Jurnal STAHN MPU Kuturan Singaraja
Not a member yet
    1996 research outputs found

    Nilai Nilai Pendidikan Agama Hindu Dalam Tradisi Ngeyehin Karang Di Desa Pekraman Pedawa Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng

    Get PDF
    This study aims to determine the implementation, functions and values of Hindu religiouseducation contained in the tradition of Ngeyehin karang in Pedawa Village, Buleleng, Bali. This studyused a qualitative research method with data collection methods using interviews, observation anddocument study. The sampling technique used is Snowball Sampling. This research has the followingresults : (1) The implementation of the tradition of ngeyehin karang is mostly carried out the daybefore Nyepi, before people melaspas their homes, or even before other Hindu religious ceremoniesare held. The implementation of ngeyehin karang consists of the initial stage, the main stage andclosing stage. (2) The function of the ngeyehin karang tradition in general is to make sacrifices orsincere offerings to the five maha buthas, better known as butha yadnya and as thanksgiving andgratitude to the natural environment around us, because while living in the yard it we have receivedmany gifts and fortune. Its specific function is to neutralize negative auras in the yard and as rewardfor the spirits in the yard so they don’t disturb the home owner. (3) The values of Hindu ReligiousEducation contained in the tradition of ngeyehin karang are cultural values, artistic, mutualcooperation, social, tatwa, ceremonial, and religious education.Keywords: Ngeyehin karang, Tradition, Pedawa, Bali Aga, Hinduis

    Efektivitas Flipped Learning Meningkatkan Aktivitas Belajar Dan Minat Berwirausaha Pada Pembelajaran Kewirausahaan

    Get PDF
    Bertambahnya lulusan SMK di setiap tahunnya menjadi penyumbang angka pengangguran terbesar di Indonesia. Hadirnya mata pelajaran produk kreatif dan kewirausaha tata boga diharapkan menjadi wadah dalam membantu siswa untuk bekerja ataupun belajar membuka usaha. Terdapat hambatan dalam penerapan pembelajaran, seperti masih rendahnya akativitas belajar siswa dan minat berwirausaha yang disebabkan oleh siswa yang belum memiliki keberanian untuk mengajukan pertanyaan, menjawab ataupun mengomentari pendapat siswa lainnya saat berdiskusi dan tidak jarang siswa lebih memilih mengulur waktu untuk mempresentasikan produk boga yang dihasilkan. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa dan minat berwirauha melalui efektivitas flipped learning pada mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan tata boga. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas XI TB 1 SMK PGRI 3 Badung yang berjumlah 35 orang. Hasil dalam penilitian ini menunjukkan bahwa flipped learning 97% mampu meningkatkan aktivitas belajar siswa dan 82,03% mampu meningkatkan minat berwirausaha siswa. Hal ini didukung dengan adanya efektivitas flipped learning yang berpengaruh pada peningkatan aktivitas belajar siswa dan minat berwirausaha yang ditunjukkan dengan perasaan senang, ketertarikan, perhatian, dan keterlibatan siswa pada proses pembelajaran. Melalui penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa flipped learning sangat efektif untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa dan minat berwirausaha khusunya pada mata pelajaran produk kreatif dan kewirausahaan tata boga

    Ekosistem Pendidikan Kewirausahaan Di Perguruan Tinggi

    Get PDF
    Artikel ini membahas pentingnya memperluas ekosistem pendidikan kewirausahaan dan peran perguruan tinggi dalam mempromosikan kewirausahaan serta inovasi. Studi ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan dalam literatur tentang ekosistem pendidikan kewirausahaan dan kolaborasi universitas-industri dan menawarkan wawasan tentang bagaimana universitas dapat berkontribusi pada ekosistem kewirausahaan regional dan nasional. Artikel ini menyoroti pentingnya kolaborasi antara universitas, bisnis, dan pemerintah dalam menciptakan ekosistem pendidikan kewirausahaan yang sukses. Artikel ini juga menyebutkan model Triple Helix dan pentingnya transfer pengetahuan dan komersialisasi di ekosistem pendidikan kewirausahaan. Artikel ini menekankan perlunya kemitraan universitas-industri-pemerintah yang kuat untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertukaran dan komersialisasi pengetahuan. Artikel ini menyarankan untuk memperluas pendidikan kewirausahaan di seluruh perguruan tinggi dan menggabungkan pembelajaran aksi dan keterlibatan ilmuwan dalam modul kewirausahaan. Artikel ini juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah untuk menciptakan budaya kewirausahaan. Penelitian di masa depan harus fokus pada keterlibatan bisnis di sekolah dan perguruan tinggi, dan penciptaan spin-off akademik, pekerjaan kelayakan, dan komersialisasi pengetahuan. Artikel diakhiri dengan diskusi tentang perlunya pendidikan kewirausahaan dan pendekatan yang berbeda untuk mengajar kewirausahaan

    Pola Komunikasi Interpersonal Antar Pustakawan Dan Pemustaka Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Pada Perpustakaan Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

    Get PDF
    The library is a work unit in the form of a place for collecting, storing and maintaining library material collections that are managed and systematically arranged in a certain way, to be used sustainably by users as a source of information. Good library management can support education and the learning process in higher education, with good communication patterns it will have an impact on the quality of service at the library. Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa is a university that has just changed its status to a university in 2020. Based on this formulation, the theories used to dissect the formulation of the problem are: (1) Communication Planning Theory, (2) Discourse Theory, and (3) Social Action Theory. This research took place in the library of Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa. The type of research used is qualitative, with the determination of informants using purposive sampling method. Collecting data using observation methods, interviews with guidelines assisted by voice recorder research tools and cellphones, literature and documentation. Data analysis carried out in this study used data reduction, data presentation, and data verification. The findings of this study, namely in its implementation, the existence of librarians in establishing communication with users using verbal and non-verbal communication patterns in providing information to users so that users make it easier to find library materials in the library of Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar, will have an impact on the quality of existing resources, Libraries in service to users use an open management system in serving users where users look for library materials on library shelves according to the field they are involved in

    Revitalisasi Kesenian Identitas Bali Utara Melalui Penegembangan Inovasi Pembelajaran dan Karya Seni Berbasis Digital

    Get PDF
     Pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas SDM pada siswa SMK Negeri 1 Sukasada terkait dengan kompetensi mereka dalam bidang Pendidikan Seni dan Budaya Keagamaan, khusunya Kesenian Identitas Bali Utara Melalui Penegmbangan Inovasi Pembelajaran dan Karya Seni Berbasis Digital. Metode yang digunakan secara garis besar ialah tatap muka serta praktik. Pelaksanaan dilakukan mulai dari persiapan kegiatan pengabdian, penyampaian materi dari narasumber, dan pemberian perangkat kesenian. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan selalu berorientasi pada permsalahan yang dihadapi dan memberikan solusi. Teknisnya melalui materi-materi yang diberikan disesuaikan dengan tema dan tujuan, kemudian disampaikan pada peserta dengan metode interaktif agar pengetahuan yang diampaikan oleh para narasumber bisa diterima dengan baik. Pada saat pemaparan materi juga diselingi beberapa praktik sebagai contoh materi yang dimaksud dan memperjelas materi yang disapaikan. Kata Kunci: Revitalisasi, kesenian Bali Utara, pelatihan dan interakti

    Penyuluhan Dan Pendampingan Aspek Hukum Potensi Desa Adat Manuaba, Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar

    Get PDF
    In the legal system of the unitary state of the Republic of Indonesia, there is a hierarchy of laws and regulations that must be obeyed by all citizens. Since Indonesia's independence in 1945, efforts have been made to promulgate various legal regulations down to the lowest level, namely in the villages. Counselling and accompaniment based village community is a strategic effort to strengthen the perspective of the communal people about their own state constitution and its derivatives. Community service is delivered directly into the village in order to make government program to educate people even more successful

    MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MELALUI KEGIATAN SUPERVISI DI SMP NEGERI 40 SURABAYA

    Get PDF
    Education, especially in learning, is very important, for this reason, the quality of learning needs to be considered by all stakeholders. In this case the school has a role to play in maintaining the quality of learning through supervision activities at SMPN 40 Surabaya. The method of implementing this activity is school action research. The results of the Learning Supervision Program activities carried out can improve the quality of learning given to all students in the SMP Negeri 40 Surabaya environment. All teachers are able to make lesson plans in a complete and good manner in accordance with the provisions of the applicable curriculum, can carry out learning activities in accordance with the plans in the plan and make good and effective learning evaluation tools to measure student learning outcomes. 

    PEMBENTUKAN PERILAKU SUSILA BERBASIS AJARAN DASA YAMA BRATHA MELALUI KEGIATAN GATHERING GRHA PADA SISWA SMK NEGERI BALI MANDARA

    Get PDF
    Education is focused on conscious and planned efforts to create a learning atmosphere and learning process so that students actively develop their potential to have intellectual, emotional and spiritual intelligence. in general, education that applies in Indonesia is still intellectual and verbal. Precisely at SMK Negeri Bali Mandara generally concentrate more on intellectual intelligence than on emotional intelligence. So the researcher is interested in studying the importance of forming moral behavior based on the Dasa Yama Bratha Teachings through the Grha Gathering activities for Bali Mandara State Vocational School students. So that it can be formulated how to carry out the Grha Gathering activities at Bali Mandara State Vocational School?, How is the decency education in the Grha Gathering activities at Bali Mandara State Vocational School?, and what is the strategy for forming ethical behavior based on the teachings of Dasa Yama Bratha in Grha Gathering activities for Bali Mandara State Vocational High School students .The methods in this study are: (1) Observation (2) Interview. (3) Literature Study. Qualitative descriptive data analysis. The results of the study: (1) the implementation of Grha Gathering activities at Bali Mandara State Vocational School includes: (a) The Grha Gathering process at Bali Mandara State Vocational School is carried out on a scheduled basis once a week to facilitate all problems experienced by students (b) Caring for Mata Pita and Foster Siblings, Mata Band fosters and controls every activity carried out by students through foster siblings, guardians and the head of the dormitory. (c) The formation of ethical behavior based on the teachings of Dasa Yama Bratha in gather activities is carried out by Mata Pita, all students are fostered to be able to control themselves and behave ethically in accordance with the teachings of Dasa Yama Bratha. (c) Gathering Grha with biological parents is a synergy of biological parents and Mata Pita who together foster students so that all student problems related to attitudes and academics can be resolved. (2) Moral education in grha gathering activities at Bali Mandara State Vocational School is carried out through the moral teachings of Dasa Yama Bratha, Tri Hita Karana and Tri Kaya Parisudha. Ceremonial practice education in the Grha Gathering activities indirectly includes ethical/moral education in the manufacturing process. (3) Strategies for forming ethical behavior based on the teachings of Dasa Yama Bratha in Grha Gathering activities for Bali Mandara State Vocational School students, namely: Strategies for honesty, discipline, responsibility, courtesy, and proactivity

    ANALISIS MAKNA DALAM PERTUNJUKAN WAYANG KULIT TANTRI LAKON BHAGAWAN KUNDALA SEBAGAI PENERAPAN KONSEP TRI HITA KARANA

    Get PDF
    Pertunjukan Wayang Tantri lakon Bhagawan Kundala yang dipentaskan di Banjar Lodsema oleh Dalang I Wayan Wija merupakan sajian hiburan berkenaan dengan rangkaian pelaksanaan upacara  Pujawali Bhatari Sri. Dalam berbagai aspeknya pentas wayang tersebut memperlihatkan aktivitas yang merupakan penerapan konsep Tri Hita Karana sebagai wujud implementasi nilai-nilai kerohanian, keluhuran dan penghormatan oleh seniman-masyarakat kepada Tuhan, masyarakat dan lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi konsep Tri Hita Karana yang tercermin melalui wujud pentas Wayang Tantri tersebut. Metode observasi non-partisipan, wawancara, dokumentasi serta studi kepustakaan digunakan guna mengumpulkan data. Teori Estetika dipergunakan guna mendukung teori utama yaitu Teori Semiotika untuk membedah makna yang berkaitan dengan implementasi konsep Tri Hita Karana pada wujud pentas dan aktivitas yang terjadi selama pertunjukan wayang berlangsung. Penelitian ini menemukan bahwa Wayang Tantri lakon Bhagawan Kundala berwujud pentas wayang inovatif. Pentas wayang tersebut terbangun atas 2 unsur pokok, yaitu: 1) pemain dan perangkat; 2) stuktur adegan yang menghubungkan pemain dan perangkat. Pada tataran inilah implementasi Tri Hita Karana oleh seniman pelaku dan masyarakat apresiator terjadi. Adapun makna yang terkandung yaitu:1) Makna Pawongan melalui keharmonisan yang tampak pada setiap adegan wayang; 2) Parhyangan yang muncul melalui rangkain aktivitas seni yang diselenggrakan pada  Pujawali Bhatari Sri; 3) Palemahan, yang muncul melalui nilai-nilai dalam dialog dan visual rupa wayang

    IMPLEMENTASI PENGEMBANGAN EKONOMI KERTIH BALI BERLANDASKAN AJARAN TRI HITA KARANA DI DESA ADAT KEROBOKAN, KECAMATAN SAWAN, KABUPATEN BULELENG

    Get PDF
    The Kerobokan Traditional Village develops Kertih Bali economic activities based on the teachings of Tri Hita Karana aiming to improve and restore the economy of the Traditional Village after the Covid-19 Pandemic. The business sectors developed include the agricultural and plantation sectors, industry, education and tourism by utilizing village potential and based on local wisdom. Bali's economic implications. Able to increase harmony in the aspects of Parahyangan, Pawongan and Palemahan

    0

    full texts

    0

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal STAHN MPU Kuturan Singaraja
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇