Jurnal Universitas Kadiri Kediri
Not a member yet
2692 research outputs found
Sort by
BUDIDAYA IKAN DALAM EMBER ( BUDIKDAMBER) UNTUK MENCEGAH STUNTING
Stunting masih menjadi kasus prioritas di bidang Kesehatan gizi ibu dan anak baik secara nasional maupun Tingkat kabupaten seperti di Kabupaten Kediri masih dijumpai kasus stunting. Salah satu mitra kegiatan pengabmas ini adalah Desa Wonorejo yang menjadi sasaran pilot project penanganan stunting. Pemberian informasi dan edukasi, pelatihan budidaya ikan dalam ember dan sayuran serta pendampingan olahan makanan berbahan dasar ikan lele menjadi beberapa solusi dalam menanggulangi stunting. Metode yang diterapkan adalah dimulai dari persiapan meliputi pengurusan ijin dan koordinasi, pembelian bahan kemudian tahap pelaksanaan yang terbagi menjadi tiga kegiatan diatas. Setelah itu dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap program yang telah diterapkan. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini adalah adanya penngkatan pengetahuan menjadi sangat baik sebesar 78% dan responden mampu melakukan budidaya ikan dalam ember dan membuat olahan makanan berbahan dasar ikan lele. Selanjutnya diharapkan keberlanjutan program tetap harus dipantau
PENAJAMAN KOMPETENSI SISWA SEKOLAH KEJURUAN DI BIDANG ESTIMASI BIAYA KONSTRUKSI JALAN
Vocational school students were introduced to the preparation of cost budget plans in the subject of construction cost estimation, but it was limited to the budget plan of building buildings, while the expertise of estimators was divided into buildings and roads. Therefore, road budget plan training is considered necessary and the D4 Transportation study program carries it out in the form of Community Service (CS). CS was held at SMKN 3 Surabaya with a total of 32 students in grade XII of Building Modeling and Information Design with an emphasis on 3 main materials, namely the definition of RAB, the stages of preparing RAB, and the calculation of the volume of work in RAB. PKM was proven to increase the level of students\u27 understanding of the definition of RAB (22%), the stages of preparing RAB (35%) and the calculation of work volume (19%)
TRANSFORMASI LIMBAH MENJADI HARTA: REVOLUSI NATA DE PINA UNTUK KOMUNITAS PERTAKINA BLITAR
The objective of this study is to address the issue of pineapple skin waste produced by the PERTAKINA cooperative in Blitar, which primarily processes pineapple juice and other pineapple-based products, leaving large amounts of waste that currently have minimal use. Through collaboration with the PERTAKINA community, this study aims to create value from this waste by transforming it into nata de pina, a product with potential market appeal. This project involved training and mentoring sessions to equip participants with the skills and technology needed for waste processing, including production techniques, quality control, and basic management. Data were collected through observations, focus group discussions, and pre- and post-test evaluations, revealing significant knowledge gains among participants. This transformation of pineapple skin waste not only reduces environmental pollution but also provides new income-generating opportunities for the community, highlighting the potential of waste utilization in agricultural communities. The success of this initiative underscores the importance of technology transfer and continuous support to enable sustainable community-based waste management and product diversification
Enhanced Accuracy in Construction Cost Estimates Using BIM
The Indonesian construction industry is experiencing rapid growth and increasing complexity. If done using conventional methods, this process often involves multiple manual stages that are prone to errors and inconsistencies thus requiring significant time and resources. Building Information Modeling (BIM) is a technology that provides solutions in the volume and cost estimation process. However, there have been few studies that verify the output of BIM with control calculations. This study aims to compare the volume and cost outputs from BIM with those from the Bill of Quantities (BoQ) by re-evaluating volumes identified as clashes and verifying the actual costs. Data on plan drawings, BoQ, and planned costs were obtained from a public service center building project with modeling conducted using Autodesk Revit and Naviswork. Manual volume calculations and actual cost data were used for comparison. The results showed that the BIM cost estimate was highly accurate, with a minimal difference of IDR 1,249,901.21 (0.0032%) compared to the real cost. In contrast, the BoQ estimate was higher by IDR 1,022,985,135.58 (2.63%) compared to the real cost and IDR 1,024,235,036.79 (2.57%) higher than BIM. This is because in volume calculations, BIM software has proven to be more detailed and accurate in calculating the volume of all work items and is able to eliminate human error factors. The results of this study contribute to the construction industry by highlighting the significant advantages of using BIM software that can increase efficiency and reduce the risk of calculation errors
Pengelolaan Lahan Non Produktif dan Pengembangan Eduwisata untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Petani: Studi Kasus Desa Jalatrang
Bungur Village is one of the tourist attractions located in Jalatrang Village, Cipaku District, Ciamis Regency, West Java, which was originally a non-productive agricultural land because it was not utilized properly by the surrounding community. The main purpose of establishing Bungur Village as an edu-tourism is to increase the opening of new jobs and to change non-productive land into productive land as a way to maintain food security which has now succeeded in increasing the welfare of the surrounding community, especially farmers. This study used a qualitative method using structured interview techniques with 2 Bungur village administrators, observation, literature studies, and documentation studies to obtain the required data. The results of this study indicate that the existence of Bungur Village as a tourist attraction has succeeded in changing the existence of non-productive agricultural land into productive land and has succeeded in attracting many tourists to visit and helping the economy of residents because many new jobs have emerged.
Kampung Bungur merupakan salah satu objek wisata yang berada di Desa Jalatrang, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat yang awalnya merupakan salah satu lahan pertanian non-produktif karena tidak dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat sekitar. Tujuan utama dibentuknya Kampung Bungur sebagai eduwisata untuk meningkatkan terbukanya lapangan kerja baru dan untuk mengubah lahan non produktif menjadi produktif sebagai salah satu cara menjaga ketahanan pangan yang sekarang sudah berhasil menambah kesejahteraan masyarakat sekitar, terutama petani. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara terstruktur kepada 2 orang pengurus kampung bungur, observasi, studi literatur, dan studi dokumentasi yang dipakai untuk mendapatkan data yang dibutuhkan. Hasil penelitian ini menunjukkan keberadaan Kampung Bungur sebagai objek wisata telah berhasil mengubah keberadaan lahan pertanian non-produktif menjadi lahan produktif serta berhasil menarik banyak wisatawan untuk berkunjung dan membuat perekonomi warga sekitar terbantu, karena munculnya banyak lapangan pekerjaan baru.
Edukasi Pemanfaatan Pupuk Organik terhadap Usaha Tani Komoditas Padi di Desa Karangan, Trenggalek
The majority of people in Karangan Village work as rice farmers. The majority of farmers use chemical fertilizers, which, in the long term, can reduce soil fertility and rice productivity. In addition, chemical fertilizers are also scarce and prices are increasing. Therefore, the use of organic fertilizers from cow dung waste can be an alternative to reduce dependence on expensive and scarce chemical fertilizers. Organic fertilizers contain organic materials that can increase soil fertility. Community service activities carried out in Karangan Village aim to provide practical solutions to various problems faced by the community, especially in the agricultural sector and community development. The implementation of this program went smoothly, and most of its objectives were achieved. The community gained new knowledge about organic fertilizers and sustainable agricultural techniques. The results of the demonstration in the field showed an increase in crop yields, which encouraged farmers to adopt this technology. In addition, cooperation activities to improve village infrastructure also increased the accessibility of agricultural land, which had a positive impact on the daily productivity of farmers.
Masyarakat di Desa Karangan mayoritas bekerja sebagai petani padi. Mayoritas petani menggunakan pupuk kimia yang dalam jangka panjang dapat menurunkan kesuburan tanah dan produktivitas padi. Selain itu, pupuk kimia juga mengalami kelangkaan dan peningkatan harga. Oleh karena itu, penggunaan pupuk organik dari limbah kotoran sapi dapat menjadi alternatif untuk mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang mahal dan langka. Pupuk organik mengandung bahan organik yang dapat meningkatkan kesuburan tanah. Kegiatan pengabdian yang dilakukan di Desa Karangan bertujuan untuk memberikan solusi praktis bagi berbagai masalah yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam sektor pertanian dan pengembangan komunitas. Pelaksanaan program ini berjalan lancar dan sebagian besar tujuannya tercapai. Masyarakat memperoleh pengetahuan baru tentang pupuk organik dan teknik pertanian berkelanjutan. Hasil dari demonstrasi di lapangan menunjukkan peningkatan hasil panen, yang mendorong petani untuk mengadopsi teknologi ini. Selain itu, kegiatan gotong royong untuk memperbaiki infrastruktur desa juga meningkatkan aksesibilitas lahan pertanian, yang berdampak positif pada produktivitas harian para petani
KINERJA PENYULUH KELUARGA BERENCANA (PKB) DALAM PROGRAM PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING DI KECAMATAN JOMBANG
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan serta menganalisis kinerja penyuluh keluarga berencana dalam program percepatan penurunan stunting di Kecamatan Jombang, sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor penghambat yang memengaruhi kinerja tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan Teknik studi kasus karena peneliti terjun langsung sebagai kader penyuluh kelurga berencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) telah cukup optimal dari segi kualitas, kuantitas, efektivitas, kemandirian, dan komitmen. Namun, kinerja dalam hal ketepatan waktu belum optimal, terutama terkait dengan keterlambatan penyediaan data dan pelaporan keluarga berisiko stunting. Penelitian ini menggunakan teori indikator kinerja Robbins untuk menyoroti dimensi penting kinerja. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan koordinasi dan upaya untuk mengatasi hambatan yang ada dapat meningkatkan kinerja penyuluh keluarga berencana, sehingga berkontribusi terhadap percepatan penurunan stunting di Kecamatan Jombang dan mencegahnya masuk dalam daftar lokasi fokus stunting
HUBUNGAN ANTARA PEMBERIAN ASI EKLSUSIF DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA USIA 6-24 BULAN
WHO menyatakan bahwa prevalensi balita Stunting yang ada di Indonesia cukup tinggi. Indonesia termasuk dalam urutan ketiga negara dengan prevalensi tertinggi Stunting diwilayah Regional Asia Tenggara. di Indonesia Rata-rata prevalensi balita Stunting pada tahun 2005- 2017 mencapai 36,4%. Wilayah kerja Poskesdes Cerme Kabupaten Kediri Tahun 2024 merupakan rangking ke-2 dengan kasus stunting tertinggi di Kabupaten Kediri yaitu sebanyak 18%. Tujuan dari penelitian ini adalah adakah hubungan antara pemberian asi eklsusif dengan kejadian stunting pada balita usia 6-24 bulan. Rancangan Penelitian Analitik Korelasi pendekatan Cross Sectional, dengan populasi adalah seluruh bayi yang berumur 31 bayi yang diambil dengan menggunakan total populasi. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner dan data laporan gizi yang ada diposkesdes Cerme Kabupaten Kediri. Data dianalisis menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian didapatkan sebagian besar (74,2%) ibu memberikan ASI Ekslusif yaitu berjumlah 23 responden, sebagian besar (74,2%) responden tidak stunting yaitu berjumlah 23 respon, Berdasarkan analisa hubungan menggunakan Spearman rho mendapatkan hasil p value=0,002 < α=0,05, yang berarti Ho di tolak atau H1 diterima yang artinya ada hubungan antara Pemberian ASI Ekslusif dengan kejadian stunting. Kekuatan hubungan antara Pemberian ASI Ekslusif dengan kejadian stunting mendapatkan nilai (r) +0,543 dengan kekuatan hubungan sedang dengan arah hubungannya positif. Diharapkan ibu postpartum dapat memberikan ASI ekslusif sebagai langkah pencegahan dalam kejadian Stunting. Kata Kunci: ASI Ekslusif, Stunting, Bayi 6-24 bula
PERAN PARTAI POLITIK DALAM MEMBENTUK KEBIJAKAN PUBLIK DI INDONESIA
Partai politik memiliki peran krusial dalam membentuk kebijakan pemerintah diberbagai tingkatan, baik itu di tingkat lokal, nasional, maupun internasional.Sebagai perwujudan dari kehendak politik masyarakat, partai politik secara aktifterlibat dalam proses politik dan pembentukan kebijakan, serta berperan sebagaipenghubung antara pemerintah dan masyarakat. Kebijakan dipandang sebagaiproses interaksi antara tujuan yang telah ditetapkan dan tindakan-tindakan yangdilakukan untuk mewujudkan tujuan. Kebijakan publik menjadi kewenangan yangdibuat oleh kekuasaan yang sah dalam sebuah sistem pemerintahan, keputusanakhir yang telah ditetapkan secara politik memiliki sifat yang mengikat bagi parapelayan publik untuk melakukan tindakan kedepannya. Partai politik menjadipenentu kebijakan seperti yang tertera dengan Undang-Undang nomor 2 Tahun2008 tentang partai politik Pasal 11 ayat 1 poin c dimana partai politik berfungsisebagai sarana penyerapan, penghimpunan dan penyalur aspirasi politikmasyarakat dalam merumuskan dan menetapkan kebijakan. Peran partai politiksangat besar dalam menentukan arah kemajuan negara dan bangsa. Kebijakanyang diambil merupakan kepanjangan tangan dari partai politik maka sudahsemestinya kepentingan partai politik mendukung dan mengusung pengambilkebijakan harus sesuai dengan kepentingan rakyat. Dalam karya tulis inimenggunakan metode studi kepustakaan melalui beberapa jurnal dan artikel.Hasil kajian menunjukkan, bahwa partai politik yang bersandar pada kebaikanbersama sangat penting dikedepankan. Tujuannya agar setiap kebijakan publikmencerminkan kepentingan dan harapan masyarakat. 
Evaluasi Sistem Informasi Akuntansi Penjualan Pada Online Shop Beauty Mall Official
Tujuan dilakukannya penelitian untuk mengetahui implementasi sistem penjualan online shop Beauty Mall Official dan merekomendasikan usulan sistem penjualan untuk memperkuat pengendalian internal. Pencatatan akuntansi pada Beauty Mall Official menggunakan microsoft excel dan belum melakukan pencatatan secara rinci mengenai perhitungan keuntungan yang sebenarnya diperoleh saat ini usaha tersebut hanya dapat melihat laba kotornya saja, selain itu belum adanya pemisahan tugas dan tanggung jawab pada beberapa fungsi. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem informasi akuntansi penjualan masih memiliki banyak kelemahan yaitu tidak adanya pembagian tugas yang jelas, hak akses aplikasi yang tidak dibatasi, sistem cash on delivery (COD) yang tidak dibayarkan, penginputan harga produk yang tidak sesuai, dan laporan penjualan yang diinput belum termasuk beban-beban dan pajak. Rekomendasi yang diberikan dengan menyarankan kepada entitas untuk membagi tugas sesuai dengan keahlian, hak akses yang dibatasi, dan mencatat laporan penjualan menggunakan aplikasi akuntansi untuk mengurangi kemungkinan kesalahan saat melaporkan informasi penjualan