Jurnal FKIP Universitas Mulawarman (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan)
Not a member yet
1842 research outputs found
Sort by
Pengaruh Literasi Ekonomi Terhadap Jiwa Kewirausahaan (Entrerpeneurship) Pada Siswa Kelas Xi SMA Negeri 10 Samarinda
Tingkat literasi ekonomi khususnya untuk siswa SMA di Indonesia masih dapat di kategorikan sebagai kriteria kelompok rendah. Hal ini tentu berdampak pada rendahnya minta dan keberanian yang dimiliki siswa untuk memulai usaha sejak dini, akan tetapi siswa yang berasal dari keluarga yang memiliki usaha atau mempunyai suatu bisnis cenderung memiliki keberanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Pengaruh Literasi Ekonomi Terhadap Jiwa Kewirausahaan (Entrerpeneurship) Pada Siswa Kelas XI SMA Negeri 10 Samarinda. Jenis penelitian yang digunakan yaitu menggunakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pendekatan deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 10 Samarinda. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 10 Samarinda Sebanyak 348 siswa, dengan sampel sebanyak 186 siswa. Data didapatkan dengan penyebaran kuesioner. Teknik analisis data yang dipakai adalah uji asumsi klasik, regresi linear sederhana, dan uji hipotesis. Hasil dari penelitian ini Ho ditolah dan H1 dikarenakan adanya bukti yang cukup atau tingkat signifikan 0,000 < 0,05 dan nilai thitung 5,544 > ttabel 1,973, maka variabel bebas lietrasi ekonomi berpengaruh signifikan terhadap variabel terikat jiwa kewirausahaan
Pelatihan Desain Digital Dan Sablon Totebag Sebagai Media Sosialisasi Kesehatan Mental Di SMPN 11 Samarinda
Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam perkembangan remaja, namun masih sering diabaikan di kalangan pelajar SMP akibat kurangnya pemahaman dan metode penyampaian yang menarik. Kegiatan pelatihan desain digital dan sablon totebag sebagai media sosialisasi kesehatan mental di SMPN 11 Samarinda bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya kesehatan mental sekaligus mengembangkan kreativitas melalui media digital. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, tanya jawab, praktik desain digital menggunakan aplikasi Canva, serta proses sablon totebag. Peserta kegiatan berjumlah 10 siswa kelas VII dan VIII yang dipilih oleh pihak sekolah. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan (dari rata-rata 2,2 menjadi 4,1) dan niat perilaku positif terhadap kesehatan mental (dari 2,5 menjadi 4,3). Selain itu, seluruh peserta berhasil menghasilkan desain dan totebag bertema kesehatan mental dengan baik, serta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan. Refleksi mentor juga memperlihatkan peningkatan pada aspek komunikasi, etos kerja, dan inisiatif panitia. Secara keseluruhan, kegiatan ini terbukti efektif dalam mengintegrasikan edukasi kesehatan mental dengan pengembangan keterampilan kreatif berbasis teknologi. Program ini dapat dijadikan model inovatif untuk meningkatkan literasi kesehatan mental dan kreativitas siswa di lingkungan sekolah
KERANGKA PENGHIDUPAN BERKELANJUTAN (SLA) MELALUI INOVASI SOSIAL: STUDI KASUS PROGRAM CSR 'HARVEST MOON' PT PLN INDONESIA POWER UNIT BISNIS PEMBANGKITAN (UBP) BANTEN 3 LONTAR
PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Banten 3 Lontar dihadapkan pada tantangan operasional dualistik yang kompleks. Isu ini secara kumulatif menciptakan konteks kerentanan yang berdampak pada kondisi sosial-ekonomi masyarakat sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam dampak program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) inovatif perusahaan, "Harvest Moon", dalam merespons tantangan tersebut. Dengan menggunakan kerangka kerja Penghidupan Berkelanjutan (Sustainable Livelihoods Approach - SLA) sebagai lensa analitis utama, penelitian ini mengadopsi metodologi studi kasus kualitatif yang diperkuat dengan tinjauan literatur yang ekstensif. Hasil analisis menunjukkan bahwa program "Harvest Moon" secara strategis berhasil mentransformasikan FABA dari limbah menjadi sumber daya produktif dan secara simultan memperluas peluang ekonomi di sektor pertanian, yang secara efektif meredakan tekanan sosial ekonomi. Intervensi program terbukti secara signifikan meningkatkan kelima modal aset penghidupan masyarakat: Modal Manusia (peningkatan keterampilan), Modal Sosial (penguatan kelembagaan kelompok), Modal Alam (konservasi sumber daya), Modal Fisik (pembangunan infrastruktur produktif), dan Modal Finansial (peningkatan potensi pendapatan). Temuan kualitatif ini divalidasi oleh data kuantitatif yang menunjukkan rasio Social Return on Investment (SROI) sebesar 1.66 yang mengindikasikan penciptaan nilai sosial positif, dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 97%, yang merefleksikan tingkat kepuasan penerima manfaat yang sangat baik. Disimpulkan bahwa "Harvest Moon" merupakan model CSR yang efektif dalam mengubah eksternalitas negatif operasional menjadi katalisator untuk pembangunan aset komunitas yang tangguh dan berkelanjutan
Eksplorasi Kebutuhan Bahan Ajar pada Matakuliah Biologi Umum di Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Mulawarman
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kebutuhan bahan ajar mahasiswa S1 yang mengikuti mata kuliah Biologi Umum di Program Studi Pendidikan Biologi, Universitas Mulawarman. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 65 mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan buku, e-book, dan artikel jurnal online sebagai sumber belajar. Mayoritas mahasiswa (94%) menyatakan kesulitan dalam memahami konten mata kuliah karena sifatnya yang abstrak, tantangan dalam menerapkan konsep, dan terbatasnya akses ke sumber yang relevan. Mahasiswa membutuhkan bahan ajar yang jelas, mudah diakses, praktis, dan berdasarkan sumber yang dapat dipercaya. Metode pembelajaran aktif seperti pembelajaran berbasis penelitian, praktikum lapangan, dan diskusi kelompok lebih disukai. Dapat disimpulkan bahwa mahasiswa membutuhkan bahan ajar kontekstual yang yang dapat meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran
Analisis Langkah Kecil, Berdampak Besar Melalui 7 Kebiasaan Anak Hebat Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam pembentukan karakter disiplin siswa di sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis 25 dokumen ilmiah terbitan tahun 2021–2025 yang relevan dengan topik pendidikan karakter anak, pembiasaan perilaku positif, serta peran guru dan orang tua. Hasil analisis menunjukkan bahwa kebiasaan bangun pagi dan tidur tepat waktu merupakan aspek yang paling sulit diterapkan oleh anak, sedangkan kebiasaan berolahraga cenderung lebih mudah dilakukan karena terintegrasi dengan aktivitas sekolah. Penelitian juga menemukan keterkaitan antara pembiasaan beribadah dengan peningkatan disiplin waktu anak. Keberhasilan implementasi program ini dipengaruhi oleh sinergi antara peran guru, orang tua, dan lingkungan sosial anak yang mendukung pembiasaan positif secara berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembentukan karakter disiplin anak membutuhkan strategi terintegrasi yang melibatkan aspek fisik, psikis, sosial, dan spiritual secara konsisten di lingkungan sekolah dan keluarga
Implementasi Papan Pecahan Sebagai Media Visual Dalam Pembelajaran Matematika Materi Pecahan Senilai
Pembelajaran matematika di sekolah dasar sering menghadapi tantangan, terutama dalam mengajarkan materi abstark seperti pecahan senilai. Kurangnya media visual yang konkret menyebabkan siswa kesulitan memahami hubungan nilai antar pecahan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi penggunaan media papan pecahan sebagai alat bantu visual dalam memahami konsep pecahan senilai di kelas IV. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah guru dan 29 siswa kelas IV SDN 002 Samarinda Kota. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, dan wawancara mendalam. Analisis data dilakukan secara induktif dengan teknik triangulasi sumber untuk memastikan validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media papan pecahan membantu siswa mengidentifikasi dan membandingkan pecahan yang memiliki nilai setara secara konkret. Penggunaan media ini memfasilitasi siswa untuk memahami kesetaraan antar pecahan melalui pengalaman nyata. Guru menyatakan bahwa papan pecahan memudahkan dalam menjelaskan materi abstrak menjadi lebih nyata, serta meningkatkan antusiasme, partisipasi aktif, dan kepercayaan diri siswa dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, media papan pecahan sangat tepat digunakan dalam pembelajaran pecahan senilai di sekolah dasar karena memperkuat representasi visual dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna
Eksplorasi Etnomatematika Konsep Geometri Pada Kue Tradisional Khas Banyuwangi
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki ide-ide geometri yang terkandung dalam kue tradisional Banyuwangi. Metode dengan yang dipilih adalah metode kualitatif etnografi. Etnomatematika adalah pendekatan yang melihat matematika sebagai konstruksi budaya yang berasal dari aktivitas sehari-hari masyarakat, seperti kue khas tradisional. Pendekatan etnografi kualitatif yang digunakan untuk mempelajari makna budaya dan matematis secara menyeluruh. Empat jenis kue khas Banyuwangi: Bagiak, Klemben, Kucur Kemerdekaan, dan Pia Glenmore adalah subjek penelitian ini. Analisis dilakukan dengan mengamati bentuk fisik kue, pola hiasan, serta proses pembuatan yang mengandung unsur matematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep geometri seperti volume bangun ruang (tabung dan setengah bola), bangun datar elips, jari-jari, dan diameter lingkaran diwakili di masing-masing kue. Penelitian ini menunjukkan bahwa kue tradisional dapat digunakan sebagai alat untuk belajar geometri yang berakar pada budaya lokal dan kontekstual
Kajian Etnomatematika pada Pola Lantai Tari Gandrung sebagai Representasi Geometri Transformasi
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji unsur-unsur etnomatematika yang terkandung dalam pola lantai Tari Gandrung sebagai representasi dari konsep geometri transformasi. Tari Gandrung, sebagai warisan budaya Banyuwangi, tidak hanya memiliki nilai estetika dan simbolik, tetapi juga memuat konsep matematika yang terwujud dalam pola gerak penari di atas panggung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode observasi non-partisipatif terhadap dokumentasi video dan foto pertunjukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola lantai dalam tari gandrung mengandung unsur: 1) simetri refleksi, terlihat dari formasi penari yang mencerminkan kesetangkupan gerakan kiri dan kanan. 2) translasi, tercermin pada perpindahan seragam penari dalam arah tertentu tanpa perubahan orientasi. 3) rotasi, ditunjukkan melalui gerakan memutar kelompok penari dalam pola melingkar. 4) serta adanya pengulangan ritmis dan pola geometris yang konsisten sepanjang pertunjukan. Pola-pola tersebut mencerminkan praktik matematika kontekstual dalam budaya lokal, menunjukkan bahwa unsur matematika telah terintegrasi secara alami dalam seni pertunjukan tradisional. Temuan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pelestarian budaya melalui pendekatan ilmiah serta menjadi referensi inovatif dalam pembelajaran matematika kontekstual di sekolah
Penggunaan Symbolab Dalam Menyelesaikan Masalah SPLTV kelas X SMA Negeri 2 Indralaya Utara
Penggunaan teknologi seperti symbolab dalam proses pembelajaran sejalan dengan perkembangan era digital. Symbolab sebagai salah satu aplikasi yang menyediakan solusi matematika yang membantu siswa memahami langkah-langkah penyelesaian SPLTV secara bertahap. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan aplikasi symbolab dalam membantu siswa kelas X SMA Negeri 2 Indralaya Utara menyelesaikan masalah SPLTV. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui tes tertulis berupa 2 soal uraian yang dirancang untuk mengukur kelancaran prosedural matematis siswa dalam menyelesaikan masalah mengenai SPLTV dengan bantuan aplikasi symbolab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kelancaran prosedural siswa memiliki kategori sedang dengan persentase sebanyak 46,7%. Hasil tes kelancaran prosedural siswa terbagi menjadi 3 kategori yaitu 16,7% berkategori tinggi dengan jumlah siswa sebanyak 5 orang, 46,7% berkategori sedang dengan jumlah siswa sebanyak 14 orang, dan 36,7% berkategori rendah dengan jumlah siswa sebanyak 11 orang. Dengan demikian, aplikasi symbolab efektif dalam meningkatkan kelancaran prosedural matematis siswa sehingga memudahkan siswa dalam menyelesaikan masalah SPLTV
Pemanfaatan tulang bebek sebagai adsorben metilen biru pada limbah industri tekstil
Industri tekstil saat ini, menimbulkan masalah baru yaitu limbah. Salah satunya di Kalimantan Timur, merupakan penghasil tesktil dibidang tenun sarung Samarinda. Dalam pewarnaan tenun, menggunakan pewarna alami dan sintesis. Penggunaan pewarna sintesis dapat menghasilkan limbah yang sangat berbahaya jika di buang langsung ke lingkungan, terutama sungai. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengurangi limbah cair zat warna adalah dengan menggunakan adsorben. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui massa optimum, waktu kontak optimum, dan pH optimum terhadap adsorbsi metilen biru dengan menggunakan adsorben teraktivasi dari tulang bebek serta penentuan model kinetika adsorbsi dan isoterm adsorbsi. Teknik analisis data menggunakan Microsoft Excel 2010. Hasil penelitian menunjukkan bahwa massa optimum adsorben yang diperoleh pada 0,75 gram yang diaktivasi selama 6 jam dengan suhu 600℃, waktu kontak optimum diperoleh pada 40 menit, dan derajat keasaman (pH) optimum berada pada pH 5, serta model kinetika adsorbsi yang diperoleh ialah pada model pseudo orde 2 dan model isoterm adsorpsi Freundlich