Jurnal FKIP Universitas Mulawarman (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan)
Not a member yet
1842 research outputs found
Sort by
Senyawa metabolit sekunder dan aktivitas antioksidan ekstrak metanol bunga doyo (Curculigo latifolia Lend.)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder dan aktifitas antioksidan bunga doyo (Curculigo latifolia Lend.) dari Kota Tenggarong, Indonesia. Bunga doyo segar dikeringkan di bawah naungan selama 2 hari. Bunga kering diekstraksi dengan metanol selama 24 jam dengan metode maserasi. Filtrat dipekatkan menggunakan rotary evaporator. Senyawa metabolit sekunder dianalisis secara kualitatif dengan metode uji warna. Total senyawa fenolik dan flavonoid diuji menggunakan metode Folin-Ciocalteau dan aluminum klorida. Aktifitas antioksidan ekstrak diuji menggunakan uji penangkapan radikal DPPH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol bunga doyo mengandung alkaloid, flavonoid, fenolik, tannin dan terpenoid. Total senyawa fenolik dan flavonoid adalah 134,06 ± 0,85 mg/g ekstrak dan 39,70 ± 1,41 mg/g ekstrak. Kemampuan penangkapan radikal DPPH ekstrak metanol bunga doyo mencapai 95,08 ± 0,00% pada konsentrasi 30,00 mg/mL. Dapat disimpulkan bahwa bunga doyo dapat dijadikan agen penangkap radikal bebas
Science and Engineering Practices Elements on Physics Textbook: A Comparison Between Indonesia and Malaysia
Many countries are revitalizing science subjects by strengthening the integration of science content with engineering, technology, and mathematics content and skills, creating STEM learning. However, the availability of textbooks capable of facilitating this integration remains limited. This study aims to analyze the Science and Engineering Practice content in high school physics textbooks used by Indonesian and Malaysian schools. This study is qualitative descriptive research with content analysis. The analysis was conducted on two samples of Indonesian and Malaysian books each. Content analysis is based on the SEPAR (Science and Engineering Practice Assessment Rubric) that divides Science and Engineering Practice into 8 elements. The analysis showed that Indonesian textbooks' Science and Engineering Practice content is still lacking compared to Malaysian books in all elements. The most common aspects found in Indonesian books are asking questions and defining problems. These results show that Malaysian high school physics textbooks represent many elements of Science and Engineering Practices, but there are still several elements that are not optimal. This research highlights the importance of improving the representation of Science and Engineering Practice in Physics textbook
Perbandingan Efektivitas Model Pembelajaran Problem Based Learning dan Project Based Learning Ditinjau dari Aspek Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik SMA Negeri 4 Samarinda
Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan abad ke-21 yang penting dikembangkan dalam pembelajaran fisika. Penelitian ini bertujuan membandingkan efektivitas model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PjBL) ditinjau dari aspek kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas XI SMA Negeri 4 Samarinda. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group. Sampel terdiri dari dua kelas eksperimen (PBL dan PjBL) serta satu kelas kontrol, masing-masing berjumlah 34 peserta didik. Instrumen berupa tes pilihan ganda berjumlah 25 soal dengan reliabilitas 0,606. Hasil uji Wilcoxon Signed Rank menunjukkan peningkatan signifikan dalam semua kelas (p < 0,05), dan uji Mann-Whitney U menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara PBL dan PjBL (p = 0,575), meskipun keduanya secara signifikan terdapat perbedaan dengan kelas kontrol. Temuan ini menunjukkan bahwa baik PBL maupun PjBL memiliki efeknya yang sama terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan Webgis Kependudukan Terhadap Keterampilan Berpikir Spasial Siswa
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penerapan Problem Based Learning (PBL) berbantuan WebGIS Kependudukan terhadap keterampilan berpikir spasial siswa dalam pembelajaran Geografi di SMA Negeri 1 Tejakula. Berbagai studi sebelumnya telah memanfaatkan WebGIS dalam pembelajaran, namun penggunaan WebGIS Kependudukan secara khusus masih sangat terbatas. penelitian sebelumnya yang memanfaatkan WebGIS Kependudukan menggunakan model Project Based Learning (PjBL), sehingga efektivitasnya dalam model PBL belum banyak dieksplorasi. Kondisi ini menjadi celah penelitian yang penting untuk dikaji lebih mendalam. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu dengan pretest–posttest control group yang melibatkan 68 siswa. Keterampilan berpikir spasial diukur melalui tes esai yang dikembangkan berdasarkan empat indikator utama, yaitu comparisons, region, aura, dan transitions. Analisis peningkatan kemampuan dilakukan menggunakan uji N-Gain untuk menilai efektivitas pembelajaran secara proporsional antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL berbantuan WebGIS Kependudukan memberikan peningkatan keterampilan berpikir spasial yang lebih tinggi dibandingkan pembelajaran konvensional. Kelas eksperimen memperoleh nilai N-Gain sebesar 0,72 (kategori tinggi), sedangkan kelas kontrol hanya mencapai 0,24 (kategori rendah). Temuan ini menunjukkan bahwa integrasi PBL dan teknologi geospasial mampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, kontekstual, dan membantu siswa memahami data keruangan secara lebih mendalam
Perbandingan analisis proksimat gelatin, bilangan iodium, dan bilangan penyabunan antara lidah babi dan lidah sapi sebagai acuan produk halal
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kadar proksimat gelatin, bilangan iodin, dan bilangan penyabunan yang terkandung pada lemak babi dan lemak sapi sebagai acuan produk halal. Penelitian ini akan menggunakan lidah babi dan lidah sapi murni untuk mengetahui sifat-sifat kimianya yaitu analisis proksimat gelatin yang mencakup penentuan kadar abu, kadar air dan protein. Sifat lain yang dibandingkan adalah besarnya bilangan iodium dan bilangan penyabunan sebagai penentu kualitas lemak tersebut. Lidah sapi dan lidah babi terlebih dahulu di extrak lalu dirubah menjadi gelatin. Selanjutnya dilakukan parameter-parameter di atas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gelatin dari lidah sapi pada semua penentuan lebih tinggi dari gelatin lidah babi. Hal ini menandakan bahwa konsumsi lidah sapi mempunyai banyak kandungan proksimat dibandingkan lidah babi. Begitu pula kualitas gelatin lidah sapi juga cukup tinggi dibandingkan gelatin lidah babi
Efektivitas Program Pendidikan Karakter dalam Manajemen Pendidikan untuk Mengurangi Kasus Kekerasan Seksual di Universitas
Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas program pendidikan karakter yang diterapkan di Universitas Mulawarman dalam menekan kasus kekerasan seksual di kalangan mahasiswa. Dengan pendekatan studi kasus kualitatif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan enam mahasiswa korban kekerasan seksual dan satu perwakilan dari Pusat Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Samarinda. Observasi langsung dilakukan terhadap kegiatan program untuk mendapatkan gambaran rinci mengenai pelaksanaan dan dampaknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah mengikuti program, sebanyak 83% mahasiswa yang diwawancarai memahami lebih baik konsep consent, batasan sosial, dan jenis perilaku yang dikategorikan sebagai kekerasan seksual. Program ini juga meningkatkan empati terhadap korban dan membangun kesadaran akan pentingnya komunikasi yang jelas dalam hubungan sosial. Namun, penerapan pemahaman tersebut di kehidupan sehari-hari masih menghadapi hambatan, seperti kurangnya layanan konseling berkelanjutan dan tidak adanya program tindak lanjut yang konsisten. Program ini dinilai efektif dalam meningkatkan kesadaran, tetapi integrasi lebih mendalam ke dalam kurikulum dan penyediaan dukungan pasca-pelatihan diperlukan untuk memperkuat dampak jangka panjang. Peneliti merekomendasikan agar mahasiswa dilibatkan aktif dalam desain program, edukasi pelaporan kekerasan seksual diperluas, dan teknologi digital seperti aplikasi pesan instan dan media sosial dimanfaatkan untuk meningkatkan akses informasi. Hal ini dapat memberikan solusi praktis dalam mendorong keberlanjutan dan efektivitas program di masa depan
Peningkatan Kemampuan Kognitif melalui Game Edukasi Anak Cerdas pada Kelompok B di TK Tunas Rimba 1 Samarinda
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif anak melalui game edukasi program pembelajaran anak cerdas (cermat, rajin dan asyik) permainan mengenal huruf A-Z pada kelompok b (usia 5-6 tahun) di TK Tunas Rimba 1 Samarinda. Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Instrumen dalam penelitian ini adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mingguan (RPPM), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH), Lembar Observasi Anak, dan Lembar Observasi Guru. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif statistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa melalui game edukasi program pembelajaran anak cerdas permainan mengenal huruf A-Z, peserta didik kelompok b (usia 5-6 tahun) di TK Tunas Rimba 1 Samarinda mengalami peningkatan kemampuan kognitif dari beberapa siklus yang telah dilakukan. Pra siklus menunjukkan bahwa kemampuan kognitif peserta didik hanya 30,76%. Pemberlakuan siklus I pada peserta didik meningkatkan kemampuan kognitif menjadi 48,70%. Pemberlakuan siklus II meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik menjadi 64,09%. Pemberlakuan siklus III meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik hingga 84,61%
Menyesuaikan Asesmen Berdiferensiasi dengan Kebutuhan dan Kemampuan Siswa di TK Ukan Hasupa Kelas B
Keragaman kemampuan pada siswa menjadi tantangan dalam melakukan asesmen kemampuan umum siswa. Situasi seperti ini, asesmen berdiferensiasi tampak menjadi pilihan yang tepat, selain mengukur hasil kemampuan siswa namun juga mengukur proses belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi asesmen berdiferensiasi di TK Ukan Hasupa kelas B sebagai upaya mengakomodasi keragaman kemampuan, minat, dan kebutuhan belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen berdiferensiasi memberikan dampak positif terhadap keterlibatan dan perkembangan siswa, terutama dalam konteks pendidikan anak usia dini. Guru menyesuaikan materi, metode, dan produk asesmen berdasarkan profil belajar masing-masing siswa. Implementasi asesmen ini tidak hanya memperkuat proses pembelajaran yang inklusif, tetapi juga mendorong pengembangan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan kolaborasi. Meskipun demikian, pelaksanaannya memerlukan persiapan matang, kompetensi guru yang memadai, serta dukungan sarana dan kerja sama dari seluruh pemangku kepentingan. Penelitian ini menegaskan bahwa asesmen berdiferensiasi selaras dengan prinsip kurikulum merdeka dan relevan diterapkan dalam pendidikan anak usia dini
Menuju Indonesia Emas: Strategi dan Implementasi Assessment Pembelajaran PAUD dengan Kurikulum Merdeka di TK Ukan Hasupa
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran krusial dalam pembentukan karakter dan kemampuan anak, yang akan mempengaruhi masa depan bangsa. Dalam rangka mendukung tujuan Indonesia Emas 2045, implementasi Kurikulum Merdeka di tingkat PAUD/TK menjadi sangat penting. Artikel ini mengkaji strategi dan implementasi assessment pembelajaran di TK Ukan Hasupa, Kalimantan Timur, yang mengadaptasi Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka di TK Ukan Hasupa diterapkan dengan fokus pada pembelajaran berbasis bermain, penguatan karakter Pancasila, dan penilaian holistik untuk memantau perkembangan anak. Namun, tantangan seperti kesiapan pendidik, keterbatasan sumber daya, dan peran orang tua masih menjadi hambatan dalam implementasi yang optimal. Meski demikian, pendekatan yang fleksibel dan berpusat pada anak menunjukkan potensi untuk menciptakan generasi yang berkualitas sesuai dengan visi Indonesia Emas
Independent Curriculum Assessment and Evaluation in History Learning in Public High Schools throughout Barito Kuala Regency
This research uses a qualitative approach. Data collection and data sources were determined by purposive sampling. Data collection techniques were carried out using observation, interviews and documentation. Data analysis techniques are carried out through data collection, reduction, presentation and conclusion. Then, to obtain the validity of the data in this research, the researcher used triangulation techniques. The research results show that the State High School in Barito Kuala has implemented an independent curriculum. Learning and assessment have been carried out in an integrated manner. In history learning, teachers use assessments to measure the achievement of learning objectives. Three types of assessments are used: diagnostic, formative, and summative. The assessment results are used as a basis for assessing students' cognitive, affective, and psychomotor aspects, as well as reflective material for teachers to use in determining subsequent learning strategies