metode yang digunakan adalah studi literatur berupa kajian jurnal terkini yang diterbitkan di berbagai jurnal on line resmi. Kajian tentang Self talk ini pertama kali diperkenalkan oleh Albert Ellis. Metode ini menekankan pada kekuatan berbicara pada diri sendiri yang dilakukan secara berulang-ulang menggunakan kalimat positif. Hasil penelusuran literatur menunjukkan bahwa penerapan Self talk di bidang pendidikan dapat mendorong pelajar lebih fokus pada proses penerimaan diri dan ketrampilan. Di bidang sport/olah raga, menunjukkan para atlet yang melakukan positif Self talk mempunyai performa yang lebih baik saat latihan maupun saat bertanding. Di bidang organisasi, metode Self talk membuktikan sangat efektif dalam meningkatkan produktifitas pekerja. Kesimpulan nya adalah positif Self talk lebih mempengaruhi kepada hal-hal yang positif, sehingga setiap orang yang sering melakukan percakapan positif akan menjadi lebih percaya diri dan meningkat kualitas hidup nya

    Sikap Terhadap Perilaku, Normatif Subjektif, dan Persepsi Kontrol Perilaku Sebagai Prediktor Intensi Olahraga pada Remaja di DKI Jakarta

    Get PDF
      Pada dasarnya olahraga adalah kebutuhan bagi setiap manusia didalam kehidupan, supaya kondisi fisik dan kesehatannya tetap terjaga. Olahraga merupakan suatu bentuk aktivitas fisik yang terencana, yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kebugaran jasmani. Theory of Planned Behavior (TPB) dapat digunakan untuk memprediksi dan memahami niat orang untuk melakukan atau terlibat dalam berbagai kegiatan, termasuk olahraga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kekuatan prediksi sikap terhadap perilaku, normatif subjektif, dan persepsi kontrol perilaku, terhadap intensi olahraga pada remaja DKI Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan jenis korelasional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang dibuat sendiri oleh peneliti berdasarkan Theory of Planned Behavior (TBP) dengan malalui google form dengan melibatkan 136 responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non probability sampling dengan menggunakan cara convenience sampling. Analisis data yang digunakan yaitu analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menghasilkan bahwa sikap terhadap perilaku, normatif subjektif, dan persepsi kontrol perilaku menyumbang sebesar 50,2% terhadap intensi olahraga pada remaja di DKI Jakarta. Ketiga predikor tersebut merupakan prediktor yang signifikan, terhadap intensi olahraga pada remaja di DKI Jakarta. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pengembangan pengetahuan, pada bidang ilmu psikologi kesehatan dan psikologi pendidikan terkait Theory of Planned Behavior terhadap intensi olahraga pada remaja

    1,614

    full texts

    1,729

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Yarsi Academic Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇