Jurnal Pendidikan Tambusai (Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai)
Not a member yet
21048 research outputs found
Sort by
Ekonomi Sirkular dengan Edukasi Limbah Cangkang Telur menjadi Pupuk Organik di Desa Wih Terjun, Pegasing, Aceh Tengah
Limbah atau sampah merupakan hal serius yang perlu ditangani. Salah satu hasil limbah rumah tangga adalah cangkang telur. Cangkang telur merupakan limbah organik yang kandungannya mempunyai banyak khasiat. Salah satu diantaranya dapat memberikan kesuburan pada tanah. Maka tujuan dari Pengabdian kepada Masyarakat adalah memanfaatkan limbah organik berupa cangkang telur menjadi pupuk cangkang telur. Pupuk ini dapat diaplikasikan dalam keadaan kering atau basah. Metode yang dilakukan adalah ceramah dan demonstrasi. Mitra yang hadir pada program ini adalah ibu-ibu rumah tangga sebanyak 21 orang. Hasil dari Pre-Test dan Post-Test menunjukkan bahwa mitra telah mengalami perubahan pengetahuan ke arah yang lebih positif. Sehingga diharapkan mitra dapat melakukan proses pembuatan pupuk cangkang telur secara mandiri. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kebanyakan mitra menilai atas pelaksanaan program PkM ini dengan positif. Mitra akan mengikuti program yang sama apabila diadakan lagi dengan berbagai tema lainnya, Selama pelaksanaan PkM ini mitra terlihat sangat antusias. Harapannya mitra dapat membuat sendiri pupuk cangkang telur dan memasarkannya secara bersama-sama. Sehingga dapat tercipta ekonomi sirkular yang dapat memberikan pendapatan tambahan pada masyarakat setempat
Komunikasi Pemasaran Melalui Branding dalam Mempertahankan Citra Perusahaan Grand Citra Mandiri
Persaingan industri properti yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk mampu mempertahankan citra perusahaan melalui komunikasi pemasaran yang efektif. Grand Citra Mandiri sebagai pengembang perumahan di Kota Palembang pernah mengalami penurunan citra akibat peristiwa banjir yang menimbulkan persepsi negatif di kalangan calon konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi pemasaran melalui branding yang dilakukan oleh Grand Citra Mandiri dalam mempertahankan citra perusahaan serta implikasinya terhadap minat beli konsumen. Penelitian ini menggunakan teori Integrated Marketing Communication (IMC) dan konsep branding sebagai landasan teori. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan komunikasi pemasaran yang terintegrasi, konsistensi pesan branding, serta peran aktif tim pemasaran dalam menyampaikan informasi secara transparan berperan penting dalam menjaga kepercayaan konsumen. Komunikasi pemasaran melalui branding terbukti tidak hanya berfungsi sebagai alat promosi, tetapi juga sebagai strategi dalam mempertahankan citra perusahaan di tengah pengalaman negatif konsumen
Pengaruh Employee Engagement dan Work Environment terhadap Loyalitas Karyawan dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Intervening Pada PT.Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh employee engagement dan work environment terhadap Loyalitas Karyawan dengan Kepuasan Kerja sebagai variabel intervening pada PT. Tiki Jalur Nugraha Ekakurir (JNE) Padang. Fenomena rendahnya loyalitas karyawan yang terindikasi dari hasil survei awal menjadi latar belakang utama dilakukannya penelitian ini.Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan kausatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 233 karyawan, dengan sampel sebanyak 160 responden yang ditentukan menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) melalui perangkat lunak SmartPLS versi 4.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Employee Engagement berpengaruh signifikan positif terhadap Kepuasan Kerja dan Loyalitas Karyawan. (2) Work Environment berpengaruh signifikan positif terhadap Kepuasan Kerja dan Loyalitas Karyawan. (3) Kepuasan Kerja berpengaruh signifikan terhadap Loyalitas Karyawan. (4) Kepuasan Kerja terbukti secara signifikan memediasi pengaruh Employee Engagement dan Work Environment terhadap Loyalitas Karyawan. Temuan ini menegaskan bahwa untuk meningkatkan loyalitas, perusahaan perlu membangun keterikatan karyawan dan menyediakan lingkungan kerja yang kondusif guna menciptakan rasa puas terlebih dahulu pada karyawan
Analisis Kalibrasi Pressure Transmitter pada Industri PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk
Kalibrasi merupakan proses penting untuk memastikan keakuratan pengukuran instrumen industri, khususnya pressure transmitter yang berperan dalam memantau dan mengendalikan tekanan pada proses refining buburan kertas. Penelitian ini dilakukan di PT Indah Kiat Pulp & Paper sebagai salah satu produsen pulp dan kertas terbesar di Indonesia dengan tujuan mengevaluasi tingkat akurasi pressure transmitter sebelum dan sesudah proses kalibrasi. Metode yang digunakan meliputi pengujian awal, perhitungan nilai kesalahan, serta kalibrasi dengan penyetelan zero dan span menggunakan Hart Communicator. Data hasil pengukuran menunjukkan bahwa sebelum kalibrasi, rata-rata penyimpangan pembacaan mencapai ±0,22 mA atau sekitar 1,9 % dari rentang penuh, yang dapat memengaruhi sistem kontrol tekanan dan kualitas produksi. Setelah kalibrasi, nilai kesalahan menurun drastis menjadi ±0,01 mA atau sekitar 0,06 % dari rentang penuh, sesuai dengan standar IEC yang menetapkan batas toleransi ±0,25 %FS. Penurunan kesalahan lebih dari 90 % ini membuktikan efektivitas prosedur kalibrasi dalam mengembalikan performa pressure transmitter sehingga mampu memberikan pengukuran yang presisi dan andal. Hasil penelitian menegaskan bahwa program kalibrasi berkala menjadi kunci dalam menjaga kualitas proses dan produk di industri pulp dan kertas
Pemikiran Al-Kindi dan Relevansinya bagi Pendidikan Islam
Al-Kindi merupakan tokoh sentral dalam tradisi filsafat Islam klasik yang dikenal dengan gelar Faylasūf al-‘Arab. Sebagai pelopor filsafat Islam abad ke-9 M, Al-Kindi berperan penting dalam mentransformasikan warisan filsafat Yunani ke dalam kerangka pemikiran Islam serta membangun fondasi epistemologi yang mengintegrasikan akal dan wahyu. Artikel ini bertujuan menganalisis konstruksi pemikiran Al-Kindi dan relevansinya terhadap pengembangan paradigma pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) melalui penelaahan karya-karya Al-Kindi dan literatur terkait filsafat serta pendidikan Islam, yang dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa Al-Kindi berhasil mensintesiskan rasionalitas filsafat dengan prinsip tauhid secara harmonis. Ia menegaskan bahwa kebenaran bersumber dari Tuhan Yang Maha Esa, sehingga tidak terdapat pertentangan hakiki antara filsafat dan agama. Filsafat diposisikan sebagai instrumen intelektual untuk memahami kebenaran wahyu, sementara wahyu menjadi sumber kebenaran tertinggi yang membimbing akal. Dengan demikian, akal dipandang sebagai anugerah Ilahi yang berfungsi untuk menyingkap hakikat realitas, namun tetap berada dalam koridor nilai-nilai ketuhanan. Sintesis ini melahirkan paradigma keilmuan yang menempatkan ilmu agama dan ilmu rasional dalam satu kesatuan yang utuh dan saling melengkapi. Implikasi pemikiran Al-Kindi bagi pendidikan Islam sangat signifikan, terutama dalam merumuskan sistem pendidikan yang menyeimbangkan dimensi intelektual, spiritual, dan moral. Pendidikan tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan akhlak dan kesadaran tauhid peserta didik. Integrasi akal dan wahyu dalam pemikirannya menjadi landasan bagi pengembangan pendidikan Islam yang holistik, integratif, dan transformatif. Oleh karena itu, pemikiran Al-Kindi tetap relevan sebagai fondasi epistemologis dalam membangun paradigma pendidikan Islam yang berorientasi pada pembentukan insan beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
 
Maqhasid Kebahagiaan dalam Al-Qur’an Surat Al-Mu’minun Ayat 1-11 (Analisis Pendekatan Maqashidil Qur’an Perspektif Ibnu ‘Asyur)
Penelitian ini mengkaji korelasi antara Maqashid al-Qur\u27an, Maqashid as-Syari\u27ah, dan Tafsir Maqashidi dalam menjelaskan konsep kebahagiaan menurut Al-Qur’an, dengan fokus kajian pada Surah al-Mu’minun ayat 1–11. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah bagaimana Al-Qur’an menjelaskan karakteristik orang beriman yang meraih kebahagiaan sejati (al-falah), serta bagaimana ayat-ayat tersebut mencerminkan tujuan-tujuan utama syariat Islam. Penelitian ini juga menyoroti kontribusi pemikiran Imam Ibnu ‘Asyur dalam Tafsir at-Tahrir wa at-Tanwir, terutama dalam pendekatannya yang maqasidi, rasional, dan kontekstual. Metodologi yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), menggunakan metode deskriptif-analitis dan hermeneutika maqasidiyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat-ayat Surah al-Mu’minun 1–11 merepresentasikan tujuan-tujuan utama syariat, seperti penjagaan agama (hifẓ ad-din), akal, keturunan, harta, dan kehormatan. Ayat-ayat ini tidak hanya menampilkan aspek ritual, tetapi juga menekankan dimensi sosial dan moral, sehingga menjadikan konsep kebahagiaan dalam Islam bersifat holistik. Dengan menjadikan tafsir maqasidi sebagai landasan, penelitian ini menyimpulkan bahwa kebahagiaan sejati dalam Islam bukan sekadar pencapaian duniawi, melainkan buah dari keimanan yang diwujudkan dalam amal saleh dan pemeliharaan prinsip-prinsip syariat secara menyeluruh
Pengaruh Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar Madrasah Ibtidaiyah
Pendidikan memiliki peran penting dalam membantu anak-anak berkembang dan mencapai potensi terbaiknya. Salah satu faktor penting yang memengaruhi kemajuan belajar adalah motivasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan studi literature, bertujuan untuk meneliti peran motivasi dalam dalam mempengaruhi hasil belajar siswa di tingkat Madrasah Ibtidahiyah Data bersumber dari artikel, jurnal, dan literatur ilmiah terkait, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan adanya motivasi belajar mempunyai dampak besar terhadap pencapaian hasil belajar di berbagai mata pelajaran, baik yang berhubungan dengan agama maupun pelajaran umum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar mempunyai dampak besar terhadap pencapaian hasil belajar di berbagai mata pelajaran, baik yang berhubungan dengan agama maupun pelajaran umum
Optimalisasi Pemahaman Guru tentang Karakteristik dan Perkembangan Peserta Didik di SD Negeri 2 Lalombaa
Pemahaman guru terhadap karakteristik dan perkembangan peserta didik merupakan salah satu indikator penting dalam mendukung keberhasilan kegiatan pembelajaran di sekolah dasar. Namun, dalam praktiknya guru masih perlu secara mendalam memahami berbagai aspek perkembangan siswa. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk mengoptimalkan pemahaman guru tentang karakteristik dan perkembangan peserta didik di SD Negeri 2 Lalombaa. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu koordinasi awal dengan pihak sekolah, penyampaian materi tentang perkembangan peserta didik, pendampingan analisis perkembangan siswa, diskusi dan refleksi bersama guru, serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan mengenai pemahaman guru terhadap aspek perkembangan peserta didik yang meliputi aspek fisiologis, kognitif, emosional, dan sosial, serta mampu mengidentifikasi karakteristik belajar siswa secara lebih sistematis menunjukkan hasil yang lebih baik. Kegiatan ini secara tidak langsung berdampak pada peningkatan kompetensi pedagogik guru serta mendorong pembelajaran yang lebih adaptif terhadap kebutuhan siswa sehingga proses belajar menjadi lebih efektif dan berorientasi pada peserta didik
Faktor Sosial dan Budaya yang Mempengaruhi Rendahnya Minat dan Partisipasi Remaja pada Seni Tari Tradisional
Penurunan minat dan partisipasi remaja terhadap seni tari tradisional menjadi tantangan dalam upaya pelestarian budaya lokal di Indonesia. Perubahan sosial yang dipengaruhi oleh globalisasi dan modernisasi diduga berkontribusi terhadap melemahnya keterlibatan generasi muda dalam aktivitas seni tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mensintesis faktor sosial dan budaya yang memengaruhi rendahnya minat serta partisipasi remaja pada seni tari tradisional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode systematic literature review terhadap artikel ilmiah nasional yang terbit pada rentang tahun 2024–2026. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis menggunakan analisis isi dengan tahapan reduksi, kategorisasi, dan sintesis temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor sosial seperti globalisasi, modernisasi, minimnya dukungan keluarga, terbatasnya peran pemerintah, serta kurangnya fasilitas pelestarian menjadi pemicu dominan rendahnya partisipasi. Faktor budaya berupa pergeseran nilai, melemahnya internalisasi identitas lokal, dan perubahan persepsi terhadap relevansi seni tradisional turut memperkuat kecenderungan tersebut. Disimpulkan bahwa rendahnya partisipasi remaja merupakan hasil interaksi antara faktor sosial sebagai pemicu struktural dan faktor budaya sebagai pembentuk orientasi nilai. Oleh karena itu, strategi pelestarian perlu mempertimbangkan penguatan dukungan sosial sekaligus revitalisasi makna budaya agar partisipasi remaja dapat meningkat secara berkelanjutan
Dampak Wakaf Produktif dalam Pemberdayaan Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial Pulau Bengkalis
Wakaf produktif merupakan instrumen ekonomi Islam yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Berbeda dengan wakaf tradisional yang bersifat konsumtif, wakaf produktif dikelola secara profesional untuk menghasilkan nilai ekonomi yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak wakaf produktif terhadap pemberdayaan ekonomi dan kesejahteraan sosial masyarakat di Pulau Bengkalis. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur dan analisis fenomena sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan wakaf produktif yang optimal dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, membuka lapangan kerja, serta memperkuat sektor pendidikan dan sosial keagamaan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, nadzir, dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi wakaf produktif sebagai instrumen pembangunan ekonomi berbasis syariah