Jurnal Pendidikan Tambusai (Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai)
Not a member yet
    21048 research outputs found

    Analisis Perlindungan Hukum terhadap Konsumen bagi Pengguna Qris Akibat Pemberian Admin Tambahan oleh Penjual

    No full text
    Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) merupakan standar nasional pembayaran berbasis kode QR yang ditetapkan oleh Bank Indonesia dengan tujuan untuk mempermudah, mempercepat, serta meningkatkan keamanan transaksi digital di masyarakat. Seiring dengan semakin luasnya penggunaan QRIS, muncul permasalahan dalam praktik, yaitu adanya pelaku usaha yang membebankan biaya administrasi tambahan kepada konsumen setiap kali melakukan pembayaran menggunakan QRIS. Padahal, biaya seperti Merchant Discount Rate (MDR) dan biaya settlement pada dasarnya merupakan kewajiban pelaku usaha sebagai bagian dari kerja sama dengan penyedia jasa pembayaran, sehingga tidak seharusnya dialihkan kepada konsumen. Pengenaan biaya tambahan tersebut, terlebih jika dilakukan tanpa pemberitahuan yang jelas, berpotensi melanggar prinsip perlindungan konsumen. Hal ini bertentangan dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, khususnya Pasal 4 dan Pasal 7, yang menjamin hak konsumen atas kenyamanan, keamanan, informasi yang benar dan jujur, serta perlakuan yang adil dalam setiap transaksi. Berdasarkan kondisi tersebut, kajian ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis praktik pengenaan biaya administrasi QRIS oleh oknum pelaku usaha ditinjau dari perspektif hukum yang berlaku di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan normatif dengan studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan terkait serta kebijakan teknis yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia. Hasil kajian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kewajiban pelaku usaha dan hak-hak konsumen, sekaligus memberikan rekomendasi yang konkret guna mewujudkan sistem transaksi digital yang adil, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku

    Kinerja Dinas Ketenagakerjaan dalam Pengawasan dan Perlindungan Hak – Hak Atas Upah Pekerja di Kota Medan

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan melihat bagaimana Kinerja Dinas Ketenagakerjaan dalam pengawasan dan perlindungan hak pekerja dalam pemberian upah. Dikatenakan terdapat tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan kompleksitas kasus-kasus upah masih menjadi hambatan yang perlu diatasi serta perlunya peningkatan pengawasan dan perlindungan hak upah oleh Dinas Ketenagakerjaan (DISNAKER). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian ini di Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan. Informan penelitian ini terdiri dari Kepala Tim Pengupahan, Kepala Tim Perselisihan, Mediator, dan Pekerja / Masyarakat. Tekhnik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka. data diperoleh dianalisis secara kualitatif dengan pendekatan teori kinerja organisasi yang dikemukakan Agus Dwiyanto meliputi Produktivitas, Kualitas Pelayanan dan Responsivitas. Teknik keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan tekhnik triangulasi sumber. Hasil penelitian ini adalah kinerja Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan dapat dilihat dari indikator efektivitas dimana pengawasan dan perlindungan yang dilakukan Disnaker dapat dilihat dari bagaimana penyelesaian mediator dalam melakukan mediasi kepada pihak pengusaha dan pekerja, sekumpulan mediator bekerja dengan mengumpulkan beberapa bukti sebagai acuan dan mencoba mediasi dengan pihak pengusaha untuk mempertimbang hasil dari hubungan industrial, tetapi dalam prosesnya justru ada beberapa kendala dan hambatan seperti pihak pengusaha yang bebal dengan hak pekerja dan juga keterbatasan kemampuan seorang mediator. Merujuk pada indikator kualitas pelayanan seorang mediator sudah memberikan kepuasan atau titik terang terhadap hak pekerja dikarenakan pelayanan yang sangat tertata dan sangat baik meskipun dilakukan sedikit lebih lama

    Kecemasan (Anxiety Disorder)

    No full text
    Anxiety disorders have surged post-COVID-19 in urban Indonesia, with daily stress, low social support, and negative thought patterns exacerbating symptoms among young adults, impairing daily functioning and academic performance. This study aimed to empirically analyze anxiety characteristics and Cognitive Behavioral Theory (CBT) application as contextual intervention using Beck Anxiety Inventory (BAI). Employing a quantitative descriptive approach, purposive sampling recruited 150 young adults (18-35 years) in urban areas; data were analyzed via SPSS descriptive statistics and Spearman correlations. Results revealed stress contributing 42% to anxiety variance, low support elevating risk 2.5-fold, and negative thinking 28% via rumination (r = -0.559, p < 0.05). Conclusions emphasize CBT\u27s 60% symptom reduction efficacy, advocating multidisciplinary policy integration for prevention

    Optimalisasi PPh Pasal 21 sebagai Upaya Perencanaan Pajak Pada UMKM Rotte Bakery Cabang Kubang Melalui Sosialisasi dan Pendampingan

    No full text
    Kegiatan sosialisasi dan pendampingan ini dilaksanakan di UMKM Rotte Bakery Cabang Kubang dengan fokus pada optimalisasi PPh Pasal 21 sebagai upaya perencanaan pajak bagi karyawan. Dalam pelaksanaannya, ditemukan bahwa pemahaman karyawan mengenai PPh Pasal 21 masih terbatas, terutama karena penghasilan yang diterima masih berada di bawah batas Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) sehingga tidak terdapat pemotongan pajak secara aktual. Kondisi tersebut menyebabkan rendahnya kesiapan karyawan dalam memahami kewajiban pajak di masa mendatang. Kegiatan dilaksanakan pada bulan November hingga Desember 2024 dengan metode sosialisasi, pendampingan, dan diskusi interaktif. Tahapan kegiatan meliputi survei awal, edukasi dasar mengenai PPh Pasal 21 dan ketentuan PTKP, simulasi sederhana perhitungan PPh Pasal 21, serta pendampingan pemahaman pencatatan penghasilan sebagai dasar perencanaan pajak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kesadaran karyawan terkait PPh Pasal 21, meskipun saat ini belum terdapat kewajiban pemotongan pajak. Karyawan menjadi lebih memahami konsep PPh Pasal 21, potensi kewajiban pajak di masa mendatang, serta pentingnya pencatatan penghasilan sebagai bentuk kesiapan perencanaan pajak. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung kesiapan perpajakan karyawan secara preventif dan optimalisasi PPh Pasal 21 dalam jangka panjang.   &nbsp

    Pengembangan Lks Berbasis Project Based Learning Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif Pada Materi Fluida Dinamis Kelas XI SMA/MA

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis Project Based Learning (PjBL) yang terintegrasi dengan keterampilan berpikir kreatif pada materi Fluida Dinamis kelas XI SMA/MA serta menilai tingkat validitas LKS yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas tiga validator ahli yang melakukan uji validitas produk. Instrumen penelitian berupa lembar validasi yang mencakup aspek kelayakan isi, kelayakan model PjBL, kelayakan keterampilan berpikir kreatif, kebahasaan, penyajian, dan kegrafisan. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS berbasis PjBL yang dikembangkan memiliki nilai rata-rata validitas sebesar 84,73% dengan kategori sangat valid. Dengan demikian, LKS berbasis Project Based Learning pada materi Fluida Dinamis layak digunakan sebagai bahan ajar untuk mendukung peningkatan keterampilan berpikir kreatif siswa kelas XI SMA/MA

    Politik Stigmatisasi Pasca-1965 dan Reproduksinya melalui Pendidikan: Studi Historis terhadap Etnis Tionghoa di Indonesia

    No full text
    Penelitian ini mengkaji politik stigmatisasi pasca Peristiwa 1965 dan reproduksinya melalui pendidikan terhadap etnis Tionghoa di Indonesia. Peristiwa tersebut tidak hanya berdampak pada perubahan politik, tetapi juga melahirkan diskriminasi struktural yang memengaruhi akses dan pengalaman pendidikan kelompok minoritas. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis bentuk stigmatisasi sosial yang dilembagakan negara, dampaknya terhadap segmentasi pendidikan, serta mekanisme yang melanggengkannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode historis melalui studi pustaka terhadap buku, jurnal ilmiah, dokumen kebijakan, dan sumber sejarah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan diskriminatif Orde Baru, termasuk asimilasi paksa dan narasi sejarah resmi, menjadikan pendidikan sebagai instrumen reproduksi stigma. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa stigmatisasi pasca 1965 tidak berhenti pada ranah kebijakan, tetapi membentuk ketimpangan pendidikan jangka panjang yang masih dirasakan hingga masa pasca Reformasi

    Menjadi Diri yang Dipercaya: Studi Naratif tentang Pembentukan Personal Branding dan Nilai Diri pada Pengusaha

    No full text
    Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang pembentukan personal branding dan hubungannya dengan nilai diri pengusaha. Penelitian melibatkan lima pengusaha aktif berusia 20 hingga 35 tahun dan menggunakan pendekatan fenomenologis kualitatif dengan metode Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Data diperoleh melalui wawancara dan analisis konten media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa personal branding tidak hanya meningkatkan kepercayaan diri dan nilai diri, tetapi juga menimbulkan tekanan psikologis terkait konsistensi citra dan identitas diri. Hasilnya menunjukkan bahwa personal branding adalah proses identitas psikologis dan bukan hanya strategi pemasaran

    Implementasi AI Tools dalam Desain Pembelajaran Digital di Sekolah Dasar: Studi tentang Praktik dan Persepsi Guru

    No full text
    Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah memengaruhi desain pembelajaran digital di Sekolah Dasar (SD). Penelitian ini bertujuan mengkaji implementasi AI tools dan persepsi guru SD terhadap penggunaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek guru SD yang memanfaatkan AI tools seperti ChatGPT dan Canva AI. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi dokumen pembelajaran digital, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik serta pemenuhan etika penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru SD memanfaatkan AI tools untuk merancang materi ajar, mengembangkan media interaktif, dan menyusun evaluasi secara lebih efisien dan kreatif. Persepsi guru terhadap AI tools umumnya positif, meski tantangan terkait etika, validitas konten, dan literasi digital tetap perlu diperhatikan. Implementasi AI yang efektif memerlukan dukungan kebijakan sekolah, pelatihan berkelanjutan, dan pedoman etis, sehingga AI berfungsi sebagai alat bantu pedagogis untuk memperkuat pembelajaran kontekstual dan bermakna bagi siswa SD

    Prediksi Kelulusan Mahasiswa Menggunakan Logistic Regression dan Random Forest Berdasarkan Data Akademik

    No full text
    Ketepatan waktu kelulusan mahasiswa merupakan indikator krusial bagi kualitas institusi pendidikan dan akreditasi program studi. Namun, pemantauan manual terhadap risiko keterlambatan lulus seringkali sulit dilakukan secara dini. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan performa algoritma Logistic regression dan Random Forest dalam memprediksi kelulusan mahasiswa berdasarkan data akademik semester awal. Dataset yang digunakan berjumlah 120 data mahasiswa, yang terdiri dari 100 data pelatihan dan 20 data pengujian, dengan parameter input berupa IPK semester 1-4, total SKS, serta nilai mata kuliah fundamental (Algoritma dan Basis Data). Eksperimen dilakukan menggunakan perangkat lunak Orange Data Mining. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Logistic regression memiliki performa yang lebih unggul dengan nilai Classification Accuracy (CA) sebesar 0,750 (75%), dibandingkan algoritma Random Forest yang mencapai nilai CA sebesar 0,683 (68,3%). Temuan ini mengindikasikan bahwa pola kelulusan pada dataset akademik yang digunakan cenderung memiliki hubungan linear yang kuat. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Logistic regression lebih efektif diimplementasikan sebagai instrumen sistem peringatan dini (early warning system) untuk mendeteksi mahasiswa yang berisiko lulus terlambat, sehingga pihak manajemen perguruan tinggi dapat memberikan intervensi akademik yang tepat sasaran

    Pengelolaan Program Literasi Sosial sebagai Upaya Meningkatkan Perilaku Prososial Anak Panti Asuhan

    No full text
    Keterbatasan sarana dan program pembinaan sosial di panti asuhan sering berdampak pada rendahnya perilaku prososial anak, seperti empati dan kerja sama. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan mengelola program literasi sosial sebagai upaya meningkatkan perilaku prososial anak panti asuhan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan PKM berbasis program. Subjek kegiatan berjumlah 12 anak asuh berusia 3–18 tahun di Panti Asuhan Mustika Abadi Anak Indonesia, yang dikelompokkan ke dalam tiga kelompok usia. Intervensi dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi permainan, dan refleksi berbasis experiential learning. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan perilaku prososial anak, ditandai dengan munculnya sikap empati, saling membantu, kerja sama, dan komunikasi sosial yang lebih positif pada seluruh kelompok usia. Program literasi sosial berbasis tahap perkembangan terbukti efektif sebagai media pembinaan sosial anak panti asuhan

    17,662

    full texts

    21,048

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Pendidikan Tambusai (Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇