Jurnal STAHN MPU Kuturan Singaraja
Not a member yet
1996 research outputs found
Sort by
IMPLEMENTASI AJARAN TRI PARARTHA DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK DI PANTI ASUHAN NARAYAN SEVA KEROBOKAN KABUPATEN BULELENG
This article discusses the implementation of the Tri Parartha doctrine in shaping the character of children at the Narayan Seva Orphanage. This doctrine encompasses the values of Asih (compassion and mercy), Punia (virtue and good deeds), and Bakti (devotion and reverence), which are applied in the character education of children in the orphanage. In the face of modern challenges, this article explains how the values of Asih are instilled through cultivating empathy and care, the values of Punia are applied through fostering good attitudes and positive contributions, and the values of Bakti are realized through developing spiritual dimensions and respect.Despite challenges such as adapting ancient values to modern contexts, collaborating with families, and monitoring effectiveness, the Narayan Seva Orphanage has created an environment focused on fostering positive and integral character through the implementation of the Tri Parartha doctrine. Thus, this article summarizes that this approach can shape a generation ready to face the world wisely and make a positive contribution to society.Keywords: Tri Parartha, Shaping Children's Character, Narayan Seva Orphanag
PENGARUH IMAGE DAN SAFETY TERHADAP KEPUTUSAN WISATAWAN UNTUK MELAKSANAKAN AKTIVITAS DIVING DI KAWASAN PANTAI PEMUTERAN
Diving activities at Pemuteran Beach are well known in Bali, various researches have been conducted to study about Pemuteran Beach, especially in diving activities. However, there are few studies on safety and image in diving activities at Pemuteran Beach. Therefore, this research aims to: a) determine the influence of image on tourists' decisions to carry out diving in the Pemuteran Beach area, b) determine the effect of safety on tourists' decisions to carry out diving activities in Pemuteran Beach, and c) to determine the influence of image and safety of tourists' decisions to carry out diving activities at Pemuteran Beach. This research used a survey method with a quantitative approach. To answer the formulation of the problem, a total of 104 samples were collected by accidental sampling technique to answer a questionnaire containing 39 items. The collected data were then analyzed descriptively and inferentially using SPSS 26.0 and AMOS 26.0. Based on the data collected, the following results were obtained: a. Image partially has no significant effect on tourists' decisions, b. Safety partially has a significant influence on tourists' decisions, and c. Image and Safety simultaneously have an influence on tourists' decisions. This research is expected to provide a reference for tourist villages as study material in developing tourist destinations.Keywords : Diving, image, Pantai Pemuteran, safety, tourist decision
STRATEGI PENGEMBANGAN DAYA TARIK WISATA DI DESA PANCASARI KECAMATAN SUKASADA KABUPATEN BULELENG (STUDI KASUS WONDERFULL LAKE BUYAN)
Wonderfull Lake Buyan merupakan salah satu destinasi yang dimiliki oleh Desa Pancasari Sebagai bentuk kesejahteraan dari masyarakat dengan membuka usaha disekitaran event Wonderfull Lake Buyan. Pentingnya melakukan perkembangan dari daya tarik wisata Wonderfull Lake Buyan sebagai bentuk memberikan dampak positif bagi masyarakat. Harapan masyarakat tentunya akan membuat peluang usaha sebagai bentuk kesejahteraan dan bisa meningkatkan pendapatan ekonomi Wonderfull Lake Buyan adalah sebuah kegiatan yang tercipta dari Karang Taruna Desa Pancasari kegiatan ini adalah bentuk dari kepedulian anak muda lokal Desa Pancasari dalam menjaga eksistensi keindahan alam kebudayaan dan kesenian yang dimiliki Desa Pancasari. Berdasarkan latar belakang diatas terdapat rumusan masalah yang perlu dikaji 1) Bagaimanakah potensi pariwisata yang ada di Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng? 2) Apakah hambatan yang dihadapi Wonderfull Lake Buyan sebagai daya tarik wisata? 3) Bagaimanakah strategi pengembangan Wonderfull Lake Buyan sebagai daya tarik wisata? Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data melalui studi literatur, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Menggunakan metode analisis SWOT. Hasil dari penelitian ini yaitu bahwa proses Implementasi Wonderfull Lake Buyan masih memiliki kekurangan yang perlu dikembangkan, seperti 1) Mengedepankan keunggulan potensi lokal untuk meminimalisir persaingan 2) Bekerjasama dengan pelaku usaha lokal yang memiliki area indoor untuk mengantisipasi terjadinya hujan. 3) Mensosialisasikan keunggulan yang ada di Desa dengan menyadarkan masyarakat tentang perkembangan kedepan 4) Melakukan promosi yang kreatif dan inovatif untuk meningkatkan keunggulan sebelum adanya pesaing yang lain Kata Kunci :, Daya tarik Wisata, Strategi Pengembangan Potensi alam Wonderfull Lake Buya
Strategi pengembangan daya tarik wisata alam pantai pulau merah guna meningkatkan kunjungan wisatawan didesa Sumberagung Kecamatan Siliragung Kabupaten Banyuwangi
Strategi pengembanga
IMPLEMENTASI SANKSI ADAT DALAM MENGATASI KASUS KAWIN CERAI BERULANG KALI DI DESA ADAT BANGKAH KECAMATAN TEJAKULA KABUPATEN BULELENG
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk pengaturan sanksi adat dan implementasinya terhadap kasus kawin cerai berulang kali di Desa Adat Bangkah. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris dan teori yang digunakan meliputi teori sistem hukum dan teori kewenangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk pengaturan sanksi adat yang digunakan untuk mengatasi kasus kawin cerai berulang kali di Desa Adat Bangkah adalah jenis sanksi Artha Danda, yang berupa penjatuhan denda uang atau barang. Sanksi adat ini mencakup tiga hal, yaitu pembayaran menggunakan 100 kg beras, proses perkawinan secara resmi/ulang, dan pelunasan hutang piutang/administrasi sebelum dapat melakukan perkawinan kemBali. Implementasi sanksi adat tersebut tercantum dalam Perarem yang telah dibuat oleh Prajuru Desa Adat dan Prajuru Banjar Adat. Artikel ini memberikan wawasan tentang bentuk pengaturan sanksi adat dalam mengatasi kasus kawin cerai berulang kali di Bali, serta pentingnya implementasi sanksi adat untuk menjaga kestabilan kehidupan berkeluarga dan meminimalkan angka perceraian.
Kata kunci: Bentuk Sanksi Adat, Implementasi, Kawin Cerai Berulang Kali
KEKUATAN SURAT KUASA DALAM TRANSAKSI JUAL BELI BARANG MENURUT UNDANG-UNDANG HUKUM PERDATA
Jual beli merupakan suatu persetujuan, dimana satu pihak mengikatkan diri untuk berwajib menyerahkan suatu barang, dan pihak lain untuk berwajib membayar harga yang dimufakati antara mereka berdua. Jual beli ini merupakan suatu persetujuan atau perjanjian yang bersifat timbal balik dalam mana pihak yang satu yaitu pihak penjual berjanji untuk menyerahkan hak milik atas suatu barang, sedangkan pihak yang lainnya yaitu pihak pembeli berjanji untuk membayar harga yang terdiri atas sejumlah uang sebagai imbalan dari perolehan hak milik tersebut. Karena pemberian kuasa ini adalah persetujuan atau perjanjian. maka dalam hal pemberian kuasa ini harus memenuhi syarat perjanjian sebagaimana diatur di dalam Pasal 1320 KUII Perdata. Perjanjian setuju atau sepakat mengenai hal-hal dalam perjanjian itu, disini haruslah kemauan mereka itu hendaklah bebas, tidak ada unsur paksaan, unsur kehilafan maupun unsur penipuan dari salah satu pihak. Unsur paksaan baru dianggap ada bila pihak yang menyetujui suatu perjanjian karena takut akan ancaman, baik ancaman dengan kekuatan jasmani atau ancaman dengan upaya-upaya akan membuka rahasia dan lain sebagainya yang mana perbuatan itu dilarang dan bertentangan dengan undang-undang
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLE NON EXAMPLE PADA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA BERORIENTASI PERMAINAN MEGOAK-GOAKAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA SD
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Model Pembelajaran Example Non Example Berorientasi Permainan Megoak-goakan Dalam Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Siswa Pada Pelajaran Pendidikan Pancasila Siswa Kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Sukasada. Penelitian dilatar belakangi permasalahan beberapa siswa tidak mempu untuk menelaskan ulang mengenai matari yang sudah diajarkan. Penelitian ini merupakan penelitian jenis quasi experiment kuantitatif. Populasi yang digunakan adalah 166 siswa kelas IV. Pemilihan sampel menggunakan simple random sampling. Penelitian ini menggunakan sampel SDN 2 Ambengan sebagai kelas eksperimen dan SDN 1 Sukasada sebagai kelas kontrol. Instrumen pengambilan data yang digunakan adalah soal pilihan ganda yang diberikan saat posttest. berdasarkan dari hasil uji data menggunakan uji-t independent, menunjukan bahwa nilai thitung= 4,363 dengan df= n1 + n2=24+21-2 43 pada taraf signifikan 5% diproleh nilai ttabel yaitu 1,681. Dari hasil perhitungan tersebut diketahui bahwa thitung > ttabel yaitu 4,363≥ 1,681 dan Sig.(2-tailed) 0,05(0,000<0,05), sesuai dengan kententuan uji-t independet maka h0 ditolak dan h1 terima hal ini menunjukan bahwa terdapat pengaruh yang yang signifikan model pembelajaran Example Non Example pada pelajaran Pendidikan Pancasila berorientasi permainan Menggoak-goakan untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep siswa kelas IV SDN 2 Ambengan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pembelajaran Konvesional di SDN 1 Sukasada
PENGARUH MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN PERMAINAN MEGOAK GOAKAN TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS IV
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak Model Project Based Learning Berbantuan Permainan Megoak-Goakan terhadap pemahaman konsep Pendidikan Pancasila pada siswa kelas IV SD di Desa Suwug. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman konsep Pendidikan Pancasila, terutama pada kelas IV. Jenis penelitian yang dilakukan adalah eksperimen semu (quasi eksperimen). Sampel penelitian diambil menggunakan teknik simple random sampling, dengan kelas IV SD N 1 Suwug sebagai kelompok eksperimen dan kelas IV SD N 4 Suwug sebagai kelompok kontrol. Desain penelitian yang digunakan adalah post-test only control group design. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah soal essay yang diberikan saat post-test. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata nilai pada kelompok eksperimen adalah 81,40 sedangkan pada kelompok kontrol adalah 54,54. Berdasarkan uji t-test menggunakan rumus polled varians, diperoleh nilai thitung > ttabel, yaitu 10,10 > 2,01. Hal ini menunjukkan penolakan H0 dan penerimaan Ha, sehingga dapat disimpulkan bahwa Model Project Based Learning Berbantuan Permainan Megoak-Goakan memiliki pengaruh signifikan terhadap pemahaman konsep Pendidikan Pancasila pada siswa kelas IV SD di Desa Suwug
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SOLE (SELF ORGANIZED LEARNING ENVIRONMENTS) BERBANTUAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS V DI SD NEGERI 1 PENGAMBENGAN
Penelitian Eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran SOLE (Self Organized Learning Enviroments) berbantuan media audio visual pada siswa kelas V SD Negeri 1 Pengambengan Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana Semester II Tahun Pelajaran 2021/2022. Berdasarkan hasil observasi awal yang peneliti lakukan di SD Negeri 1 Pengambengan bahwa terdapat masalah yaitu rendahnya hasil belajar siswa yang dipengaruhi oleh kurangnya semangat siswa dalam pembelajaran hal ini disebabkan oleh model pembelajaran yang kurang inovatif. Penelitian ini termasuk jenis quasi eksperimen yang didesain dengan konsep Post Test Only Control Group . Jumlah populasi pada penelitian ini adalah 57 orang yang merupakan siswa kelas V SD Negeri 1 Pengambengan Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana. Kelas V (A) SD Negeri 1 pengambengan yang berjumlah 28 siswa terpilih sebagai kelompok eksperimen, sementara Kelas V (B) SD Negeri 1 pengambengan berjumlah 29 siswa terpilih sebagai kelompok kontrol. Hasil tersebut diperoleh dari penentuan sampel melalui simple random sampling. Berdasarakan penelitian yang dilakukan pada kelas V SD Negeri 1 Pengambengan Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana, menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan dari penerapan model pembelajaran SOLE (Self Organized Learning Enviroments) berbantuan media audio visual terhadap hasil belajar IPS. Hal ini dapat dilihat berdasarkan rata-rata dari hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran SOLE (Self Organized Learning Enviroments) berbantuan media audio visual adalah 85,42 dengan standar deviasi 4,52, sedangkan rata-rata hasil belajar siswa dengan menggunakan metode ceramah adalah 74,86 dengan standar deviasi 5,29 . Taraf signifikan t (tabel) dengan jumlah responden 57 = 0,2609, sehingga dapat dilihat dari signifikansi yang dihasilkan pada uji t dinyatakan bahwa 2,581> 0,05. Jadi, dengan demikian model pembelajaran SOLE (Self Organized Learning Enviroments) berbantuan media audio visual mempunyai pengaruh yang signifikan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPS kelas V SD Negeri 1 Pengambengan Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana Tahun Pelajaran 2021/2022
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ASSURE BERORIENTASI PADA PERMAINAN TRADISIONAL SELODORAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL SANGKEP TERHADAP PENINGKATKAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA
Kajian penelitian dilaksanakan guna mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran ASSURE berorientasi pada permainan tradisional selodoran berbasis kearifan lokal sangkep terhadap minat belajar matematika siswa. Metodologi penelitian yang diterapkan ialah eksperimen semu data dihimpun dengan pengambilan tes dan telaah dokumen, data dianalisa dengan melakukan uji validitas butir, reliabilitas butir, normalitas, homogenitas, dan uji paired sampel t-test. Sebanyak 84 siswa menjadi populasi penelitian. Sampel menggunakan 28 orang siswa yaitu kelas IV A. Pengkajian data yang digunakan berdasarkan hipotesis penelitian menerapkan uji paired sampel test, angka yang diperoleh menjelaskan jumlah responden pada kelompok percobaan adalah df = 28 – 1 = 27 pada taraf signifikan 5% didapatkan nilai ttabel yaitu 1,703. Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa thitung > ttabel yaitu 15,802 > 1,073 dan angka Sig. (2-tail)<0.05 (0.00< 0.05). Ini membuktikan ditemukannya perbedaan pengaruh yang signifikan minat belajar matematika siswa pada kelompok perlakuan sebelum maupun setelah diberikan perlakuan Model ASSURE berorientasi pada permainan tradisional selodoran berbasis kearifan lokal sangkep kelas IV SDN 1 Banyuasri