Jurnal FKIP Universitas Mulawarman (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan)
Not a member yet
1842 research outputs found
Sort by
Melatih Keterampilan Mengolah Pita Bagi Penghuni Rumah Pengasuhan Wiloso Projo Di Gowongan, Yogyakarta
Anak-anak membutuhkan kegiatan yang mampu mengembangkan keterampilan yang bernilai ekonomi merupakan dasar dari pengabdian ini. Metode pelaksanaan yang diterapkan adalah metode praktek. Metode ini digunakan agar peserta pelatihan dapat berlatih membuat kerajinan tangan secara langsung dengan menggunakan perlengkapan yang telah disediakan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Peserta pelatihan diikuti oleh 18 anak di Rumah Pengasuhan Anak Wiloso Projo. Pertemuan berlangsung selama dua kali pertemuan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk melatih keterampilan mengolah pita dan untuk membiasakan pengerjaan tugas sesuai prosedur yang berlaku selama dua pertemuan. Pelatihan ini dievaluasi menggunakan hasil komentar video pengabdian, pretest, dan postest. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peneliti mampu melatih keterampilan anak-anak dalam mengolah pita sehingga anak-anak mampu membuat gantungan kunci, hiasan dinding, bros, gelang, jepit rambut, dan vas dan bunga hias. Peneliti juga mampu mengajak anak-anak untuk mengikuti kegiatan sesuai prosedur yang diarahkan dalam pembuatan karya selama dua pertemuan dengan menggunakan metode praktek
Peningkatan Literasi Melalui Pendekatan TARL Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas VI C SDN 005 Samarinda Kota
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi peserta didik kelas VI C SDN 005 Samarinda Kota Tahun Ajaran 2024/2025. Penelitian ini berjenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan Agustus 2024 dengan instrumen utamanya adalah Pembelajaran Harian (RPPH), Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan (RPPM), dan lembar tes. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi berkat pembelajaran melalui pendekatan TaRL pada mata Pelajaran Bahasa Indonesia dengan total 86,67% dari total peserta didik kelas VI C dinyatakan tuntas dalam menyelesaikan tes kemampuan literasi. Maka dari itu, peneliti berharap penerapan pembelajaran dengan pendekatan TaRL ini dapat berkelanjutan baik pada mata pelajaran Bahasa Indonesia maupun pada mata Pelajaran lainnya
Implementasi Cultural Responsive Teaching (CRT) Dalam Pembelajaran IPAS Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas VI SDN 027 Samarinda Ulu
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di SDN 027 Samarinda Ulu, dengan fokus pada peningkatan minat dan keterlibatan siswa. Metode yang digunakan adalah tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus, di mana pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes formatif, dan refleksi dari siswa serta guru. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam partisipasi siswa, dengan 73,33% siswa terlibat aktif dalam diskusi kelompok dan 60% siswa menunjukkan keterlibatan yang sangat baik selama kegiatan pembelajaran. Selain itu, tes formatif menunjukkan bahwa 70% siswa memperoleh nilai baik, mencerminkan pemahaman yang lebih mendalam terhadap materi. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa penerapan Culturally Responsive Teaching (CRT) dapat memberikan dampak positif terhadap minat belajar dan keterlibatan siswa, serta pemahaman materi yang lebih baik. Disarankan agar guru terus menerapkan pendekatan responsif terhadap budaya dalam pembelajaran, serta memperkuat kolaborasi dengan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendukung perkembangan siswa
PERAN DP2PA DALAM UPAYA PENCEGAHAN KEKERASAN SEKSUAL DI KOTA SAMARINDA
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2PA) Kota Samarinda dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait pencegahan kekerasan seksual. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, bertujuan untuk menggambarkan proses peningkatan pengetahuan masyarakat melalui program-program yang dilaksanakan oleh DP2PA. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan studi dokumen. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, yakni melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DP2PA berperan aktif dalam memberikan pendidikan nonformal kepada masyarakat, khususnya melalui kegiatan sosialisasi yang bersifat informatif dan edukatif. Sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bentuk-bentuk kekerasan seksual, dampaknya, serta pentingnya pelaporan kepada pihak berwenang. Proses pembelajaran dalam sosialisasi tersebut terbukti mampu meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat sebagai bentuk upaya pencegahan kekerasan seksual. Dengan demikian, pendidikan nonformal oleh DP2PA menjadi strategi penting dalam membangun ketahanan sosial terhadap tindak kekerasan seksual di Kota Samarinda
Awal Perang Dunia II di Koran Bintang Borneo
This research aims to (1) find out the background of World War II, (2) find out Political News in the Bintang Borneo in September 1939, (3) Learning about the German invasion of Poland. This research uses a historical method which consists of five stages, namely: 1) Topic selection, namely the stage for choosing the topic to be researched. 2) Heuristics, namely stages to search for and collect sources relevant to the topic being studied. 3) Source criticism (Verification), namely the stage of whether the sources that have been collected are acceptable believed to be true 4) Interpretation, namely the stage of constructing a framework for mass events past from the facts that have been gathered. 5) Historiography, namely the stage of writing the results research that has been carried out based on data that has been collected into a work history. From the research results it can be concluded that on September 1 1939, Germany attacked Poland. Britain and France responded by declaring war on Germany, marking the start of World War II. Followed by the Soviet Union which attacked from the east on 17 September 1939 as a result of the Molotov-Ribbentrop non-aggression agreement in Moscow on 24 August 1939 which agreed that Poland would be divided for them. With two superpowers invading its territory, the Polish army disintegrated and the Polish government evacuated to Romania. In the end, Poland was divided between Germany and the Soviet Union
The Issue of Islamic Higher Education Development in Indonesia from 1945 to Present
This research aims to analyze the issues surrounding the development of Islamic Higher Education through the application of literature review methodology. Literature review methodology involves collecting and analyzing relevant literature and references to understand the associated issues within the context of Islamic higher education institutions. The study adopts a qualitative approach by analyzing various literatures, journals, books, and related theoretical sources. The data obtained are descriptively analyzed to identify patterns and trends in the dynamics of Islamic higher education institutions. The findings reveal that these institutions face complex dynamics in addressing contemporary challenges. Furthermore, this abstract identifies challenges encountered by Islamic Higher Education institutions, such as competition with non-Islamic educational institutions, enhancing the quality of human resources, funding, and accreditation issues. These challenges require innovation and appropriate strategies to ensure the sustainability and success of Islamic Higher Education institutions. In conclusion, this abstract highlight the dynamics occurring within Islamic Higher Education institutions
Bahan Bahan Ajar dengan Model Group Investigation untuk Melatih Keterampilan Pemecahan Masalah
Keterampilan pemecahan masalah adalah keterampilan yang penting dikuasai oleh siswa agar dapat menghadapi tantangan abad 21 beserta segala perkembangannya. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas bahan ajar menggunakan model pembelajaran group investigation. Pembelajaran ini menggunakan bahan ajar yang telah dikembangkan oleh peneliti dan diuji validitasnya sehingga valid digunakan dalam pembelajaran melalui pendekatan ADDIE yang diuji cobakan di salah satu SMA di Banjarmasin. Efektivitas diukur dengan menggunakan N-Gain, dengan data yang bersumber dari pretest dan posttest siswa. Hasil dari perolehan N-gain menunjukkan angka 0,61 dengan kategori tinggi dan dengan hasil peningkatan dari setiap indikator keterampilan pemecahan masalah yang signifikan. Sehingga dapat dikatakan bahwa bahan ajar yang dikembangkan efektif untuk mendukung kegiatan belajar dan mengajar di sekolah serta mampu melatih keterampilan pemecahan masalah siswa
Does the Merdeka Curriculum Potentially Integrate with the Cambridge Curriculum? Perspective Through Physics Subject
Reformasi kurikulum di Indonesia mempertimbangkan setiap kegiatan mata pelajaran dalam kaitannya dengan masyarakat dan ekonomi. Transformasi ini secara eksplisit terkait dengan kurikulum Cambridge sebagai kurikulum yang paling banyak digunakan di dunia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemungkinan mengintegrasikan kurikulum Merdeka dengan kurikulum Cambridge sesuai dengan mata pelajaran fisika di tingkat SMA. Penelitian kualitatif dan metode analisis isi secara purposif digunakan untuk mendapatkan gambaran tentang kemungkinan mengintegrasikan kedua kurikulum. Berdasarkan kerangka kurikulum, keduanya saling berkaitan satu sama lain, kecuali poin " Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia " dalam kurikulum Merdeka yang tidak berkaitan dengan kerangka kurikulum Cambridge. Analisis lebih lanjut dilakukan dalam buku pelajaran fisika untuk sekolah menengah atas dan A level, mendapatkan hasil bahwa secara keseluruhan kedua kurikulum memiliki materi yang sama untuk diajarkan dan alur aktivitas siswa pada buku tersebut. Namun, tampilan buku ajar berdasarkan kurikulum Merdeka tidak semenarik di buku ajar Cambridge, karena pada buku ajar Cambridge memberikan lebih banyak contoh melalui gambar berwarna atau praktikum sederhana. Kurikulum Merdeka dan kurikulum Cambridge memiliki potensi untuk diintegrasikan. Mengingat pengintegrasian kurikulum membutuhkan banyak alokasi waktu, keuangan, dan sumber daya manusia, maka diperlukan analisis yang lebih dalam terhadap aspek-aspek lain dari kurikulum, termasuk perspektif siswa atau guru terhadap kurikulum integrasi
PERAN ETIKA PROFESI DAN HUKUM PERBURUHAN DALAM MEMBANGUN MOTIVASI DAN PRIBADI UNGGUL MAHASISWA JURUSAN TEKNIK MESIN STTI BONTANG
This research aims to reveal the role of professional ethics and labor law in shaping the motivation and personal excellence of students majoring in Mechanical Engineering at the Bontang College of Industrial Technology (STTI). Professional ethics and labor law have an important role in guiding students to develop high motivation and superior personal character during their studies. This research uses qualitative methods with in-depth interviews and document analysis as data collection techniques. The research respondents were active students majoring in Mechanical Engineering at STTI Bontang. The research results show that understanding professional ethics provides a moral foundation for students to develop positive professional attitudes. Meanwhile, knowledge of labor law provides a better understanding of rights and obligations in the employment context. These two factors positively influence student motivation to achieve academic excellence and self-development. Apart from that, professional ethics and understanding of labor law also contribute to the formation of students' personal character, including integrity, responsibility, and awareness of rights and justice. Students who understand the values of professional ethics and labor law tend to have higher intrinsic motivation and develop superior personalities. This research provides a better understanding of the important role of professional ethics and labor law in guiding students majoring in Mechanical Engineering to achieve superior motivation and personal character. The implications of the results of this research can be used as a basis for developing more holistic and sustainable educational programs in higher education institutions
Pola Kalimat Opini Gubernur dalam JawaPos untuk Komunikasikan Hari Guru Nasional
Penelitian ini menyoroti peran krusial gubernur sebagai pemimpin daerah dalam menyampaikan pesan dan kebijakan kepada masyarakat, khususnya melalui opini yang dipublikasikan di media massa. Fokus pada penggunaan bahasa formal dan informal dalam komunikasi gubernur, serta analisis pola kalimat dalam opini Gubernur Jawa Timur pada Jawa Pos edisi 25 November 2023 menjadi tujuan utama penelitian ini. Metode analisis konten digunakan untuk mengevaluasi teks opini, memeriksa jenis kalimat, pola kalimat, dan penggunaan bahasa formal dan informal. Hasil penelitian menunjukkan dominasi penggunaan kalimat aktif dalam opini gubernur, menandakan kesadaran akan subjek sebagai pelaku utama dalam pesan yang disampaikan. Pola kalimat yang umum seperti KSPO dan SPK menjadi pola yang sering digunakan, namun terdapat juga variasi pola lain yang memberikan dimensi lebih luas dalam komunikasi. Terlihat juga paduan unik antara bahasa formal dan informal dalam teks gubernur, menciptakan suasana yang lebih personal dan terhubung dengan audiens secara lebih menyeluruh. Namun, penelitian ini memiliki batasan, terutama dalam representasi keseluruhan dari gaya komunikasi gubernur yang mungkin tidak mencakup semua strategi komunikasi dalam situasi yang berbeda. Kesimpulannya, penelitian ini mengungkapkan kompleksitas dan variasi dalam penggunaan bahasa serta pola kalimat dalam opini gubernur