Jurnal FKIP Universitas Mulawarman (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan)
Not a member yet
    1842 research outputs found

    MODEL CSR PENGEMBANGAN PARIWISATA BERBASIS POTENSI LOKAL PADA PROGRAM KAMPUNG WISATA TENUN KHATULISTIWA PONTIANAK

    Get PDF
    Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan pariwisata berbasis potensi lokal yang ada di Gang Sambas, Kelurahan Batu Layang, Kecamatan Pontianak Utara, Kota Pontianak. kegiatan ini dilakukan dalam rangka implementasi tanggung jawab sosial lingkungan perusahaaan (TJSL) atau yang banyak dikenal dengan Corporate Social Responsibility (CSR). penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan data sekunder berupa data laporan CSR perusahaan, jurnal serta media massa untuk memperkaya sumber data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1)  Program Kampung Tenun Khatulistiwa diinisiasi dari potensi lokal berupa warisan budaya tenun Sambas dengan kolaborasi berbagai stakeholder, dari pemerintah, swasta maupun lembaga pendidikan 2)  dalam setiap proses pemberdayaan, perusahaan melibatkan partisipasi aktif masyarakat dari aspek perencanaan sampai dengan monitoring dan evaluasi 3) perusahaan mendorong inovasi sosial program Kampung Tenun Khatulistiwa sehingga dapat bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat penerima manfaat dan keberlanjutan lingkungan. Program ini mampu menciptakan local hero di kelurahan Sambas sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat melalui warisan budaya tenun sambas yang sempat pasif dikarenakan rendahnya kepercayaan diri dalam pengembangan inovasi kerajinan tenun tersebu

    Survei Kondisi Fisik Pada Atlet Bulutangkis Putra U-17 PB Hollywood Samarinda Tahun 2022

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil survey kondisi fisik pada atlet bulutangkis putra U-17 PB Hollywood Samarinda Tahun 2022, ada beberapa komponen yaitu yang terdiri daya tahan, kelentukan, kelincahan, kekuatan, daya ledak, dan kecepatan. Penelitian ini bersifat deskriptif yang bertujuan  untuk menjelaskan kondisi fisik pada atlet bulutangkis putra U-17 PB Hollywood Samarinda Tahun 2022. Populasi atau seluruh atlet bulutangkis putra PB Hollywood Samarinda dalam penelitian ini berjumlah 35 orang atlet, sedangkan sampel penelitian ini dengan berdasarkan umur 15-17 tahun berjumlah 15 orang atlet, dalam teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data menggunakan tes lari 1,6 km untuk daya tahan, tes duduk dan jangkau untuk kelentukan, tes lari bolak balik untuk kelincahan, tes push up untuk kekuatan, tes loncat jauh tanpa awalan untuk daya ledak, dan tes lari 20 meter untuk kecepatan. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dengan persentase menggunakan program SPSS versi 25. Hasil penelitian: (1) Daya tahan atlet bulutangkis putra U-17 PB Hollywood Samarinda Tahun 2022 memperoleh hasil rata-rata 8.96 menit dengan kategori kurang sekali. (2) Kelentukan atlet bulutangkis putra U-17 PB Hollywood Samarinda Tahun 2022 memperoleh hasil rata-rata 11.46 Cm dengan kategori kurang sekali. (3) Kelincahan atlet bulutangkis putra U-17 PB Hollywood Samarinda Tahun 2022 memperoleh hasil rata-rata 10.41 detik dengan kategori baik sekali. (4) Kekuatan atlet bulutangkis putra U-17 PB Hollywood Samarinda Tahun 2022 memperoleh hasil rata-rata 31.93 dalam kategori cukup. (5) Daya ledak atlet bulutangkis putra U-17 PB Hollywood Samarinda Tahun 2022 memperoleh hasil rata-rata 205.53 dengan kategori baik sekali. (6) Kecepatan atlet bulutangkis putra U-17 PB Hollywood Samarinda Tahun 2022 memperoleh hasil rata-rata 3.81 dengan kategori kurang sekali

    Analisis Tuturan Mantra Upacara Nutuk Beham Masyarakat Suku Kutai Adat Lawas Desa Kedang Ipil Kecamatan Kota Bangun Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur

    Get PDF
    Suku Kutai Adat Lawas memiliki suatu kebudayaan yaitu melaksanakan tradisi Upacara Nutuk Beham yang diadakan setiap tahun pada masa Ngattam (panen padi gunung), salah satunya seperti yang dilaksanakan di Desa Kedang Ipil, Kecamatan Kota Bangun. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui tata cara Nutuk Beham pada masyarakat Suku Kutai Adat Lawas di Desa Kedang Ipil; (2) Untuk mengetahui nilai kearifan lokal apa sajakah yang terdapat dalam upacara Nutuk Beham pada masyarakat Suku Kutai Adat Lawas di Desa Kedang Ipil. (3) Untuk mengetahui makna Nutuk Beham pada masyarakat Suku Kutai Adat Lawas di Desa Kedang Ipil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif menggunakan teknik observasi, wawancara, rekam dan menyimak. Fungsi mantra Upacara Nutuk Beham Suku Kutai Adat Lawas berdasarkan hasil analisis fungsinya yakni (1) Fungsi mantra sebagai pengendali social (nasihat); (2) Fungsi mantra siebagai pengingat (peringatan); (3) Fungsi mantra sebagai toleransi; (4) Fungsi mantra sebagai sarana untuk berdoa. Berdasarkan analisis data yang dilakukan adalah ritual mamang (menuturkan mantra) yang dilakukan oleh pemamang (pelaku). Tujuan dari upacara sakral Nutuk Beham adalah komunikasi antara pemamang kepada leluhur atas panen yang sudah di hasilkan serta ungkapan syukur masyarakat Suku Kutai Adat Lawas dan memberi makan kepada roh-roh yang sudah meninggal yang disebut ngasapi. Hasil penelitian yang diperoleh dari analisis data yang telah dilakukan penulis, maka ditemukan hasil penelitian berupa (1) Mantra yang terdiri dari atas beberapa rangkaian kata yang memiliki unsur irama dan rima; (2) Bersifat lisan, sakti atau magis; (3) Bersifat asoferik (Bahasa khusus anatara pembicara dan lawan bicara); (4) Kata-kata yang digunakan kurang umum dalam kehidupan sehari-hari

    Sejarah Pertumbuhan dan Perkembangan Madrasah di Indonesia Pada Era Modern

    Get PDF
    Penelitian ini menggali secara mendalam eksistensi madrasah dalam konteks pendidikan Islam di era kontemporer Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan merujuk pada sumber-sumber primer seperti jurnal ilmiah, penelitian ini menelusuri posisi madrasah dalam hal lulusan, diploma, kurikulum, dan peluang kerja. Hasil penelitian menyoroti bahwa madrasah kini memiliki peran yang setara dengan sekolah umum dalam mencetak lulusan berkualitas dan mempersiapkan mereka untuk dunia kerja. Temuan ini memberikan wawasan mendalam tentang pentingnya madrasah dalam memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat Indonesia yang multikultural, sambil menjaga keberlanjutan nilai-nilai keislaman. Penelitian ini tidak hanya meningkatkan pemahaman kita tentang madrasah, tetapi juga memberikan kontribusi pada pengembangan pendidikan Islam kontemporer

    Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka terhadap Hasil Belajar Mata Pelajaran Ekonomi pada Kelas X-1 SMAN 4 Banjarmasin

    Get PDF
    Penelitian ini menganalisis implementasi kurikulum merdeka terhadap hasil belajar mata pelajaran ekonomi pada kelas X-1 di SMA Negeri 4 Banjarmasin. Tujuan penelitian ini agar mengetahui hasil belajar mata pelajaran ekonomi dari pengimplementasian kurikulum merdeka belajar. Subjek dalam penelitian ini yaitu peserta didik di kelas X-1. Data yang diperoleh peneliti menggunakan observasi, angket dan dokumentasi dengan hasil belajar kelas X-1 pada mata pelajaran ekonomi. Hasil dalam penelitian ini telah menunjukkan bahwa implementasi kurikulum merdeka terhadap hasil belajar mata pelajaran ekonomi pada kelas X-1 SMAN 4 Banjamasin ini sudah dapat terjalankan dengan baik terlihat dari tahap awal yang dijalankan sudah berjalan dengan baik selama satu semester walaupun masih dalam proses penyesuaian, dalam praktik nya program yang telah dijalankan seperti ekstrakulikuler, intrakulikuler dan projek penguatan profil pelajar pancasila sudah terjalan dengan baik. Kelebihan kurikulum merdeka belajar yaitu guru dibebaskan dalam mendesain pembelajara

    Pengembangan Media Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Menggunakan Smarts Apps Creator (SAC) pada Materi Haji dan Umrah

    Get PDF
    Pendidikan di era Society 5.0 menuntut guru agar lebih kreatif dan inovatif dalam mendesain pembelajaran berbasis IT yang efektif dan interaktif. Materi ibadah haji dan umrah pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam menjadi salah satu materi yang memiliki tingkat kompleksitas yang cukup tinggi dan bukan termasuk ibadah rutinan seperti shalat, puasa, zakat, dan membaca Al-Qur’an yang sering diamalkan oleh peserta didik di kehidupan sehari-hari. Smart Apps Creator (SAC) merupakan media yang dianggap mampu memaparkan materi haji dan umrah yang semula bersifat abstrak ke dalam bentuk yang lebih konkret dan realistis. Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D), dengan menggunakan model pengembangan ADDIE, yakni model pengembangan yang terdiri dari lima tahapan, di antaranya yaitu Analysis (analisis), Design (desain), Development (pengembangan), Implementation (implementasi) dan Evaluating (evaluasi). Media pembelajaran  haji dan umrah berbasis Smart Apps Creator (SAC) dinyatakan sangat baik dan layak digunakan. Hasil persentase angket siswa yang menyukai dan termotivasi dengan aplikasi tersebut mencapai 92 %. Kemudian diperkuat dengan hasil pre-test dan post-test siswa yang semula bernilai 74,43 % kemudian meningkat menjadi 94,67 %. SAC merupakan media pembelajaran multimedia yang inovatif dan interaktif, sehingga siswa diharapkan mampu menumbuhkan pemahaman kritis, kreatif, komunikatif, dan kolaboratif

    Improving Fine Motor Skills Through Weaving Activities in Children Aged 5-6 Years at Keledang Kindergarten Loa Janan Ilir Samarinda

    Get PDF
    School as a formal educational institution carries out a series of planned and organized activities, including activities in the teaching and learning process in classrooms at school, directing students to gain understanding, skills, attitudes and values, all of which support student development. The success or failure of achieving educational goals depends a lot on the teaching and learning process that occurs at the learning process point in the classroom, the main factor being the students. The type of research used in this research is classroom action research (PTK). Which aims to improve fine motor skills through weaving activities. The research subjects consisted of class B4, totaling 16 students, consisting of 8 girls and 8 boys at Keledang Loa Janan Ilir Samarinda Kindergarten. The research object was to improve fine motor skills through weaving activities in Keledang Kindergarten students. The percentage is used to describe the increase in student learning outcomes from cycle I and cycle II using the formula according to Daryanto (2011: 192) namely Students who complete their studies in (times) x 100% in (divide): total number of students. in the weaving activities of students in cycle I, meeting I obtained Developing Values ​​According to Expectations (BSH) as many as 3 students and meeting II obtained Developing Values ​​According to Expectations (BSH) as many as 7 students and meeting III was still the same as meeting II with Developing Values ​​According to Expectations (BSH) as many as 7 Students. In cycle II, meeting I obtained Developing Values ​​According to Expectations (BSH) of 8 students and meeting II obtained Developing Values ​​According to Expectations (BSH) of 11 students and meeting III obtained Developing Values ​​According to Expectations (BSH) of 14 students. The graph of the increase in student weaving activities at the Keledang Loa Janan Ilir Samarinda Kindergarten from February and March from cycle I to Cycle II. Weaving activities using origami paper in the B4 group of Keledang Loa Janan Ilir Samarinda Kindergarten have increased. From the results of observations of students' weaving activities, it can be seen that there was an increase in students in each action cycle, in cycle I with a Developing Value According to Expectations (BSH) and a percentage of 43.57% in the sufficient category, and in cycle II with a Developing Value According to Expectations (BSH) and a percentage of 87.5% in the good categor

    EPISTEMOLOGI PLURALISTIK PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PERSPEKTIF ABDURRAHMAN WAHID

    Get PDF
    The diversity that exists in Indonesia is undoubtedly unique, in fact Indonesia has diversity in several aspects, of course this has become a separate icon for various regions of Indonesia, especially in the variety of religions and thoughts. Today, every problem that exists in Indonesia, be it in the economic, political, cultural, racial and ethnic aspects, occurs because of moral degradation and the narrowness of thinking about national democracy. So that this is also an influence on the development of education in Indonesia, especially in religious education. According to Abdurrahman Wahid's (Gus Dur) pluralistic thoughts and views, religious education must pay attention to religious and cultural diversity in society, and must not ignore or marginalize views that differ from the views of the majority of religions. In this study, researchers focus on how pluralistic epistemology in Islamic religious education is from Abdurrahman Wahid's perspective. The method in this study uses qualitative research by presenting data in a descriptive analysis manner compiled through literature review and literature study. The results of this research explain that every community group has the same position in terms of rights and obligations as Indonesian citizens. with a sense of solidarity, tolerance and dialogue will further build a civilized and peaceful nation

    Historical Cultural Maritime Notes and the Integration of Its Values in Shaping the Self-Reliance of Coastal Ecotourism

    Get PDF
    Until now, studies of Indonesian history have primarily concentrated on events that transpired on land, even though more than half of the territory of the Republic of Indonesia is composed of the sea. Such a dependency on the sea among many Indonesians indicates that a substantial portion of the past experiences and activities of the Archipelago's inhabitants has eluded the observation and research efforts of our nation's historians. This trend presents significant opportunities for the growth and development of Indonesian tourism. Indonesia, as the largest archipelagic country in the world, boasts rich biodiversity, a vast coastline of more than 81,000 km, and a total of 17,504 islands, among which 10,000 are classified as small islands, some of which remain unnamed and uninhabited. Mandar is one of the tribes in the archipelago that inhabits the coastal area of Kotabaru, South Kalimantan province, where the sea heavily influences its culture. The results of this study describe the potential for coastal tourism developed by the Mandar Community, which includes Pencak Silat, sea pandan handicrafts, and traditional sea alms ceremonies. The potential for tourism development is expected to transform these attractions into an economic catalyst for the local community in the area

    The Development of the Himpunan Mahasiswa Islam Organization in Medan City Post-Reformation

    Get PDF
    The present study aims to analyze Himpunan Mahasiswa Islam's (HMI) development in Medan City after the reform era, employing a qualitative research design with a case study approach. This study showcases that HMI has developed significantly through in-depth interviews, document analysis, and field observations. The organization has demonstrated its ability to adapt to social, political, and cultural changes. HMI proactively participates in a wide range of social, political, and religious activities that contribute to the betterment of students, campuses, and the local community. By serving as a platform for political education, HMI in Medan City plays a pivotal role in facilitating thoughtful discussions and fostering the advancement of Islamic thought. Moreover, it acts as a catalyst for promoting constructive social change within its sphere of influence. HMI is firmly dedicated to promoting education, protecting students’ rights, and actively advocating for political and social reforms in Indonesia. This research offers valuable insights into the development of HMI in Medan City after the reform era, thereby contributing significantly to the comprehension of the role and potential of student organizations in driving social and political changes in Indonesia

    1,605

    full texts

    1,842

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal FKIP Universitas Mulawarman (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇