Yarsi Academic Journals
Not a member yet
    1729 research outputs found

    Hubungan Penyuluhan Kesehatan dengan Tingkat Pengetahuan Mengenai Pengaruh Lingkungan Penyebab Diare pada Anak Sekolah Menengah Pertama Global Islamic School Jakarta dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penyuluhan kesehatan dan peningkatan pengetahuan siswa mengenai pengaruh lingkungan terhadap diare di SMP Global Islamic School Jakarta. Diare adalah penyakit yang sering menyerang anak-anak, dengan kebersihan lingkungan yang buruk sebagai faktor utama penyebabnya. Penyuluhan kesehatan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah diare. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen. Sampel penelitian terdiri dari 120 siswa, yang dipilih dengan metode one group pre-test dan post-test menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur pengetahuan siswa tentang faktor lingkungan yang menyebabkan diare, baik sebelum maupun setelah penyuluhan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan siswa setelah penyuluhan. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara penyuluhan kesehatan dan peningkatan pengetahuan siswa mengenai pengaruh lingkungan terhadap diare (p < 0,05). Penelitian ini merekomendasikan agar penyuluhan kesehatan dilakukan secara berkala di sekolah untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya kebersihan lingkungan dalam pencegahan diare. Dalam pandangan Islam, kebersihan adalah bagian dari iman, sebagaimana diajarkan dalam Al-Qur'an dan hadis Nabi Muhammad SAW, yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan. Oleh karena itu, penyuluhan kesehatan tidak hanya meningkatkan pengetahuan siswa tetapi juga sejalan dengan prinsip-prinsip kesehatan dalam Islam untuk pencegahan diare

    Hubungan Konsumsi Susu dan Produk Olahannya dengan Kejadian Acne Vulgaris pada Siswa/I Kelas 12 di SMA 4 Bekasi dan Tinjauannya dalam Pandangan Islam

    Get PDF
    Pendahuluan: Akne vulgaris adalah kelainan inflamasi kronis yang terjadi pada unit pilosebasea, salah satu penyebabnya yaitu peningkatan konsumsi susu serta produk olahannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara Konsumsi Susu dan Produk Olahannya dengan Kejadian Akne Vulgaris pada Siswa/i Kelas 12 di SMAN 4 Bekasi, dan tinjauannya dalam islam. Metode: Penelitian ini menggunakan observasi analitik dengan desain cross sectional. Responden merupakan siswa/i kelas 12 di SMAN 4 Bekasi. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh menggunakan kuesioner dan diolah menggunakan SPSS. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan prevalensi kejadian akne vulgaris pada siswa/i kelas 12 di SMAN 4 Bekasi mencapai 62,9%. Sebanyak 53,6% selalu mengonsumsi susu. Berdasarkan hasil analisis dengan uji chi square terlihat adanya hubungan bermakna antara konsumsi susu dengan kejadian akne vulgaris dengan nilai p=0,026. Lalu, tidak terdapat hubungan signifikan antara konsumsi produk olahan susu seperti yoghurt (p=0,868), keju (p=0,519), milkshake (p=0,675), mentega (p=0,155), cokelat (p=0,226), dan es krim (p=0,353) dengan kejadian akne vulgaris. Islam menekankan pentingnya keseimbangan pola makan dan melarang perilaku berlebihan. Konsumsi susu dan produk olahannya secara berlebihan dapat memberikan dampak negatif, seperti meningkatkan risiko akne. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa prevalensi kejadian akne vulgaris pada siswa/i kelas 12 di SMAN 4 Bekasi cukup tinggi (62,9%). Sebagian besar responden selalu mengonsumsi susu (53,6%). Terdapat hubungan yang bermakna antara konsumsi susu dengan kejadian akne vulgaris. Sebaliknya, konsumsi produk olahan susu seperti yoghurt, keju, milkshake, mentega, cokelat, dan es krim tidak memiliki hubungan signifikan dengan kejadian akne. Islam menekankan pentingnya keseimbangan pola makan dan melarang perilaku berlebihan

    Hubungan Penggunaan Tote Bag dengan Kejadian Low Back Pain (LBP) pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas YARSI Angkatan 2022 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam

    Get PDF
    Mahasiswa FK perlu membawa banyak hal dalam tas untuk keperluan kuliah, dan tas yang populer digunakan adalah jenis tote bag yang dapat mengakibatkan LBP akibat menimbulkan beban asimetris di punggung. Metode: Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan design cross-sectional. Sampel penelitian adalah mahasiswa pengguna tote bag dan diambil dengan teknik Simple Random Sampling. Jumlah sampel ditentukan dengan rumus slovin. Pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuesioner RMDQ online dan penimbangan berat tas serta berat penggunanya, kemudian dianalisis dengan metode Chi-Square. Hasil: Dari 59 sampel, sebanyak 25 orang (42%) mengalami LBP. Mayoritas menggunakan tas “Ringan” (95%) dengan 23 penggunanya mengalami LBP. Kejadian LBP juga paling banyak terjadi pada penggunaan tas selama 30 – 60 menit per hari, yaitu sebanyak 12 dari 26 orang. Kesimpulan: Tidak ditemukan hubungan signifikan antara penggunaan tote bag dengan LBP (p > 0.05)

    ANALISIS KEWENANGAN MAHKAMAH KONSTITUSI DALAM MEMUTUS SENGKETA PERSELISIHAN HASIL PEMILIHAN UMUM (STUDI PUTUSAN NOMOR 03-03/PHPU DPD-XXII/2024)

    Get PDF
    Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 03-03/PHPU.DPD-XXII/2024 menimbulkan problematika yuridis terkait batas kewenangan lembaga peradilan pemilu. Latar belakangnya adalah penerimaan sengketa administratif terkait Daftar Calon Tetap (DCT) oleh Mahkamah, yang seharusnya merupakan ranah PTUN, serta sikap Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang mengabaikan putusan PTUN yang bersifat final and binding. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan putusan. Data bersumber dari data sekunder yang dianalisis secara kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa Mahkamah Konstitusi dinilai telah melampaui kewenangannya (ultra vires) sebagaimana diatur Pasal 24C UUD 1945, karena pokok sengketa adalah administrasi pencalonan, bukan perselisihan hasil suara. Pertimbangan hakim yang berdalih electoral justice dinilai menciptakan ambiguitas hukum dan inkonsisten dengan yurisprudensi sebelumnya mengenai masa jeda mantan narapidana. Dari perspektif Islam, kepemimpinan adalah amanah, dan pelolosan calon berstatus mantan terpidana korupsi dianggap belum sejalan dengan nilai moral keadilan Islam. Kesimpulannya, putusan ini mengaburkan batas yurisdiksi dan mencederai asas kepastian hukum serta integritas pemilu.Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 03-03/PHPU.DPD-XXII/2024 menimbulkan problematika yuridis terkait batas kewenangan lembaga peradilan pemilu. Latar belakangnya adalah penerimaan sengketa administratif terkait Daftar Calon Tetap (DCT) oleh Mahkamah, yang seharusnya merupakan ranah PTUN, serta sikap Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang mengabaikan putusan PTUN yang bersifat final and binding. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan putusan. Data bersumber dari data sekunder yang dianalisis secara kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa Mahkamah Konstitusi dinilai telah melampaui kewenangannya (ultra vires) sebagaimana diatur Pasal 24C UUD 1945, karena pokok sengketa adalah administrasi pencalonan, bukan perselisihan hasil suara. Pertimbangan hakim yang berdalih electoral justice dinilai menciptakan ambiguitas hukum dan inkonsisten dengan yurisprudensi sebelumnya mengenai masa jeda mantan narapidana. Dari perspektif Islam, kepemimpinan adalah amanah, dan pelolosan calon berstatus mantan terpidana korupsi dianggap belum sejalan dengan nilai moral keadilan Islam. Kesimpulannya, putusan ini mengaburkan batas yurisdiksi dan mencederai asas kepastian hukum serta integritas pemilu.   Kata Kunci: Kewenangan Mahkamah Konstitusi, Sengketa Pemilu, Putusan 03-03/PHPU.DPD-XXII/2024, Keadilan Pemilu, Administrasi Pemilu &nbsp

    Evaluation of Risk Management in Lending Activities by LKM Artha Kerta Raharja

    Get PDF
    This study aims to provide comprehensive insights into loan disbursement procedures, risk evaluation, and the role of Microfinance Institutions (MFIs) in promoting financial inclusion. A qualitative research method was employed, using observation, interviews, and documentation for data collection. The research was conducted at Artha Kertaraharja Microfinance Institution located in Cikupa, Tangerang Regency, with a focus on evaluating risk management in loan disbursement activities. Data were obtained through structured and semi-structured interviews and document analysis. The findings indicate that Artha Kertaraharja MFI primarily provides microloans and multi-purpose business loans to strengthen working capital, improve living standards, and support regional economic development. The loan disbursement process includes assessing borrower profiles, determining loan amounts, and analyzing owned assets. Risk evaluation plays a crucial role in this process. The MFI applies the Rate Payment Capacity (RPC) method to assess credit risk by calculating borrowers’ net income after household and business expenses to measure repayment ability. Additionally, Artha Kertaraharja MFI implements persuasive, non-coercive collection approaches, offers preventive solutions, and provides credit insurance for borrowers experiencing serious repayment difficultiesPenelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang komprehensif tentang prosedur pemberian kredit, evaluasi risiko, dan peran Lembaga Keuangan Mikro dalam memfasilitasi inklusi keuangan di masyarakat. Metode penelitian kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian dilakukan di LKM Artha Kertaraharja. Objek penelitian adalah evaluasi pengelolaan risiko dalam pemberian kredit oleh LKM tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKM Artha Kertaraharja fokus pada pemberian kredit mikro dan multi guna usaha untuk meningkatkan modal kerja, taraf hidup, dan mendukung perputaran ekonomi regional. Proses pemberian kredit melibatkan evaluasi profil nasabah, penentuan jumlah kredit, dan analisis aset nasabah. Metode analisis kredit mikro menggunakan Rate Payment Capacity (RPC) untuk menentukan risiko kredit. LKM juga memiliki prosedur penagihan yang persuasif, memberikan solusi sebelum masalah berkembang, dan asuransi kredit bagi nasabah yang mengalami kesulitan pembayaran

    Reshaping Location Decisions in Uncertainty: Sectoral FDI Trends in Indonesia

    Get PDF
    This study examines changes in foreign direct investment (FDI) location and sectoral patterns in Indonesia before and during the COVID-19 pandemic by comparing primary, secondary, and tertiary sectors using descriptive quantitative analysis of BKPM data from 2019–2022. The findings reveal persistent sectoral and geographical differences: primary sector FDI remains concentrated in resource-rich regions such as Sumatra and Kalimantan, while secondary and tertiary sector investments continue to cluster in Java, particularly in industrial and urban areas. Despite the global uncertainty caused by the pandemic, no fundamental shift in sectoral location preferences is observed, indicating structural stability in Indonesia’s FDI determinants. The study contributes original insights by integrating sectoral classification with sub-national location analysis during a crisis period, an aspect that has received limited attention in prior FDI literature. The implications of this research are twofold: theoretically, it extends FDI location theory by demonstrating the resilience of sector-specific location advantages under conditions of uncertainty; practically, it provides policymakers with evidence to design targeted regional investment strategies that align infrastructure development, resource endowments, and market accessibility with sectoral investment needs in emerging markets such as IndonesiaThe purpose of this research is to compare the distinctiveness of foreign investment in Indonesia before and after the Covid-19 period using primary, secondary, and tertiary FDI and location data analysis within an emerging market (Indonesia). The article demonstrates how the primary sector differs from the secondary and tertiary sectors. This paper review and analysis using Indonesia FDI data. This study reinforces this viewpoint and further provides some guidance for future research on FDI in an emerging market. The analysis shows that FDI in Indonesia differs by sector, with the primary sector concentrated in provinces on Indonesia's major islands, such as Sumatra and Kalimantan, and the secondary and tertiary sectors concentrated in Java. The concept of FDI location decisions by sector and region is expanded by the author. This paper also contributes to the growing body of literature on the impact of the Covid- 19 outbreak on the economic decline. Further work to develop and test these ideas in a broader context is needed.

    Hubungan antara Status Gizi dengan Terjadinya Dengue Shock Syndrome pada Anak di RSUD Kabupaten Bekasi Periode 2019-2024

    Get PDF
    Anak merupakan kelompok yang rentan mengalami demam berdarah dengue. Dengue shock syndrom merupakan kondisi lanjutan dari demam berdarah dengue yang kemudian mengalami syok. Salah satu faktor yang mungkin dapat mempengaruhi terjadinya dengue shock syndrom adalah status gizi. Penelitian retrospektif cross sectional ini dilakukan di RSUD Kabupaten Bekasi dan bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan terjadinya dengue shock syndrome pada anak. Terdapat 69 sampel data yang memenuhi kriteria inklusi dalam penelitian ini. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-square menggunakan SPSS. Pada penelitian ini didapatkan nilai p-value = 0,250, sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan signifikan antara status gizi dengan terjadinya dengue shock syndrome pada anak di RSUD Kabupaten Bekasi

    PSIKOLOGI KESEHATAN DAN FAKULTAS PSIKOLOGI UNIVERSITAS YARSI

    Get PDF
    Psikologi Kesehatan adalah salah satu sub disiplin ilmu Perilaku ( Psikologi) yang relatif muda dan baru mulai berkembang pesat sejak sekitar tahun 1970. Perkembangan Psikologi Kesehatan merubah pikiran orang, tentang pemahaman akan masalah kesehatan manusia.Pada umumnya orang berpendapat bahwa orang yang sehat adalah orang yang tidak menunjukkan :1. Gejala penyakit atau luka pada tubuhnya2. Tanda-tanda obyektif yang menunjukkan bahwa tubuh tidak berfungsi dengan baik, seperti contohnya, hasil pengukuran tekanan darah.Padahal pengertian sehat benar-benar terkait dengan rentang keadaan positif dari kenyamanan fisik, mental dan sosial. Jadi tidak sekedar tidak adanya gejala-gejala penyakit pada kondisi fisiknya, namun lebih ditandai oleh berbagai variasi tanda-tanda kesehatan yang sekaligus menyertakan gaya hidup seseorang.Era agraris, menuju era industrialis, yang kemudian diikuti oleh era informatika berjalan selama ini di negeri tercinta kita, Indonesia. Dari hasil pengamatan kita, pada era industrialis dan informatika ini persoalan kesehatan utama adalah berkembangnya penyakit kronis yang menurut hasil penelitian mutakhir, menjadi mayoritas penyebab kematian.Kita bersama tidak dapat mengingkari kondisi sosialpsikologis bangsa yang benar-benar kurang sehat ( “sakit “ ), baik secara fisik, mental dan sosial bangsa sejak krisis ekonomi beberapa tahun lalu, yang hingga saat ini tanpa kenyataan akan adanya perbaikan-perbaikan. Dengan pemahaman tentang Psikologi Kesehatan mudah-mudahan kita paling tidak, dapat menambah kesadaran akan pentingnya wawasan kongkrit dalam upaya menunjang kesehatan bangsa Indonesia.Salah satu penyakit yang terkait dengan era industri dan era infomatika adalah keberadaan beberapa penyakit kronis yang berakibat penderita berada dalam ketidakmampuan ( cacat fisik/disabilitas ). Dalam kondisi seperti ini maka peran dari Psikolog Kesehatan, diharapkan dapat membantu pasien berpenyakit kronis, untuk mengelola penyakit yang dideritanya, agar pasien dapat hidup dengan kualitas hidup optimal melalui penyesuaian diri dengan penyakitnya. Peran Psikologi Kesehatan tersebut merupakan ilmu yang mengfokuskan diri pada upaya preventif tertier bagi keberlangsungan kondisi masyarakat yang sehat

    PENDEKATAN PSIKOLOGI KLINIS MAKRO DALAM PENANGANAN KESEHATAN KOMUNITAS

    Get PDF
    Makalah ini berasal dari berbagai tulisan yang pernah terbit ataupun untuk kalangan terbatas. Tujuannya adalah merangsang peserta konferensi untuk memikirkan perkembangan psikologi klinis makro sesuai dengan konteks Indonesia. Apa yang telah dipikirkan, dilakukan, diteliti, dan ditulis oleh para rekan di negara-negara lebih maju dapat dijadikan contoh tentang apa saja yang dapat kita lakukan di sini. Pemikiran psikologi komunitas global oleh Anthony Marsella, seorang tokoh senior psikologi kesehatan, dapat digunakan sebagai bahan pemikiran pengembangan psikologi klinis makro dan kesehatan komunitas saat menghadapi pasar bebas. Kita akan mampu bersaing bila kita mengembangkan kekayaan kebhinekaan budaya, kebijaksanaan dan kewaskitaan lokal, seni, tradisi, dan berbagai perilaku khas suku bangsa yang ada di negara kita sebagai landasan pengembangan psikologi nusantara. Apabila kita memenuhi tri dharma perguruan tinggi sebagai akademisi, psikologi nusantara akan mampu bersaing di dunia global dengan pasar bebasnya. Khususnya psikologi klinis makro dan penanganan kesehatan komunitas dapat berkembang sesuai dengan hasil penelitian dan pengabdian masyarakat akademisi kita di masing-masing perguruan tinggi yang ada

    Cyberloafing Mahasiswa pada Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19 Ditinjau dari Kontrol Diri

    Get PDF
    Pandemi Covid-19 membawa berbagai perubahan dalam kehidupan, termasuk dengan diberlakukannya pembelajaran daring yang selama proses berlangsungnya memungkinkan terjadinya akses internet untuk hal-hal lain di luar pembelajaran yang disebut dengan cyberloafing. Tujuan penelitian ini guna menguji hubungan antara kontrol diri dengan cyberloafing mahasiswa pada pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19. Metode penelitian menggunakan kuantitatif korelasional. Teknik purposive sampling digunakan untuk memperoleh subjek penelitian dengan kriteria subjek yaitu mahasiswa aktif S1 Universitas X yang sedang menjalani pembelajaran daring, dengan jumlah 352 responden. Analisis data menggunakan analisis korelasi Product Moment Pearson dengan bantuan program SPSS for windows. Hasil yang didapat yaitu r = -0,609 dan signifikansi p = 0,000 (p < 0,05) yang berarti bahwa ada hubungan negatif yang sangat signifikan antara kontrol diri dengan cyberloafing. Dari hasil kategorisasi, variabel cyberloafing ada pada kategori rendah dan kontrol diri ada pada kategori tinggi. Penelitian ini mengandung implikasi agar kedepannya mahasiswa dapat mempertahankan dan mengembangkan sikap bijaknya dalam mengakses internet sehingga tidak ada kesempatan untuk melakukan penyalahgunaan internet untuk hal yang tidak bermanfaat selama proses belajar mengajar berlangsung

    1,614

    full texts

    1,729

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Yarsi Academic Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇