Jurnal FKIP Universitas Mulawarman (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan)
Not a member yet
1842 research outputs found
Sort by
Penerapan Media Video Pembelajaran dalam Meningkatkan Minat Belajar PPKn Siswa Kelas III SDN 008 Sungai Kunjang
The lack of learning interest of SDN 008 Sungai Kunjang grade III students, especially in the subject of PPKn, prompted this study to examine the effect of implementing learning video media on increasing students' learning interest. This study used a descriptive qualitative approach with data collection methods through questionnaires, interviews, observations, and documentation. Data analysis techniques used included data reduction, data display, and conclusion. The study results showed that using creative and interactive learning video media can increase students' interest, motivation, and participation in PPKn learning. Learning videos are considered effective in facilitating students' understanding of the material, as well as increasing their enthusiasm and involvement in the learning process. In addition, the findings of this study indicate that learning videos have great potential to be an alternative media that is more interesting and motivating for students, especially in the context of PPKn learning. Based on these findings, it is recommended that teachers use relevant learning videos and the needs of the material to improve the quality of the learning process in the classroom
Strategi Kepala Sekolah dalam Pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah untuk Peningkatan Mutu Sekolah di SMA Negeri Kutai Barat
Penelitian ini menyelidiki metode yang digunakan kepala sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan menerapkan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) di SMA Negeri 2 Sendawar. Penelitian ini bertujuan untuk memahami fungsi kepala sekolah dalam mendukung pengembangan profesional guru, pembinaan siswa, optimalisasi sarana dan prasarana, serta kolaborasi dengan orang tua dan komite sekolah. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif yang mengumpulkan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Menurut hasil penelitian, kepala sekolah menggunakan strategi yang mencakup pengawasan informal melalui pemantauan langsung kegiatan belajar-mengajar, serta pengawasan formal melalui rapat koordinasi. Optimalisasi fasilitas seperti ruang belajar dan laboratorium menjadi prioritas utama. Kepala sekolah juga mendorong kerja bersama komite sekolah dan orang tua melalui program "Kelas Inspirasi" dan forum paguyuban kelas. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan sistem penjaminan mutu, variasi komitmen guru, dan rendahnya partisipasi pihak eksternal. Sebagai solusi, kepala sekolah menggunakan pendekatan personal untuk meningkatkan motivasi guru, melakukan evaluasi berkala, dan membangun komunikasi intensif dengan pihak terkait. Studi ini menunjukkan bahwa pendekatan yang digunakan oleh kepala sekolah berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan, akademik dan non-akademik dan merekomendasikan penguatan pelatihan serta pemanfaatan teknologi untuk keberlanjutan manajemen berbasis sekolah
Karakteristik pengembangan e-book interaktif berbasis science, environment, technology, and society (SETS)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik bahan ajar berupa e-book interaktif berbasis Science, Environment, Technology, and Society (SETS) pada Termokimia yang dikembangkan untuk siswa SMA. Tahapan pengembangan dimulai dari tahapan seleksi, karakterisasi, penataan, dan reduksi didaktis sehingga sesuai dengan kebutuhan siswa. Storyboard disusun sebagai acuan untuk mengembangkan e-book interaktif. Beberapa aspek interaktif dari bahan ajar ini antara lain video terkait materi, soal latihan pada setiap indikator, dan soal uji kompetensi diakhir pembelajaran dilengkapi dengan kunci jawaban dan skor yang diperoleh siswa. E-book interaktif ini mencakup aspek Science, Environment, Technology, and Society sebagai pendekatan yang menyajikan kasus-kasus kontekstual dalam mata kuliah Termokimia. E-book interaktif ini valid setelah melalui dua jenis validasi yaitu validasi isi dan validasi media. Ada dua validator di setiap jenis validasi. Angket validasi merupakan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini. Angket validasi isi terdiri dari aspek ketepatan subjek, kebaharuan, dan komunikasi. Kuesioner validasi media terdiri dari desain media dan navigasi/pengoperasia
Kesiapan Sekolah dalam Transisi Kurikulum Merdeka di TK Cut Nya’ Dien Jember
TK Cut Nya’ Dien, yang sebelumnya menerapkan Kurikulum 2013, saat ini sedang dalam proses transisi menuju Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesiapan lembaga dalam menghadapi transisi tersebut. Penelitian dilaksanakan di TK Cut Nya’ Dien yang berlokasi di Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Responden dalam penelitian ini meliputi Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, dan satu orang guru kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan lembaga dalam menghadapi transisi ke Kurikulum Merdeka di TK Cut Nya’ Dien Jember tergolong cukup baik dari segi sumber daya manusia, sarana, prasarana, dokumen, serta proses pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka. Namun, pelaksanaannya masih belum optimal. Hal ini disebabkan oleh kebutuhan waktu yang lebih panjang untuk mempersiapkan sumber daya manusia agar memahami Kurikulum Merdeka secara menyeluruh, pengembangan sarana dan prasarana pendukung kegiatan belajar berbasis pembelajaran mandiri, serta pemahaman dalam penyusunan dokumen dan proses pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan Kurikulum Merdeka
Meningkatkan Aspek Perkembangan Motorik dan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun melalui Permainan Tradisional Bakiak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas permainan tradisional bakiak dalam meningkatkan perkembangan motorik dan sosial emosional anak usia 5–6 tahun melalui studi literatur. Permainan bakiak yang melibatkan aktivitas fisik dan kerja sama tim diyakini mampu merangsang perkembangan motorik kasar serta keterampilan sosial anak. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan meninjau berbagai hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa permainan bakiak secara signifikan dapat meningkatkan koordinasi tubuh, keseimbangan, dan kekuatan otot anak, yang merupakan indikator perkembangan motorik kasar. Selain itu, permainan ini juga mendorong perkembangan sosial emosional anak, seperti kemampuan bekerjasama, berkomunikasi, mengelola emosi, serta menumbuhkan empati, tanggung jawab, dan rasa percaya diri. Permainan bakiak terbukti mampu menumbuhkan sikap toleransi, solidaritas, dan kepemimpinan dalam lingkungan sosial yang positif. Temuan ini mengindikasikan bahwa permainan tradisional, seperti bakiak, sangat relevan digunakan sebagai sarana edukatif dalam program pembelajaran anak usia dini, terutama dalam mengoptimalkan perkembangan motorik dan sosial emosional di tengah dominasi permainan digital
Analisis Pola Asuh Permisif pada Perkembangan Sosial Emosional Anak
Pola asuh permisif yaitu pola asuh orang tua yang tidak mau ikut campur tangan dalam kehidupan anaknya. Jangan tertipu ketika anak-anak berpikir bahwa orang tuanya dan hidup lebih penting daripada keberadaan mereka sendiri.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bimbingan permisif dalam perkembangan sosial emosional anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sample pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Sample sebanyak tiga anak dengan karakteristik yang berbeda berdasarkan tingkat usia yang terdiri dari anak SD, SMA dan Perguruan Tinggi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari ketiga anak yang diamati dengan pola asuh permisif memiliki dampak pada perkembangan sosial emosional nya, hal ini juga dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal anak. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa meskipun memiliki pola asuh yang sama namun memiliki karakter dan perkembangan sosial emosional yang berbeda-beda
Meningkatkan Hasil Belajar dan Perilaku Pro-Lingkungan Siswa melalui Implementasi Bahan Ajar pada Materi Pemanasan Global
Permasalahan di lingkungan sekolah salah satunya adalah kurangnya informasi untuk meningkatkan perilaku peduli lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan perilaku peserta didik kelas X SMA Negeri 8 Samarinda setelah penerapan bahan ajar berbasis pro-lingkungan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode one group pretest-posttest design. Sampel berjumlah 34 peserta didik yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes (pilihan ganda dan esai) serta kuesioner perilaku pro-lingkungan pada materi pemanasan global. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar meningkat dari 38,87 (pretest) menjadi 78,68 (posttest) dengan N-Gain sebesar 0,64 (kategori sedang). Perilaku pro-lingkungan juga mengalami peningkatan dari 75,32% menjadi 83,53% dengan N-Gain sebesar 0,33 (kategori sedang). Dengan demikian, penerapan bahan ajar berbasis pro-lingkungan efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan perilaku peserta didik kelas X SMA Negeri 8 Samarinda
Interactive Physics Learning Innovation Using Solar System Scope to Understand Solar System Material
Physics learning is considered challenging because it involves abstract concepts that are difficult for students to understand, for example the material on the solar system. Interactive learning innovations use the Solar System Scope application as an effective learning medium in understanding the concept of the solar system. This study aims to describe the use of interactive web technology such as Solar System Scope as a learning medium for the solar system in class VI of Public Elementary School Suryodiningratan 3. The research approach uses qualitative descriptive with data collection techniques in the form of observation, interviews, and documentation. The results of the study showed that students were interested and found it easier to understand the material on the solar system. This innovation increases interest in learning, makes it easier to understand physics concepts, and encourages active student involvement in the learning process. The use of 3D visualization, interactive simulations, and exploration features allows students to learn the structure, motion, and characteristics of planets and the solar system in an interesting and amazing way. This innovation is expected to be an effective solution in supporting more modern and relevant physics learning
EFEKTIVITAS MODEL BISNIS EKONOMI SIRKULAR PADA PROGRAM “PKT BISA” INISIASI PT PUPUK KALIMANTAN TIMUR DALAM MENGUBAH PERILAKU MASYARAKAT DUSUN BABADAN
Di balik tersematnya gelar negara agraris yang selalu digadang-gadangkan, terdapat jutaan masyarakat tani Indonesia yang terjebak dalam kompleksitas permasalahan yang mengancam penghidupan mereka, mulai dari alih fungsi lahan, kenaikan harga sarana produksi pertanian, degradasi kualitas tanah, harga jual tidak bersaing, hingga tantangan perubahan iklim. Dengan fokus mendalami proses perjalanan Program PKT BISA (Pertanian Kompos Terpadu Untuk Babadan Inovatif dan Sejahtera) yang diinisiasi dan diimplementasikan oleh PT Pupuk Kalimantan Timur dalam merespon isu krusial praktik pertanian tidak berkelanjutan, yang berdampak pada produktivitas lahan dan lingkungan di Dusun Babadan - Kabupaten Magetan, studi dengan pendekatan kualitatif ini menyoroti proses inovasi sosial Program PKT BISA berdasarkan enam tahapan: prompts, proposals, prototype, sustaining, scaling, dan systemic change. Hasil yang ditemukan dalam studi ini menunjukkan bahwa Program PKT BISA telah melalui tahapan inovasi sosial secara gradual dan inklusif dalam memberdayakan masyarakat Babadan dengan fokus pada pengembangan sistem pertanian terpadu melalui model ekonomi sirkular yang efektif dalam menciptakan perubahan sistemik sehingga mampu meningkatkan taraf kehidupan secara multidimensi yang mencakup aspek sosial, ekonomi, lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat
Analisis kesalahan siswa SD dalam menyelesaikan soal kombinatorika Gema Lomba Matematika Tahun 2025 berdasarkan teori Newman
Gema Lomba Matematika (GLM) merupakan kompetisi olimpiade matematika tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Matematika, Universitas Pendidikan Ganesha. Dalam kompetisi ini menyajikan soal tipe Higher Order Thinking Skills (HOTS) yang bertujuan mengasah kemampuan berpikir tingkat tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis dan penyebab kesalahan yang dilakukan oleh siswa semifinalis GLM tingkat SD tahun 2025 dalam menyelesaikan soal HOTS pada materi kombinatorika. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dan subjek dipilih menggunakan teknik purposive sampling, yang mencakup masing-masing 2 siswa dengan nilai tertinggi, menengah, dan rendah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes dan wawancara dan analisis data mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan utama siswa disebabkan oleh kurangnya pemahaman terhadap konsep yang berkaitan dengan soal. Berdasarkan wawancara, faktor penyebab kesalahan meliputi minimnya pemahaman konsep, ketidakmampuan dalam merancang strategi penyelesaian, serta kepanikan saat mengerjakan soal. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesalahan terjadi pada proses memahami masalah (33%), kesalahan transformasi (17%), kesalahan dalam proses penyelesaian (50%). Analisis ini mengindikasikan bahwa proses berpikir sistematis dan pemahaman konsep menjadi tantangan utama siswa dalam menyelesaikan soal kombinatorika tipe HOTS. Melalui analisis ini diharapkan guru atau pembina dapat melakukan pembinaan yang lebih menekankan pada pemahaman konsep dan latihan penyelesaian soal HOTS