E-Journal Institut Agama Islam (IAI) Sunan Giri Bojonegoro
Not a member yet
    331 research outputs found

    Urgensi Teknologi Pendidikan Islam Bagi Pesantren Dalam Menghadapi Perkembangan Zaman

    Full text link
    Islamic education technology has an important role in Islamic education. Islamic education technology offers various facilities for the world of education. Pesantren should participate in following the progress of the times. Islamic boarding schools can take advantage of educational technology and the advancement of the times to further expand and develop educational and Islamic knowledge and can broadcast Islamic education more. In pesantren education, the role of educational technology is still not implemented. Islamic boarding schools tend to maintain their culture which some people consider ancient because they do not keep up with the times. This study used qualitative research methods. Materials are obtained from relevant sources in the form of books, scientific articles, and journals. In the study, it was found that Islamic boarding schools trying to keep up with the current changing times. Islamic boarding schools try to adopt the various advances of the times while still prioritizing the religious teachings that apply in the pesantren. With this, pesantren need not be afraid to progress and develop.Teknologi pendidikan Islam memiliki peran penting dalam pendidikan Islam. Teknologi pendidikan Islam menawarkan berbagai kemudahan bagi dunia pendidikan. Pesantren yang merupakan salah satu lembaga pendidikan Islam harus ikut mengikuti kemajuan zaman. Pesantren dapat memanfaatkan teknologi pendidikan dan kemajuan zaman untuk lebih memperluas dan mengembangkan pendidikan dan ilmu keislaman, serta dapat lebih banyak menyiarkan pendidikan Islam. Dalam pendidikan pesantren, peran teknologi pendidikan masih belum dilaksanakan. Pesantren cenderung mempertahankan budayanya yang oleh sebagian orang dianggap kuno karena tidak mengikuti perkembangan zaman. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Bahan diperoleh dari sumber yang relevan berupa buku, artikel ilmiah, dan jurnal. Dalam penelitian tersebut ditemukan bahwa pondok pesantren berusaha mengikuti perkembangan zaman yang terus berubah. Pesantren berusaha mengadopsi berbagai kemajuan zaman dengan tetap mengedepankan ajaran agama yang berlaku di pesantren. Dengan ini, pesantren tidak perlu takut untuk maju dan berkembang.&nbsp

    OTONOMI DAERAH DAN PEMBIAYAAN DAN PENGARUHNYA PADA KINERJA PENDIDIKAN ISLAM

    Full text link
    Regional autonomy becomes the authority and rights of each region. Obligations of regional autonomy are expected to manage and even regulate government and community affairs. In accordance with the laws that have been enacted. At the provincial and district and city levels, local government management has been implemented, especially when Law no. 22 of 1999 came out and was renewed by the issuance of Law no. 32 of 2004. So, government, society and the private sector are responsible for providing tour for education in the area

    BUDI DAYA TANAMAN HIDROPONIK ASMAN TOGA SEBAGAI INOVASI MEDIA TANAM RAMAH LINGKUNGAN

    Full text link
    Mayoritas masyarakat desa Ngumpakdalem kecamatan Dander kabupaten Bojonegoro masih mengandalkan bercocok tanam Asman Toga melalui media tanah di kebun, sawah mapun pekarangan rumah. Seiring berjalannya waktu, lahan tanah sebagai media tanam semakin menyempit akibat bertambahnya jumlah bangunan yang berdiri mengganti fungsi lahan cocok tanam. Hadirnya inovasi teknologi tanaman hidroponik Asman Toga (Asuhan Mandiri Taman Obat Keluarga) diharapkan mampu menjawab tantangan itu. Metode yang dipergunakan dalam pengabdian ini adalah ABCD (Asset Based Community Development) dengan memanfaatkan aset lokal berupa Kangkung dan Seledri yang melimpah di desa Ngumpakdalem. Budidaya ini penting dilakukan sebagai upaya menekan biaya operasional tapi dapat mengoptimalkan hasil panenan. Pelatihan budidaya tanaman hidroponik Asman Toga ini melibatkan beberapa mitra, yaitu pemerintah Desa Ngumpakdalem, komunitas Mpok Damira (Kelompok Dalem Mandiri Sejahtera), gerakan PKK Desa Ngumpakdalem, dan IDFoS (Institute Development of Society) Indonesia cabang Bojonegoro. Hasil pengabdian ini dapat dilihat dari meningkatnya jumlah tanaman hidroponik Asman Toga di pekarangan rumah-rumah warga, pemanfaatan botol plastik bekas dan seterofom yang dilubangi dengan tujuan untuk jalan keluar nya akar dari gelas untuk menyerap air, serta penggunaan pupuk organik sebagai penyubur tanaman hidroponik yang ramah lingkungan

    MENGASUH DAN MENDIDIK ANAK DALAM KELUARGA

    Full text link
    Children are entrusted by God to humans who must be guarded, cared for, nurtured, guided, raised, educated, fulfilled, schooled, married and established so that they become independent when they are released. Nurturing and educating wholeheartedly is very necessary in the family for their children. The family is a figure and model that is the first in the process of the educational process. Children will not be much different from the behavior and behavior that has been done by the family. Therefore, being a parent must be able to transfer various kinds of information and characters that are good for children's development. So that they have the responsibility of caring for and educating children in the family to become children who are expected and useful for religion, the homeland and the nation

    STRATEGI MENDIDIK ANAK USIA DINI UNTUK CINTA KEPADA NABI

    Full text link
    Anak merupakan amanah dari Allah SWT yang mana tugas orangtua, guru, dan lingkungan mendidiknya dengan sebaik-baiknya agar potensi yang dimiliki dapat tumbuh dan berkembang dengan optimal. Beragam stimulasi yang dapat diberikan selama proses tumbuh kembang baik lahir maupun batin. Di antaranya mengenalkan kepada anak tentang agamanya, Tuhannya, amalan-amalan baik sebagai seorang muslim, dan mengenal Nabinya. Mengenalkan anak tentang Nabi semenjak dini, dapat menumbuhkan cinta kepada Nabi melalui keterikatannya dengan sejarah, baik perasaan, kejayaan, kebanggaan dan menjadikannya sebagai teladan. Dalam rangka mendidik anak untuk mengenal dan mencintai Nabi, maka pendidik dapat menerapkan beberapa strategi pembelajaran bermain, bernyanyi, berkisah, dan penggunaan media tentang Nabi yang semuanya disesuaikan dengan karakteristik anak. Dengan strategi-strategi tersebut, kecintaan anak terhadap para Nabinya dapat meningkat. Wujud cinta anak dapat ditunjukkan melalui kecintaanya bersholawat, menyimak dan membaca cerita Nabi, serta meneladani perilaku Nabi

    STANDAR PEMBERIAN MAHAR MINIMAL PADA PERKAWINAN DALAM TINJAUAN HUKUM ISLAM : (Studi Pada Masyarakat Adat Ogan Kecamatan Bumiratu Nuban Lampung Tengah)

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan tentang praktek pemberian maharminimal pada masyarakat adat Ogan Kecamatan Bumiratu Nuban Lampung Tengah yangditinjau dari perspektif hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan : Pertama, tradisiperkawinan di kalangan masyarakat adat suku Ogan Kecamatan Bumiratu Nuban LampungTengah masih melaksanakan adanya adat istiadat, tidak bisa mengabaikan bentukpermintaan, jika hendak meminang perempuan yang berasal dari suku Ogan.Permintaan dimaksud adalah tuntutan sejumlah materi untuk dijadikan sebagai mahardan lainnya dari pihak perempuan kepada pihak laki-laki yang ingin meminangnya.Kedua, adanya adat permintaan ini ternyata ada sebagian masyarakat yang merasakeberatan untuk melaksanakan karena diluar kemampuan yang dimiliki oleh masyarakatyang ekonominya rendah. Oleh sebab itu, masyarakat suku Ogan Kecamatan BumiratuNuban Lampung Tengah mempunyai tradisi untuk pemberian mahar kepada istri minimalsebesar seratus ribu rupiah. Apabila pihak laki-laki memberi mahar di bawah seratusribu rupiah, maka dianggap tidak memuliakan pihak perempuan dan merendahkanstatus sosial keluarga dalam pandangan masyarakat. Ketiga, pelaksanaan pemberianmahar minimal dalam tradisi masyarakat suku Ogan Kecamatan Bumiratu Nuban LampungTengah jika ditinjau dari hukum Islam, maka hukumnya boleh, karena tidakbertentangan dengan hukum Islam dan sejarah pemberian mahar dalam Islam adalahuntuk menghalalkan seorang perempuan. Keempat, apabila dibandingkan dengan harusmemenuhi adat permintaan yang dinilai sangat memberatkan disebagian masyarakatyang kurang mampu, maka mahar dengan uang sebesar seratus ribu rupiah sebagai batasminimal sangatlah memperingan untuk melaksanakan pernikahan dalam lingkunganmasyarakat masyarakat suku Ogan Kecamatan Bumiratu Nuban Lampung Tengah

    KOMPARASI IJARAH DAN SEWA GUNA USAHA (LEASING) DALAM PANDANGAN HUKUM EKONOMI SYARIAH

    Full text link
    Pembahasan tentang konsep leasing atau sewa guna usaha dalam Islam pada dasarnya bukanlah hal yang mudah, mengingat di Indonesia hingga sekarang belum ada landasan hukum yang mengatur tentang konsep leasing Islam. Akan tetapi konsep leasing Islam bukannya tidak mungkin dapat dikembangkan, mengingat berbagai produk yang keluar dari sistem ekonomi Islam pada dasarnya mengacu pada berbagai akad yang dibenarkan secara Islam dan juga memiliki landasan Islam Al-Qur’an dan Hadist. Adapun berbagai akad yang dapat digunakan sebagai pengembangan konsep leasing Islam adalah akadakad bagi hasil seperti mudharabah yang berupa perjanjian antara pihak pemilik modal untuk membiayai sepenuhnya suatu proyek ataupun usaha dengan adanya pembagian keuntungan yang disepakati secara bersama. Banyak yang menyamakan leasing dengan ijarah, hal ini terjadi karena kedua istilah tersebut sama-sama mengacu pada hal-ikhwal sewa-menyewa. Menyamakan ijarah dengan leasing tidak sepenuhnya salah, tapi tidak sepenuhnya benar pula. Karena pada dasarnya, walaupun terdapat kesamaan antara ijarah dan leasing, tetapi ada beberapa karakteristik yang membedakanya. Persamaan antara ijarah dan leasing terletak pada perannya, yaitu keduanya berperan dalam hal sewa-menyewa. Persamaan keduanya bukanlah sesuatu yang salah dan juga tidak dibenarkan pula karena pada dasarnya, walaupun terdapat kesamaan antara leasing danijarah, tetapi dapat beberapa karakteristik yang membedakan keduany

    PEMARKAH DEIKSIS BAHASA BIMA (SEBUAH KAJIAN PRAGMATIK)

    Full text link
    “Pemakaian bahasa dalam proses interaksi antara individu dengan individu memberikan kemudahan bagi penutur dan petuturnya. Salah satu kemudahan yaitu adanya bentuk pengacuan dan referensial. Acuan inilah yang disebut dengan deiksis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk deiksis bahasa Bima dengan pemarkah deiksis persona, tempat, dan waktu.Penelitian dikategorikan penelitian fenomenologi dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian yaitu mahasiswa STKIP Yapis Dompu dengan teknik pengumpulan data antara lain teknik observasi dan simak catat. Penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam bahasa Bima terdapat bentuk deiksis yaitu persona, tempat, dan waktu. Deiksis persona memiliki bentuk deiksis persona pertama tunggal, pertama jamak, kedua tunggal, kedua jamak, ketiga tunggal, dan ketiga jamak serta memiliki penanda kesantunan. Deiksis tempat memiliki bentuk deiksis tempat yang dekat penutur dan yang jauh dengan penutur. Dan deiksis waktu memiliki bentuk deiksis waktu kini, waktu yang akan datang, dan waktu lampau.â€â€œPemakaian bahasa dalam proses interaksi antara individu dengan individu memberikan kemudahan bagi penutur dan petuturnya. Salah satu kemudahan yaitu adanya bentuk pengacuan dan referensial. Acuan inilah yang disebut dengan deiksis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk deiksis bahasa Bima dengan pemarkah deiksis persona, tempat, dan waktu.Penelitian dikategorikan penelitian fenomenologi dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian yaitu mahasiswa STKIP Yapis Dompu dengan teknik pengumpulan data antara lain teknik observasi dan simak catat. Penelitian dapat disimpulkan bahwa dalam bahasa Bima terdapat bentuk deiksis yaitu persona, tempat, dan waktu. Deiksis persona memiliki bentuk deiksis persona pertama tunggal, pertama jamak, kedua tunggal, kedua jamak, ketiga tunggal, dan ketiga jamak serta memiliki penanda kesantunan. Deiksis tempat memiliki bentuk deiksis tempat yang dekat penutur dan yang jauh dengan penutur. Dan deiksis waktu memiliki bentuk deiksis waktu kini, waktu yang akan datang, dan waktu lampau.â

    WAKAF UANG (CASH WAQF) DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF

    Full text link
    Wakaf uang merupakan terobosan penting bagi umat Islam yang sesuai dengan prinsip hukum Islam demi menciptakan kesejahteraannya. Hal ini dicermati dengan lahirnya hukum positif seperti Fatwa Majelis Ulama Indonesia tanggal 11 Mei 2002. UndangUndang Nomor 41 tahun 2004 tentang wakaf, dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 1977 sebagai bentuk penyempurnaan konsep wakaf yang terdapat dalam Kompilasi Hukum Islam. Pelaksanaan wakaf produktif bukanlah suatu hal yang baru dilakukan karena dalam berbagai litelatur sejarah Islam sudah termaktub bahwa pada zaman Rasulullah SAW sudah terlaksanakan sesuai dengan prinsip hukum Islam. Sebagaimana contoh wakaf produktif yang dilakukan oleh sahabat „Umar Ibn Khattab ketika mewakafkan sebidang tanah sebagai lahan produktif yang digunakan untuk kepentingan umat Islam pada waktu itu. Kajian dalam tulisan ini merupakan suatu penelitian yang akan diarahkan pada kajian fikih klasik dengan mengambil sejumlah pendapat utama dari ulama‟ empat madzhab, yakni Hanafi, Maliki, Syafi‟i, dan Hambali bersama para pengikutnya yang termaktub dalam kitab dan buku yang dapat memberikan deskripsi komparatif secara objektif

    PEMBERDAYAAN EKONOMI DI MASA PANDEMI: OPTIMALISASI PEMANFAATAN PRODUK MAKANAN OLAHAN DAN BUDIDAYA JAMUR BONGGOL JAGUNG DI DESA DRENGES KABUPATEN BOJONEGORO

    Full text link
    Pemanfaatan produk makanan olahan Jagung (keripik) dan limbah bonggol jagung (jamur) merupakan program optimalisasi pemanfaatan jagung yang bernilai ekonomis, dan menjadi peluang tambahan peningkatan ekonomi masyarakat di masa pandemi. Optimalisasi yang dilakukan dalam pemanfaatan keripik berbahan baku jagung dan jamur berbahan baku bonggol jagung dengan memberikan pendampingan, dan pelatihan melalui penyuluhan, praktek, dan demonstrasi meliputi persiapan bahan, formulasi dan manajemen penjualan produk. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini dengan menggunakan ABCD (Asset Based Community Development). Hasil pengabdian yang dapat dilihat adalah dampak sosial ekonomi yaitu mampu memberikan pemahaman kepada masyarakat Desa Drenges Kecamatan Sugihwaras Kabupaten Bojonegoro untuk lebih kreatif dalam berkarya melalui pemanfaatan jagung yang memacu ekonomi kreatif warga, dan manajemen pemasaran yang lebih kekinian dengan memanfaatkan media sosial. &nbsp

    297

    full texts

    331

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    E-Journal Institut Agama Islam (IAI) Sunan Giri Bojonegoro
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇