Jurnal Pendidikan Tambusai (Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai)
Not a member yet
21048 research outputs found
Sort by
Pengaruh Model Problem Based Learning (PBL) terhadap Keterempilan Menulis Teks Berita Siswa Kelas VII SMP Negeri 13 Medan
Penelitian iini ibertujuan iuntuk menganalisis keterampilan siswa dalam menulis teks berita dengan menggunakan model discovery learning dan model problem based learning. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan model problem based learning terhadap keterampilan menulis teks berita siswa kelas VII SMP Negeri 13 Medan. Populasi dalam ipenelitian iini iseluruh isiswa ikelas VII yang iberjumlah 224 siswa. Sampel penelitian berjumlah 64 siswa yang terbagi dari dua kelas yaitu kelas kontrol sebanyak 32 siswa dan kelas eksperimen sebanyak 32 siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes penugasan dan pengamatan pada saat proses pembelajaran berlangsung. Setelah data dikumpulkan, analisis dilakukan menggunakan uji normalitas, homogenitas, dan hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan model problem based learning terhadap keterampilan siswa dalam menulis teks berita. Rata-rata nilai keterampilan menulis teks berita siswa yang diajar dengan model problem based learning adalah 75,62 termasuk kategori cukup dan melampaui kelompok model discovery learning yang hanya mencapai rata-rata 59,84 termasuk kategori kurang. Hal ini ditunjukkan dengan nilai signifikansi t hitung lebih kecil dari 0,05, yaitu <0,001 < 0,05, sehingga hipotesis nol (Ho) ditolak dan hipotesis altenatif (Ha) diterima. Hal ini membuktikan bahwa ada pengaruh yang cukup signifikan dari penggunaan model problem based learning terhadap keterampilan menulis teks berita pada siswa kelas VII SMP Negeri 13 Medan
Analisis Peran Perempuan dalam Mendukung Pemberdayaan Ekonomi Keluarga di Nagari Air Bangis
Penelitian ini dilatar belakangi oleh untuk menganalisis secara mendalam peran dan kontribusi perempuan petani sawah serta dampak dan tantangan yang mereka hadapi dalam mendukung upaya pemberdayaan ekonomi keluarga di Nagari Air Bangis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan analitis, yang berlokasi di Nagari Air Bangis, Kabupaten Pasaman Barat. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan perempuan petani sawah menggunakan teknik snowball sampling. Berdasarkan hasil penelitian maka peneliti memperoleh data mengenai peran perempuan sangat signifikan dan dominan dalam usaha tani sawah, terbukti dari persentase keterlibatan perempuan yang mencapai 78.95%. Peran mereka mencakup seluruh aspek usaha tani, mulai dari produksi (menanam, merawat, memanen), pemasaran hasil pertanian, hingga partisipasi dalam pengambilan keputusan ekonomi keluarga. Kontribusi aktif ini memberikan dampak positif berupa peningkatan pendapatan dan kesejahteraan keluarga, bahkan menempatkan kaum perempuan sebagai penyelamat perekonomian keluarga. Peran perempuan sebagai petani sawah di Nagari Air Bangis sangat mendukung dalam pemberdayaan ekonomi keluarga. Secara finansial, mereka adalah penyumbang pendapatan yang signifikan, di mana kontribusi dari usaha tani mencapai sekitar setengah dari total pendapatan keluarga, dan pendapatan ini ditegaskan sebagai penopang vital untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk biaya pendidikan anak. Para petani sawah di Nagari Air Bangis memiliki akses yang baik untuk mengikuti program pendidikan dan pelatihan pertanian yang diselenggarakan oleh pemerintah (Dinas Pertanian setempat) dan organisasi pertanian
Pengaruh Menu Makanan terhadap Daya Tarik dan Perkembangan Gizi Anak
Menu makanan memiliki peranan penting dalam meningkatkan daya tarik makan serta mendukung perkembangan gizi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan apa saja pengaruh menu makanan terhadap daya tarik makan dan perkembangan gizi anak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menu makanan yang bervariasi, bergizi seimbang, dan disajikan dengan tampilan menarik mampu meningkatkan minat makan anak. Peningkatan daya tarik makan tersebut berkontribusi terhadap pemenuhan kebutuhan gizi anak yang tercermin dari kondisi gizi yang lebih baik secara umum. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa perencanaan menu makanan yang memperhatikan variasi, kandungan gizi, dan penyajian memiliki peran penting dalam mendukung daya tarik makan serta perkembangan gizi anak. Oleh karena itu, diperlukan perhatian lebih dari orang tua dan pendidik dalam penyusunan menu makanan anak guna menunjang tumbuh kembang yang optimal
Peningkatan Kemampuan Mengenal Warna Dasar melalui Media Digital Flashcard pada Siswa Disabilitas Intelektual Ringan
Anak berkebutuhan khusus dengan hambatan kognitif kategori ringan kerap menemui kendala dalam menguasai kompetensi kognitif fundamental, termasuk di antaranya adalah kapasitas mengenal warna yang memiliki peran krusial untuk aktivitas keseharian dan kesiapan dalam proses pembelajaran. Riset ini dirancang dengan tujuan mengoptimalkan kompetensi pengenalan warna primer melalui implementasi media digital berbentuk flashcard. Riset ini menerapkan desain Penelitian Tindakan Kelas yang diimplementasikan melalui dua putaran siklus dengan melibatkan empat partisipan siswa yang mengalami hambatan intelektual ringan pada tingkat kelas III di institusi pendidikan khusus. Masing-masing putaran siklus mencakup fase persiapan, implementasi tindakan, pengamatan, serta evaluasi reflektif. Pengumpulan informasi dilakukan menggunakan instrumen observasi dan rubrik penilaian kinerja, selanjutnya dianalisis secara deskriptif melalui perhitungan persentase. Temuan riset mengindikasikan adanya peningkatan kompetensi identifikasi warna pada peserta didik. Pada putaran pertama, kapasitas siswa mengalami peningkatan namun belum memenuhi standar ketercapaian target pembelajaran. Setelah dilakukan penyempurnaan pada putaran kedua, keseluruhan siswa berhasil memenuhi kriteria keberhasilan
Campur Kode Bahasa Indonesia–Inggris dalam Media Sosial: Antara Gengsi Sosial dan Krisis Identitas Bahasa
Perpaduan unsur bahasa Indonesia dan Inggris dalam komunikasi di media sosial semakin marak, terutama di kalangan generasi muda. Fenomena ini sering kali dianggap sebagai wujud gengsi sosial atau gaya berbahasa modern, sekaligus menimbulkan kekhawatiran akan krisis identitas bahasa nasional. Artikel ini menyajikan kajian pustaka terhadap studi-studi terdahulu mengenai campur kode Indonesia–Inggris di media sosial, mengupas motif sosial dan konsekuensinya. Hasil telaah menunjukkan bahwa penggunaan campur kode banyak didorong oleh faktor sosial seperti ekspresi identitas kelompok dan faktor kemudahan atau kebutuhan leksikal, selain dipengaruhi oleh persepsi bahasa asing yang bernuansa prestise. Di sisi lain, dominasi campur kode berpotensi melemahkan rasa bangga berbahasa Indonesia dan mengikis fungsi Bahasa Indonesia sebagai identitas nasional
Gambaran Time Management Skill pada Kelompok Mahasiswa Pekerja Paruh Waktu
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran keterampilan manajemen waktu pada mahasiswa yang bekerja paruh waktu. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Data diperoleh dari 232 mahasiswa pekerja paruh waktu di wilayah Jabodetabek. Hasil penelitian menemukan bahwa mahasiswa yang bekerja memiliki keterampilan manajemen waktu yang baik dibandingkan mahasiswa yang tidak bekerja. Temuan sejalan kuat dengan Process Model Macan (1994), di mana peran ganda memicu siklus perencanaan, pengendalian, dan evaluasi waktu yang efektif, membentuk resiliensi psikologis dan visi karir realistis. Analisis crosstab per gender, usia (18-24 tahun), semester (1-9), IPK (3,50-4,00 dominan tinggi), serta jenis pekerjaan (ritel, F&B, administrasi) menegaskan adaptasi seragam tanpa disparitas signifikan, dengan pekerjaan paruh waktu sebagai katalisator soft skill. Beban eksternal justru memperkaya produktivitas dan prestasi akademik. Inkonsistensi minor pada sikap waktu menandakan potensi intervensi pengendalian distraksi digital. Penelitian ini memperkaya literatur PIO kontekstual Indonesia, validasi model klasik dalam dinamika modern mahasiswa pekerja.
 
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Problem Based Learning dengan Media Smart TV untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Sekolah Dasar
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran berbasis Problem Based Learning (PBL) berupa modul ajar, Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD), dan media pembelajaran berbasis Smart TV yang layak, praktis, dan efektif untuk meningkatkan aktivitas serta hasil belajar siswa Sekolah Dasar pada materi Kelipatan Persekutuan Terkecil (KPK) dan Faktor Persekutuan Terbesar (FPB). Metode penelitian menggunakan Research and Development (R&D) dengan tahapan: analisis kebutuhan, perancangan produk, validasi ahli, uji coba terbatas, revisi, dan uji coba luas. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa modul, LKPD, dan media Smart TV termasuk kategori sangat valid, dengan skor total materi 92,5%, media 92,5%, dan bahasa 90%. Implementasi di kelas menunjukkan bahwa penggunaan media interaktif Smart TV meningkatkan keterlibatan, motivasi, dan aktivitas belajar siswa. Analisis nilai siswa sebelum dan sesudah penggunaan media menunjukkan peningkatan rata-rata dari 72,4 menjadi 83,4, yang menegaskan efektivitas media dalam membantu pemahaman konsep KPK dan FPB. Penerapan modul, LKPD, dan media Smart TV berbasis PBL membuat pembelajaran lebih interaktif, kontekstual, dan bermakna, mempermudah guru dalam membimbing proses pemecahan masalah, serta membantu siswa membangun kemampuan berpikir kritis dan menerapkan konsep matematika pada situasi nyata. Revisi minor disarankan pada variasi soal, bahasa, dan desain media agar lebih relevan, menarik, dan mudah dipahami. Produk yang dikembangkan diharapkan menjadi solusi pembelajaran efektif untuk meningkatkan hasil belajar dan keterampilan berpikir tingkat tinggi siswa SD
Analisis Heat Stress Menggunakan Metode Temperature Humidity Index (THI) di Kota Padang
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat kenyamanan termal di Kota Padang dan bagaimana pengaruh tingkat kenyamanan termal terhadap heat stress di Kota Padang berdasarkan metode Temperature Humidity Index (THI). Data yang digunakan dalam studi ini yaitu curah hujan, suhu udara dan kelembaban udara dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Teluk Bayur periode 2009-2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kenyamanan termal di Kota Padang dengan kategori sebagian nyaman sebesar 91,11% dan kategori tidak nyaman sebesar 6,67%. Kenyamanan termal berpengaruh terhadap heat stress sebagai keseimbangan tubuh dengan lingkungan. Jika kondisi lingkungan masih dalam batas kenyamanan, maka tubuh dapat menjaga suhu tetap stabil melalui mekanisme fisiologis seperti penguapan keringat
Hubungan Usia Anak dengan Berat Badan Ideal Berdasarkan Data Stunting di Posyandu Kasih Ibu
Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan usia anak dengan berat badan ideal berdasarkan data pemantauan posyandu di Posyandu Kasih Ibu Kumanis, Jorong Simpang Tigo Sabiluru, Nagari Tanjung Labuah, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan bidan nagari dan dokumentasi pengukuran posyandu periode Desember 2024 dan Juni 2025. Subjek penelitian adalah 13 balita berusia 0-4 tahun (8 laki-laki, 5 perempuan). Hasil menunjukkan perbaikan status gizi berdasarkan indeks BB/U, dimana anak berstatus gizi normal meningkat dari 38,5% (Desember 2024) menjadi 69,2% (Juni 2025). Pada Desember 2024 ditemukan 1 anak gizi sangat kurang (7,7%), 1 anak gizi kurang (7,7%), 5 anak normal (38,5%), dan 1 anak risiko gizi lebih (7,7%). Periode Juni 2025 menunjukkan 1 anak gizi kurang (7,7%), 9 anak normal (69,2%), 1 anak risiko gizi lebih (7,7%), dan 2 anak gizi lebih (15,4%). Namun, masalah stunting masih tinggi dengan 84,6% anak mengalami stunting (TB/U) pada Juni 2025, menurun dari 3 anak sangat pendek (23,1%) dan 4 anak pendek (30,8%) pada Desember 2024 menjadi 1 anak sangat pendek (7,7%) dan 10 anak pendek (76,9%) pada Juni 2025. Penelitian ini menekankan pentingnya pemantauan rutin pertumbuhan balita di posyandu dan perlunya intervensi komprehensif untuk mengatasi stunting, termasuk perbaikan kualitas air, edukasi gizi, dan pemanfaatan sumber daya lokal
Menanamkan Nilai Toleransi dan Nasionalisme di Kalangan Pemuda Komunitas Motor Poseidon Pekanbaru Upaya Pencegahan Terorisme
Fenomena meningkatnya kerentanan generasi muda terhadap paparan ideologi radikal menjadi persoalan serius di tengah pesatnya perkembangan media sosial dan lingkungan sosial yang cenderung permisif terhadap sikap intoleran. Generasi muda khususnya pemuda yang berada pada fase pencarian jati diri, menjadi kelompok yang rentan terpengaruh oleh narasi ekstremisme yang dikemas secara menarik dan persuasif. Kondisi ini menuntut adanya peran aktif berbagai elemen masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai toleransi dan nasionalisme sebagai benteng ideologis bagi pemuda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif untuk menggambarkan secara mendalam proses penanaman nilai toleransi dan nasionalisme di kalangan pemuda. Subjek penelitian adalah pemuda berusia 18–30 tahun yang tergabung dalam Komunitas Motor Poseidon Pekanbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai toleransi dan nasionalisme dilakukan secara informal melalui berbagai kegiatan sosial, seperti bakti sosial, kegiatan kebersamaan dan interaksi rutin antaranggota. Kegiatan tersebut menanamkan nilai saling menghargai perbedaan, solidaritas serta cinta terhadap tanah air. Faktor pendukung utama dalam proses ini meliputi kuatnya solidaritas antaranggota komunitas serta kesadaran ideologis sebagian anggota tentang pentingnya menjaga persatuan dan keutuhan bangsa. Namun demikian terdapat pula faktor penghambat antara lain keterbatasan pengetahuan ideologis sebagian anggota dan kurangnya dukungan dana untuk pelaksanaan kegiatan secara berkelanjutan. Meski demikian penelitian ini menemukan bahwa penanaman nilai toleransi dan nasionalisme dalam komunitas motor tersebut berkontribusi signifikan terhadap penguatan ketahanan ideologis pemuda. Pemuda menjadi lebih kritis, selektif dan tanggap terhadap isu-isu radikalisme. Dengan demikian Komunitas Motor Poseidon berperan sebagai agen sosial yang efektif dalam menumbuhkan sikap cinta damai serta menolak kekerasan serta memperkuat komitmen kebangsaan di kalangan generasi muda