Jurnal FKIP Universitas Mulawarman (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan)
Not a member yet
1842 research outputs found
Sort by
Analisis Fatherless terhadap Pola Asuh Anak
Fatherless ialah sebuah peristiwa yang dimana ketika seorang ayah tidak memiliki rasa bertanggung jawab kepada anaknya untuk memenuhi kewajiban serta perannya sebagai sosok seorang ayah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pola asuh pada anak yang mengalami fatherless di berbagai tingkat usia dan terdapat dua dampak yaitu postif dan negatif dari kondisi fatherless tersebut yang terjadi pada tiga narasumber kami. penelitian kualitatif merupakan suatu prosedur penelitian untuk lebih memahami berbagai macam peristiwa manusia atau social dengan membuat gambaran yang menyatu dan bergantung sehingga dapat di tampilkan dengan kata kata. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dimana teknik ini memiliki kriteria dan tujuan tertentu pada sampel yang akan diteliti. Sample yang digunakan sebanyak tiga orang berdasarkan usia yang terdiri dari AD (7 tahun) yang mengalami pola asuh demokratis, sedangkan AB (20 tahun)mengalami pola asuh otoriter, dan yang terakhir AC (27 tahun) mengalami pola asuh demoktaris. hasil dari penelitian ini bahwa AC berhasil melewati kondisi fatherless dimana dia bisa berdamai dengan keadaannya dan menjadi sosok pengganti ayahnya untuk adikadiknya dan ibunya. Kesimpulan dari hasil penelitian ini dari tiga narasumber kami mengalami keberhasilan dari kondisi fatherless karena mendapatkan pola asuh yang baik dan mendapatkan sosok pengganti peran seorang ayah
Coffee, Community, and Capitalism: Analyzing Worker Economic Strategies at Blawan Plantation in East Java (2016-2022)
This article is written to discuss and describe the influence of the Blawan coffee plantation on the economic resilience of the workers' families in Kalianyar Village, Ijen Subdistrict, Bondowoso Regency (2016-2022) with an economic sociology approach. The theoretical framework used in this article is the theory of social change. Methodologically, the article uses the historical method, which includes heuristics, criticism, interpretation, and historiography. From the results of the research, it is known that the Blawan coffee plantation became the foundation of hope for workers in Kalianyar village to meet the economic needs of the family and the workers can be involved in activities in the plantation starting from the production process, plant maintenance, coffee harvesting process, and post-harvest coffee handling. From these major activities, the laborers get income to help the family economy. The conclusion is that the Blawan coffee plantation is the foundation of the laborers' hopes to improve the family economy
Identifikasi Konsep Fisika pada Arang Briket Limbah Tebu untuk Pembelajaran Fisika Berbasis Lingkungan
Limbah tebu atau yang dikenal dengan sebutan Blotong merupakan sisa pengolahan tebu yang diambil sarinya untuk gula. Blotong umumnya kurang dimanfaatkan sehingga berpotensi mencemari lingkungan. Dengan pengolahan yang tepat, Blotong memiliki potensi menjadi energi alternatif dengan mengolahnya menjadi briket. Dalam pengolahan briket Blotong nyatanya menerapkan prinsip-prinsip fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi prinsip-prinsip fisika dalam proses pembuatan briket Blotong, sebagai salah satu sumber alternatif belajar fisika berbasis lingkungan. Metode penelitian ini menggunakan kajian literatur dan observasi langsung untuk mengeksplorasi keterkaitan konsep fisika dalam proses pembuatan briket Blotong melalui pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis untuk memperoleh pemahaman mengenai integrasi konsep fisika pada pengolahan briket Blotong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat konsep fisika pada proses pembuatan briket Blotong antara lain perpindahan kalor, momentum, tekanan, gaya gesek, pemisahan campuran dan kerapatan zat. Oleh sebab itu integrasi proses pembuatan briket Blotong dalam pembelajaran dapat menjadi salah satu alternatif sumber belajar berbasis lingkungan
Pengaruh Model CPS (Creative Problem Solving) berbantuan Media Assessment Nearpod terhadap Minat Belajar dan Hasil Belajar Fisika Siswa SMA
Pembelajaran fisika yang berpusat pada guru masih sering ditemukan dan dapat menurunkan minat serta hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model CPS (Creative Problem Solving) berbantuan media assessment Nearpod terhadap minat dan hasil belajar fisika siswa SMA. Metode yang digunakan adalah true experiment dengan populasi siswa kelas XI IPA SMA Negeri Jenggawah tahun ajaran 2024/2025. Sampel diambil secara simple random sampling, terdiri dari kelas XI-1 (eksperimen) dan XI-4 (kontrol). Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, tes, angket, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan uji hipotesis (Independent Sample T-test atau Mann Whitney U-Test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata minat belajar dan nilai posttest pada kelas eksperimen lebih tinggi dibanding kelas kontrol. Nilai signifikansi pengaruh model CPS dengan Nearpod terhadap minat belajar adalah 0,016 dan terhadap hasil belajar adalah 0,000. Kesimpulannya, terdapat pengaruh signifikan penerapan model CPS berbantuan media Nearpod terhadap minat dan hasil belajar fisika siswa SMA. Model ini dapat diterapkan pada mata pelajaran lain untuk meningkatkan minat dan hasil belajar siswa
INOVASI JAKA SAMUDERA SEBAGAI TEKNOLOGI ADAPTASI TANTANGAN PERUBAHAN IKLIM DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERKELANJUTAN
Inovasi Jaka Samudra merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) PT Badak NGL yang dikembangkan sebagai pendekatan adaptif terhadap dampak perubahan iklim dan kesenjangan sosial-ekonomi masyarakat pesisir di Kampung Tihi-Tihi, Kalimantan Timur. Inovasi Jaka Samudra menggabungkan teknologi ramah lingkungan dengan prinsip ekonomi sirkular, melalui pemanfaatan residu non-B3 industri seperti pipa Fiber Reinforced Plastic (FRP), kalsium silikat, polyurethane dan tubing tembaga, yang digunakan sebagai elemen utama dalam konstruksi bagan apung modern. Sistem ini dilengkapi sensor pendeteksi kebocoran berbasis gyroscope dan jaringan LoRa sebagai upaya mitigasi terhadap potensi karam akibat cuaca ekstrem, serta penggunaan panel surya untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil. Implementasi Jaka Samudra memberikan dampak signifikan pada aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial. Berkenaan dengan aspek lingkungan, inovasi ini mampu mengurangi timbulan limbah serta menurunkan emisi gas rumah kaca. Terkait bidang ekonomi, efisiensi biaya operasional nelayan meningkat hingga 80%, disertai peningkatan signifikan pada hasil tangkapan ikan sebesar 100%, yang berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sementara itu, dari aspek sosial, inovasi ini memperkuat kapasitas komunitas melalui alih teknologi, pelatihan, dan kolaborasi antara perusahaan dan warga lokal. Dengan pendekatan multidimensi, Jaka Samudra merepresentasikan praktik CSR berkelanjutan yang mengintegrasikan adaptasi teknologi, pemberdayaan sosial, dan pelestarian lingkungan dalam satu kesatuan solusi yang komprehensif
Optimalisasi Manajemen Pendidikan Melalui Penerapan Kecerdasan Buatan untuk Meningkatkan Efektivitas Pengambilan Keputusan
Kemajuan teknologi digital saat ini membuka peluang besar dalam transformasi dan inovasi manajemen pendidikan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji sistem pendukung keputusan berbasis kecerdasan buatan yang mampu menganalisis dan mengolah data akademik serta administratif secara real-time untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengambilan keputusan di institusi pendidikan. Data yang dianalisis meliputi kinerja akademik, tingkat kehadiran, serta informasi administratif siswa. Metode penelitian menggunakan validasi silang lima lipat untuk menguji performa sistem berdasarkan kecepatan pengambilan keputusan dan akurasi prediksi masalah akademik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kecepatan pengambilan keputusan hingga 30% dan akurasi prediksi mencapai 85%. Temuan ini menegaskan bahwa penerapan teknologi kecerdasan buatan dapat mempercepat proses pengambilan keputusan sekaligus meningkatkan ketepatan strategi manajemen pendidikan, sehingga mendukung terciptanya sistem pendidikan yang lebih adaptif, responsif, dan berkualitas
The Pre-service Teachers' Experiences in Developing Digital Competences in Digital Literacies course
The purpose of this study was to explore pre-service teachers’ experiences in developing digital competences in Digital Literacies course. The study used DigComp 2.0 framework by Vuorikari et al. (2016). The design of the study was qualitative case study. The data sources were focus group interviews and observations with the participants of pre-service teachers of the English Language Education Department class of 2020 in Mulawarman University. The sample of the study was 29 pre-service teachers from class A and class C. The findings of the study showed that pre-service teachers have acquired knowledge and abilities in digital competence areas such as information and data literacy, communication and collaboration, digital content creation, safety, and problem-solving. However, pre-service teachers did not progress in ‘’Copyright and licenses’’ & ‘’Programming’’ sub-competences. Thus, the study suggested future studies to give further instruction for every sub-competence in each competence area and to use DigCompEdu framework
Implementasi Reward Bintang Matematika (Math Star) untuk Meningkatkan Partisipasi dan Motivasi Belajar Siswa Kelas VII SMPN 7 Samarinda
Partisipasi siswa yang rendah dalam pembelajaran matematika masih menjadi tantangan di berbagai satuan pendidikan. Banyak siswa menunjukkan sikap pasif, enggan bertanya, serta menghindari interaksi dalam proses pembelajaran karena merasa kurang percaya diri atau takut salah. Penelitian ini berfokus untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran matematika melalui penerapan sistem reward Bintang Matematika (Math Star). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII E SMPN 7 Samarinda sebanyak 30 orang, sedangkan objek penelitian adalah sistem reward yang diberikan melalui papan bintang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan mencakup lembar observasi keaktifan siswa, catatan lapangan, dan dokumentasi visual. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta validasi data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada keaktifan siswa setelah penerapan Bintang Matematika. Pada pra-tindakan, sebagian besar siswa tergolong kurang aktif. Namun setelah penerapan tindakan pada Siklus I dan II, jumlah siswa yang masuk kategori Sangat Aktif dan Aktif mengalami peningkatan, sedangkan siswa dalam kategori Kurang Aktif menurun drastis. Hasil wawancara juga memperkuat bahwa siswa merasa lebih termotivasi dan senang belajar matematika karena mendapatkan penghargaan visual secara terbuka. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem reward Bintang Matematika mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan kompetitif, sekaligus meningkatkan keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran matematika
Implementation of Audio-Visual-Based History Learning Media In the Independent Curriculum in Class XI of SMA Negeri 5 Samarinda
This research the aims to analyze the implementation of audio-visual media based history learning in the independence curriculum in class XI of SMA Negeri 5 Samarinda. This research uses a case study method through observation, interviews, and documentation as data collection techniques. The results of this research indicate that the implementation of audio-visual media in class XI of SMA Negeri 5 Samarinda develops understanding of complex material and learning motivation. Implementation obstacles encountered with audio-visual media include a lack of clarity in material delivery due to its too fast, unclear discussion and relevant material, limitations in technology functionality, and lack of sosial intercation between students and teachers. The perceptions of class XI SMA Negeri 5 Samarinda students show that this audio-visual media causes the level of interest of students to vary, with most being very interested while some others are less enthusiastic
Eksplorasi Tren Penelitian PISA Sains di Indonesia dan Implikasinya Bagi Pembelajaran
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tren penelitian PISA Sains di Indonesia dan implikasi bagi Pembelajaran khususnya pembelajaran Sains. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan analisis isi dengan teknik systematic literature review (SLR). Pengumpulan data dilakukan dengan mendokumentasikan seluruh artikel yang memiliki penelitian terkait dengan PISA. Artikel yang diperoleh dan digunakan dalam penelitian ini sebanyak 17 artikel yang dipublikasi pada periode 2019-2024 kemudian dijadikan acuan untuk dikaji. Hasil penelitian menunjukkan literasi sains dan matematika siswa Indonesia umumnya masih berada pada level rendah, dengan tren penelitian yang lebih banyak berfokus pada literasi matematika dan dilakukan di wilayah perkotaan. Temuan ini mengindikasikan perlunya penguatan literasi Sains juga bukan hanya literasi matematika. Pada pembelajaran hendaknya dihubungkan dengan pemahaman tentang PISA dan dikoneksikan dengan soal-soal PISA. Literasi PISA Sains ini bukan hanya digalakan pada sekolah-sekolah perkotaan namun perlu digalakan juga di sekolah-sekolah pedesaan