Jurnal FKIP Universitas Mulawarman (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan)
Not a member yet
    1842 research outputs found

    Mengenal Permainan Tradisional Begasing sebagai Bentuk Penanaman Nilai-nilai Budaya Anak

    Get PDF
    Revolusi Indrusti 4.0 masa yang ditandai dengan perkembangan teknologi digital, kecerdasan buatan, dan integrasi sistem yang dapat mengubah cara manusi bekerja, dapat memberi dampak negatif didalamnya, terselimutinya para manusia dengan teknologi menybabkan peninggalan leluhur mulai merosok dan kehilangan minat dalam bermain salah satu peninggalan budaya yang punah karena pergantian zaman adalah permainan tradisional Begasin. Begasing merupakan prmainan tradisional yang diwariskan oleh leluhur zaman dahulu yang berasal dari Kalimantan Timur, Tenggarong, Kutai Kartanegara. Artikel ini menjelaskan tentang asal usul Begasing yang berasal dari buah berembang yang sudah ada sejak kerajaan Mulawarman Abat 2, alat yang digunakan dalam memainkan Begasing adalah tali dan Begasing, bahan yang digunakan dalam pembuatan Begasing berasal dari kayu banggris.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengenalkan kepada masyarakat indonesia khusunya anak usia dini untuk mengembangkan dan melestarikan permainan tradisional begasing yang mengandung nilai-nilai budaya didalamnya. Cara memainkan Begasing dengan cara melilitkan tali pada leher Begasing dan melemparkannya ke bawah, menarik tali ke belakang dengan kuat sehingga gasing berputar cepat pada satu titik, nilai-nilai budaya yang terkandung dalam permainan Begasing adalah sportivitas, kreativitas, tanggung jawab, kesabaran, kejujuran dan keikhlasan Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan dokumentasi melalui pendekatan kualitatif dengan dekriptif atau analisis

    Penentuan kondisi optimum penjerapan ekstrak etanol bunga dadap merah (Erythrina cristagalli L.) oleh kertas saring

    Get PDF
    Bunga dadap merah (Erythrina cristagalli L.) berpotensi untuk dijadikan indikator asam basa alami. Penelitian ini dirancang untuk mengetahui kondisi optimum penjerapan ekstrak etanol bunga dadap merah oleh kertas saring. Ekstrak etanol bunga dadap merah diperoleh dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 95% selama 24 jam. Larutan indikator kemudian diuji perubahan warnanya pada larutan pH 1-14. Larutan indikator selanjutnya digunakan untuk menentukan kondisi optimum (waktu kontak, MLR, suhu dan konsentrasi) penjerapan ekstrak oleh kertas saring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penjerapan ekstrak etanol bunga dadap merah oleh kertas saring meningkat seiring meningkatnya waktu kontak, material to liquor ratio (MLR), suhu dan konsentrasi. Waktu kontak dan suhu optimum pada penelitian ini adalah 60 menit dan 78°C, sementara MLR dan konsentrasi maksimum diperoleh pada 1:150 dan pemekatan 6×

    Penerapan Model Problem Based Learning Berbasis Budaya Melayu untuk Meningkatkan Keterampilan Pemecahan Masalah Fisika Siswa SMA

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model problem based learning berbasis budaya Melayu dalam meningkatkan keterampilan pemecahan masalah fisika siswa SMA. Budaya Melayu dipilih sebagai pendekatan kontekstual dalam pembelajaran karena nilai-nilai lokal yang terkandung di dalamnya, seperti permainan tradisional, perayaan budaya serta kebiasaan dalam bermusyawarah yang diharapkan dapat memberikan gambaran konkrit dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen yang terdiri dari kelas eksperimen yang menerapkan model pembelajaran problem based learning berbasis budaya Melayu dan kelas kontrol yang menerapkan model pembelajaran konvensional. Instrumen dalam penelitian ini berupa soal pre test dan post test pada setiap pertemuan dan tes keterampilan pemecahan masalah yang terdiri dari 6 butir soal essai. Teknik analisis data menggunakan analisis N-gain dan uji t. Hasil analisis N-gain menunjukkan nilai 0,48 pada pertemuan ketiga pada kelas ekperimen dan nilai 0,32 untuk kelas kontrol. Hasil uji t diperoleh bahwa ada perbedaan karena pengaruh penggunaan model pembelajaran problem based learning berbasis budaya Melayu terhadap keterampilan pemecahan masalah fisika siswa SMA

    PENGUATAN MANAJEMEN TATA KELOLA SATUAN PENDIDIKAN NONFORMAL SKB KEPULAUAN UNTUK PENINGKATAN KINERJA PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

    Get PDF
    Manajemen tata kelola satuan pendidikan nonformal, khususnya Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) di wilayah kepulauan, menghadapi berbagai tantangan dalam peningkatan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan manajemen tata kelola SKB kepulauan guna meningkatkan kualitas layanan pendidikan nonformal. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik studi kasus pada beberapa SKB di wilayah kepulauan Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan manajemen berbasis keterlibatan komunitas, pemanfaatan teknologi, serta peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan berkelanjutan merupakan faktor utama dalam meningkatkan efektivitas tata kelola SKB. Studi ini merekomendasikan kebijakan yang mendukung aksesibilitas pendidikan, kolaborasi dengan pemangku kepentingan, serta optimalisasi sumber daya untuk memastikan keberlanjutan program pendidikan nonformal di wilayah kepulauan

    DINAMIKA KONSEP DIRI PADA ANAK JALANAN DI LAMPU MERAH KOTA MAKASSAR

    Get PDF
    Fenomena merebaknya anak jalanan merupakan persoalan sosial yang komplek yang dapat dijumpai di berbagai wilayah di Indonesia. Mengenai fenomena yang peneliti dapatkan dimana anak jalanan lebih menggunakan sebagian besar waktunya untuk melakukan aktivitas di jalan, dengan tujuan untuk membantu ekonomi keluarganya dan mencukupi kebutuhannya, dengan cara mengamen di lampu merah. Dalam penelitian ini subjek merupakan anak jalanan yang senantiasa setiap hari pulang kerumah dan masih memiliki hubungan baik dengan orang tuanya. Konsep diri sendiri merupakan gambaran yang dimiliki individu mengenai dirinya sendiri. Konsep diri juga bisa diartikan sebagai evaluasi individu mengenai dirinya sendiri, penilaian atau penafsiran mengenai diri sendiri oleh individu yang bersangkutan. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana gambaran konsep diri anak jalanan yang ada di sekitaran lampu merah Kota Makassar dimana pada penelitian ini dilakukan di titik rawan anak jalanan yaitu di lampu merah perempatan jalan sungai saddang Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara semi terstruktur, observasi non- partisipan dan dokumentasi. Keabsahan data yang peneliti gunakan yaitu trianggulasi sumber. Subjek pada penelitian ini berjumlah 3 orang anak jalanan dengan rentang usia 12-18 tahun. Hasil penelitian yang peneliti dapatkan bahwa gambaran konsep diri ketiga subjek yaitu positif. Terlihat dari subjek yang merasa bersyukur dengan keadaan dirinya, merasa cukup puas dengan dirinya meskipun diri subjek sadar bahwa dirinya memiliki kekurangan, merasa jadi pribadi yang tepat, memiliki hubungan baik dengan keluarga dan memiliki hubungan baik dengan lingkungan sekitarnya

    Efektivitas kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar siswa dengan model PBL berbantuan aplikasi Kahoot di MTsS Kesuma LKMD

    Get PDF
    Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji keefektifan model Problem-Based Learning (PBL) berbantuan aplikasi Kahoot terhadap kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar siswa kelas VII pada materi aritmatika sosial di MTsS Kesuma LKMD. Penelitian eksperimen ini mengadopsi desain pretest-posttest control group design. Sampelnya meliputi dua kelas, yakni kelas VII-1 selaku kelompok eksperimennya (39 siswa) dan kelas VII-2 selaku kelompok kontrolnya (42 siswa). Teknik pengumpulan data yang dipergunakan ialah tes dan angket. Data dianalisis mengadopsi uji t dan N-Gain. Temuan penelitian mengonfirmasi adanya perbedaan yang signifikan di antara kemampuan pemecahan masalah siswa yang menggunakan model PBL berbantuan aplikasi Kahoot dengan yang menggunakan metode pembelajaran konvensional. Rata-rata kemampuan pemecahan masalah pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Rata-rata motivasi belajar siswa sebelum menggunakan model PBL berbantuan aplikasi Kahoot sebesar 74,82%, meningkat menjadi 90,08% setelah menggunakan model. Peningkatan motivasi belajar sebesar 0,61% tergolong sedang. Alhasil, kesimpulannya bahwa model PBL berbantuan aplikasi Kahoot efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan motivasi belajar siswa kelas VII pada materi aritmatika sosial di MTsS Kesuma LKMD

    Eksplorasi etnomatematika pada rumah adat Seddi Ariri To Manurung kabupaten Enrekang

    Get PDF
    Etnomatematika menjadi suatu pendekatan ilmu pengetahuan matematika yang terintegrasi dengan nilai-nilai kebudayaan dalam suatu fenomena. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui makna filosofi yang terdapat pada rumah adat Seddi Ariri To Manurung, untuk memperlihatkan aktivitas etnomatematika pada rumah adat Seddi Ariri To Manurung, dan mengenalkan konsep geometri pada bangunan rumah adat Seddi Ariri To Manurung. Metode penelitian yang digunakan merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan etnografi. Lokasi penelitian terletak di desa Limbuang, kecamatan Maiwa, kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Hasil penelitian diperoleh bahwa rumah adat Seddi Ariri To Manurung memiliki makna filosofi yang berkaitan dengan angka 1 dan 12 pada elemen dan struktur bangunan rumah. Terdapat aktivitas etnomatematika berupa perhitungan dan pengukuran dan terdapat konsep geometri pada rumah adat Seddi Ariri To Manurung diantaranya konsep geometri hubungan antara dua garis. Hasil ini juga memperlihatkan konsep geometri bangun datar dan ruang diantaranya segitiga, persegi panjang, trapesium, belah ketupat, lingkaran, prisma segitiga, balok, limas segitiga, dan bola. Terdapat pula konsep geometri transformasi yaitu konsep translasi dan konsep dilatasi. Implikasi penelitian ini bahwa konsep geometri dapat dieksplorasi melalui kebudayaan berupa rumah adat Seddi Ariri To Manurung di kabupaten Enrekang karena memiliki desain struktural yang unik sehingga mampu menjadi media pembelajaran yang menarik

    Pengaruh kecemasan matematika siswa kelas VIII SMP wilayah pulau-pulau kecil perbatasan terhadap kemampuan literasi matematika

    Get PDF
    Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi apakah kecemasan matematika siswa SMP di daerah pulau-pulau kecil perbatasan berpengaruh terhadap kemampuan literasi matematika menurut versi PISA. Penelitian ini merupakan penelitian ex post facto tipe regresi linier sederhana dimana kecemasan matematika bertindak sebagai variabel bebas (X) dan kemampuan literasi matematika sebagai variabel terikat (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri Tiakur Kab. Maluku Barat Daya dengan sampel adalah siswa kelas VIIID berjumlah 26 siswa yang dipilih secara acak dengan melakukan pengundian. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu angket kecemasan matematika dan soal literasi matematika PISA level 1-3. Teknik analisis data menggunakan statistik inferensial berupa uji prasyarat normalitas dan linieritas serta uji hipotesis berupa analisis model regresi linier sederhana, uji signifikansi persamaan regresi, dan analisis kekuatan pengaruh dengan R2. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh negatif kecemasan matematika terhadap kemampuan literasi matematika siswa dengan model regresi linier sederhananya adalah Y=-0.962+0.722X dan R2=0.204 yang berarti 20,4% kemampuan literasi matematika siswa dipengaruhi oleh kecemasan matematika siswa itu sendiri sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa kecemasan matematika mempengaruhi literasi matematika siswa di pulau-pulau kecil, membutuhkan pendekatan pembelajaran yang mendukung dan pelatihan guru

    Efektivitas Penggunaan Media Video Pada Pembelajaran Geografi Terhadap Hasil Belajar Kognitif Peserta Didik Kelas XI SMA Negeri 10 Pontianak

    Get PDF
    Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur efektivitas pembelajaran menggunakan media video terhadap hasil belajar kognitif pada siswa kelas XI di SMA Negeri 10 Pontianak. Desain digunakan dalam penelitian adalah Quasi Eksperimental dengan jenis Non-equivalent Control Group Design. Kelas XI D dipilih sebagai kelas eksperimen, sementara kelas XI E menjadi kelas kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji t-tidak berpasangan untuk menguji perbedaan rata-rata antara kelompok eksperimen dan kontrol. Sebelumnya, dilakukan pemeriksaan normalitas dan homogenitas data. Berdasarkan hasil penelitian, nilai siswa yang menggunakan video sebagai media pembelajaran adalah 64,77, sedangkan yang menggunakan powerpoint adalah 58,60. Dengan menggunakan uji t, nilai thitung (2,099) melebihi nilai ttabel (1,997), menunjukkan bahwa penggunaan video berpengaruh terhadap hasil belajar kognitif siswa. Ukuran efeknya sebesar 0,5821, menunjukkan pengaruh yang sedang.   Kata kunci: Media Video, Media Powerpoint, Hasil Belaja

    A Corpus-Based Study On The Use Of Reporting Verbs In Applied Linguistics Journal Articles Published From 2020-2024

    Get PDF
    Reporting verbs are essential in academic writing because they help convey the writer's stance, attitude, and relationship with the reader, as highlighted in corpus-based research. This research was a corpus-based study that investigated the use of reporting verbs in applied linguistics journal articles published between 2020 and 2024. The main objectives were to identify the categories of reporting verbs used in the articles and determine the most frequently used categories within this period. This research applied a corpus linguistic technique, which used quantitative methods. The study specifically focuses on the frequency of reporting verbs in journal articles published within the selected time period. A corpus of 316 articles from the Indonesian Journal of Applied Linguistics was used as a data for the analysis. The data was processed using the software tool AntConc 4.2.0, which allowed for a detailed examination of the reporting verb frequencies and their categorization. The results revealed that Discourse Acts were the most frequently used reporting verbs, followed by Research Acts and Cognition Acts. Within the Discourse Acts category, the "certainty" subcategory emerged as the most prevalent

    1,605

    full texts

    1,842

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal FKIP Universitas Mulawarman (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇