Yarsi Academic Journals
Not a member yet
    1729 research outputs found

    PENGARUH MEMBACA AL-QUR’AN TARTIL DAN PENGHAYATAN MAKNA AYAT AL-QUR’AN UNTUK MENURUNKAN TINGKAT STRES PADA PENDERITA DIABETES MELLITUS TIPE DUA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh membaca al-Qur’an tartil dan penghayatan makna ayat Al-Qur’an untuk menurunkan tingkat stres pada penderita diabetes mellitus tipe dua. Desain penelitian menggunakan desain A-B-A dengan satu subyek penderita diabetes mellitus dengan tingkat stres sedang. Subyek diberikan skala stres yang dibuat oleh peneliti. Penelitian dilakukan mulai dari sebelum perlakuan, perlakuan, setelah perlakuan, dan follow –up. Perlakuan berlangsung selama empat sesi dan satu minggu setelah perlakuan (follow-up) untuk memonitor kondisi subyek setelah terapi dihentikan. Hasil penelitian membaca al-Qur’an secara tartil dan penghayatan makna ayat yang dilakukan dapat menurunkan skor skala stres subyek penderita diabetes mellitus tetapi masih pada kategori yang sama yaitu pada tingkat stres kategori sedang

    KETAKUTAN AKAN KEMATIAN DAN RELIGIUSITAS

    Get PDF
    Dalam kehidupan manusia, kematian merupakan hal yang pasti. Meskipun pasti akan terjadi, namun kapan waktunya hal itu akan datang, dengan cara apa, dan dimana kematian akan datang tidak ada yang mengetahui dengan pasti. Meskipun pada umumnya semakin tua usia manusia maka akan semakin mendekati ke kematian, hal ini tentunya menimbulkan ketakutan akan kematian. Banyak penelitian sebelumnya yang menemukan bahwa orang yang religius akan lebih tenang menghadapi kematian. Apabila hal ini diyakini maka bukan tidak mungkin terjadi hal yang sebaliknya, semakin takut akan kematian maka seseorang menjadi semakin religius. Penelitian ini bertujuan mengetahui keterkaitan ketakutan akan kematian dengan religiusitas seseorang. Responden dalam penelitian ini adalah orang yang sudah berusia 60 tahun keatas berjumlah 117 orang. Metode pengumpulan data menggunakan skala ketakutan akan kematian dan religiusitas. Hasil penelitian menemukan adanya keterkaitan antara ketakutan akan kematian dengan religiusitas. Semakin baik religiusitas seseorang maka akan semakin rendah ketakutan terhadap kematian

    Validitas dan Reliabilitas Wisconsin Card Sorting Test (WCST) Online Computerized: Korelasi Skor WCST dengan Prestasi Akademik

    Get PDF
    Cognitive flexibility (CF) merupakan salah satu inti dari suatu set perkembangan di otak yang disebut executive function. CF memiliki peran dalam mengubah perspektif untuk memecahkan suatu masalah secara fleksibel sesuai dengan tuntutan, aturan, maupun prioritas baru. CF memiliki keterkaitan yang erat dengan penyesuaian perilaku dalam perubahan lingkungan. Dalam pengukurannya digunakan tes neuropsikologi Wisconsin Card Sorting Test (WCST) yang dikembangkan oleh Berg dan Grant. Penelitian mengenai WCST di Indonesia masih belum banyak ditemukan, terutama berbasis online computerized. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui reliabilitas dan validitas Wisconsin Card Sorting Test (WCST) berbasis online computerized dalam mengukur cognitive flexibility (CF). Metode analisis validitas yang digunakan adalah uji validitas kireteria konkuren, melalui analisis korelasi antara skor kesalahan perseverasi pada WCST online computerized dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) partisipan. Analisis validitas menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif, tetapi tidak signifikan antara skor perseverasi dan IPK, r = 0.133, p = 0.163. Sedangkan, hasil analisis reliabilitas split-half setelah menerapkan rumus Spearman-Brown untuk bagian awal/akhir r = 0.61 (p<0,01) dan ganjil/genap, r = 0.80, p <.001. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa WCST online computerized reliabel, tetapi tidak valid dalam mengukur CF. Penelitian ini memberi tambahan pengetahuan terkait dengan WCST online computerized di Indonesia, serta menjadi langkah awal dalam perkembangan WCST berbasis online computerized dan bagi penilaian digital lebih lanjut terkait cognitive flexibility

    Melibatkan Keluarga dalam Program Manajemen Nyeri pada Pasien dengan Nyeri Kronis

    Get PDF
    Nyeri merupakan pengalaman psikologis, bahkan merupakan alasan paling umum bagi seseorang untuk mencari perawatan medis. Sekitar 80 persen kunjungan ke dokter karena alasan nyeri. Lebih dari 30 tahun, pendekatan psikologi telah digunakan dalam asesmen maupun tritmen sindrom nyeri kronis, namun bukan yang menyebabkan kematian seperti low back pain kronis, tension headache dan migraine headache. Baru akhir-akhir ini psikolog mulai mengeksplorasi kegunaan pendekatan psikologi pada kondisi nyeri menetap akibat penyakit yang terus berkembang seperti kanker, arthritis dan sickle cell diseases. Keluarga pasien, selain menerima dampak sakitnya pasien, juga bisa berperan dalam meringankan sakit pasien. Oleh karena itu, program manajemen nyeri biasanya melibatkan keluarga pasien. Disisi lain, pasien nyeri kronis seringkali menarik diri dari keluarga, dan upaya keluarga bertindak suportif justru kontraproduktif. Makalah ini akan membahas bagaimana peran keluarga dalam manajemen nyeri pada pasien dengan nyeri kronis/menetap

    Psikoterapi sebagai Pembuka Hati

    Get PDF
    Ilmu pengetahuan tentang hati/heart (secara psikis) atau jantung/cardiac (secara fisik) adalah pengetahuan yang tidak populer, diabaikan, dan dianggap tidak ada urgensinya. Selain sebagai alat pemompa darah, jantung hati kita memiliki banyak fungsi. Pertama, jantung hati dapat merasakan sesuatu, karena ketika manusia memiliki berbagai macam perasaan, maka rangsangan impuls saraf dari otak akan mempengaruhi kinerja jantung. Manusia sering mengalami perubahan detak jantung ketika mengalami emosi tertentu, sehingga aliran darah juga ikut berubah. Kedua, Dr. J. Andrew Armour telah menemukan adanya “otak” di jantung yang berupa sistem saraf instrisik kompleks. Jantung hati memiliki kecanggihan yang luar biasa bila dibandingkan dengan otak di kepala. “Otak hati” memiliki 40.000 sel saraf yang mampu mendeteksi adanya perubahan hormon, zat kimia saraf, dan informasi yang berada di jantung. Otak hati juga dapat bertindak secara mandiri dalam belajar, mengingat, merasa dan mengindra. Keempat, jantung berkomunikasi dengan otak dan bagian tubuh dengan empat cara: secara neurologis (melalui transmisi impuls saraf), secara biokimia (melalui hormon dan neurotransmiter), secara biofisik (melalui gelombang tekanan), dan melalui interaksi medan elektromagnetik. Melalui medan elektromagnetik jantung hati dapat berkomunikasi dengan orang lain melalui hukum resonansi. Psikoterapi sebagai pembuka hati adalah tesis yang ditawarkan oleh Brant Cortright (2007), dimana kelekatan ibu dan anak pada umumnya tidak sempurna akan membuat perasaan terancam anak kepada orangtua mulai ditekan di bawah sadar. Luka batin ini juga dapat disertai dengan emosi tertentu yang juga ditekan di bawah sadar. Dengan teknik kesadaran, ditemukan bahwa dengan terbukanya hati atau terbukanya luka batin seseorang akan disertai juga dengan peningkatan sensasi fisik (berupa rasa sakit) dan penyakit tertentu. Makalah ini ditulis berdasarkan hasil penelitian, pengalaman praktek dan kajian literatur tentang psikoterapi sebagai membuka hati, yang di dalamnya antara lain mencakup keterkaitan dengan tubuh melalui sensasi fisik berupa rasa sakit dan penyakit fisik

    Kesejahteraan Sosial Remaja Perempuan Pada Penggunaan Aplikasi TikTok

    Get PDF
    Dengan pesatnya perkembangan media sosial, banyak anak remaja perempuan yang mengikuti influencer TikTok dan terpengaruh untuk mengikuti gaya hidup influencer tersebut. Sementara itu realitanya berbeda dan tidak sesuai dengan gaya hidup mereka. Para remaja perempuan seperti terlalu memaksakan diri untuk mengikuti trend sehingga tidak bisa menjadi diri sendiri dan mengurangi kualitas kebahagiaan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti kesejahteraan sosial remaja perempuan pada penggunaan aplikasi tiktok. Penelitian ini merupakan penelitian systematic literature review. Jumlah naskah yang diperoleh sebanyak 26 naskah, melalui proses seleksi, naskah yang kemudian digunakan sebanyak 18 naskah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan penggunaan media sosial. Misalnya saja pada penelitian yang dirilis oleh We Are Social menunjukkan bahwa pengguna media pada Januari 2021 sebanyak 4.20 Miliar orang. Angka ini naik sebanyak 420 juta selama 12 bulan terakhir dan memberikan pertumbuhan dari tahun ke tahun selama 13%. Media sosial saat ini sudah mempunyai fungsi lain yaitu sebagai salah satu ranah untuk bisnis dengan cara memberikan review dan ajakan untuk membeli produk lewat bentuk konten. Orang yang memberikan review dan ajakan untuk membeli produk lewat bentuk konten ini dinamakan influencer. Influencer banyak menginspirasi masyarakat dan tak jarang kehidupan sehari-harinya ditirukan oleh masyarakat terutama oleh remaja perempuan. Namun banyak remaja perempuan menjadi terobsesi dan memaksakan kehendak untuk mengikuti trend tersebut dan jika tidak dapat mengikuti ia tidak merasa bahagia

    PENGARUH DEPRESI DAN COPING STRATEGY TERHADAP KEPUASAN HIDUP LANSIA

    Get PDF
    Kepuasan hidup merupakan tugas akhir dari tahap perkembangan lansia. Proses penuaan yang dialami lansia menjadi permasalahan utama yang melibatkan perubahan-perubahan seperti perubahan fisik, psikologis, dan psikososial. Masalah psikologis yang terjadi pada lansia ialah depresi. Coping strategy menjadi sikap adaptasi dari lansia dalam merespon situasi stres. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sumbangsih antara variabel bebas yaitu depresi dan coping strategy terhadap variabel terikat yaitu kepuasan hidup. Manfaat penelitian ini bermanfaat sebagai referensi atau sudut pandang baru terhadap kepuasan hidup lansia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian yaitu kuantitatif. Alat pengumpulan data menggunakan skala kepuasan hidup, skala depresi BDI, dan skala coping strategy. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara depresi dan coping strategy terhadap kepuasan hidup lansia. Hasil tersebut ditunjukkan melalui nilai Adjusted R Square sebesar 0,853. Artinya, 85,3 % tingkat kepuasan hidup lansia dapat dijelaskan melalui depresi dan coping strategy dan sisanya sebesar 14,7 % dapat dijelaskan melalui variabel-variabel lain

    GAMBARAN KECEMASAN PADA WANITA DEWASA MADYA MENJELANG MENOPAUSE

    Get PDF
    Menjadi tua seringkali merupakan hal yang menakutkan, terutama bagi kaum wanita. Kemunduran fisik yang terjadi pada wanita di usia dewasa madya dapat membuatnya kehilangan kepercayaan diri, merasa tidak berguna, tidak cantik lagi, hingga merasa risau dan tertekan. Pada masa dewasa madya sebagian besar wanita mengalami premenopause, yaitu masa-masa sebelum munculnya perimenopause; masa dimana fungsi reproduksi mulai menurun. Saat menghadapi masa menopause seorang wanita tidak hanya dihadapkan pada masalah penurunan fungsi alat reproduksi saja tetapi juga pada asumsi dan sikap masyarakat bahwa usia menopause adalah usia yang menyedihkan, kehilangan kecantikan, kulit keriput, dan libido menurun. Hal tersebut dapat menyebabkan trauma psikis, depresi, cemas, dan mudah tersinggung. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran kecemasan pada wanita dewasa menjelang menopause. Manfaat penelitian diharapkan dapat memperkaya bidang ilmu psikologi kesehatan terkait pada masalah kualitas hidup wanita dewasa madya terutama mereka yang akan memasuki masa menopause. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif, menggunakan kuesioner yang disusun berdasarkan teori Blackburn dan Davidson yang terdiri dari lima indikator yakni suasana hati, pikiran, gejala biologis, perilaku, dan motivasi. Populasi penelitian adalah wanita dewasa madya yang berada di Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat dengan rentang usia 40 tahun sampai dengan 54 tahun. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan kecemasan yang cenderung tinggi pada wanita dewasa madya menjelang menopause. Gejala-gejala dominan yang terlihat adalah rasa marah, khawatir, gelisah, pusing, dan ketergantungan tinggi pada orang lain. Kecemasan yang dialami dapat disebabkan berbagai hal diantaranya kurangnya dukungan dari orang-orang terdekat, kurangnya informasi mengenai menopause, dan sikap negatif terhadap menopause

    KESIAPAN MAHASISWI MENGHADAPI PERAN GANDA ANTARA WANITA KARIR DAN IBU RUMAH TANGGA

    Get PDF
    Penelitian ini berupa pilot study yang akan dikembangkan menjadi penelitian dengan melibatkan jumlah subyek yang lebih banyak dan alat ukur yang baku. Pilot study ini meminta mahasiswi untuk mengeluarkan ide-ide mereka tentang wanita karir dan ibu rumah tangga. Dari sini dapat diketahui seberapa jauh mahasiswi memiliki aspirasi karir yang tinggi dan bagaimana mereka melihat diri sendiri sebagai (nantinya) ibu yang mengurus anak. Kepada mereka dihadapkan pilihan antara karir dan rumah tangga. Secara lebih khusus, apakah mereka menyadari konsekuensi dari menjadi wanita karir tapi sekaligus merawat keluarga, atau mereka lebih mengutamakan karir (tidak mau menikah, atau menikah tapi tidak mau punya anak) dan karena itu membiarkan pengurusan rumah tangga ke orang lain (pembantu, baby sitter, dsb.). Partisipan terdiri dari mahasiswi Fakultas Psikologi dan mahasiswa Fakultas lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umumnya aspirasi karir mereka cukup tinggi, namun mereka juga menyadari konsekuensi menjadi ibu yang mengurus rumah tangga. Ada kecenderungan bahwa dengan bertambahnya pengalaman berkuliah, semakin mereka menyadari konflik antara peran ganda sebagai wanita karir dan ibu rumah tangga. Umumnya partisipan menyadari pentingnya peran ibu dalam mengasuh anak. Hasil penelitian ini dapat ditindak lanjuti dengan menyusun alat ukur untuk memahami lebih dalam tentang konflik yang dihadapi mahasiswi tentang peran ganda ini

    HUBUNGAN ANTARA ETHNIC IDENTITY DENGAN SELF ESTEEM PADA MASYARAKAT MINAHASA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara ethnic identity dengan self-esteem yang kerap ditemukan dalam budaya kolektif, yang dalam penelitian ini adalah pada masyarakat Minahasa. Penelitian dilakukan dengan menggunakan mixed method yaitu explanatory sequential design dan penentuan sampel dengan metode non-random sampling. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan Multigroup Ethnic Identity Measure (MEIM), Phinney dan Rosernberg Self Esteem Scale (RSE). Kuesioner diberikan kepada 111 responden dari masyarakat Minahasa yang berusia dewasa di desa Tondegesan, Tondegesan 1, Pulutan dan desa Pahaleten, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Sementara metode wawancara dilakukan pada sembilan orang responden. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara ethnic identity dengan self-esteem pada masyarakat Minahasa (r= 0.230, p= 0.15). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi ethnic identity individu Minahasa, maka semakin tinggi self-esteem individu tersebut

    1,614

    full texts

    1,729

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Yarsi Academic Journals
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇