Jurnal Universitas Kadiri Kediri
Not a member yet
    2692 research outputs found

    IMPLEMENTASI PEDOMAN TEKNIS PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH DI BAKESBANGPOL TRENGGALEK

    Get PDF
    Tujuan penelitian yaitu untuk mendeskripsikan dan menganalisis implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan daerah dan untuk mendeskripsikan dan menganalisis faktor pendukung dan penghambat pengelolaan hibah barang di Kabupaten Trenggalek. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data interaktif model Miles, Huberman dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditinjau dari Komunikasi, dimana aktivitas komunikasi yang dilakukan sebagai koordinasi yang dilakukan staf pelaksana agar pengelolaan hibah barang dapat berjalan sesuai tujuan. Sumber daya, menunjukkan terdapat beberapa permasalahan terkait dengan sumber daya yaitu terkait dengan masih terbatas atau belum memiliki SDM yang berkompetensi di bidang konstruksi, maupun pejabat pengadaan yang berpengalaman dalam bidang hibah barang, selain itu masih terdapat keterbatasan sarana dan prasarana. Disposisi, dalam mendukung pengelolaan hibah barang telah menetapkan kriteria yang diperlukan. Struktur Birokrasi, mengenai struktur birokrasi dalam pengelolaan hibah barang telah menetapkan SOP dalam sistem pengelolaan secara sistematis. Faktor pendukung yaitu meliputi terjalin komunikasi yang baik dan adanya SOP secara jelas dan faktor penghambat, yaitu mengenai keterbatasan jumlah staf teknis, sarana dan prasarana dan kurangnya koordinasi

    Profil dan Efektivitas Terapi pada Pasien Glaukoma Rawat Jalan di RSUD Daha Husada Kediri: Profile and Effectiveness of Therapy in Outpatient Glaucoma at Daha Husada Hospital, Kediri

    Get PDF
    Glaukoma adalah penyakit berupa gangguan pada mata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil dan efektivitas penggunaan obat glaukoma pada pasien rawat jalan di RSUD Daha Husada, Kediri tahun 2022. Metode penelitian observasional dengan menggunakan studi cross-sectional, pengumpulan data secara retrospektif, melibatkan 108 pasien sebagai sampel. Analisis data terhadap efektivitas penggunaan obat glaukoma, menggunakan uji Wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian didapatkan data terbanyak adalah laki-laki 64 orang (59.3%) dan usia 46-55 tahun sebanyak 43 orang (39.8%). Profil pengobatan didapatkan 3 golongan obat terbanyak yaitu beta bloker sebanyak 68 (35.60%), analog prostalgandin sebanyak 54 (28.27%) dan diuretik sebanyak 23 (12.04%). Terdapat 3 jenis obat yang paling banyak diberikan yaitu timolol sebanyak 60 (31.41%), latanoprost 54 (28.27%), acetazolamide 23 (12.04%). Penggunaan terapi obat anti glaukoma yang paling banyak digunakan yaitu obat tunggal sebanyak 63 (58.3%). Sebanyak 91 pasien (84.3%) memiliki efektivitas terapi terkontrol dan 17 pasien (15.7%) memiliki efektivitas terapi tidak terkontrol. Analisis uji wilcoxon signed rank test  menunjukkan pengunaan obat anti glaukoma, efektif dalam menurunkan TIO pada pasien  dengan nilai p value 0.000 < 0.005

    PEMBENTUKAN DAN PEMBINAAN KELOMPOK ASUHAN MANDIRI (ASMAN) DENGAN KETERAMPILAN AKUPRESURE PADA KELOMPOK KELUARGA BALITA

    Get PDF
    Arah kebijakan kesehatan yang memperkuat upaya kesehatan dan pencegahan penyakit sera pemberdayan masyarakat dapat dipenuhi salah satunya oleh pelayanan kesehatan tradisional yang berorientasi pada upaya menyehatkan yang sakit dan mempertahankan yang sehat sekaligus meningkatkan kualitas hidup seseorang. (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2016). Berdasarkan data di Puskesmas Ngasem Kota Kediri tahun 2024 bahwa kelompok asuhan mandiri yang mendukung program prioritas dengan sasaran 2 (100%) dan belum ada yang tercapai 0 (0 %). Permasalahan lain pada balita yang gizi buruk sebanyak 20 (86%), mengalami stunting sebanyak 248. Kasus pneumonia pada balita atau sebesar 23.3% dari 1.208 balita. Dengan dibekali pengetahuan dan keterampilan akupresure diharapkan masyarakat dapat melakukan kunjungan ke puskesmas untuk konsultasi masalah kesehatannya dalam rangka meningkatkan upaya promotif dan preventif. Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Desa Sukorejo Kec Ngampel karena desa dengan potensi dikembangkan Kelompok Asuhan Mandiri (AsMan) karena kader yang sudah aktif dan terbentuk. Dalam Pengabdian Masyarakat ini terdapat Peningkatan yangmenunjukkan bahwa pelatihan dengan pendekatan partisipatif, demonstratif, dan praktik langsung sangat efektif dalam meningkatkan kapasitas kader sebagai agen kesehatan di masyarakat. Keterampilan yang diperoleh dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan kesehatan balita dan ibu menyusui di posyandu secara lebih komprehensif dan alami

    The Meaning of Employer Branding for Gen Z: A Phenomenological Study of Expectations and Values in Choosing a Workplace

    Get PDF
    This study aims to explore the meaning of employer branding from the perspective of Generation Z in choosing a workplace. The phenomenon of increasing dominance of Gen Z in the Indonesian job market poses new challenges for companies in developing employer branding strategies that are not only visually appealing but also value-relevant. Using a qualitative approach of interpretive phenomenology, this study explores the subjective experiences of five Gen Z participants aged 21–27 who are in the job search or transition phase. Data collection techniques were carried out through in-depth semi-structured interviews, visual documentation, and observations of digital activities related to job search. Data analysis was carried out using a thematic approach through the stages of reduction, categorization, and interpretation.The results of the study revealed five main themes: (1) the importance of personal value fit with the organization, (2) employer branding as a reflection of social and professional identity, (3) sensitivity to authenticity versus image in branding, (4) employer branding as a determinant of career decisions, and (5) the need for an inclusive, authentic, and emotional branding narrative. These findings emphasize that effective employer branding must be value-based and represent the real experiences of employees, not just aesthetic visualizations. The theoretical implications strengthen the relevance of Person–Organization Fit, Social Identity Theory, and Career Construction Theory in understanding the job selection process by Gen Z. Meanwhile, in practice, this study recommends that organizations develop participatory, reflective, and contextual employer branding strategies to the preferences of the younger generation. This study also opens up space for further studies with a wider demographic and work sector coverage

    IMPLEMENTASI PERMENPAN RB NOMOR 8 TAHUN 2021 TENTANG SISTEM MANAJEMEN KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL

    Get PDF
    Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis implementasi tentang system manajemen kinerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang mengacu pada Peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 8 Tahun 2021 serta mendeskripsikan faktor apa yang mendukung dan menghambat system kinerja tersebut. Penelitian ini berjenis kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Lokasi penelitian di Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk. Hasil Penelitian adalah Pertama, Komunikasi kebijakan di Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk berjalan baik dengan memenuhi 3 indikator yakni transmisi, kejelasan dan konsistensi kebijakan. Kedua, 4 Indikator sumberdaya yakni Sumber daya Staf, wewenang dan fasilitas berjalan dengan baik. Hanya pada sumber daya wewenang terdapat kecurangan pelimpahan pengerjaan pada pegawai lain yang seharusnya menjadi tangung jawab pegawai masing-masing. Ketiga, Penyerahan kewenangan diberikan kepada pejabat terkait yang memiliki latar belakang sistem dan kemampuan dalam sistem manajemen kinerja. Langkah manipulasi insentif tidak dilakukan namun tetap membuat kinerja berjalan dengan baik karena adanya apresiasi dalam bentuk tambahan penghasilan pegawai. keempat, Penyerahan kewenangan diberikan kepada pejabat terkait yang memiliki latar belakang sistem dan kemampuan dalam sistem manajemen kinerja. Faktor Pendukung adalah aspek sinkronisasi Kerjasama dari pemerintah pusat, pemerintah Daerah dan Dinas Pendidikan. Serta kesesuaian jabatan dan latarbelakang Pendidikan. Sedangkan faktor Penghambatnya adalah Keterlambatan Pelaporan Kinerja pada aplikasi E-Kinerja

    KUALITAS PELAYANAN PUBLIK BIDANG ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI KECAMATAN MOJOROTO KOTA KEDIRI

    Get PDF
    Salah satu strategi pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan dasar pelayanan publik atas hak-hak sipil adalah pelayanan administrasi. Dalam penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan bagaimana kualitas pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil di Kantor Kecamatan Mojoroto Kota Kediri. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, sedangkan untuk membatasai penelitian ini, maka dimensi yang digunakan untuk mengukur kualitas pelayanan kependudukan meliputi Tangible, Realibility, Responsiviness, Assurance, dan Emphaty. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kantor Kecamatan Mojoroto telah menunjukkan kualitas pelayanan publik yang baik dalam semua dimensi tersebut. Kantor tersebut telah menjaga penampilan fisik yang bersih, rapi, dan profesional; menjalankan prosedur administrasi kependudukan secara konsisten dan dapat diandalkan; memberikan respons yang cepat dan tepat terhadap permintaan pemohon; membangun kepercayaan dan keyakinan pemohon melalui transparansi proses pelayanan; dan memberikan pelayanan yang ramah, sopan, dan empatik kepada pemoho

    MANAJEMEN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI BADAN USAHA MILIK DESA LESTARI DI DESA BANGUNJAYA PAKEL TULUNGAGUNG

    Get PDF
    Pemberdayaan masyarakat melalui BumDes merupakan bentuk upaya menumbuhkan perekonomian yang ada di desa. BumDes adalah salah satu lembaga yang penting untuk dipahami dan dikelola dengan baik, yaitu oleh masyarakat itu sendiri serta struktur pengelola melalui sistem manajeman. Selain menguatkan sektor perekonomian, Bumdes juga sebagai bentuk pemberdayaan bagi masyarakat dalam mengembangkan SDM dan SDA. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu  deskriptif  kualitatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dengan didasarkan pada teori manajemen (POAC) Planning, Organizing, Actuating, Controlling, menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui BumDes telah terealisasi dengan baik. Hal tersebut dapat tercapai dalam bentuk pembinaan kepada masyarakat, kerjasama dalam pengelolaan, kepada masyarakat maupun pihak eksternal, Memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk membuat usaha, kemudian penjualanya dibantu Bumdes, serta memberikan lapangan pekerjaan untuk masyarakat di Bumdes, mengawasi dan mengevaluasi secara partisipatif dan secara administrati

    Teknologi Informasi Dan Produktivitas Pada Industri Pengolahan Skala Mikro Kecil di Indonesia

    Get PDF
    The objective of this research is to determine the influence of technology utilization on the productivity of micro and small manufacturing firms in Indonesia. In doing so, we explore the direct effects using company level data from the micro and small manufacturing firms survey data carried out by Indonesian Central Bureau of Statistics in 2019. To perform our empirical analysis, we estimate an ordinary least squares model by adding several control variables including financial access., workforce training, entrepreneur education and company age. Our main results uncover that the impact of technology utilitation components are significant and positive on labor productivity. Furthermore, there is also evidence that financial access, company age, entrepreneur education influence the productivity of micro and small manufacturing firms.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemanfaatan teknologi terhadap produktivitas perusahaan manufaktur mikro dan kecil di Indonesia. Untuk melakukan hal ini, kami mengeksplorasi dampak langsungnya dengan menggunakan data tingkat perusahaan dari data survei perusahaan manufaktur mikro dan kecil yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik Indonesia pada tahun 2019. Untuk melakukan analisis empiris, kami memperkirakan model ordinary least square (OLS) dengan menambahkan beberapa variabel kontrol yaitu akses keuangan, pelatihan tenaga kerja, pendidikan pengusaha dan usia perusahaan. Hasil utama kami menunjukkan bahwa dampak komponen pemanfaatan teknologi signifikan dan positif terhadap produktivitas tenaga kerja. Selain itu, terdapat juga bukti bahwa akses keuangan, umur perusahaan, pendidikan wirausaha mempengaruhi produktivitas perusahaan manufaktur mikro dan kecil

    HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN TENTANG HIV/AIDS DENGAN PERILAKU SEKS BEBAS PADA REMAJA

    Get PDF
    Abstrak Pada masa perkembangannya, remaja memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan berani menanggung resiko tanpa dipertimbangkan yang nantinya akan menimbulkan masalah. Masalah yang sering terjadi diantaranya perilaku seks bebas, dengan faktor penyebab pencetus perilaku seks bebas tersebut karena kurangnya pengetahuan remaja tentang dampak perilaku seks bebas yang dilakukan seperti HIV/AIDS. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan remaja tentang HIV/AIDS dengan perilaku seks bebas remaja di MAN 3 Jombang. Desain penelitian menggunakan desain analitik korelatif study dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan stratified random sampling dan simple random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 233 siswa di MAN 3 Jombang. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang berupa google form. Data dianalisis menggunakan Statistical Program for Social Science (SPSS). Hasil penelitian menunjukkan mayoritas siswa remaja memiliki pengetahuan kurang (49,4%). Mayoritas perilaku seks bebas remaja pada kategori beresiko (54,1%). Pada penelitian ini H1 diterima dan H0 ditolak dengan  artinya terdapat hubungan antara pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan perilaku seks bebas remaja di MAN 3 Jombang. Kesimpulan terdapat hubungan antara pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan perilaku seks bebas remaja di MAN 3 Jombang dimana sebagian besar remaja mempunyai tingkat pengetahuan yang kurang dan perilaku yang beresiko.   Kata Kunci: Pengetahuan HIV/AIDS, Perilaku Seks Bebas, Remaj

    Tingkat Pengaruh Pemberian Dosis Pupuk Cair dari Limbah Dapur dan Variasi Jarak Tanam terhadap Pertumbuhan Awal Tanaman Tebu (Saccharum officinarum L.)

    Get PDF
    Excessive use of inorganic fertilizers is the main factor hampering the increase in sugarcane production in Indonesia. As an alternative solution, compost from municipal waste is used as organic fertilizer to stimulate the growth of sugar cane plants. This research aims to evaluate the relationship between variations in planting distance and dosage of processed kitchen waste compost products on the development of sugar cane seedlings. The research results showed that planting at a distance of 33 x 33 cm (J1) produces more optimal plant growth, including plant height, number of leaves, stem diameter, and number of tillers, compared to planting at other distances. On the other hand, administering a liquid organic fertilizer dose of 15 ml/plant (D2)gave t he best results for growth in plant height, number of leaves, stem diameter, and number of tillers. Observations on leaf area also showed that at 9 weeks after planting, planting at a distance of 33 x 33 cm (J1) had a more optimal leaf area. Giving a dose of liquid organic fertilizer of 15 ml/plant (D2) also produced optimal leaf area at that age. Root development is also influenced by variations in planting distance and the amount of liquid organic fertilizer applied. Planting at a distance of 33 x 33 cm (J1) and without applying liquid organic fertilizer (D0) resulted in better root length and number at 9 weeks after planting. The optimal combination to increase the growth of sugarcane seedlings is planting at a distance of 33 x 33 cm (J1) and applying liquid organic fertilizer of 15 ml/plant (D2). The use of organic fertilizer, such as municipal waste compost, can be a solution to reduce dependence on inorganic fertilizer and sustainably increase sugarcane production.    Pemanfaatan pupuk anorganik yang terlalu banyak merupakan faktor utama yang menghambat peningkatan produksi tebu di Indonesia. Sebagai solusi alternatif, kompos dari sampah kota digunakan sebagai pupuk organik untuk merangsang pertumbuhan tanaman tebu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi keterkaitan antara variasi jarak tanam dan dosis produk olahan kompos limbah dapur terhadap perkembangan bibit tebu. Hasil riset menunjukkan bahwa penanaman dengan jarak 33 x 33 cm (J1) menghasilkan pertumbuhan tanaman yang lebih optimal, termasuk tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, dan jumlah anakan dibandingkan dengan penanaman dengan jarak lainnya. Sebaliknya, pemberian dosis pupukorganik cair sebanyak 15 ml/tanaman (D2)  memberikan hasil terbaik untuk pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, dan jumlah anakan. Observasi terhadap luas daun juga menunjukkan bahwa pada usia 9 minggu setelah penanaman, penanaman dengan jarak 33 x 33 cm (J1) memiliki luas daun yang lebih optimal.Pemberian dosis pupuk organik cair 15 ml/tanaman (D2) juga menghasilkan luas daun yang optimal pada usia tersebut. Pengembangan akar juga dipengaruhi oleh variasi jarak tanam dan jumlah pupuk organik cair yang diberikan. Penanaman dengan jarak 33 x 33 cm (J1) dan tanpa pemberian pupuk organik cair (D0) menghasilkan panjang dan jumlah akar yang lebih baik pada usia 9 minggu setelah tanam. Kombinasi optimal untuk meningkatkan pertumbuhan bibit tebu terlihat pada penanaman dengan jarak 33 x 33 cm (J1) dan pemberian pupuk organik cair sebanyak 15 ml/tanaman (D2). Penggunaan pupuk organik seperti kompos sampah kota dapat menjadi solusi untuk mengurangi ketergantungan pada pupuk anorganik dan meningkatkan produksi tebu secara berkelanjutan.

    2,486

    full texts

    2,692

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    Jurnal Universitas Kadiri Kediri
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇