Jurnal Pendidikan Tambusai (Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai)
Not a member yet
    21048 research outputs found

    Penggunaan Media Papan Flanel dalam Mengembangkan Kemampuan Numerasi Awal pada Anak Kelompok B di TK Cendrawasih Kasih

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media papan flanel dalam mengembangkan kemampuan numerasi awal anak kelompok B di TK Cendrawasih Kasih. Penelitian mengunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek 10 anak kelompok B. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, melalui penggunaan media papan flanel dalam kegiatan pembelajaran, kemampuan numerasi anak menunjukkan perkembangan yang lebih baik. Kegiatan yang telah dilakukan oleh anak khususnya dalam mengembangkan kemampuan numerasi  melalui media papan flanel banyak sekali yang didapat anak bukan hanya dapat mengembangkan konsep bilangan saja akan tetapi juga pemahaman angka, bentuk,  penjumlahan dan pengurangan sederhana. Disimpulkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan pembelajaran menggunakan media papan flanel : Dari 10 anak kelompok B yang belum berkembang berjumlah 2 anak, yang mulai berkembang berjumlah 5 anak, yang berkembang sesuai harapan berjumlah 2 anak dan yang berkembang sangat baik 1 anak dilihat dari (1) Anak dapat menghitung dengan benar (2) Anak mengenal angka dan mencocokkannya dengan benda  (3) Anak memahami pola bentuk sederhana.&nbsp

    Penerapan Prinsip Manajemen dalam Pengelolaan Bisnis Media Penyiaran

    No full text
    Bisnis media penyiaran merupakan sektor yang dinamis yang memadukan kreativitas, teknologi canggih, dan praktik manajemen yang sistematis. Perkembangan teknologi digital yang pesat, perubahan perilaku audiens, serta meningkatnya persaingan industri menuntut agar organisasi media penyiaran dikelola secara profesional, efisien, dan berkelanjutan. Manajemen yang efektif sangat penting untuk memastikan lembaga penyiaran mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi, menjaga kualitas program siaran yang tinggi, dan tetap kompetitif di tengah lanskap media yang cepat berubah. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji dan membahas teknik pengelolaan bisnis media penyiaran melalui penerapan prinsip-prinsip manajemen dasar, termasuk perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengawasan. Metode penelitian yang digunakan dalam studi ini adalah studi pustaka, yang melibatkan analisis buku, artikel ilmiah, dan referensi relevan yang berkaitan dengan manajemen serta operasi media penyiaran. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip manajemen yang tepat dan terintegrasi dapat meningkatkan efisiensi operasional, memperbaiki kualitas serta keberagaman program siaran, dan mendukung keberlangsungan serta pertumbuhan jangka panjang bisnis media penyiaran. Selain itu, manajemen yang efektif juga berkontribusi pada kemampuan organisasi media untuk menjalankan peran informatif, edukatif, dan hiburan bagi masyarakat luas

    Analisis Strategi Peningkatan Usaha Bubuk Kopi dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus: Kubu Ateh Kota Bukittinggi)

    No full text
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi peningkatan usaha bubuk kopi tradisional di Kubu Ateh Kota Bukittinggi, dalam perspektif ekonomi Islam. Masalah utama yang ditemukan adalah tidak adanya merek pada produk dan kenaikan harga bubuk kopi yang signifikanMetode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dengan pedagang, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari empat komponen bauran pemasaran (4P), strategi distribusi dan penempatan produk (Place) merupakan unsur paling unggul dan penting untuk diterapkan guna meningkatkan daya saing. Produk tanpa merek dengan kemasan sederhana membuat usaha kopi sulit bersaing, meskipun kualitasnya tinggi. Konsumen lebih tertarik pada produk bermerek yang informatif, menarik, dan terjangkau. Dalam perspektif ekonomi Islam, strategi pemasaran harus menerapkan nilai-nilai seperti kejujuran, keadilan, keterbukaan, dan maslahat. Penetapan harga yang adil, distribusi yang merata, serta promosi yang amanah adalah bagian penting dari etika bisnis Islam. Penelitian ini merekomendasikan penerapan strategi Place secara maksimal dengan memperluas distribusi, membangun identitas merek, serta pemanfaatan platform digital sebagai sarana pemasaran

    Bunga Anggrek Bulan Sebagai Ide Penciptaan Karya Batik Tulis Pada Kain Selendang

    No full text
    Bunga Anggrek Bulan adalah salah satu warisan budaya Indonesia, yang memiliki bentuk unik dan khas, serta nilai sejarah dan kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengangkat kembali bunga anggrek bulan sebagai inspirasi dalam penciptaan motif batik tulis pada kain selendang. Batik tulis dipilih karena keunikannya dalam merekam detail motif secara manual, menciptakan karya yang otentik dan bernilai seni tinggi. Metode penciptaan pada karya akhir ini dilakukan secara bertahap yaitu: tahap persiapan merupakan pengamatan yang berhubungan dengan ide awal dari ketertarikan penulis, elaborasi merupakan tahap mendalami dan menampilkan keunikan bunga anggrek bulan yang ditinjau dari situs internet kumpulan gambar dan survey kelapangan, sintesis merupakan penciptaan ide sebuah karya, realisasi konsep merupakan tahapan proses berkarya dan penyelesaian atau finishing karya. Berdasarkan metode yang dilakukan terciptalah karya yang berbentuk selendang dengan motif bunga anggrek bulan dengan teknik batik tulis. Penulis membuat tujuh karya yang berbentuk selendang memiliki judul: Rangkaian Dalam Selendang, Warisan Keanggunan Nusantara, Keindahan yang Bertutur, Rona Anggrek Bulan, Mekar, Kelopak yang bersinar, Keindahan dalam Proses

    Pemerolehan Bahasa Pada Anak Usia 6 Tahun (Kajian Sintaksis)

    No full text
    Bahasa diperoleh manusia sejak lahir hingga usia lima tahun, yang dikenal dengan pemerolehan bahasa pertama.  Pemerolehan bahasa pertama melalui beberapa tahap perkembangan yang berjalan sesuai dengan jadwal biologis seseorang, karena pemerolehan bahasa ini terjadi secara sadar dan berangsur-angsur seiring pertumbuhan anak. Penelitian tentang pemerolehan sintaksis pada anak khususnya di usia 6 tahun adalah kajian yang sangat menarik bagi penulis. Hal ini dikarenakan ketertarikan penulis terhadap ilmu psikolinguistik dan perkembangan bahasa anak-anak sejak lahir hingga dewasa. Apalagi ketika memasuki taman kanak-kanak, anak sudah mampu menggunakan struktur bahasa dengan baik dan sudah mampu menggunakan lebih dari 6 kata dalam satu  kalimat. Penelitian dilakukan pada seorang anak yang bernama Chantika Azzahra Regar yang bertempat tinggal di Desa Sungai Jambur Kecamatan IX Koto Sungai Lasi Kabupaten Solok. Hasil penelitian menunjukkan anak tersebut bertuturan menggunakan bahasa Indonesia sudah mampu memperoleh bahasa dari segi sintaksis meskipun anak masih sedikit mengalami kesulitan dalam menyusun kata-kata menjadi sebuah kalimat secara benar. Hal ini dapat terlihat pada temuan penelitian  yang  dilakukan  peneliti. Dimana dari 23 data yang peneliti temukan, data yang paling dominan muncul adalah data pemerolehan sintaksis klasifikasi kalimat sebanyak 12 data. Kemampuan anak dalam mengucapkan kalimat sudah  mulai terasah apalagi anak sudah memasuki jenjang pendidikan yaitu TK. Sehingga anak sudah dapat berkomunikasi dengan baik meskipun masih kesulitan dalam menyusun kata-kata

    Eksistensi Sanggar Ubrug Pusaka Jaya di Kecamatan Panimbang Kabupaten Pandeglang

    No full text
    Penelitian kualitatif deskriptif ini menganalisis eksistensi Sanggar Ubrug Pusaka Jaya di Kecamatan Panimbang sebagai institusi teater tradisional tertua di Kabupaten Pandeglang. Dipimpin oleh tokoh sentral Abah Suparta, sanggar ini berperan sebagai pilar utama dalam menjaga orisinalitas seni Ubrug yang mengintegrasikan unsur tari, musik, rupa, dan drama bertema sosial-kepahlawanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sanggar Pusaka Jaya memiliki kontribusi signifikan dalam ekspansi budaya hingga ke luar Pulau Jawa serta penguatan identitas lokal melalui narasi komedi yang edukatif. Namun, ditemukan fakta bahwa eksistensi sanggar ini menghadapi tantangan serius berupa rendahnya rekognisi dari pemerintah dan masyarakat urban. Meskipun mengalami marginalisasi secara struktural, sanggar ini tetap konsisten berfungsi sebagai katalisator dalam meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pelestarian seni tradisi yang mulai tergerus zaman

    Warisan Budaya Kesenian Kuda Lumping Sawahlunto

    No full text
    Kesenian Kuda Lumping merupakan salah satu warisan budaya yang masih hidup di tengah masyarakat Sawahlunto, Sumatera Barat. Kesenian ini tidak hanya berfungsi sebagai hiburan rakyat, tetapi juga memiliki nilai historis, sosial, dan spiritual yang mencerminkan perpaduan budaya Jawa dan Minangkabau. Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa berperan aktif dalam upaya pelestarian dan pengenalan kembali kesenian tradisional ini kepada generasi muda serta masyarakat luas. Kegiatan KKN dilakukan dengan pendekatan partisipatif, meliputi observasi, wawancara dengan pelaku seni, pendokumentasian pertunjukan, serta pelatihan promosi budaya berbasis digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat sangat berpengaruh terhadap keberlanjutan kesenian Kuda Lumping, sementara keterlibatan mahasiswa mampu memberikan inovasi dalam strategi pelestarian, khususnya melalui media sosial dan kegiatan edukatif

    Perbandingan Tokoh K.H. Ahmad Dahlan, K.H. Hasyim Asy’ari, Dan Mohammad Natsir Dalam Pembaruan Pendidikan Islam

    No full text
    Penelitian ini menganalisis perbandingan pemikiran pembaruan pendidikan Islam oleh K.H. Ahmad Dahlan, K.H. Hasyim Asy’ari, dan Mohammad Natsir. Masalah utama yang diangkat adalah dikotomi pendidikan pada masa kolonial yang memisahkan ilmu agama dan ilmu umum. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor pendorong dan konsep pembaruan dari ketiga tokoh tersebut. Menggunakan metode analisis komparatif, hasil penelitian menunjukkan bahwa Ahmad Dahlan mengadopsi sistem Barat yang progresif, Hasyim Asy’ari menekankan penguatan adab dalam tradisi pesantren, sementara Mohammad Natsir mengusung konsep integralistik melalui kebijakan nasional. Sebagai kesimpulan, perjuangan kolektif mereka berhasil menghapus dualisme pendidikan dan membentuk fondasi kokoh bagi sistem pendidikan Islam kontemporer di Indonesia. Pemikiran mereka tetap relevan dalam menghadapi tantangan globalisasi dan penguatan karakter bangsa

    Iman sebagai Pondasi Kehidupan Beragama : Korelasinya dengan Akhlak dan Ibadah

    No full text
    Iman merupakan fondasi utama dalam ajaran Islam yang menjadi dasar bagi pembentukan akhlak dan pelaksanaan ibadah seorang Muslim. Perkembangan zaman yang semakin pesat membawa berbagai tantangan yang berpotensi melemahkan kualitas iman, sehingga diperlukan pemahaman yang komprehensif mengenai konsep iman serta implementasinya dalam kehidupan sehari-hari. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep iman dalam perspektif Islam serta hubungannya dengan akhlak dan ibadah. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa iman tidak hanya berupa pengakuan lisan, tetapi juga mencakup keyakinan hati dan pengamalan dalam bentuk perbuatan nyata. Iman yang kuat akan melahirkan akhlak mulia serta mendorong pelaksanaan ibadah yang berkualitas. Dengan demikian, iman, akhlak, dan ibadah merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan

    Pengabdian Mahasiswa KKN dalam Pelestarian Kesenian Alat Musik Lelek Gak dan Tari Siokko Mentawai di Desa Matobe, Sipora Selatan, Kepulauan Mentawai

    No full text
    Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) program Universitas Negeri Padang di Desa Matobe, Kecamatan Sipora Selatan, mahasiswa Universitas Negeri Padang berkesempatan untuk mempelajari dan turut melestarikan dua kesenian tradisional Mentawai, yaitu alat musik Lelegak dan Tari Siokko. Kegiatan ini berawal dari keinginan untuk mengenalkan kembali kesenian lokal kepada masyarakat, terutama generasi muda, agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman. Prosesnya dilakukan dengan mengamati langsung pertunjukan seni, berdialog dengan pelaku budaya, serta berlatih bersama warga desa. Selain belajar, tim mahasiswa juga mendokumentasikan seluruh proses dan menyusunnya menjadi arsip budaya yang dapat digunakan masyarakat. Program ini diharapkan menjadi langkah kecil namun berarti dalam menjaga identitas budaya Matobe sekaligus mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan masyaraka

    17,662

    full texts

    21,048

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Pendidikan Tambusai (Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai)
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇